Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBER HEAD TOGETHER (NHT) PADA PEMBELAJARAN FISIKA SISWA KELAS X DI SMA NEGERI NIBUNG Rina Neneng Ambar Wati; Tri Ariani; Ovilia Putri Utami Gumay
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 16 No 2 (2022): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 16 No 2 Desember 2022
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v16i2.1807

Abstract

This study aims to determine the completeness of learning outcomes of class X students on Newton's Law material after the Number Head Together (NHT) cooperative learning model is applied at SMA Negeri Nibung. The research method used is in the form of a quasi-experimental. The population is all students of class X IPA SMA Negeri Nibung which accommodates 35 students and as a sample class X. IPA 1 which has 18 students. Data collection is done by using a test technique. The average learning outcomes of physics after the implementation of the Number Head Together (NHT) model is 83.18 and the proportion of students who complete reaches 82.35%. The data collected were analyzed using t-test at a significant level = 0.05 obtained tcount = 1.984 ttable = 0.690, it can be said that student learning outcomes after participating in physics learning with the Number Head Together (NHT) model were significantly completed.
SOSIALISASI PEMANFAATAN LIMBAH KOTORAN SAPI SEBAGAI BIOGAS Endang Lovisia; Tri Ariani; Ovilia Putri Utami Gumay; Wahyu Arini
JURNAL CEMERLANG : Pengabdian pada Masyarakat Vol 5 No 1 (2022): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v5i1.1870

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa tanah periuk, Kabupaten Musi Rawas dengan target sasaran masyarakat Desa tanah periuk. Sebagian besar masyarakat Desa tanah periuk bahkan setiap rumah memiliki ternak hewan berupa sapi, oleh sebab itu dipandang sangat tepat jika dosen melakukan pengabdian kepada masyarakat di Desa tanah periuk. Mengingat banyaknya ternak sapi di daerah tersebut TIM mengajak masyarakat setempat untuk mengelola kotaran sapi menjadi bahan bakar biogas. Kurangnya pengetahuan masyarakat setempat akan pemanfaatan limbah kotoran sapi ini, membuat TIM tertarik untuk menerapkan teknologi tepat guna dalam memanfaatkan limbah kotoran sapi sebagai sumber energi alternatif yaitu biogas. Dengan adanya biogas diharapkan masyarakat tidak tergantung lagi pada elpiji mengingat pasokan energi saat ini semakin berkurang selain itu jika dibandingkan dengan elpiji penggunaan biogas dapat lebih menghemat pengeluaran karena mengingat harga elpiji pada saat ini yang semakin meningkat, maka diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan energi terbarukan berupa biogas tersebut. Adapun metode yang TIM gunakan adalah metode sosialisasi dan diskusi tentang cara pembuatan biogas dari limbah kotoran sapi. Hasil yang diperoleh dari PKM ini adalah masyarakat Desa Tanah Periuk bisa membuat reaktor beserta Biogas, selain itu pengetahuan masyarakat juga meningkat.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK JELANTAH DI DESA MARGA TANI KECAMATAN JAYALOKA Endang Lovisia; Ovilia Putri Utami Gumay; Ahmad Amin; Tri Ariani; Wahyu Arini
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v3i2.985

Abstract

Desa Marga Tani kecamatan Jayaloka kabupaten Musi Rawas terletak di provinsi Sumatera Selatan yang mayoritas penduduk di sekitar tempat ini memiliki mata pencarian 75% sebagai petani dan memiliki komoditas perkebunan berupa tanaman sawit. Potensi tanaman sawit di wilayah ini sangat mendukung dan di daerah sekitar kecamatan Jayaloka ini terdapat juga pabrik pengolahan sawit, yang mana sawit ini nantinya diolah menjadi minyak goreng. Kelangkaan minyak goreng yang terjadi dalam kurun waktu 7 bulan terakhir ini membuat masyarakat sulit untuk mendapatkan minyak goreng, dan minyak curah yang di subsidi pemerintah pun menjadi langka. Masyarakat akhirnya memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari menggunakan minyak goreng yang telah digunakan berulang-ulang. Padahal daerah ini komoditas utamanya adalah sawit yang bila diolah dengan baik maka akan menghasilkan minyak goreng. Edukasi masyarakat di desa ini mengenai penggunaan minyak goreng yang berulang-ulang dapat berbahaya bagi kesehatan masih minim. Padahal apabila dimanfaatkan dengan baik minyak jelantah akan menjadi produk yang tepat guna dan menjadi salah satu alternatif mengatasi kelangkaan jenis BBM saat ini. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini adalah sosialisasi dan pelatihan. Adapun hasil yang diperoleh masyarakat desa Marga Tani dapat mengolah sendiri minyak jelantah menjadi biodiesel, selain itu pengetahuan masyarakat menjadi meningkat tentang cara pengolahan biodiesel.
Efektivitas Buku Saku Fisika Berbasis Problem Based Learning (PBL) terhadap Hasil Belajar Siswa Reta Reta; Ahmad Amin; Ovilia Putri Utami Gumay
SPEJ (Science and Physic Education Journal) Vol 6 No 1 (2022): SPEJ (Science and Physic Education Journal)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/spej.v6i1.4542

