Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L.) TERHADAP BOKASHI DAUN GAMAL Adewidar Patadungan
AgroSainT Vol 9 No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v9i1.569

Abstract

Pertumbuhan ubi jalar ungu ditentukan bukan hanya kesuburan kimia tanah tetapi juga oleh sifat fisik tanah yang gembur untuk pertumbuhan dan perkembangan umbi yang optimal. Bokashi daun gamal merupakan salah satu jenis pupuk organik yang memiliki kandungan hara yang cukup tinggi serta dapat memperbaiki sifat fisik tanah menjadi lebih sesuai untuk kebutuhan pertumbuhan ubi jalar. Penelitian ini dilaksanakan di Rantetayo Kecamatan Rantetayo, Kabupaten Tana Toraja yang berada pada ketinggian tempat 1500 m dpl dengan tipe iklim B (Scmidt Ferguson) dan dengan pH tanah 6,00. Rancangan percobaan yang digunakan adalah RAK factor tunggal yang terdiri atas 5 taraf perlakuan dosis bokashi daun gamal. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan dan produksi tanaman ubi jalar ungu member respon terbaik terhadap bokashi daun gamal. Bokashi daun gamal dengan dosis 12 kg/petak direspon lebih baik dan pertumbuhan dan produksi tanaman ubi jalar ungu panjang batang, jumlah cabang terbentuk, jumlah umbi per tanaman, jumlah umbi per petak, bobot umbi per tanaman dan bobot umbi per petak.
Pengaruh Pemberian Pupuk Limbah Ternak Kambing Dan Bokashi Bonggol Pisang Terhadap Tanaman Terung Ungu Adewidar Marano Pata'dungan; Afra Andre Pasanda
AgroSainT Vol 11 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v11i2.1268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Pupuk Limbah Ternak Kambing dan Bokashi Bonggol Pisang terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Terung Ungu (Solanum melongena L.) Varietas Laguna F1. Penelitian dilakukan pada bulan April-Juli 2020 di Kelurahan Mentirotiku, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, dengan ketinggian tempat 750 meter diatas permukaan laut, dengan kemasaman tanah (pH) 6,0. Penelitian dilakukan dalam bentuk percobaan faktorial dengan 2 (dua) faktor yang berbeda yang disusun dalam rancangan acak kelompok (RAK) yaitu : Sebagai perlakuan digunakan limbah ternak Kambing dan Bokashi Bonggol Pisang. Limbah ternak kambing sebagai faktor 1 terdiri dari tiga taraf perlakuan yaitu K0 = kontrol, K1 = 200 g/tanaman, K2 = 400 g/tanaman sedangkan bokashi bonggol pisang sebagai faktor 2 terdiri dari empat taraf perlakuan yaitu B0 = kontrol, B1 = 150 g/tanaman, B2 = 300 g/tanaman, B3 = 450 g/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan bokashi bonggol pisang 450 g/tanaman (B3) memberikan hasil terbaik pada diameter batang, jumlah buah, jumlah buah, berat buah per tanaman, berat buah per petak, diameter buah per tanaman, panjang buah per tanaman. Limbah ternak kambing 400 g/tanaman memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman, jumlah helai daun, diameter batang, berat buah per tanaman, berat buah per tanaman, diameter buah per tanaman, panjang buah per tanaman. Serta kombinasi antara bokashi bonggol pisang 450 g/tanaman dengan limbah ternak kambing 400 g/tanaman, memberikan interaksi terbaik.
RESPON PERTUMBUHAN TANAMAN KEDELAI (Glycine max l.) TERHADAP POC KEONG MAS Willy Yavet Tandirerung; Adewidar Marano Pata'dungan
AgroSainT Vol 11 No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/vtajn153

