Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI WHATSAPP DAN GOOGLE CLASSROOM TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMP SWASTA KARTIKA 1-4 PEMATANGSIANTAR TAHUN AJARAN 2021/2022 Jayanti, Fitri Dwi; Piliang, Fenny Mustika; Damanik, Risjunardi
Jurnal Metabio Vol. 6 No. 2 (2024): MetaBio : Jurnal Pendidikan (Edisi Elektronik)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/yfg68587

Abstract

This study aims to examine the Effect of Using WhatsApp and Google Classroom Applications on Student Learning Outcomes. This study is a quantitative study. The study population was 105 students consisting of 3 classes. Sampling was carried out by Cluster Random Sampling, namely class VIII-A using the WhatsApp application and VIII-B using the Google Classroom application, the number of each class was 35 students. The research instrument used a test. Based on the results of hypothesis testing using the t test, as obtained tcount 5.511> ttable (1.994) at a significance level of 0.000 <0.05. Based on this, it can be concluded that the Sig. value <0.05 and the tcount value> ttable, which means that H_0 is rejected and 〖 H〗_a is accepted, thus there is a significant influence between the values in the experimental class and the values in the control class. Based on the results of hypothesis testing using the F test, as obtained the Fcount value is greater than Ftable (15.201> 3.128) and the sig. value. smaller than 0.05 (0.003 <0.05). Thus, Ha is accepted and H0 is rejected, meaning that there is a significant influence if learning is carried out using the WhatsApp and Google Classroom applications on the learning outcomes of class VIII students of SMP Swasta Kartika 1-4 Pematang Siantar in the 2021/2022 academic year.
IMPLEMENTASI DEMOKRASI PANCASILA BAGI PEMILIH PEMULA PADA PILPRES 2024 (STUDI KASUS SISWA MAS ISHLAHIYAH BINJAI) Yusuf, Muhammad; Piliang, Fenny Mustika; Tanjung, Alfian
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29218

Abstract

Nilai Pancasila sebagai dasar negara perlu diinternalisasikan sejak dini di setiap lapisan masyarakat dan dijadikan landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Terutama pada pemilih pemula yang akrab dengan perkembangan teknologi. Internalisasi nilai-nilai Pancasila pada generasi ini dilakukan dalam rangka menghadapi pemilihan presiden agar dapat memilih pemimpin yang tepat. Internalisasi nilai-nilai Pancasila perlu dilakukan selama kampanye, donasi, sosialisasi visi dan misi kandidat presiden dan wakil presiden atau diskusi dengan KPU, BAWASLU, dan Mahkamah Konstitusi yang hasilnya diharapkan akan menjadi pemilihan demokratis dan untuk membuat perdamaian, keadilan, dan lembaga-lembaga yang kuat bagi Indonesia. Signifikansi pengaruh generasi muda terhadap kontestasi dan keterpilihan tidak cukup hanya diwujudkan dengan datang ke TPS lalu memberikan hak suara. Tetapi, partisipasi pemilih pemula, dengan jumlah yang sangat mayoritas mesti memberikan partisipasi yang lebih bermakna (Meaningful Participations).Selain itu dapat dilakukan dengan cara mengedukasi di platform-platform digital yang mudah diakses pemilih pemula, menyelipkan dalam materi wajib lembaga pendidikan, dan membuat asosiasi kelompok-kelompok pemilih pemula untuk membicarakan permasalahan terkait dengan pemilu. Pemilu 2024 adalah momentum konsolidasi demokrasi yang sangat penting bagi Indonesia. Selain itu, pada pelaksanaan Pemilu 2024 terdapat variabel yang penting bagi Indonesia. Variabel itu adalah tingginya angka pemilih muda di Indonesia. Dari 204 juta lebih pemilih Indonesia di Pemilu 2024, lebih dari 50% adalah pemilih usia muda. Diperkirakan bahwa pemilih pemula akan tahu dari pemilu atau membuat pilihan mereka sendiri berdasarkan apa yang mereka yakini dan dapat memulihkan kesadaran Pancasila dan kesedaran politik. Akhirnya, untuk meningkatkan kesadaran dan mempromosikan nilai-nilai politik, internalisasi Pancasila sangat diperlukan, terutama pada pemilih pemula terkhusus siswa yang ada di mas ishlahiyah binjai.
Peranan Literasi Digital dalam Membangun Pola Berpikir Kritis Mahasiswa pada Bidang Statistik Tanjung, Alfian; Piliang, Fenny Mustika
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2524