Abstract

Abstract: This study aimed to determine the quality of developing a physics pocketbook based on Problem Based Learning on elasticity and Hooke's law in terms of effectiveness. This research is the research and development of R&D (Research and Development) using the 4D development model, which has a development stage consisting of 4 sets of action, namely: Define, Design, Development, and Dissemination. . Data collection techniques in the form of tests. The subjects of this research were class XI students of SMA Negeri Surulangun. The results showed that the effectiveness assessment obtained count = 9.35 and table = 2.052 with an average score obtained by students of 24.78 after using the Problem Based Learning-based physics pocketbook, the students' physics learning outcomes significantly increased or were effective. In conclusion, the bag based on Problem Based Learning is already practical, so that this pocketbook can be used in learning. Keywords: Elasticity and Hooke's Law, Development, Problem Based Learning
PELATIHAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA ALAT DESTILASI BAGI KELOMPOK TANI TANAMAN NILAM DESA PASENAN KECAMATAN STL ULU TERAWAS KABUPATEN MUSI RAWAS Tri Ariani; Wahyu Arini; Endang Lovisia; Ovilia Putri Utami Gumay
JURNAL CEMERLANG : Pengabdian pada Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v5i2.1876

Abstract

This program aims to help the people of Pasenan Village to be able to make a simple distillation device, which is used by residents to convert patchouli plants into essential oils. Most of the residents of Pasenan have gardens planted with patchouli plants, but local residents have not done the conversion of patchouli plants into essential oil. The limited knowledge of the community about the patchouli distillation process is one of the obstacles faced by the community. Patchouli plants are only dried and sold directly to collectors. The condition of the people of Pasenan Village, STL Ulu Terawas Subdistrict, most of whom do not know the selling value of patchouli if it is processed into essential oil, so it is necessary to update information on science and technology, namely by holding socialization and training on the use of patchouli distillation tools into essential oils. The implementation stages in this PKM are the preparation stage, the training/socialization stage, the design and manufacture stage of the distillation apparatus, the implementation stage, and the evaluation stage. The target in this training is patchouli farmers in Pasenan village. The instrument used in this PKM is a knowledge and skills questionnaire. From the analysis of the results of the knowledge questionnaire, the average value of knowledge was 86, 7 in the "Very Good" category and skills of 82,3 with the "Very Good" category.
Rancang Bangun Alat Parut Modifikasi sebagai Teknologi Tepat Guna Ovilia putri utami gumay; Reno Ali Afan
SILAMPARI JURNAL PENDIDIKAN ILMU FISIKA Vol 5 No 1 (2023): Silampari Jurnal Pendidikan Ilmu Fisika (SJPIF)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PGRI SILAMPARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/sjpif.v5i1.1962

Abstract

Coconut meat is one type of raw material that is most often used in the small food catering industry, where coconut processing is done by grating it. The process of grating coconut is sufficient to be done manually with a simple grater board if there are only a few, to produce a good grater, the speed of a manual grater requires approximately 3000 grating movements every hour. A coconut grater is a tool product for household needs that functions as a tool to crush coconuts into small granules, with the aim of obtaining the coconut milk contained in the coconut flesh. This study aims to design an appropriate technology in the form of a more ergonomic mid-scale modified coconut grater. From the test results obtained, the higher the rotational speed of the cylinder or the cutting speed of the grating knife, the higher the grating capacity. This is because the faster the cutting speed of the grating knife, the faster the cycle or frequency of grating.
PENGEMBANGAN ALAT PERAGA PAPAN SELUNCUR (PANSLUR) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA PADA MATERI HUKUM NEWTON UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR FISIKA Niken Ayu Ariani Yanti; Ovilia PU Gumay; Ahmad Amin
Jurnal Luminous: Riset Ilmiah Pendidikan Fisika Vol. 4 No. 2 (2023): JULI 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/luminous.v4i2.11965

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu media pembelajaran berupa alat peraga papan seluncur untuk mengetahui peningkatan minat dan hasil belajar siswa pada materi hukum newton. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode research and development (R&D) dengan model ADDIE. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil validasi oleh ahli media sebesar 36 dengan kategori Sangat Baik dan ahli materi sebesar 33 dengan kategori Sangat Baik. Keefektifan alat peraga papan seluncur sebagai media pembelajaran fisika dapat diketahui dari tumbuhnya minat belajar siswa dengan hasil 85,17% dengan kategori Sangat Tinggi. Serta peningkatan hasil belajar siswa yang dapat dilihat rata-rata N-Gain (0,7039). Maka dapat disimpulkan alat peraga papan seluncur sebagai media pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini dapat digunakan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar fisika
PELATIHAN PEMBUATAN DAN PEMASARAN YOGURT SUSU KEDELAI DI DESA KARANG JAYA KECAMATAN SELUPU REJANG Ria Dwi Jayati; Nur Fitriyana; Ovilia Putri Utami Gumay; Meinia Wika Delwista
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v4i1.685