Abstract

Penelitian tentang Respon Pertumbuhan Tanaman Kedelai (Glycine max L.) Terhadap POC Keong Mas dilakukan pada bulan April - Juni 2019 di Kelurahan Tambunan, Kecamatan Makale Utara Kabupaten Tana Toraja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman kedelai terhadap pemberian POC Keong Mas. Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen faktor tunggal dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan yang terdiri dari; B0 : kontrol, B1 : 100 cc POC keong mas/l air, B2 : 200 cc POC keong mas /l air, B3 : 300 cc POC keong mas /l air, dan B4 : 400 cc POC keong mas /l air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan B4 : 400 cc POC / liter air yang terbaik untuk pertumbuhan tanaman Kedelai.
Respon Tanaman Cabai Rawit Putih (Capsicum frutescens L) Terhadap Pemberian POC Cacing Tanah Adewidar Marano Pata'dungan
AgroSainT Vol 12 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/mqybqt72

Abstract

Penelitian mengenai respon tanaman cabai rawit putih (Capsicum frutescens L.) terhadap pemberian pupuk organik cair cacing tanah dilaksanakan di Lembang Bori Lombongan, Kecamatan Sesean, Kabupaten Toraja Utara. Penelitian berlangsung pada bulan Februari hingga Juli 2019. Penelitian bertujuan untuk mengetahui respon tanaman cabai rawit putih terhadap pemberian pupuk organik cair cacing tanah dan untuk mengetahui takaran pupuk organik cair cacing tanah yang terbaik untuk pertumbuhan dan produksi cabai rawit putih. Jenis penelitian adalah percobaan faktor tunggal yang didesain dalam bentuk rancangan acak kelompok (RAK). Adapun perlakuan yang diberikan adalah Pupuk Organik Cair Cacing Tanah yang terdiri atas lima taraf perlakuan yaitu B0 = kontrol, B1 = 100 ml/polybag, B2 = 200 ml/polybag, B3 = 300 ml/poloybag, B4 = 400 ml/Polybag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan B4 dengan dosis pupuk 400 ml/polybag direspon paling baik oleh tanaman. Hal ini dapat dilihat dari laju asimilasi bersih, laju tumbuh relatif, umur berbunga, jumlah buah per tanaman, bobot buah per tanaman, dan bobot buah per plot.
Pengaruh Komposisi Eceng Gondok Dan Kulit Biji Kedelai Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Driyunitha Driyunitha; Hezron Pia'Bone; Adewidar Marano Pata'dungan
AgroSainT Vol 14 No 1 (2023): Jurnal AgrosainT
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agrosaint.v14i1.2144

Abstract

Jamur tiram putih (Pleorotus ostreatus) merupakan salah satu jenis jamur konsumsi yang baik untuk kesehatan, dan mempunyai kandungan gizi yang cukup tinggi seperti diantaranya, zat besi, protein, lemak, kalsium dan fospor. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pertumbuhan dan produktivitas jamur tiram pada komposisi median eceng gondok dan kulit biji kedelai. Penelitian ini dilaksanakan di Mandetek, Kelurahan Tambunan, Kecamatan Makale Utara, Kabupaten Tana Toraja. Tempat ini sesuai dengan syarat tumbuh jamur tiram yaitu berada pada ketinggian ± 800 mdpl. Penelitian dilaksanakan selama + 3 bulan, yaitu dari bulan September - Desember 2022. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri atas 10 taraf yaitu: K0 = Media Dasar, K1 = Media Dasar + 150 gram EG + 150 gram kulit biji kedelai, K2 = Medis Dasar + 250 gram EG + 150 gram kulit biji kedelai, K3 = Media Dasar + 350 gram EG + 150 gram kulit biji kedelai, K4 = Media Dasar + 450 gram EG + 150 gram kulit biji kedelai, K5 = Media Dasar + 550 gram EG + 150 gram kulit biji kedelai, K6 = Media Dasar + 150 gram EG + 250 gram kulit biji kedelai, K7 = Media Dasar + 150 gram EG + 350 gram kulit biji kedelai, K8 = Media Dasar + 150 gram EG + 450 gram kulit biji kedelai, K9 = Media Dasar + 150 gram EG + 550 gram kulit biji kedelai, setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali, maka total perlakuan yaitu 30 komposisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan eceng gondok 150 g EG + 250 g kulit biji kedelai memberikan hasil terbaik pada panjang tangkai jamur, Diameter tudung, Bobot tubuh buah, jumlah tubuh buah.
Pengaruh Cangkang Telur Ayam dan Daun Pisang Kering terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Adewidar Patadungan; Aloysius; Ernytha A. Galla'
AgroSainT Vol 14 No 1 (2023): Jurnal AgrosainT
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agrosaint.v14i1.2145

Abstract

Penelitian yang dilaksanakan memiliki tujuan dalam rangka mengetahui Pengaruh Cangkang Telur Ayam dan Daun Pisang Kering Terhadap Pertumbuhan dan produksi jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus), penelitian ini dilaksanakan di bulan Juni – Agustus 2022 di Kecamatan Sangalla Utara, Kabupaten Tana Toraja dengan ketinggian ± 817 mdpl. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan percobaan faktorial dengan susunan RAK (rancangan acak kelompok), yakni: perlakuannya menggunakan cangkang telur ayam dan daun pisang kering digunakan menjadi media yang terdiri atas dua belas taraf perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama cangkang telur ayam yang mencakup 3 taraf yakni: C0 = tanpa perlakuan, C1 = cangkang telur ayam 200g/baglog, C2 = cangkang telur ayam 350g/baglog. Faktor kedua daun pisang kering dengan empat taraf, yaitu: D0 = tanpa perlakuan, D1 = daun pisang kering 150g/baglog, D2 = daun pisang kering 250g/baglog, D3 = daun pisang kering 400g/baglog. Hasil penelitian menunjukkan cangkang telur ayam 350 g/baglog dan daun pisang kering pada dosis 400 g/baglog memberikan pengaruh terbaik terhadap beberapa komponen yakni panjang tangkai tubuh buah, diameter tudung buah, berat basah tubuh buah jamur, dan jumlah tubuh buah jamur terhadap pertumbuhan dan produksi jamur tiram putih.
Respon Tanaman Buncis (Phaseolus Vulgaris.L) Terhadap Pemberian Pupuk Bokashi Isi Rumen Kerbau Arman; Adewidar Marano Pata'dungan
AgroSainT Vol 13 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/txrwf096

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Toraja Utara tepatnya di Kecamatan Denpina selama kurang lebih 3 bulan mulai dari bulan Juni sampai dengan bulan Agustus 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Apakah tanaman buncis (Phaseolus vulgaris. L ) memberikan respon terhadap pemberian pupuk bokashi isi rumen kerbau. Penelitian dilakukan dalam bentuk percobaan dengan perlakuan faktor tunggal di susun dalam rancangan acak kelompok (RAK) sebagai perlakuan yang terdiri atas 5 taraf perlakuan dosis isi rumen kerbau dan ulangan tiga kali . Variabel yang diamati adalah jumlah daun (helai), jumlah polong per tanaman, jumlah polong per petak, jumlah polong per tandan, panjang polong , bobot polong per tanaman, dan bobot polong per petak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dosis 400g bokashi isi rumen kerbau/tanaman R4 memberikan hasil terbaik pada pertumbuhan dan produksi tanaman buncis, seperti : jumlah daun (helai), jumlah polong per tanaman, jumlah polong per petak,jumlah polong per tandan, bobot polong per tanaman, dan bobot polong per petak.
Respon Bibit Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica L) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair Kulit Pisang Nirmala Sari; Aris Tanan; Adewidar Marano Pata'dungan
AgroSainT Vol 13 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/6f4qrb31

