Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Edukasi Video Periksa Payudara Sendiri (SADARI) terhadap Pengetahuan dan Sikap Mahasiswi dalam Pencegahan Kanker Payudara Sri Hastuti, Ni Komang; Astuti, Ika Widi; Sanjiwani, Ida Arimurti
Jurnal Gema Keperawatan Vol 17, No 2 (2024): Jurnal Gema Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jgk.v17i2.3390

Abstract

Breast cancer is the most commonly diagnosed cancer in women and is the second leading cause of death from cancer in women in the world. Breast Self Examination (BSE) is the cheapest, easiest and simplest way that can be done by every individual to detect signs and symptoms of breast cancer. The purpose of this study was to determine the effect of providing BSE video education on knowledge and attitudes in preventing breast cancer in female students at Udayana University. This study used a pre-experimental quantitative method with a one group pre-test post-test design. The respondents in this study were 95 students spread across seven study programs at the Faculty of Engineering Udayana University. The sampling technique used in this study was probability sampling using stratified random sampling. The measuring instrument in this study used a questionnaire of knowledge and attitude towards BSE. Data analysis in this study used the Wilcoxon test and McNemar. The Wilxocon Test results on the knowledge variable showed a significant difference between before and after being given education about breast cancer prevention and SADARI (p = 0,000). Then the results of McNemar on the attitude variable showed a significant difference between before and after being given education (p = 0,001). Therefore it can be concluded that the provision of interventions in the form of education on breast cancer prevention and BSE with video has an effect on increasing knowledge and attitudes in students of the Faculty of Engineering, Udayana University. This study is expected to be used as a reference to develop the provision of health promotion using video in early detection of breast cancer so that the hope is to reduce the incidence of breast cancer.
Edukasi Menstruasi Melalui Media Poster dan Powerpoint (PPT) Meningkatkan Pengetahuan dan Kesiapan Siswa Menghadapi Menarche Silpia Utami, Sang Ayu Putu; Astuti, Ika Widi; Juniartha, I Gusti Ngurah; Sanjiwani, Ida Arimurti
Jurnal Gema Keperawatan Vol 16, No 2 (2023): Jurnal Gema Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jgk.v16i2.2999

Abstract

Menarche is the first menstruation that occurs in the age range of 10-16 years. Early adolescents will experience significant physical, mental and social changes during puberty. Lack of information about menstruation can make it difficult for children to accept menarche. Health education is a process of raising public awareness by providing knowledge to change behavior for the better. The purpose of this study was to analyze the effect of education about menstruation using posters and power point media on knowledge and readiness to face menarche. The research design was a pre-experiment with a one-group pretest-posttest approach. Respondents were students in grades IV, V, VI at SD Negeri 2 Tusan who had not experienced menarche, totaling 26 people and were selected using total sampling. The results of the Wilxocon test on the knowledge variable showed that there was a significant difference between before and after being given education about menstruation (p = 0.000). Then the results of the Paired Sample T-Test on the readiness variable showed that there was a significant difference between before and after being given education (p = 0.000). Therefore, it can be concluded that the provision of interventions in the form of education about menstruation using posters and power point media has an effect on increasing knowledge and readiness to face menarche in female students entering puberty. Health promotion using posters and power point media can be used as a medium for adolescents to understand the importance of readiness from various aspects in facing menarche. This research can enrich knowledge in the field of maternity nursing related to reproductive health.
HUBUNGAN BREASTFEEDING FATHER DENGAN KESIAPAN IBU PRIMIPARA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MENGWI 1 Putri, Luh Gede Tiara Pramudita; Sanjiwani, Ida Arimurti; Astuti, Ika Widi; Kusumaningsih, Francisca Shanti
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i06.p10

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) eksklusif memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang dan kesehatan bayi. Keberhasilan pemberian ASI eksklusif salah satunya dipengaruhi oleh kesiapan ibu dalam menyusui, yang dapat ditingkatkan melalui dukungan suami atau peran sebagai Breastfeeding Father. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Breastfeeding Father dengan kesiapan menyusui pada ibu primipara di wilayah kerja Puskesmas Mengwi 1. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelatif dengan metode cross sectional. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 30 pasangan ibu primipara dan suami yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner Breastfeeding Father dan kesiapan menyusui ibu primipara. Hasil analisis menggunakan Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p = 0,018 (< 0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan antara peran Breastfeeding Father dan kesiapan menyusui pada ibu primipara. Simpulan dari penelitian ini adalah semakin baik peran suami sebagai Breastfeeding Father, maka semakin tinggi kesiapan ibu primipara dalam menyusui. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dalam meningkatkan keterlibatan aktif suami guna mendukung keberhasilan proses menyusui secara optimal.
GAMBARAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUP PROF. Dr. I. G. N. G. NGOERAH PADA TAHUN 2020-2022 Puspasari, Luh Putu Ayu; Astuti, Ika Widi; Puspita, Luh Mira; Sanjiwani, Ida Arimurti
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i06.p06

