Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

The Effect of Problem-Based Learning in Reducing the Misconceptions of Junior High School Learners on the Material of Substance Pressure Bajongga Silaban; Parlindungan Sitorus; Leni Marlina Lase
Jurnal Amal Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2023): December 2023
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/japend.v4i3.73

Abstract

Various things experienced by science teachers (physics) in delivering material to students, especially the difficulty of absorbing and understanding the concepts conveyed by the teacher. This can be caused by the teacher's lack of understanding of the characteristics of the students themselves, and also the lack of concentration in following the learning material presented by the teacher starting from the introduction, core activities and closing so that the knowledge gained is only a piece of it. This study aims to determine the effect of problem-based learning on reducing students' misconceptions through students' learning outcomes on pressure material at state junior high school 7 Medan. This research is a pre-experimental design of one-group pretest-posttest type. The sampling technique used was purposive sampling considering that 8th-1 class is heterogeneous, consisting of different genders, religions, ethnicities, and races. The results showed that the indicator knew the concept 42%, did not understand 17.67%, and misconceptions 40.33%. After being given the problem-based learning action, knowing the concept increased by 34%, not understanding and misconceptions decreased to 8% and 25.66% respectively. Furthermore, t-test was conducted to determine the difference before and after treatment, obtained t-count = 26 with t-table = 2.04 at a significance level of 0.05, so Ha was accepted. The average value of <N-Gain> of 0.6 is classified as moderate which indicates that 60% of problem-based learning variables can improve concept understanding and reduce misconceptions on the material of substance pressure of state junior high school 7 Medan students.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK SMP Silaban, Bajongga; Pardede, Hebron; Pasaribu, Asnita
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 13 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v13i2.394

Abstract

Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif dan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik SMP. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar kognitif dan keterampilan proses sains SMP. P?n?litian dilakukan pada p?s?rta didik k?las VIII SMP N?g?ri 12 M?dan s?banyak 9 k?las dengan jumlah 284 orang, 30 orang kelas VIII-6 dijadikan sebagai sampling purposive. S?b?lum dilakukan p?n?litian, t?s k?t?rampilan pros?s t?rl?bih dahulu divalidasikan k?pada 2 orang ahli yaitu dos?n p?ndidikan fisika dan guru IPA (fisika) SMP N?g?ri 12 M?dan. B?rdasarkan hasil validasi dip?rol?h nilai rata-rata s?b?sar 3.71 dan t?rgolong valid. Selain itu, hasil evaluasi kognitif sebanyak 10 soal divalidasi secara langsung oleh 28 peserta didik SMP Negeri 14 Medan, dan berdasarkan analisis data diperoleh rata-rata rhitung= 0.4883 dan lebih besar dari r(28; 0,05)=0.374 sehingga soal dinyatakan sudah valid. Penelitian ini adalah jenis penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam tiga siklus: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Metode untuk menganalisis data yang digunakan untuk hasil belajar kognitif adalah dengan membandingkan skor perolehan dengan skor maksimum ideal, sedangkan keterampilan proses sains dihitung membandingkan jumlah skor yang dihasilkan dari masing-masing indikator aspek keterampilan proses sains dibandingkan dengan total skor yang dihasilkan dari masing-masing indikator aspek keterampilan proses sains. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh peningkatan hasil belajar kognitif dimulai dari prasiklus, siklus pertama, kedua, dan ketiga masing-masing sebesar 13.51, 8.54, dan 6.28. Sedangkan rata-rata keterampilan proses sains mulai dari siklus pertama, kedua, dan ketiga masing-masing 1.82 (cukup terampil), 2.85 (terampil), dan 3.65 (sangat terampil) dengan peningkatan sebesar 1.03 (25.75%), dan 0.8 (20%). Disimpulkan, bahwa pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar kognitif dan keterampilan proses sains peserta didik SMP pada materi pokok tekanan zat padat.
Pengaruh Model Discovery Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Materi Getaran dan Gelombang Sitinjak, Erni Kusrini; Silaban, Bajongga; Raja, Elisa Octavia Lumban
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.10496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model discovery learning terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VIII SMP Negeri 12 Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment Design dengan jumlah sampel 54 peserta didik, dengan teknik pengambilan purposive sampling, kelas VIII-4 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-5 sebagai kelas kontrol, instrumen penelitian yang digunakan adalah tes berbentuk essay sebanyak 8 butir soal. Sebelum diberikan perlakuan yang berbeda kepada kedua kelas, terlebih dahulu dilakukan pretest kepad kelas kontrol untuk mengukur kemampuan awal peserta didik, kemudian kelas eksperimen diberikan perlakuan discovery learning, dan hasil perolehan data pretest dan postest telah dilakukan analisis dan memenuhi uji prasyarat. Berdasarkan hasil uji prasyarat data posttest menyatakan bahwa sampel berdistribusi normal dan homogen. Uji-t satu pihak digunakan untuk menguji hipotesis diperoleh bahwa thitung > ttabel (2,46 > 1,67), menyimpulkan Ha diterima yang menyatakan bahwa ada perbedaan rata-rata kedua kelas.
PROJECT-BASED LEARNING WITH DIFFERENTIATED STRATEGIES IN GROWING METACOGNITION SKILLS OF JUNIOR HIGH SCHOOL LEARNERS silaban, bajongga; Br Surbakti, Mariana; Simbolon, Lamtiur Verawati; Lase, Leni Marlina
Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia Vol 11 No 3 (2023): JURNAL ILMU PENDIDIKAN INDONSIA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPA, Program Pascasarjana Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jipi.v11i3.3405