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara individu mengakses, memproses, dan menyebarkan informasi. Dalam konteks ini, literasi digital menjadi kompetensi esensial yang tidak hanya mencakup kemampuan teknis dalam mengoperasikan perangkat digital, tetapi juga menyangkut kecakapan berpikir tingkat tinggi seperti analisis, evaluasi, dan pengambilan keputusan berbasis informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam kontribusi literasi digital terhadap penguatan kemampuan berpikir kritis di era digital terkhusus pada bidang statistik. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menelaah literatur dari berbagai sumber ilmiah terpilih yang relevan yang dijadikan sebagai dasar acuan dalam penyusunan penelitian. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa literasi digital berperan penting dalam membentuk pola berpikir mahasiswa yang kritis, reflektif, dan analitis. Mahasiswa yang memiliki kemampuan literasi digital tinggi cenderung lebih mampu menyeleksi informasi, mengevaluasi validitas sumber, serta mengambil keputusan berdasarkan logika dan data yang akurat. Sebaliknya, kemampuan berpikir kritis juga menjadi faktor pendukung dalam meningkatkan kualitas literasi digital karena mendorong mahasiswa untuk tidak sekadar menjadi pengguna pasif teknologi, tetapi menjadi subjek aktif yang mampu memilah dan memaknai informasi secara mandiri. Dengan demikian, kedua kompetensi ini bersifat saling melengkapi dan perlu dikembangkan secara beriringan dalam lingkungan pendidikan tinggi. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan pembelajaran yang integratif dan transformatif dalam mendukung mahasiswa agar mampu bersaing secara global.
Pengembangan Penuntun Praktikum Pop-Up Book untuk Meningkatkan Kemampuan Keterampilan Proses Sains Siswa Piliang, Fenny Mustika; Rajagukguk, Salome; Nahor, Marta Honesti Lumban
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan penuntun praktikum berbantuan pop-up book sebagai penuntun praktikum yang mampu meningkatkan keterampilan proses sains siswa (KPS). Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan Research and Development Borg and Gall yang dimodifikasi menjadi sepuluh tahap, mulai dari identifikasi potensi dan masalah hingga produksi produk. Media yang dikembangkan divalidasi oleh ahli media dan ahli materi, serta diuji coba pada kelompok kecil dan besar. Subjek uji coba terdiri dari 45 siswa kelas XI di SMA Kartika 1-4 Pematangsiantar. Hasil validasi ahli media menunjukkan 95% dengan kategori “Sangat layak”, sedangkan hasil validasi ahli materi sebesar 90% juga dengan kategori “Sangat layak” dan angket respons siswa sebesar 93,25%. Keterampilan Proses Sains menunjukkan peningakatan nilai rata-rata siswa sebesar 30,45 dengan nilai N-Gain sebesar 0,70 yang berada dalam kategori “Tinggi”. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan penuntun praktikum berbantuan pop-up book layak digunakan dan efektif untuk meningkatkan kemampuan keterampilan proses sains siswa. Penuntun ini dapat dijadikan sebagai pendukung tambahan dalam kegiatan praktikum yang inovatif dan menarik.
The effectiveness of tarbiyah halaqoh activities on teacher performance in improving Islamic Religious understanding at YPI Nurul Fikri Suka Makmur, Binjai District, Langkat Regency Azmy, Azmy; Tanjung, Alfian; Piliang, Fenny Mustika
Indonesian Journal Education Vol. 5 No. 1 (2026): Indonesian Journal Education (IJE)
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/ije.v5i1.1523

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of tarbiyah halaqoh activities in improving teacher performance in strengthening Islamic religious understanding at YPI Nurul Fikri Suka Makmur, Binjai District, Langkat Regency. The research employed a quantitative correlational design involving all 30 teachers as the sample. Data were collected using questionnaires and analyzed through normality, linearity, homogeneity, Product Moment correlation, and t-tests. The findings indicate that tarbiyah halaqoh activities are categorized as good, with a mean score of 61.53, while teacher performance in enhancing Islamic religious understanding is also classified as good, with a mean score of 67.66. Statistical analysis reveals a very strong positive correlation between tarbiyah halaqoh activities and teacher performance (r = 0.90 more than r table = 0.80). The t-test result (t = 25.1 more than 1.31; ? = 0.05) confirms that the alternative hypothesis is accepted. These results demonstrate that tarbiyah halaqoh activities significantly and directly contribute to improving teacher performance in developing Islamic religious understanding.