Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Kesesuaian Pengadaan Ruang Terbuka Hijau Taman Kota Berdasarkan Standar Minimal Pelayanan Penduduk di Kota Surabaya Mohtana Kharisma Kadri; Ryan Armanda Gonzales Purba; Yustina Fitriani
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 2 No 1 (2023): COMPACT- Special Issue "Seminar Nasional Compact"
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/compact.v2i1.853

Abstract

Taman Kota merupakan salah satu perwujudan dari ruang terbuka kota yang sangat penting sebagai salah satu fasilitas publik yang juga adalah bagian dari ruang terbuka hijau. Selain sebagai ruang terbuka hijau, taman kota memiliki fungsi yang banyak berkaitan dengan fungsi hidrologis, kesehatan, estetika, ekologi, sosial dan rekreasi. Kota Surabaya merupakan kota terbesar di Provinsi Jawa Timur dengan jumlah penduduk terbesar kedua di Indonesia. Jumlah penduduk 2.97 juta jiwa yang mendiami wilayah seluas 326.81 km2, membuat kota Surabaya memiliki kepadatan 9.090 jiwa/km2 yang tersebar 31 Kecamatan dan 154 Kelurahan (BPS Kota Surabaya 2021). Jumlah penduduk yang besar dengan kepadatan penduduk dan penggunaan kendaraan bermotor yang tinggi membuat kejenuhan dan pencemaran di Kota Surabaya sangat tinggi. Pertambahan penduduk, pencemaran, dan urbanisasi, serta dinamika kehidupan kotanya juga menimbulkan konsekuensi spasial, yaitu bertambahnya kebutuhan akan ruang terbuka hijau publik. Untuk mencapai kebutuhan akan RTH ini tidak lepas dari pemerintah kota Surabaya yang melakukan usaha pengadaan taman kota.
Tingkat Kepuasan Penghuni Perumahan berdasarkan Perspektif Penghuni Perumahan Rosima Hasym Simamora; Mohtana Kharisma Kadri; Dwinsani Pratiwi Astha; Rizky Arif Nugroho
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 2 No 2 (2023): COMPACT
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/compact.v2i2.909

Abstract

Program sejuta rumah merupakan solusi untuk mengurangi backlog perumahan dengan membangun rumah sederhana dan subsidi sebagai implementasi dari program tersebut. Namun, menurut masyarakat yang menjadi penerima manfaat program, mengungkapkan ketidakpuasan terhadap implementasi program. Salah satu masalah utama dalam rumah subsidi hasil implementasi dari program sejuta rumah yaitu aspek prasarana, sarana dan utilitas rumah. Adapun perumahan subsidi yang terdapat di Kota Balikpapan yaitu Perumahan Green Valley, Kariangau. Oleh karena itu, perlu dianalisis mengenai tingkat kepuasan warga yang tinggal di perumahan sebagai penerima manfaat dari program tersebut. Tujuan penelitian ini ialah menilai tingkat kepuasan penghuni rumah di Perumahan Green Valley. Metode analisis pada penelitian ini yaitu analisis Customer Satisfaction Index (CSI). Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan tingkat kepuasan penghuni perumahan rumah subsidi berdasarkan perspektif penghuni Perumahan Green Valley sebagai penerima manfaat program sejuta rumah berdasarkan hasil perhitungan CSI yaitu 59% masuk ke dalam kriteria CSI dengan interpretasi cukup puas.
Analisis Faktor Penghambat Masyarakat Dalam Pendaftaran Tanah Resty Annisa Kusnadi; Mohtana Kharisma Kadri; Rahmat Aris Pratomo; Arief Hidayat
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 2 No 2 (2023): COMPACT
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/compact.v2i2.910

Abstract

In order to guarantee legal certainty regarding land ownership and control, the government is conducting land registration throughout Indonesia. Based on data quoted from the 2022 Integration DAK Document, it is stated that Kampung Pasole Banar has land problems, namely the lack of ownership of land title certificates. The formulation of the problem in this study is what are the inhibiting factors of the community in registering land in the RT. 17 Village of Pasole Banar, Sidodamai Village from the public's perception. The type of research used in this research is quantitative research with exploratory factor analysis methods. The results of the study show that the community's inhibiting factors in land registration at RT. 17 Kampung Pasole Banar Sidodamai Village is divided into two, namely the inhibiting factors from the community and the inhibiting factors from the government.
Dampak Embung Sempaja Terhadap Intensitas Kejadian Banjir Pada Simpang Empat Sempaja, Kota Samarinda Tasya Yumna Agustin; Mohtana Kharisma Kadri; Rahmat Aris Pratomo; Umar Mustofa
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 2 No 2 (2023): COMPACT
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/compact.v2i2.912