Abstract

Perdarahan postpartum adalah hilangnya darah sebanyak 500 ml setelah bayi lahir akibat persalinan pervaginam atau kehilangan darah lebih dari 1000 ml akibat persalinan caesar. Faktor - faktor yang mempengaruhi terjadinya perdarahan postpartum yaitu umur, paritas, lama kala, kadar Hb, jarak kehamilan, dan riwayat persalinan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran atas kasus perdarahan postpartum di RSUP Prof. Dr. I. G. N. G. Ngoerah. Sementara itu, jenis studi ini ialah deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Populasi riset ini yaitu rekam medis pasien rawat inap yang mengalami perdarahan postpartum di RSUP Prof Ngoerah tahun 2020-2022 sebanyak 37 kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik ibu lebih banyak terjadi perdarahan postpartum primer (early HPP) yaitu  (81,1%), sisa plasenta sebanyak (35,1%),  usia 20-35 tahun (75,7%),  paritas multipara (P2-P4) (70,3%), lama kala II normal (< 2 jam) (67,6%), anemia (73%), jarak kelahiran > 2 tahun (64,9%), persalinan normal (67,6%), dan mayoritas ibu yang mengalami perdarahan postpartum di RSUP Prof. Dr. I. G. N. G. Ngoerah tidak diberikan penatalaksanaan berupa transfusi darah (54,15%). Diharapkan puskesmas dan tenaga kesehatan dapat mengoptimalkan penyuluhan pada ibu hamil untuk mendeteksi dini faktor-faktor yang mempengaruhi perdarahan postpartum dan meningkatkan manajemen aktif kala III.
HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DENGAN ACADEMIC BURNOUT PADA SISWA SMA NEGERI 1 KUTA UTARA Warmayanti, Ni Ketut Ayu; Kamayani, Made Oka Ari; Astuti, Ika Widi; Manangkot, Meril Valentine
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i06.p05

Abstract

Academic Burnout merupakan kondisi kelelahan emosional akibat tekanan akademik yang berkepanjangan, yang ditunjukkan melalui penurunan motivasi, rasa kompeten, dan keterlibatan dalam proses belajar. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisa korelasi antara harga diri terhadap academic burnout pada pelajar SMA Negeri 1 Kuta Utara. Jenis penelitian ini ialah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini ialah 713 pelajar kelas X SMAN 1 Kuta Utara. Sampel penelitian sejumlah 257 pelajar dihimpun melalui teknik stratified random sampling. Data penelitian diperoleh melalui instrumen Maslach Burnout Inventory-Student Survey (MBI-SS) untuk mengukur academic burnout dan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) untuk mengukur harga diri. Uji korelasi Spearman Rank digunakan dalam analisis data dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Analisis deskriptif menunjukkan bahwa 35,4% responden memiliki harga diri rendah dan 35,4% harga diri sedang, sementara 50,2% responden berada pada kategori academic burnout rendah. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai p = 0,000 dan r = -0,295, yang menunjukkan hubungan signifikan dengan kekuatan korelasi lemah hingga sedang dan arah hubungan negatif. Semakin tinggi harga diri seorang pelajar, tentunya kian rendah pula potensi dalam mengalami academic burnout. 
HUBUNGAN PENGETAHUAN VAGINAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 1 SELAT Antari, Ni Kadek Yuni; Sanjiwani, Ida Arimurti; Astuti, Ika Widi
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i06.p08

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan kesejahteraan fisik, mental, dan juga sosial yang utuh, tidak ada penyakit ataupun masalah yang berkaitan dengan sistem reproduksi serta fungsinya. Keputihan ialah satu diantara masalah kesehatan reproduksi. Keputihan dibagi menjadi dua jenis, yakni keputihan fisiologis dan keputihan patologis, keputihan fisiologis terjadi karena proses alami tubuh sedangkan patologis dipicu oleh adanya virus, bakteri, dan jamur yang berkembang pada vagina. Tujuan penelitian ini ialah untuk melakukan analisis hubungan pengetahuan vaginal hygiene dengan kejadian keputihan pada remaja putri di SMA Negeri 1 Selat.  Penelitian observasional dengan desain cross sectional, sampel yang terlibat pada penelitian ini sejumlah 97 siswi perempuan yang dipilih menggunakan teknik quota random sampling. Variabel penelitian ini yakni pengetahuan vaginal hygiene dan kejadian keputihan pada remaja, pengumpulan data memakai kuesioner.  Analisis yang dipakai yakni analisis univariat dan bivariat memakai uji spearman rank. Diperoleh angka signifikansi atau angka probabilitas (0,000) lebih rendah dari 0,05 atau (p<a), maka H0 ditolak yang berarti ada korelasi antara pengetahuan vaginal hygiene dengan kejadian keputihan pada remaja di SMA Negeri 1 Selat. Implikasi penelitian ini yaitu sekolah dapat meningkatkan upaya promosi kesehatan pada siswa untuk meningkatkan wawasan terkait pentingnya kesehatan reproduksi untuk mencegah terjadinya keputihan melalui vaginal hygiene.