Abstract

This research aims to determine learners metacognitive skills after participating in project-based learning with differentiated strategies on vibration and wave material. This research was carried out in the even semester of the 2022/2023 academic year of 8th grade learners state junior high school 7 Medan. The type of research was a pre-experiment in the form of a one-group pre-test post-test design.  The population was all 8th of 9 classes, and a sample 8th-2 was 33 learners withdrawal was carried out by purposive sampling. Pilot was carried out in class 8th of state junior high school 21 Medan as many as 14 people with the result that the problems were valid and reliable with a high level of difficulty according to metacognitive needs.The average activity of learners in the auditory, kinesthetic and visual learning style groups is quite good with a score of 24.08 respectively; 23.58; and 31.05. Meanwhile, the total average pretest and posttest metacognitive skills were 32.24 (undevelop) and 72.96 (starting to develop), respectively. The paired differences t-test with the SPSS 26 application was used to test the hypothesis and obtained a value tcount = -15.173 with a sig value. 0.000, which concludes that the hypothesis is accepted, namely that differentiation strategies influence the metacognitive skills of junior high school students. The <N-Gain> test index value was obtained at 59.45%, which indicates the percentage of effectiveness of project-based learning in growing learners metacognitive skills.                      KeyWords: Project-based learning; differentiated strategies; metacognition skills
Identifikasi Miskonsepsi Peserta Didik SMA Melalui Tes Diagnostik Four-Tier pada Hukum Newton Silaban, Bajongga; Surbakti, Mariana Br; Silaban, Irving Josafat Alexander; Purba, Jusbinaraya
Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika Vol 12, No 2: December 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-lkf.v12i2.13688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan tes diagnostik Four-Tier, 2) mengidentifikasi tingkat miskonsepsi peserta didik, dan 3) menjelaskan faktor-faktor penyebab miskonsepsi pada hukum hukum Newton. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan model Tessmer, dengan terlebih dahulu memvalidasi tes diagnostik Four-Tier tersebut kepada expert review (dosen dan guru ) fisika. Selanjutnya dilakukan uji coba skala kecil pada peserta didik kelas 10 fase-E SMA Batara School Medan sebanyak 13 orang. Setelah dilakukan revisi terhadap hasil uji coba tersebut, selanjutnya dilaksanakan ujicoba skala besar pada peserta didik kelas X fase-E SMA Nasrani 1 Medan sebanyak 23 orang yang tersebar secara heterogen dan penarikan sampel dilakukan  dengan purposive sampling. Hasil tes diagnostik peserta didik dikelompokkan pada 3 kategori, yaitu paham konsep, miskonsepsi, dan tidak paham konsep. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata miskonsepsi peserta didik yang diperoleh sebesar 61,10%. Miskonsepsi paling tinggi terdapat pada konsep gaya berat yakni sebesar 86,36% di mana peserta didik sulit membedakan kosep massa dengan berat. Rata-rata miskonsepsi dalam memahami konsep hukum-hukum Newton dan penerapannya masing-masing 62,98% dan 52,35% tergolong cukup tinggi. Disimpulkan bahwa dengan menggunakan tes diagnostik Four-Tier dapat digunakan untuk mengukur tingkat miskonsepsi peserta didik lebih akurat. 
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Kahoot Untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Fase-F Pada Materi Suhu Dan Kalor Sitohang, Parida; Silaban, Bajongga; Sigiro, Mula
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v5i3.1085

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan ADDIE yang mencakup lima (5) Langkah kegiatan yaitu, menganalisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI-1 yaitu sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 35 orang dan XI-2 yaitu sebagai kelas kontrol yang berjumlah 35 orang SMA Swasta Markus Medan. Kelayakan produk divalidasi oleh dua orang ahli media, 2 orang ahli validasi soal essay dan 2 orang ahli materi. Uji yang dilakukan pada penelitian ini adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) Media pembelajaran berbasis aplikasi KAHOOT pada materi suhu dan kalor ini valid untuk digunakan di sekolah, sesuai dengan hasil dari penilaian dua orang ahli yaitu ahli materi dan ahli media dengan persentase berturut – turut 77%, 74%, (2) Hasil respon peserta didik dan Pendidik terhadap media pembelajaran berbasis aplikasi KAHOOT pada materi suhu dan kalor di SMA Swasta Markus Medan secara berturut – turut adalah Sangat Baik, dengan persentase 82%, 92,5%, (3) Hasil nilai posttest peserta didik terhadap media pembelajaran berbasis aplikasi KAHOOT pada materi suhu dan kalor di SMA Swasta Markus Medan adalah memiliki Keberhasilan dalam proses berpikir peserta didik dengan dilakukannya uji normalitas, homogenitas, dan uji t dengan nilai signifikansi berturut – turut adalah nilai signifikansi uji normalitas kelas eksperimen 0,200 kelas kontrol 0,143, nilai signifiknsi uji homogenitas Based on Mean 0,653, dan uji t nilai signifikansi 0,00
Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Berbasis Web Google Sites Dengan Pendekatan Multirepresentasi Untuk Mengukur Kemampuan Penguasaan Konsep Fisika Purba, Jusbinaraya; Sigiro, Mula; Silaban, Bajongga
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v5i3.1097