Abstract

Penanganan yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi banjir yang terjadi pada simpang empat sempaja yaitu dengan pembangunan embung. Dampak dari keberadaan embung sempaja hanya mampu mengurangi durasi tergenangnya air banjir. Namun embung sempaja dinilai minim akan perawatan, hal ini dapat menyebabkan kurang optimalnya embung sempaja dalam menampung air. Dengan melihat permasalahan ini maka dilakukan pendelineasian area yang terdampak banjir untuk mengetahui area yang terdampak banjir sebelum dan sesudah adanya embung agar dapat menilai dampak embung sempaja terhadap intensitas kejadian banjir pada simpang empat sempaja. Metode pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan Partisipatory Mapping atau pemetaan partisipatis.Dengan menggunakan analisis deskriptif hasil pemetaan yang dilakukan masyarakat akan didapatkan hasil berupa peta luasan area yang terdampak banjir sebelum dan sesudah adanya embung yang akan dijelaskan secara deskriptif.
Analisis Kebutuhan Sarana Dan Prasarana Proteksi Kebakaran Pada Permukiman Kumuh pada Kelurahan Sidodamai, Kota Balikpapan M Reza Alhaq; Mohtana Kharisma Kadri; Maryo Inri Pratama; Umar Mustofa
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 2 No 2 (2023): COMPACT
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/compact.v2i2.915

Abstract

Di dalam dokumen profil kawasan kumuh pemerintah Kota Samarinda disebutkan bahwa Kawasan Steling di Kelurahan Sidodamai pada aspek kondisi proteksi kebakaran memiliki persentase sebesar 91.08% pada kriteria ketidaktersediaan prasarana proteksi kebakaran dan sebesar 100% pada kriteria ketidaktersediaan sarana proteksi kebakaran. Dari hal tersebut diperlukannya pemenuhan sarana dan prasarana proteksi kebakaaran terhadap bencana kebakaran pada Kawasan Steling Kelurahan Sidodamai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan sarana dan prasarana proteksi kebakaran guna mencegah dan menanggulangi bencana kebakaran pada permukiman kumuh di Kawasan Steling Kelurahan Sidodamai. Pada penelitian ini menerapkan jenis penelitian kuantitatif, metode yang digunakan merupakan analisis deskriptif. Penelitian ini menghasilkan kebutuhan sarana dan prasarana proteksi kebakaran yaitu Alat Pemadam Api Ringan (APAR), Kendaraan Pemadam Kebakaran, Peralatan Pendukung Lainnya, Pasokan Air, Jalan Lingkungan, Sarana Komunikasi, dan Pos Pemadam Kebakaran.
Arahan Pengelolaan Berdasarkan Tipologi dan Pemanfaatan Pemakaman di Kelurahan Karang Joang: Management Directions Based on Typology and Use of Cemeteries in Karang Joang Village Tri Prabowo, Endra; Kadri, Mohtana Kharisma; Mustofa, Umar; Pratama, Maryo Inri
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 2 No 3 (2023): COMPACT
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/compact.v2i3.1056

Abstract

Initially, cemeteries only had the function of burying bodies, but as time went by, cemeteries had other functions, for example ecological, water absorption, socio-cultural, aesthetic and disaster management functions. However, cemeteries in Balikpapan City generally only function to bury bodies so that the function of green open spaces in cemeteries is less than optimal. The aim to be achieved in this research is to formulate burial management directions based on typology and its utilization function so that the function of the cemetery green space is more optimal. Comparative descriptive analysis is a method used in formulating burial management directions based on typology and its use by comparing with best practices and guidelines so that the output that has been obtained is that ecological functions must provide a typology such as animal-inviting rain gardens, water catchment functions must provide a typology such as ponds. retention, the aesthetic function must increase the visual aesthetics of pedestrian paths and plazas/squares, the socio-cultural function must provide gazebos, prayer rooms and chairs for interaction and the disaster management function must provide a gathering point.
Identifikasi Layanan Distribusi Air Bersih Domestik di Kelurahan Mugirejo, Kota Samarinda (Studi Kasus: RT 11, 12, 13, dan 14) Akmalunnisaa, Shoffi; Yorika, Rahmi; Sitaresmi, Devi Triwidya; Kadri, Mohtana Kharisma; Syafitri, Elin Diyah
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 3 No 1 (2024): COMPACT
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/compact.v3i1.1126