Abstract

Respon Pertumbuhan Bibit Kopi Arabika (Coffea arabica) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair Kulit Pisang, dilakukan pada bulan September 2021 sampai Januari 2022 di Perkebunan Kopi PT. Sulotco Jaya Abadi Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja, dengan ketinggian tempat 1400 meter dpl dengan tipe iklim A (Scmidt Ferguson).Penelitian bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan bibit kopi arabika terhadap pemberian pupuk organik cair kulit pisang. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan percobaan faktorial tunggal yang disusun dalam bentuk Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri atas 5 taraf perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali yaitu P0 (kontrol/tanpa POC kulit pisang), P1 ( 100ml POC kulit pisang/liter air), P2 (200ml POC kulit pisang/liter air), P3 (300ml POC kulit pisang/liter air), P4 (400ml POC kulit pisang/liter air). Konsentrasi 100 ml POC kulit pisang/liter air direspon lebih baik oleh tinggi tanaman dan bobot kering tanaman,jumlah daun,volume akar dan bobot kering bibit tanaman kopi arabika.
Penerapan Teknologi Kumbung Jamur Tiram Di Kelurahan Tampo Makale Sebagai Upaya Pemberdayaan Dasawisma Vonnisye Vonnisye; Theresyam Kabanga; Adewidar Marano Pata’dungan; Arianto Sapu’; Ayudhi Fajar Lintin; Lediana Attha
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7498

Abstract

Keterbatasan pengetahuan dan keterampilan penggunaan teknologi kumbung jamur untuk peningkatan produksi jamur tiram dan keterbatasan teknologi pembuatan baglog jamur tiram dalam produksi baglog dalam jumlah yang banyak menjadi permasalah yang dihadapi oleh mitra. Mitra sasaran kegiatan adalah Kelompok Dasawisma Seruni yang berada di Kelurahan Tampo Makale, Kabupaten Tana Toraja. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam menerapkan teknologi budidaya jamur tiram khususnya pada teknologi kumbung jamur. Kegiatan dilakukan dalam bentuk penyuluhan dan pembuatan kumbung jamur. Metode pelaksanaan yaitu ceramah dan diskusi. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah yang dilanjutkan dengan kegiatan diskusi untuk mengevaluasi pengetahuan mitra terhadap materi yang diberikan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan bahwa mitra telah memahami materi yang disampaikan. Selain itu, kegiatan pelatihan dan pendampingan telah berhasil membuat kumbung jamur yang telah dilengkapi dengan instalasi pengabutan
Pelatihan Penerapan Teknologi dan Manajemen Usaha Berkelanjutan pada Kelompok Usaha Jamur Bebo Willy Yavet Tandirerung; Vonnisye; Jens Batara Marewa; Adewidar Marano Pata'dungan; Dewinka Suma; Elias; Vani Datu Limbong
Wahana Dedikasi: Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 7 No. 1 (2024): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/dedikasi.v7i1.14595

Abstract

Keterbatasan produksi jamur tiram oleh Kelompok Usaha Jamur Bebo dikarenakan kurangnya pengetahuan dan keterampilan mitra dalam memanfaatkan teknologi dan limbah pertanian lokal dalam kegiatan budidaya jamur tiram. Selain itu, manajemen usaha mitra yang kurang efektif menyebabkan produksi jamur sering mengalami keterlambatan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam teknik budidaya dan manajemen usaha yang tepat. Kegiatan pengabdian diwujudkan dalam bentuk pelatihan pembuatan baglog jamur tiram dengan bahan baku dari limbah pertanian lokal yaitu serbuk gergaji, daun kakao, dan kulit tanduk kopi. Kegiatan berikutnya adalah sosialisasi manajemen usaha tani berkelanjutan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra. Pengukuran peningkatan pengetahuan melalui analisis n-gain dengan nilai 0,4688 yang menunjukkan peningkatan pengetahuan pada level sedang. Begitupun keterampilan mitra dalam menerapkan teknologi dalam kegiatan budidaya yang berhasil ditingkatkan melalui kegiatan pelatihan.