Ika Widi Astuti, Ika Widi
Nursing Program, School of Medicine, Udayana University

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

HUBUNGAN BREASTFEEDING FATHER DENGAN KESIAPAN IBU PRIMIPARA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MENGWI 1 Putri, Luh Gede Tiara Pramudita; Sanjiwani, Ida Arimurti; Astuti, Ika Widi; Kusumaningsih, Francisca Shanti
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i06.p10

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) eksklusif memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang dan kesehatan bayi. Keberhasilan pemberian ASI eksklusif salah satunya dipengaruhi oleh kesiapan ibu dalam menyusui, yang dapat ditingkatkan melalui dukungan suami atau peran sebagai Breastfeeding Father. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Breastfeeding Father dengan kesiapan menyusui pada ibu primipara di wilayah kerja Puskesmas Mengwi 1. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelatif dengan metode cross sectional. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 30 pasangan ibu primipara dan suami yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner Breastfeeding Father dan kesiapan menyusui ibu primipara. Hasil analisis menggunakan Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p = 0,018 (< 0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan antara peran Breastfeeding Father dan kesiapan menyusui pada ibu primipara. Simpulan dari penelitian ini adalah semakin baik peran suami sebagai Breastfeeding Father, maka semakin tinggi kesiapan ibu primipara dalam menyusui. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dalam meningkatkan keterlibatan aktif suami guna mendukung keberhasilan proses menyusui secara optimal.
GAMBARAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUP PROF. Dr. I. G. N. G. NGOERAH PADA TAHUN 2020-2022 Puspasari, Luh Putu Ayu; Astuti, Ika Widi; Puspita, Luh Mira; Sanjiwani, Ida Arimurti
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i06.p06

Abstract

Perdarahan postpartum adalah hilangnya darah sebanyak 500 ml setelah bayi lahir akibat persalinan pervaginam atau kehilangan darah lebih dari 1000 ml akibat persalinan caesar. Faktor - faktor yang mempengaruhi terjadinya perdarahan postpartum yaitu umur, paritas, lama kala, kadar Hb, jarak kehamilan, dan riwayat persalinan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran atas kasus perdarahan postpartum di RSUP Prof. Dr. I. G. N. G. Ngoerah. Sementara itu, jenis studi ini ialah deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Populasi riset ini yaitu rekam medis pasien rawat inap yang mengalami perdarahan postpartum di RSUP Prof Ngoerah tahun 2020-2022 sebanyak 37 kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik ibu lebih banyak terjadi perdarahan postpartum primer (early HPP) yaitu  (81,1%), sisa plasenta sebanyak (35,1%),  usia 20-35 tahun (75,7%),  paritas multipara (P2-P4) (70,3%), lama kala II normal (< 2 jam) (67,6%), anemia (73%), jarak kelahiran > 2 tahun (64,9%), persalinan normal (67,6%), dan mayoritas ibu yang mengalami perdarahan postpartum di RSUP Prof. Dr. I. G. N. G. Ngoerah tidak diberikan penatalaksanaan berupa transfusi darah (54,15%). Diharapkan puskesmas dan tenaga kesehatan dapat mengoptimalkan penyuluhan pada ibu hamil untuk mendeteksi dini faktor-faktor yang mempengaruhi perdarahan postpartum dan meningkatkan manajemen aktif kala III.
HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DENGAN ACADEMIC BURNOUT PADA SISWA SMA NEGERI 1 KUTA UTARA Warmayanti, Ni Ketut Ayu; Kamayani, Made Oka Ari; Astuti, Ika Widi; Manangkot, Meril Valentine
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i06.p05

Abstract

Academic Burnout merupakan kondisi kelelahan emosional akibat tekanan akademik yang berkepanjangan, yang ditunjukkan melalui penurunan motivasi, rasa kompeten, dan keterlibatan dalam proses belajar. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisa korelasi antara harga diri terhadap academic burnout pada pelajar SMA Negeri 1 Kuta Utara. Jenis penelitian ini ialah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini ialah 713 pelajar kelas X SMAN 1 Kuta Utara. Sampel penelitian sejumlah 257 pelajar dihimpun melalui teknik stratified random sampling. Data penelitian diperoleh melalui instrumen Maslach Burnout Inventory-Student Survey (MBI-SS) untuk mengukur academic burnout dan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) untuk mengukur harga diri. Uji korelasi Spearman Rank digunakan dalam analisis data dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Analisis deskriptif menunjukkan bahwa 35,4% responden memiliki harga diri rendah dan 35,4% harga diri sedang, sementara 50,2% responden berada pada kategori academic burnout rendah. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai p = 0,000 dan r = -0,295, yang menunjukkan hubungan signifikan dengan kekuatan korelasi lemah hingga sedang dan arah hubungan negatif. Semakin tinggi harga diri seorang pelajar, tentunya kian rendah pula potensi dalam mengalami academic burnout. 
HUBUNGAN PENGETAHUAN VAGINAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 1 SELAT Antari, Ni Kadek Yuni; Sanjiwani, Ida Arimurti; Astuti, Ika Widi
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i06.p08

