Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS UJI KELAYAKAN PANDUAN PRAKTIKUM FISIKA DASAR I BERBASIS INKUIRI TERINTEGRASI KEARIFAN LOKAL Athiyyah Nur Rahmah; Ovilia Putri Utami Gumay; Sulistiyono
Irfani Vol. 21 No. 3 (2025): Irfani
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v21i3.7133

Abstract

Kegiatan praktikum Fisika Dasar I di perguruan tinggi masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti kurangnya panduan praktikum yang kontekstual, minimnya integrasi antara konsep fisika dan kearifan lokal, serta rendahnya keterlibatan mahasiswa dalam proses inkuiri ilmiah. Akibatnya, kegiatan praktikum belum sepenuhnya mampu menumbuhkan keterampilan proses sains dan sikap ilmiah mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan panduan praktikum Fisika Dasar I berbasis inkuiri terintegrasi kearifan lokal yang layak digunakan dalam kegiatan praktikum Fisika Dasar I di Universitas PGRI Silampari. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi yang kemudian dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan skala lima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panduan praktikum yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kelayakan. Aspek media memperoleh skor aktual 68 dengan kategori A (Sangat Baik), aspek materi memperoleh skor aktual 94 dengan kategori A (Sangat Baik), dan aspek bahasa memperoleh skor aktual 35 dengan kategori A (Sangat Baik). Hal tersebut menunjukkan bahwa panduan praktikum Fisika Dasar I terintegrasi kearifan lokal dinyatakan sangat layak digunakan untuk kegiatan praktikum Fisika Dasar I.
Validity of Handout Development Based on Guided Note Taking (GNT) on Mechanical Wave Material Elvi Qorik Ismiyatun; Tri Ariani; Ovilia Putri Utami Gumay
Equator Science Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Equator Science Journal (ESJ)
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/esj.v2i1.112

Abstract

The purpose of this study is to determine the validity of guided note taking (GNT)-based handouts on mechanical wave materials. This research is a type of Research and Development (R&D) development research using a 4D development model consisting of four stages, namely: the defining stage (define), the design stage (design), the development stage (develop), and the dissemination stage (disseminate). The instrument used is a handout validity questionnaire. Validity assessments are carried out by media, language, and material experts. The results of the validity of media experts were 0.86 with a very valid category, the validity of linguists was 0.87 with a very valid category and the validity of material experts was 0.9 with a very valid category, while the validity of all experts was 0.87 with a very valid category. From the results of research that has been done, it was found that handouts based on guided note taking are feasible to be used to increase students' interest in learning. So it can be concluded that handouts based on guided note taking (GNT) on the resulting mechanical wave material are good and valid and can be used in learning.
Development of CTL-Based Handouts to Improve the Motivation and Learning Outcomes of Science Students in Grade VII Ernia Nuraini; Ahmad Amin; Ovilia Putri Utami Gumay
Equator Science Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Equator Science Journal (ESJ)
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/esj.v3i1.197

Abstract

This researcher aims to develop handouts based on Contextual Teaching and Learning (CTL) to increase motivation and learning outcomes for Class VII students at SMP Negeri 7 Lubuklinggau. The method used is Research and Development (R&D) with a 4D development model but its application only reaches the 3D stage, namely: definition stage, design stage, development stage. The research sample or research subjects were students in class VII-2 of SMP Negeri 7 Lubuklinggau. The data collection technique uses a validation sheet. Based on validator analysis, it shows that the quality of learning media meets the very valid criteria with (1) 28 media validation results with a range of 25.2 < X ≤ 30, 21 language validation results with a range of 17.38, (2) increasing motivation 36.16 and 42.96 and (3) learning outcomes 0.58. So it can be said that the Contextual Teaching and Learning (CTL) based handouts were developed and validated as innovative teaching materials that can increase motivation and can be used in learning, with validation categories of good media expert, very good language expert, and very good material expert. Meanwhile, learning motivation shows a good category with an average N-gain of learning outcomes in the High category.
ANALISIS RESPON GURU DAN SISWA TERHADAP MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING PADA PEMBELAJARAN IPA SISWA SMP NEGERI TERAWAS Preti Alhayyu Utami; Ovilia Putri Utami Gumay; Ahmad Amin
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 10 No. 1 (2026): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v10i1.7161

Abstract

Pembelajaran IPA di SMP Negeri Terawas adalah dominannya metode ceramah serta minimnya kegiatan praktikum akibat keterbatasan fasilitas laboratorium. Kondisi ini menyebabkan proses pembelajaran cenderung berpusat pada guru dan kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat aktif dalam kegiatan penyelidikan ilmiah. Selain itu, keterbatasan bahan ajar yang hanya mengandalkan buku paket membuat pembelajaran kurang variatif dan kurang mendukung penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon guru dan siswa terhadap penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada pembelajaran IPA di SMP Negeri Terawas. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan subjek seorang guru IPA dan siswa kelas VIII. Data dikumpulkan melalui observasi proses pembelajaran serta wawancara mendalam dengan guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru masih dominan menggunakan metode ceramah dan belum pernah menerapkan model inkuiri terbimbing karena keterbatasan fasilitas laboratorium, waktu pembelajaran, serta minimnya dukungan sarana pendukung. Siswa juga mengonfirmasi bahwa pembelajaran yang diterapkan bersifat pasif dan kurang melibatkan aktivitas investigatif. Sebagian besar siswa menganggap pembelajaran IPA cukup sulit dipahami dan membutuhkan praktikum untuk membantu pemahaman konsep. Namun, mayoritas siswa menunjukkan ketertarikan tinggi apabila pembelajaran dilakukan dengan model inkuiri terbimbing karena dinilai lebih menarik dan memberikan pengalaman belajar langsung. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model inkuiri terbimbing berpotensi meningkatkan keaktifan siswa, motivasi belajar, serta pemahaman konsep IPA apabila didukung dengan fasilitas laboratorium dan perangkat pembelajaran yang memadai. Penelitian merekomendasikan perlunya pelatihan guru, penyediaan sarana praktik, dan pengembangan bahan ajar berbasis inkuiri untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah.