Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PEMBIASAAN 5S (SENYUM, SALAM, SAPA, SOPAN, DAN SANTUN) DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA KELAS IV DI SDN PETERONGAN KOTA SEMARANG Fadila, Amilia Musrifa Nur; Baedowi, Sunan; Artharina, Filia Prima
Jurnal Cerdas Mendidik Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/cm.v4i2.25265

Abstract

Konteks Penelitian ini adalah pembentukan karakter siswa yang dilakukan melalui sebuah pembiasaan 5S (senyum, salam, sapa, sopan, dan santun) yang di rancang agar anak dapat merasakan kebaikan secara langsung dan mengimplemtasikanya. Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan proses pembentukan karakter melalui pembiasaan 5S dan menganalisi nilai karakter yang terbentuk melalui pembiasaan 5S pada siswa kelas IV SDN Peterongan Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini diperolah dengan obsevasi dan wawancara kepada kepala sekolah, guru, dan siswa. Metode pengumpulan data berupa obsevasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data dianaisis dengan mendeskripsiskan dan menelaah proses pembentukan karakter dan nilai karakter siswa yang penulis peroleh melalui data obsevasi, wawancara kepala sekolah, guru kelas IV, siswa kelas IV, serta dokumentasi.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembiasaan 5S telah diimplemtasikan setiap hari di SDN Peterongan. Proses pembentukan karakter melalui pembiasaan 5S di SDN Peterongan melalui beberapa tahapan yaitu pengenalan, pemahaman, penerapan, pengulangan/pembiasaan, pembudayaan, dan internalisasi. Nilai karakter yang terbentuk dari pembiasaan 5S pada siswa kelas IV yaitu religius, disiplin, bertanggung jawab, toleransi, bersahabat atau komukatif, cinta damai, dan peduli sosial. Siswa mampu menunjukkan sikap yang menunjukkan penerapan nilai karakter tersebut melalui pembiasaan 5S.
Pengembangan Media “Alhitper” (Alat Hitung Perkalian) Dalam Pembelajaran Matematika Materi Perkalian Untuk Siswa Kelas 3 SD N 2 Singorojo Wakhidah, Siti Julia; Baedowi, Sunan; Rofian, Rofian
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini adalah siswa merasa kesulitan dalam menghitung materi perkalian 1-10 serta pembelajaran yang monoton menjadikan siswa kurang merasa senang dan nyaman dalam mengikuti pembelajaran. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengembangan, kevalidan, dan kepraktisan pada media “ALHITPER” (Alat Hitung Perkalian) dalam pembelajaran matematika materi perkalian untuk siswa kelas 3 SD N 2 Singorojo. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model Borg and Gall. Hasil validasi yang diberikan oleh ahli media memperoleh skor 100% dengan kategori sangat layak. Hasil validasi yang diberikan oleh ahli materi memperoleh skor 88,63% dengan kategori sangat layak. Media “ALHITPER” (Alat Hitung Perkalian) mendapatkan respon yang baik dari guru dan siswa dilihat hasil respon guru memperoleh presentase 94,04% dengan kriteria sangat layak. Hasil dari respon siswa memperoleh presentase 98,80% dengan kriteria sangat praktis. Sehingga dengan hal ini media dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan di dalam kelas. Kata Kunci:Media ALHITPER, Matematika, Perkalian
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kedisiplinan Siswa Kelas V di SD Negeri 3 Majasari Alfaenis, Toyibatul Barokah; Setianingsih, Eka Sari; Baedowi, Sunan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19452

Abstract

Orang tua mempunyai peran yang sangat penting dalam perkembangan anak. Berdasarkan permasalahan kedisiplinan siswa yang terjadi di Sekolah Dasar, hal tersebut merujuk pada strategi orang tua dalam menerapkan pola asuhnya ketika membimbing dan mendidik anaknya. Penelitian ini dilaksanakan guna mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan dari pola asuh orang tua terhadap kedisiplinan peserta didik kelas V SD Negeri 3 Majasari. Metode penelitian ex post facto dengan pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian ditunjukkan melalui analisis statistik dengan hasil koefisien korelasi sebesar 0,572, artinya terdapat hubungan yang sedang antara kedisiplinan siswa, orang tua dan pola asuhnya. Hasil koefisien determinasi sebesar 0,327 atau sebesar 32,7% yang artinya pola asuh orang tua memiliki pengaruh terhadap kedisiplinan siswa sebesar 32,7%, sedangkan sisanya 67,3% dipengaruhi oleh faktor lain dan hasil uji hipotesis t-hitung > t-tabel sebesar 4,179 > 2,028. Artinya, pola asuh orang tua berpengaruh secara signifikan terhadap Tingkat kedisiplinan siswa.
ANALISIS IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN NILAI-NILAI ISLAM MAHASISWA PADA PERKULIAHAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI PRODI PGSD UNIVERSITAS PGRI SEMARANG Baedowi, Sunan
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 9, No 2 (2019): Malih Peddas, Volume 9, Nomor 2
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v9i2.5075

