Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Systematic Literatur Riview: Strategi Penguatan Kualitas Agen Untuk Memajukan Pangsa Pasar Asuransi Umum Di Indonesia Sidik, syahrial; Wahyuari, Wahyuari; Nasyubun, M.
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10532

Abstract

The general insurance industry in Indonesia faces the challenge of low market penetration (below 4%) due to minimal risk literacy and public trust. Insurance agents play a central role as educators and bridges of trust, but strategies to strengthen their position in emerging markets have not been explored holistically. This study aims to formulate strategies to strengthen agent quality in order to advance market share through a Systematic Literature Review (SLR) method using the TCCM (Theory, Context, Characteristics, Methodology) framework. Using the PRISMA 2020 protocol, this study selected 1,000 articles from the Google Scholar and Emerald Insight databases (2016–2026), resulting in 30 relevant final articles. The analysis results show a surge in post-pandemic research interest and a dominance of studies from emerging market contexts that emphasize the “Phygital” (Physical + Digital) approach. This study proposes the “Hybrid-Trusted Agent” model, which integrates digital competence, ethical behavior, and technical expertise as key determinants of market performance. In conclusion, the transformation from transactional sales to relationship marketing is essential to improve customer retention and sustainable market growth.
Implementasi The Celestial Management Pada Perusahaan Asuransi Syariah di Indonesia Alvernia Kurniartha; Syahrial Sidik; Wahyuari Wahyuari
IJEEM - Indonesian Journal of Environmental Education and Management Vol. 11 No. 1 (2026): IJEEM: Indonesian Journal of Environmental Education and Management Volume 11
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/ijeem.v11i1.66490

Abstract

Implementasi POJK No. 11 Tahun 2023 yang mewajibkan pemisahan unit usaha syariah (spin-off) telah memaksa entitas untuk berdiri mandiri sebagai perusahaan full-fledged, termasuk industri Asuransi Syariah. Berdasarkan laporan Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI), transisi ini menuntut kesiapan modal dan penguatan tata kelola yang jauh lebih kokoh dibandingkan saat masih berbentuk unit usaha. Namun, industri ini dihadapkan pada tantangan berat berupa krisis kepercayaan publik akibat kasus gagal bayar pada beberapa perusahaan asuransi besar yang disebabkan oleh kesalahan kelola investasi dan lemahnya pengawasan etika internal. Kepatuhan syariah secara formal saja tidak cukup, diperlukan integrasi nilai-nilai etik yang mendalam untuk menjamin keberlanjutan bisnis. The Celestial Management (TCM) atau Manajemen Langit menawarkan paradigma manajemen berbasis spiritualitas yang mengintegrasikan pilar 3W: Worship, Wealth, dan Warfare dan masing-masing nilai utama yang diturunkannya adalah Zero Base, Iman, Konsisten, Result Oriented (ZIKR); Power, Information, Knowledge, Reward (PIKR) dan Militan, Intelek, Kompetitif, Regeneratif (MIKR) sebagai indikator yang dapat menjadi parameter yang tepat dalam mengukur praktek spiritual manajemen dan sebagai landasan operasional perusahaan. Hal tersebutlah yang melatar-belakangi penelitian ini. Tujuan penelitian adalah : untuk mengetahui apakah TCM sudah diimplementasikan dalam manajemen Perusahaan Asuransi Syariah full-fledged di Indonesia? dan untuk mengetahui bagaimana profil implementasi pilar ZIKR, PIKR, dan MIKR pada perusahaan asuransi syariah full-fledged di Indonesia dan disparitas penerapan nilai-nilai tersebut mempengaruhi kualitas tata kelola di tengah tantangan krisis kepercayaan industri asuransi saat ini. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Responden adalah karyawan dari 8 (delapan) sampel Perusahaan Asuransi Syariah Jiwa dan Umum (full-fledged), dengan total 100 responden mengisi kuisioner yang didesign menggunakan skala Guttman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor dari pengukuran 3 indikator TCM adalah 92,79%, yang artinya bahwa Perusahaan sudah sepenuhnya mengimplementasi-kan konsep TCM. Sedangkan implementasi indikator PIKR (Wealth) memiliki rata-rata skor terendah (89,20%) dibandingkan 2 variabel lainnya, terutama 1 (satu) Perusahaan yang skor PIKR-nya masih 70.0%. Ini menunjukkan bahwa aspek spiritualitas dalam konteks "distribusi kemakmuran" masih perlu diperkuat lagi. Selain itu, 2 dari 8 sampel Perusahaan (25%) memiliki skor di bawah 90%, diharapkan untuk melakukan evaluasi pada implemensistem Reward Distribution dan Information Sharing (bagian dari PIKR) agar selaras dengan prinsip manajemen langit.
Systematic Literatur Riview: Strategi Penguatan Kualitas Agen Untuk Memajukan Pangsa Pasar Asuransi Umum Di Indonesia syahrial Sidik; Wahyuari Wahyuari; M. Nasyubun
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10532