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis WEB google sites dengan pendekatan multipresentasi untuk mengukur penguasaan konsep fisika peserta didik fase–F SMA Negeri 7 Medan. Jenis penelitian yang digunakan adalah pengembangan dengan model ADDIE dan pra–eksperimental tipe intact–group comparison. Berdasarkan hasil validasi oleh ahli media dan ahli materi diperoleh nilai rata-rata masing-masing 3,25 dan 4,30. Sedangkan persentase rata-rata hasil angket respon guru dan respon peserta didik terhadap media pembelajaran masing-masing adalah 95% dan 80,3% menyatakan setuju dan yang mengindikasikan dengan skala penilaian masing-masing 4,75 dan 4,07 bahwa media WEB google sites tergolong “baik” dan sangat sesuai digunakan untuk mengukur konsep fisika. Hasil ujicoba instrumen soal uraian dilakukan kepada 27 orang peserta didik kelas XI Fase-F SMA Gajah Mada diperoleh bahwa rata-rata soal tergolong valid, reliabel dengan tingkat kesukaran sedang. Hasil pengembangan media pembelajaran (produk) selanjutnya digunakan untuk mengukur kemampuan penguasaan konsep fisika dengan pra–eksperimental tipe intact–group comparison. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, yaitu kelas XI-3 dan kelas XI-4 sebagai kelas eksperimen dan kontrol masing-masing 28 orang. Berdasarkan hasil analisis prasyarat dinyatakan bahwa kedua varians sampel berdistribusi normal dengan sig. (p.value) masing-masing 0,153 dan 0,138. Sedangkan hasil uji homogenitas diperoleh sig. (p.value) 0,904 tergolong homogen. Uji hipotesis penelitian dianalisis dengan aplikasi SPSS 25 diperoleh sig. (p. value) 0,04 pada uji independent sample t-test, berarti hipotesis diterima dan menyimpulkan bahwa media pembelajaran media pembelajaran WEB google sites dapat dan lebih baik digunakan dibanding tanpa menggunakan media pembelajaran (konvensional) untuk mengukur kemampuan penguasaan konsep fisika.
Peningkatan Literasi Dan Numerasi Melalui Pelaksanaan Kampus Mengajar Angkatan Ke-4 Di SMP Swasta Yapena ’45 Medan Bajongga Silaban; Ninda Dermila Rani Pulungan; Nirmala Dinalias Tafonao; Nora Hesevia Pangaribuan; Novi Aulia Sari; Novita Sari
Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 2 No. 2 (2023): Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/cakrawala.v2i2.1013

Abstract

The teaching campus program is one of the independent learning independent campus (MBKM) programs in the form of collaborative activities between students and target schools in teaching and developing literacy, numeracy, school administration and technology adaptation skills. This program is implemented in several elementary schools (SD) and junior high schools (SMP) throughout Indonesia, one of which is Yapena'45 Private Middle School in Medan. In this program, students are assigned to assist the school in learning, school administration, and technology adaptation, as well as improving students' literacy and numeracy skills with the programs that have been prepared. The research method used is the participation method by directly involving students in the Yapena'45 private junior high school environment. After making observations, the results of the analysis show that students are still less motivated in learning, especially literacy and numeracy. In addition, the application of technology adaptation in schools is still not related to learning, so it is necessary to help develop several programs to improve students' literacy and numeracy abilities, as well as technology adaptation.
The Mastery of Science Concepts in Solving Physics Problems for Junior High School Students Silaban, Bajongga; Nainggolan, Juliper
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 11 No 4 (2022): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.637 KB) | DOI: 10.23887/jpiundiksha.v11i4.54039

Abstract

The low learning absorption of students reflects the gap between the demands of the curriculum and the level of students' thinking abilities. The inability of students to do a task is not only because they do not have the necessary prerequisite knowledge, but also their limited ability to process the amount of information received. This study aims to analyze the relationship between mastery of science concepts, especially physics, on students' ability to solve physics problems. This research is an experimental research with a pre-experimental type and a one-shot case study design. The population in this study were 9th grade junior high school students. Determination of the sample was carried out by purposive sampling method, in order to obtain a sample of 48 students. Data collection was carried out using an instrument in the form of an achievement test for mastery of the concept of science (physics). Data analysis was carried out descriptively and inferentially. The results showed that the mean (average) was 77.40 and the standard deviation (sd) was 6.58, which was included in the good category, while for the physics problem solving ability test the mean (average) was 80.16, and the standard deviation (sd) was 6.28 which was also categorized as good. which can exceed the minimum completeness criterion (KKM) score above 70. The magnitude of the correlation coefficient index (r) is 0.815 (high), with a coefficient of determination (r2) of 0.6642, which indicates that at least 66.42% mastery of the concept of science (Physics) ) can contribute to students' ability to solve physics problems.
Eksplorasi Lingkungan Sebagai Sarana Pembelajaran Literasi Dan Numerasi Bagi Anak-Anak Di Desa Wonosari Silaban, Bajongga; Sitorus, Chica Ro Maito; Sigalingging, Grace Joy; Manurung, Sartika; Tambunan, Sriyana Anjelia
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i2.5918