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai melalui penerapan pembelajaran berbasis proyek (project base learning) pada perkuliahan Pendidikan Agama Islam (PAI) di Prodi PGSD Universitas PGRI Semarang adalah (1) Mengetahui peningkatan pemahaman nilai-nilai Islam mahasiswa dengan penggunaan project base learning pada perkuliahan Pendidikan Agama Islam di Prodi PGSD Universitas PGRI Semarang. (2) Mengetahui peningkatan aktifitas mahasiswa dengan penggunaan project base learning pada perkuliahan Pendidikan Agama Islam di Prodi PGSD Universitas PGRI Semarang. (3) Mengetahui pengelolaan proyek melalui project base learning pada perkuliahan Pendidikan Agama Islam di Prodi PGSD Universitas PGRI Semarang.Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian Mix Methode. Penelitian ini menggunakan embedded design yang melibatkan kegiatan ujicoba (cresswell, 2008). Hasil penelitian ini antara lain (1) Implementasi pembelajaran berbasis proyek (project base learning) dapat meningkatkan pemahaman nilai-nilai Islam mahasiswa pada perkuliahan Pendidikan Agama Islam (PAI) di Prodi PGSD Universitas PGRI Semarang. (2) Implementasi pembelajaran berbasis proyek (project base learning) dapat meningkatkan aktifitas mahasiswa pada perkuliahan Pendidikan Agama Islam (PAI) di Prodi PGSD Universitas PGRI Semarang. (3) Pengelolaan proyek dalam mata kuliah Pendidikan Agama Islam materi hakikat manusia menggunakan pembelajaran berbasis proyek menitik beratkan pada proyek pencarian informasi proses penciptaan manusia melalui berbagai sumber. Keyword: Project Based Learning, Pendidikan Agama Islam, Implementasi.
ANALISIS LITERASI DIGITAL PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) KELAS BESAR DI UNIVERSITAS PGRI SEMARANG Baedowi, Sunan; Menarianti, Ika
JIPETIK:Jurnal Ilmiah Penelitian Teknologi Informasi & Komputer Vol 1, No 2 (2020): JIPETIK : Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknologi Informasi & Komputer
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipetik.v1i2.7490

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai melalui pada penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana literasi digital pada mata kuliah pendidikan agama islam  kelas besar di Universitas PGRI Semarang. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif (qualitative research). Subyek penelitian ini adalah 109 mahasiswa semester 2 yang sedang menempuh mata kuliah pendidikan agama islam. Instrumen yang digunakan adalah respon mahasiswa yang mengikuti mata kuliah pendidikan agama islam.Literasi digital pada mata kuliah pendidikan agama islam  kelas besar di Universitas PGRI Semarang berjalan dengan baik. Proses yang dilaksanakan telah sesuai dengan gerakan literasi sekolah dari tahap pembiasaan, tahap pengembangan dan tahap pembelajaran. Mahasiswa dapat mengikuti kegiatan pembelajaran daring dengan menggunakan whatsapp. Pembelajaran daring yang dilaksanakan pada mata kuliah Pendidikan Agama Islam berbantuan berbasis whatsapp dapat berjalan dengan baik dengan alur pembelajaran daring menurut Salmon. Kendala yang dialami dalam pembelajaran daring ini adalah ada beberapa mahasiswa yang lokasinya berada di daerah pedesaan yang susah sinyal sehingga kesulitan saat berinteraksi asinkronous.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA FLASH CARD TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS 4 SDN 02 PEKIRINGANALIT Solikhah, Nur Annisa’; Baedowi, Sunan; Arisyanto, Prasena
JURNAL LENTERA [PENDIDIKAN PUSAT PENELITIAN LPPM UM METRO] Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro
Publisher : LPPM UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jlpp.v10i2.4789

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang dikombinasikan dengan penggunaan media flash card bergambar terhadap peningkatan hasil belajar mata pelajaran IPAS pada siswa kelas IV SDN 02 Pekiringanalit. Dalam desain penelitian pre-eksperimental jenis one group pretest-posttest, peneliti membandingkan nilai hasil belajar siswa sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) menerima intervensi pembelajaran menggunakan PBL dengan flash card, sebagai pembanding dengan metode konvensional (ceramah). Teknik total sampling digunakan untuk memilih seluruh siswa sebagai subjek, dan pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar. Data awal (pretest) menunjukkan rata-rata nilai siswa hanya 38,7 (terendah 20, tertinggi 60), namun setelah implementasi PBL dan flash card pada tahap posttest, rata-rata nilai melonjak signifikan menjadi 76,96 (terendah 70, tertinggi 100). Peningkatan drastis ini didukung oleh analisis statistik, di mana nilai sebesar 14,485 jauh melampaui (2,073) dan nilai signifikansi (0,000) berada di bawah batas 0,05. Temuan ini membuktikan secara kuat bahwa ada pengaruh positif dan signifikan dari metode pembelajaran yang diterapkan, menghasilkan peningkatan hasil belajar IPAS sebesar 98,86%. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan PBL dengan flash card bergambar adalah alternatif pembelajaran yang sangat efektif dan direkomendasikan untuk digunakan oleh guru dalam upaya meningkatkan capaian hasil belajar siswa.
ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I A SDN GISIKDRONO 02 SEMARANG Sa'adah, Nur; Untari, Mei; Baedowi, Sunan
Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan Vol 5, No 2 (2025): Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jsip.v5i2.23460