Abstract

The general insurance industry in Indonesia faces the challenge of low market penetration (below 4%) due to minimal risk literacy and public trust. Insurance agents play a central role as educators and bridges of trust, but strategies to strengthen their position in emerging markets have not been explored holistically. This study aims to formulate strategies to strengthen agent quality in order to advance market share through a Systematic Literature Review (SLR) method using the TCCM (Theory, Context, Characteristics, Methodology) framework. Using the PRISMA 2020 protocol, this study selected 1,000 articles from the Google Scholar and Emerald Insight databases (2016–2026), resulting in 30 relevant final articles. The analysis results show a surge in post-pandemic research interest and a dominance of studies from emerging market contexts that emphasize the “Phygital” (Physical + Digital) approach. This study proposes the “Hybrid-Trusted Agent” model, which integrates digital competence, ethical behavior, and technical expertise as key determinants of market performance. In conclusion, the transformation from transactional sales to relationship marketing is essential to improve customer retention and sustainable market growth.
Pelatihan Pencatatan Keuangan Syariah di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Citayam, Kab. Bogor, Jawa Barat Mulawarman Awaloedin; Syahrial Sidik
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/jjvd0786

Abstract

Pesantren memiliki peran strategis dalam pendidikan Islam serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Namun, mitra kegiatan yaitu Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Citayam, Bogor, masih menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan. Sistem pencatatan yang digunakan masih bersifat manual dan sederhana, hanya berupa catatan kas masuk dan keluar tanpa laporan terstruktur. Kondisi ini menimbulkan persoalan berupa minimnya transparansi, kesulitan dalam mengevaluasi kinerja usaha, serta terbatasnya kesempatan bagi santri untuk mempelajari keterampilan akuntansi syariah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diusulkan kegiatan pelatihan pencatatan keuangan syariah dengan tujuan meningkatkan literasi keuangan santri dan pengurus, membekali keterampilan praktis akuntansi, serta mendorong kemandirian ekonomi pesantren. Metode pelaksanaan dengan pendekatan edukatif-partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi kasus nyata. Peserta dilibatkan dalam praktik penyusunan jurnal, laporan laba rugi, neraca, dan arus kas sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan dalam pemahaman peserta terhadap perbedaan sistem konvensional berbasis bunga dengan sistem syariah berbasis akad. Peserta mampu menginternalisasi prinsip syariah dalam pencatatan keuangan dan mengaplikasikannya dalam simulasi usaha kecil. Kesimpulannya, pelatihan yang bersifat partisipatif dan aplikatif ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi keuangan syariah serta memperkuat tata kelola kelembagaan pesantren.
Edukasi Strategi Pemasaran Digital Melalui Sosial Media bagi UMKM di Desa Sukaratu, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut Syahrial Sidik; Muhamad Ihsan; Mulawarman Awaloedin
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i1.1874

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dilihat sebagai usaha yang paling bisa betahan dalam segala kondisi perekonomian nasional. Strategi Pemasaran Digital dibutuhkan untuk meningkatkan penjualan produk rumahan masyarakat desa khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sosial media sangat berperan dalam memberikan informasi dan publikasi untuk penjualan barang dan jasa bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan pengabdian beryujuan untuk mengedukasi dan memberikan pemahaman tentang pemasaran digital melalui sosial media kepada masyarakat desa sukaratu, kecamatan banyuresmi, kabupaten garut dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Metode pengabdian dilakukan melalui penyuluhan dan literasi sehingga menarik peserta mengikuti kegiatan secara antusias sampai selesai. Hasil kegiatan menunjukan masyarakat desa sukaratu secara umum dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa sukaratu memiliki pengetahuan tambahan tentang Strategi Pemasaran Digital Melalui Sosial Media, memilih saluran pemasaran digital secara baik dan tepat sasaran serta keterampilan mengoperasionalkan sosial media sebagai sarana memasarkan produk secara online/digital.
Pelatihan Desain Web Menggunakan Google Site Dalam Upaya Meningkatkan Branding UMKM Syahrial Sidik; Muhammad Ihsan; Jessie Amanda Pratiwi; Bagus Suhendar; Syakir Syakir
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terletak di Desa Kedung Waringin RW.10, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dengan Peserta sejumlah 15 orang. Produk UMKM yang masuk dalam tiga kategori produk yaitu barang, jasa, dan produk olahan. Mitra mengalami kendala dengan media untuk mengenalkan Produk UMKM dan menjual hasil produksi secara online. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah mitra memiliki pengetahuan baru dan keterampilan produk secara online melalui Gmail, Google Profile Bisnis dan Google Site. Kegiatan yang diberikan oleh tim peneliti adalah pembuatan Gmail, Google Profile Bisnis dan website dengan Google Site website. Metode pada pengabdian ini diawali dengan kegiatan perencanaan, pelaksanaan dan terakhir dilakukan observasi dan evaluasi. Pada perencanaan tim melakukan observasi, sedangkan pada saat pelakanaan tim melakukan kegiatan pelatihan dan diakhiri dengan melakukan evaluasi berupa posttest dan pengawasan penggunaan pengetahuan setelah dilakukan pelatihan. Hasil kegiatan pengabdian pelatihan yang diberikan menunjukkan bahwa para peserta telah mampu membuat membuat website dengan menggunakan Google site dimana evaluasi pelatihan bahwa rata-rata 4.76 menyatakan pelatihan ini Sangat Baik.
Kompetisi Dosen Dalam Pemberian Literasi Asuransi Tingkat Nasional Syahrial Sidik; Bayu Widhisiadji; Andesna Nanda; Mayrista Situmorang
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v5i2.5166