Abstract

Kelurahan Mugirejo merupakan salah satu kelurahan yang termasuk di dalam wilayah administrasi Kota Samarinda. Sebagian besar wilayah di Kelurahan Mugirejo, khususnya RT 11, 12, 13, dan 14 belum mendapatkan layanan distribusi air bersih dari Perumdam. Masyarakat cenderung memanfaatkan air tanah dan membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan air bersih domestik, Besarnya pengaruh musim terhadap ketersediaan air tanah menjadikan kebutuhan air bersih domestik masyarakat di wilayah penelitian tidak tercukupi. Selain itu, wilayah penelitian yang didominasi berada di kelas kemiringan lereng yang curam turut memengaruhi besarnya debit air untuk memenuhi kebutuhan air bersih domestik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan arahan pemenuhan kebutuhan air bersih domestik di wilayah penelitian. Proses yang dilakukan adalah identifikasi layanan distribusi air bersih domestik dengan metode deskriptif dan perhitungan proyeksi jumlah penduduk. Hasil yang didapatkan adalah ketersediaan infrastruktur layanan distribusi air bersih di wilayah penelitian masih belum memadai.
Pemetaan Kawasan Wilayah Rawan Banjir di Kelurahan Mugirejo, Kota Samarinda Aria Nugraha, Difa; Pratiwi Ashta , Dwinsani; Kharisma Kadri, Mohtana; Ariyaningsih , Ariyaningsih
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 3 No 1 (2024): COMPACT
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/compact.v3i1.1132

Abstract

Flooding is a common problem in Mugirejo Subdistrict, Samarinda City. The floods are caused by illegal mining activities in the area, making Mugirejo Subdistrict part of a high flood disaster class with a potential flood hazard area of 582 hectares, representing 18.34% of the flood-prone area in Sungai Pinang District. This study aims to map flood-prone areas in Mugirejo Subdistrict using secondary data collection methods, which involve quantitative data such as the basic physical SHP data of Mugirejo Subdistrict. This data is then analyzed using spatial analysis with the overlay method from the basic physical data. The data will be used to create a map of flood-prone areas and to assess the impact on population aspects, public facilities, road and drainage infrastructure, as well as disaster management in Mugirejo Subdistrict, with results indicating that 1149.71 hectares are flood-prone areas.
Identifikasi Tingkat Kerawanan Banjir Di Kelurahan Sempaja Timur, Kota Samarinda Irawan, Shadiq Raditya; Mustofa, Umar; Hidayat, Arief; Kadri, Mohtana Kharisma
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 3 No 1 (2024): COMPACT
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/compact.v3i1.1135

Abstract

Indonesia, which has a rainy season with an average counted rainfall of 2,898 millimeters per-year, has great potential. Nonetheless, with such potential, the high rainy season can cause various problems, one of which is flooding. East Sempaja Subdisctrict in Samarinda City, become an area that is often hit by floods. This research aims to identify the level of flood disaster vulnerability and formulate flood disaster mitigation strategies in Sempaja Timur Subdistrict to overcome and mitigate the flooding problems that occur. This research uses a non-probability sampling technique with a sample size of 97 households to verify data on the height and duration of floods from BPBD Samarinda City with actual incidents in the field based on point of view of people affected by floods. Based on the results of data collection, it is known that the height of floods that occurs ranges from 10 cm to 150 cm, with a duration of floods ranging from less than 24 hours to more than a week. The analysis method used was overlay analysis, scoring and variable weighting. There are nine variables used, which is land slope, land elevation, rainfall, soil type, distance to river, drainage facilities, floods height, and floods duration. The results of the research show that there are three levels of flood vulnerability, which is, low vulnerability level of 68.92 ha, medium vulnerability level of 403.4 ha, and high vulnerability level of 115.16 ha. Keywords : identification, flood, vulnerability, East Sempaja Subdistrict
Upaya Adaptasi Struktural Untuk Mengurangi Risiko Dan Dampak Banjir Di Kawasan Rawan Bencana Banjir Kelurahan Damai Bahagia Kota Balikpapan Cahyani, Anggi Dwi; Kadri, Mohtana Kharisma; Ariyaningsih; Mustofa , Umar
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 3 No 1 (2024): COMPACT
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/compact.v3i1.1145

Abstract

In 2022, the city of Balikpapan experienced 32 flood disasters spread across all sub-districts in Balikpapan City (BPS, 2023). The subdistrict that experienced the most flood disasters was South Balikpapan Subdistrict, where in this subdistrict there were 36 floods from 2020 to 2021. In this subdistrict, the subdistrict with a flood disaster in 2022 was Damai Bahagia Subdistrict. There have been efforts made by the government to deal with flooding, but this has not completely overcome the risk of flooding that occurs. For this reason, further research is needed in formulating effective structural adaptation efforts to reduce the risk and impact of flood disasters in Damai Bahagia Village. In this research, data collection was carried out using primary and secondary surveys, while the analysis method was carried out using content analysis and triangulation. From the results of the analysis, the factors that cause flooding and the structural adaptation efforts that have been carried out to deal with the flood disaster that occurred in Damai Bahagia Village were obtained. Then these results are used to formulate structural adaptation efforts to reduce the impact and risk of flood disasters in flood-prone areas of Damai Bahagia Village.