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan kesejahteraan fisik, mental, dan juga sosial yang utuh, tidak ada penyakit ataupun masalah yang berkaitan dengan sistem reproduksi serta fungsinya. Keputihan ialah satu diantara masalah kesehatan reproduksi. Keputihan dibagi menjadi dua jenis, yakni keputihan fisiologis dan keputihan patologis, keputihan fisiologis terjadi karena proses alami tubuh sedangkan patologis dipicu oleh adanya virus, bakteri, dan jamur yang berkembang pada vagina. Tujuan penelitian ini ialah untuk melakukan analisis hubungan pengetahuan vaginal hygiene dengan kejadian keputihan pada remaja putri di SMA Negeri 1 Selat.  Penelitian observasional dengan desain cross sectional, sampel yang terlibat pada penelitian ini sejumlah 97 siswi perempuan yang dipilih menggunakan teknik quota random sampling. Variabel penelitian ini yakni pengetahuan vaginal hygiene dan kejadian keputihan pada remaja, pengumpulan data memakai kuesioner.  Analisis yang dipakai yakni analisis univariat dan bivariat memakai uji spearman rank. Diperoleh angka signifikansi atau angka probabilitas (0,000) lebih rendah dari 0,05 atau (p<a), maka H0 ditolak yang berarti ada korelasi antara pengetahuan vaginal hygiene dengan kejadian keputihan pada remaja di SMA Negeri 1 Selat. Implikasi penelitian ini yaitu sekolah dapat meningkatkan upaya promosi kesehatan pada siswa untuk meningkatkan wawasan terkait pentingnya kesehatan reproduksi untuk mencegah terjadinya keputihan melalui vaginal hygiene. 
Pengaturan Pengaktifan Kembali Rekam Medis Elektronik pada Rumah Sakit X Kota Denpasar Sri Murcittowati, Putu Ayu; Wirajaya, Made Karma Maha; Astuti, Ika Widi; Kartika, I Gusti Ayu; Farmani, Putu Ika
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 8, No 4 (2023): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.89228

Abstract

LatarBelakang: Pelaksanaan Rekam Medis Elektronik (RME) pada fasilitas pelayanan kesehatan terdapat ketimpangan dengan Permenkes No. 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis (RM). Salah satunya adalah ketimpangan adalah perbaikan atau penambahan catatan RM yang berujung pada pengaktifan kembali RME lebih dari 2x24 jam.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan dan hak akses pengaktifan kembali RME.Metode:  Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode postpositivistik. Sampel penelitian dari Instalasi RM periode April 2023 berjumlah 43 RM yang telah mengalami perbaikan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara serta teknik triangulasi berupa studi dokumentasi dan observasi.Hasil: Proses pengaktifan kembali meliputi memperbaiki SOAP dan asesmen, penambahan diagnosis dan melengkapi resume. Dua orang diberikan akses untuk memastikan kelengkapan pengisian RME sesuai peraturan direktur. Kesalahan atau ketidaklengkapan dalam diagnosis dan tindakan, mengakibatkan pemberian kode penyakit dan tindakan tidak tepat sehingga hasil pengumpulan data dan pelaporan tidak akurat.Kesimpulan: Pengaturan pengaktifan kembali dan hak akses RME di RS X Kota Denpasar tidak sesuai Standar Prosedur Operasional dan Permenkes No. 24 Tahun 2022 tentang RM karena pengaktifan kembali melebihi 2 x 24 jam setelah pasien selesai dirawat. Evaluasi kebijakan dengan pelatihan, sosialisasi, kontrol akses serta pelaporan pelaksanaan RME dilakukan untuk menjaga kerahasiaan serta integritas data pasien.