Abstract

Rendahnya literasi asuransi di Indonesia, dengan hanya 31,72% penduduk yang memahami dasar-dasar asuransi (OJK, 2022), mengakibatkan penetrasi asuransi yang rendah dan kerentanan finansial masyarakat. Kompetisi literasi asuransi bagi dosen diadakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat. Dosen membuat dan menyampaikan materi asuransi secara daring, merekam prosesnya, dan mengunggahnya di YouTube. Kompetisi diikuti oleh 21 dosen dari 17 perguruan tinggi. Penilaian dilakukan berdasarkan orisinalitas, kemampuan komunikasi, dan respons publik di YouTube. Kompetisi ini meningkatkan partisipasi dosen dan literasi asuransi Masyarakat. Kompetisi dosen efektif dalam meningkatkan literasi asuransi dan dapat direplikasi di wilayah lain. Program ini diharapkan menjadi kegiatan tahunan dengan cakupan lebih luas, meningkatkan kesadaran asuransi di Indonesia.
Factors Influencing Gen Z Consumers’ Preferences for Halal Industry Products and Services (A Case Study in Pulogadung Subdistrict, East Jakarta) Alvernia Kurniartha; Syahrial Sidik; Wahyuari Wahyuari; Dafa Adam
Social Sciences Journal Vol. 3 No. 2 (2026): August
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/sosj.v3i2.1843

Abstract

Indonesia's halal industry continues to grow rapidly and holds the potential to become a key pillar of the national economy. Within this ecosystem, the younger generation plays a strategic role as a driver of innovation and job creation, while also promoting an inclusive and modern halal lifestyle. Millennials and Generation Z—generations of productive age brimming with an innovative spirit—make up 53.8% of Indonesia's population. The halal industry encompasses various sectors producing goods and services in accordance with Islamic Sharia principles; its primary focus is ensuring that raw materials, production processes, and presentation methods are “halal” (permissible) and “tayyib” (wholesome/good). Key sectors of the halal industry in Indonesia include food and beverage, Muslim fashion, cosmetics and personal care, pharmaceuticals and medicines, financial institutions, Muslim-friendly tourism (halal tourism), halal logistics and supply chains, as well as media and recreation. An article published by https://ideoworks.id notes that 39% of Gen Z consumers choose halal-certified products—a figure below 50%—which serves as the background for this study. This research employs a descriptive quantitative method involving a survey of 106 respondents (Gen Z) within Pulogadung district, East Jakarta. The measurement of the halal lifestyle utilizes eight research indicators broken down into 20 questions regarding Gen Z consumer behaviour, administered via a questionnaire using a Guttman scale. Validity and reliability testing revealed that all 20 questions across the eight indicators were valid, as their Corrected Item-Total Correlation values ​​exceeded the r-table value (0.191). The research instrument demonstrated good reliability, indicated by a Cronbach's Alpha value of 0.783, making it suitable for use as a measurement tool. Descriptive analysis addressing the research problem indicates that, on average, 90% of respondents possess a high level of awareness regarding the consumption or use of goods and services with recognized halal status. In addition to factors such as price, quality, testimonials and ratings, viral status, religiosity, halal industry literacy, and Islamic branding, these elements are also considered by Gen Z when determining their preferences for halal industry products and services.