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Desa Wonosari, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi anak-anak melalui eksplorasi lingkungan dengan mengoperasikan kembali rumah baca. Kegiatan ini berangkat dari kebutuhan masyarakat akan akses pembelajaran yang lebih baik bagi anak-anak, khususnya dalam membaca, menulis, dan berhitung melihat belum tersebarnya fasilitas sekolah tempat anak-anak untuk belajar. Metode yang digunakan dalam program ini adalah metode partisipatif, di mana masyarakat bersama tim PkM saling berkolaborasi dalam pelaksanaan program, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Program literasi dan numerasi dilakukan melalui pengajaran dengan menerapkan strategi berdiferensiasi lingkungan belajar pada jenjang pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, dan sekolah menengah pertama. Berdasarkan hasil pembelajaran dengan mengeksplorasi lingkungan yang menyenangkan diperoleh rata-rata peningkatan kemampuan literasi dan numerasi masing-masing sebesar 23,75% dan 30% dari jumlah peserta yang mengikutinya. Selain itu, tim PkM juga melakukan observasi ke-16 dusun guna memahami lebih dalam kondisi sosial ekonomi masyarakat. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara kepada beberapa orang warga menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat bekerja sebagai petani dengan variasi jenis tanaman, sehingga sebagian anak-anak harus ikut serta membantu orangtuanya. Hal ini berdampak dengan rendahnya frekuensi kehadiran anak-anak mengikuti kegiatan literasi dan numerasi yang dilaksanakan pada sore hari. Apresiasi warga desa Wonosari terhadap kegiatan kegiatan literasi dan numerasi sangat baik, dan berdampak positif terhadap peningkatan minat dan kesadaran anak-anak dalam baca dan angka yang dapat berguna pada kehidupan sehari-hari.
Co-Authors Afriyanti Pakpahan Albertus Hariwangsa Panuluh Asnida Asnida Asnida Asnida Nainggolan Ayunirmala Daryanti Zalukhu Batu, Eka D. Lumban Batu, Eka. D Lumban Berkatdo Silaban Br Surbakti, Mariana Cindy Enjelina Purba Dewi Lestari Pardede Eka Notasya Simanullang Febrius Buulolo Harita, Taufik Hidayat Hebron Pardede Indah Septa Ayu Laia Irving Josafat Alexander Ivana Simanungkalit JANUARIS PANE juliper nainggolan Lase, Leni Marlina Layasina Simbolon Leni Marlina Lase Lukman Pardede Lukman Pardede Lumban Raja, Rina Anggriani Manalu, Andriono Manalu, Nissi WF Manurung, Sartika Marbun, Juliaster Mariana Br. Surbakti Mega Kristina Gea Melani Dewi Nagur Monica Limbong MULA SIGIRO Nababan, Sulastri Nababan, Tulus Nagur, Melani Dewi Naibaho, Tutiarny nainggolan, juliper Nanny Lumbantobing Nanny Natania Lumbantobing Ninda Dermila Rani Pulungan Nirmala Dinalias Tafonao Nora Hesevia Pangaribuan Novi Aulia Sari Novita Sari Pardede, Dewi Lestari Pardede, Hebron Parlindungan Sitorus Pasaribu, Asnita Pasaribu, Ibram Purba, Jusbinaraya Raja, Elisa Octavia Lumban Ridana Laia Rince Rince Rince, Rince Riossally Marselina Tumanggor Riossally Marselina Tumanggor Riossally Marselina Tumanggor Sari Laurawulan Pasaribu Sarinaiba Situmeang Selviyanti Sibarani, Donna Sianturi, Mia Agustine C. Sigalingging, Grace Joy Sihotang, Puspita Sari Silaban, Erny Silaban, Winda Silaban, Winda M. Simatupang, Yosua Hasudungan Simbolon, Lamtiur Verawati SITINJAK, ERNI KUSRINI Sitohang, Parida Sitorus, Chica Ro Maito Sonya Mutiara Simanungkalit Surbakti, Mariana Br Tambunan, Sriyana Anjelia Telaumbanua Telaumbanua Turnip, Agnes Tutiarny Naibaho Viriska Winda S. Silaban Yesi Monalisa Purba