Abstract

Abstrak Membaca permulaan merupakan suatu keterampilan awal yang harus dipelajari atau dikuasai oleh siswa. Keterampilan membaca diajarkan pada tingkat sekolah dasar. Kemampuan membaca diantaranya 1) mengenal dan membaca huruf, 2) membaca suku kata, 3) membaca kata dan 4) membaca kalimat. Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis kesulitan membaca permulaan siswa kelas I A SDN Gisikdrono 02 Semarang, mengetahui faktor yang menyebabkan kesulitan membaca siswa kelas I A SDN Gisikdrono 02 Semarang, serta mendeskripsikan upaya guru dalam mengatasi kesulitan membaca siswa kelas I A SDN Gisikdrono 02 Semarang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan kepala sekolah, guru kelas I A, dan siswa kelas I A SDN Gisikdrono 02 Semarang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa kelas I A SDN Gisikdrono 02 Semarang yang berjumlah 28 siswa, 20 siswa (71,42%) diantaranya sudah mampu membaca dengan lancar dan 8 siswa (28,57%) belum mampu membaca permulaan dengan lancar dikarenakan belum mampu membedakan huruf abjad dan belum mampu membaca beberapa suku kata, kata, dan kalimat dengan benar serta masih mengeja. Hal tersebut disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yaitu kurangnya minat baca siswa, kemampuan intelektual siswa yang berbeda-beda, dan kurangnya kebiasaan untuk membaca. Dan faktor eksternal yaitu kurangnya bimbingan orang tua terhadap anaknya dalam belajar membaca permulaan. Upaya guru dalam mengatasi kesulitan membaca siswa kelas I A SDN Gisikdrono 02 Semarang yaitu dengan memberikan jam tambahan bagi siswa yang mengalami kesulitan membaca permulaan. Kata kunci: Analisis, Membaca Permulaan, Sekolah Dasar  Abstract Reading is an early skill that students must learn or master. Reading skills are taught at the elementary school level. Reading skills include 1) recognizing and reading letters, 2) reading syllables, 3) reading words, and 4) reading sentences. The objectives of this study are to analyze the difficulties in early reading among first-grade students at SDN Gisikdrono 02 Semarang, identify the factors causing these difficulties, and describe the efforts made by teachers to address these challenges. This study used a qualitative research design. Data collection in this study was conducted using observation, interviews, and documentation with the school principal, first-grade teacher, and first-grade students at SDN Gisikdrono 02 Semarang. The results of this study indicate that out of the 28 students in Class I A at SDN Gisikdrono 02 Semarang, 20 students (71.42%) are already able to read fluently, while 8 students (28.57%) are not yet able to read fluently at the beginning level because they are unable to distinguish letters of the alphabet and cannot read certain syllables, words, and sentences correctly, and still rely on sounding out words. This is caused by internal and external factors. Internal factors include a lack of interest in reading among students, varying intellectual abilities among students, and a lack of reading habits. External factors include a lack of parental guidance in helping their children learn to read. The teacher's efforts to address the reading difficulties of first-grade students at SDN Gisikdrono 02 Semarang include providing additional time for students who are struggling with early reading. Keywords: Analysis, Reading Beginners, Elementary School
PENANAMAN KARAKTER MANDIRI MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS I SD NEGERI MAITAN 01 PATI Kinasih, Aji Arum; Baedowi, Sunan; Subekti, Ervina Eka
Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan Vol 5, No 2 (2025): Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jsip.v5i2.24002

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mendeskripsikan proses penanaman karakter mandiri melalui pembelajaran matematika pada siswa kelas I SD Negeri Maitan 01 Pati. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya tingkat kemandirian siswa, yang ditandai dengan tingginya kebergantungan siswa pada guru atau teman dalam menyelesaikan soal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini meliputi guru dan siswa kelas I. Analisis data yang dilakukan menggunakan model Miles Huberman, meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan menggunakan teknik triangulasi sebagai keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika pada siswa kelas I telah menjadi sarana yang efektif dalam menanamkan karakter mandiri siswa. Karakter ini ditumbuhkan melalui kegiatan pembelajaran yang aktif, di mana siswa dilatih untuk menyelesaikan tugas secara individu, berpikir kritis, dan bertanggung jawab atas proses belajarnya. Pembelajaran aktif diterapkan melalui penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) “Belajar Menghitung” yang menyajikan aktivitas penjumlahan gambar secara mandiri. Siswa dapat mengamati gambar, menghitung jumlah gambar secara mandiri, menuliskan hasil tanpa bantuan guru, dan memeriksa kembali jawaban sehingga mendorong berkembangnya indikator karakter mandiri pada sebagian besar siswa dalam kegiatan pembelajaran matematika.