Abstract

Kelompok Ibu Rumah Tangga (IRT) di Desa Karang Jaya, Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu, terdiri dari ibu-ibu non produktif secara ekonomi yang mayoritas menghabiskan waktunya untuk mengurus rumah tangga dan keluarga. Kelompok IRT ini memiliki potensi untuk menghasilkan produk bernilai ekonomi, terutama dalam bidang pangan olahan fermentasi, seperti yogurt dari susu kedelai. Kelompok ini dapat memanfaatkan peluang usaha dalam bidang makanan fermentasi yang semakin diminati oleh masyarakat yang ingin hidup sehat. Yogurt yang dihasilkan dari proses fermentasi oleh bakteri asam laktat memiliki nilai jual yang tinggi. Keterampilan pembuatan dan pemasaran sangat dibutuhkan oleh kelompok IRT di Desa Karang Jaya tersebut, sehingga kegiatan pelatihan terkait pembuatan dan pemasaran juga diperlukan untuk membantu kelompok IRT memanfaatkan potensi ini. Produk yoghurt susu kedelai yang dihasilkan dapat menjadi ciri khas kuliner dari Desa Karang Jaya dan meningkatkan pendapatan kelompok IRT serta memajukan kelompok IRT tersebut, selain itu juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat secara tidak langsung. Hasil dari kegiatan Program Pengabdian Masyarakat ini adalah: 1) mitra memiliki pengetahuan tentang cara pengolahan kedelai menjadi minuman fermentasi, 2) mitra memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang cara membuat yogurt susu kedelai, dan 3) dihasilkan produk berupa yogurt susu kedelai yang bisa dikinsumsi sendiri maupun dipasarkan untuk menambah pemasukan perekonomian keluarga.
SOSIALISASI PEMANFAATAN ALAT SEDERHANA PENGUKUR TINGKAT KESUBURAN TANAH BAGI IBU PKK DI DESA PASENAN KECAMATAN STL ULU TERAWAS KABUPATEN MUSI RAWAS Arini, Tri; Gumay, Ovilia Putri Utami; Lovisia, Endang; Arini, Wahyu
JURNAL CEMERLANG : Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 1 (2023): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v6i1.2591

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan bertujuan untuk mensosialisasikan cara membuat alat sederhana pengukur tingkat kesuburan tanah, membantu masyarakat dalam pembuatan alat pengukur kesuburan tanah, dan untuk memberikan akses mudah bagi masyarakat untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Pasenan, Kecamatan STL Ulu Terawas, dengan target sasaran ibu-ibu PKK. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini disosialisasikan bagaimana menerapkan teknologi sederhana dalam menentukan kesuburan tanah. Untuk mendukung tujuan tersebut Tim dari Universitas PGRI Silampari melakukan kegiatan dengan dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu tahap pelatihan, tahap perancangan dan pembuatan alat, dan tahap pelaksanaan. Instrumen PKM yang digunakan yaitu angket pengetahuan dan keterampilan yang digunakan untuk mengukur sejauh mana peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK setelah TIM PKM mensosialisasikan cara memuat alat pengukur tingkat kesunuran tanah. Dari analisis hasil angket pengetahuan didapat rata-rata nilai pengetahuan sebesar 86,7 dengan kategori “Sangat Baik” dan keterampilan sebesar 82,3 dengan katogori “Sangat Baik”
Pelatihan Pembuatan Briket dari Limbah Sekam Padi di Desa Jajaran Baru Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas Arini, Wahyu; Arini, Tri; Lovisia, Endang; Utami Gumay, Ovilia Putri
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v6i2.2602

Abstract

Jajaran Baru adalah salah satu desa di Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Indonesia.Sebagian besar wilayah Desa Jajaran Baru ini terdiri dari persawahan, perkebunan karet. Mayoritas masyarakat Desa Jajaran Baru berkerja sebagai petani, buru tani, dan pedagang. Desa Jajaran Baru merupakan desa mitra pada kegiatan Program Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan pada Bulan September 2023 dengan kegiatan berupa sosialisasi dan pelatihan pembuatan briket dari limbah sekam padi sebagai upaya untuk mengurangi limbah sekam padi dilingkungan dan melatih Masyarakat dalam mengolah sekam padi sebagai sumber energi alternatif. Berdasarkan hasil kegiatan tersebut diperoleh hasil berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pembuatan briket dengan menggunakan limbah sekam padi. Dari data analisis diperoleh rata-rata nilai sebesar 88,9, hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat briket sekam padi sebagai energi alternatif termasuk dalam kategori Sangat Baik. Untuk keterampilan Masyarakat di peroleh rata-rata nilai sebesar 88,7, hal ini menunjukkan bahwa keterampilan masyarakat berada pada kategori Sangat Baik.