Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

OUTING CLASS SEBAGAI SARANA UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK ANAK USIA DINI Sundari, Sundari; Wulansari, Betty Yulia
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 3 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa anak usia dini merupakan periode yang sangat penting bagi pengembangan motoric anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi Outing Class untuk mengembangkan aspek motoric pada anak usia dini dieduwisata ndalem kerto. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Outing class dengan metode pembelajaran learning by doing dapat mengembangka kemampuan motorik anak, baik motorik halus maupun motorik kasar
Uji Kepuasan Orang Tua Wali Siswa Berkebutuhan Khusus terhadap Kualitas Sarana dan Prasarana Model Disability Friendly School di PAUD Inklusi Novianti, Ria; Mahardhani, Ardhana Januar; Alvi, Ria Rizkia; Agustin, Raja; Wulansari, Betty Yulia; Aziza, Rizqia Putri
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 6 No. 3 (2023): September-December 2023
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v6i3.547

Abstract

Sarana dan prasarana sekolah penyelenggara pendidikan inklusi di Indonesia belum banyak yang memfasilitasi kebutuhan anak tuna netra dan tuna daksa. Khususnya dalam dalam penyelenggaraan PAUD Inklusi. Sarana dan prasarana yang digunakan sama seperti kebutuhan sarana pada umunya sehingga diperlukan model percontohan untuk diduplikasi. Disability Friendly School (DFS) adalah model PAUD inklusi percontohan yang dikembangkan untuk memberikan contoh sarana dan prasarana PAUD inklusi yang baik. Model ini memberikan gambaran model sarana dan prasarana untuk mengakomodasi anak tuna netra, tuna daksa. Tujian penelitian ini adalah untuk melihat kepuasan orang tua wali siswa berkebutuhan khusus terhadap kualitas sarana dan prasarana Model Disability Friendly School (DFS) untuk melayani anak disabilitas. Metode yang digunakan adalah metode deskripsi kualitatif hasil pengisian kuesioner. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Model Disability Friendly School (DFS) layak digunakan untuk kebutuhan sarana dan prasarana anadisabilitas
IMPLEMENTING CHARACTER VALUES FOR AUD THROUGH ACTIVITIESLOCAL WISDOM OUTING CLASS AT EDUTOURISM NDALEM KERTO Pujiati, Ayu; Wulansari, Betty Yulia
Bunayya Vol 9 No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/bunayya.v9i2.19313

Abstract

Outing class is a learning activity that can help children develop their various potentials, which can be used to adapt to their environment. This article aims to determine the cultivation of AUD character values through activities outing class local wisdom at Eduwisata Ndalem Kerto. This article uses a qualitative descriptive research method. The data collection techniques used in this research are direct communication and observation techniques. The data collection tools used in data collection are interview guidelines and observation guidelines. This research shows that based on the research results described above, local wisdom outing class activities can instill character values in young children. Learning outside the classroom with the system using class, which involves students directly with the natural surroundings, can support the development of aspects of learning outcomes such as aspects of social-emotional development and other elements so that children can have character values that match expectations. Learning through activities outing class Local wisdom in instilling character values provides opportunities for young children to increase awareness of protecting the environment, independence and understanding of the surrounding environment, increase children's knowledge about the surrounding environment, especially in recognizing animals and plants, and increase students' love and care for the environment.
Nature Fun Learning in Early Childhood Education based on Nature (In The Bulukerto Nature Play Group) Kuswanto, Kuswanto; Wulansari, Betty Yulia; Muttaqin, Muhammad Azam
JURNAL INDRIA (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal) Vol 9 No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jin.v9i1.8911

Abstract

Nature-based early childhood education (PAUD) is currently one of the trend centers for educational institutions. Nature-based PAUD is PAUD whose learning uses nature as a learning resource, learning media and outdoor play area. KB Alam Bulukerto is one of the nature-based PAUDs in Wonogiri Regency. This KB is one of the favorite KBs with the advantage of Nature Fun Learning. Nature Fun Learning is a natural activity typical of the Alam Bulukerto Play Group (KB) which needs to be researched in order to spread good practice in its activities. This research method uses qualitative descriptive research with the research subjects being principals, teachers, students and guardians of KB Alam Bulukerto. The aim of this research is to examine good practices of Nature Fun Learning at KB Alam Bulukerto. The results of this research found good practices in Nature Fun Learning activities in the form of (1) Nature Walk, (2) Gardening, and (3) Raising.  
IMPLEMENTASI BUDAYA INDONESIA UNTUK MEMPERKUAT PEMAHAMAN NASIONALISME PADA MURID SANGGAR BIMBINGAN AR-RAHMAH Musyaffa, Alifa Salma; Goniyah, Gia Azizatul; Novelda, Mercy Della; Mahardhani, Ardhana Januar; Wulansari, Betty Yulia
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 05 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan budaya Indonesia dalam proses pembelajaran dapat menjadi strategi efektif untuk membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan baru sambil mempertahankan identitas budaya Indonesia asli mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana budaya Indonesia diterapkan dalam pendidikan anak-anak migran dan dampaknya terhadap perkembangan akademik dan sosial mereka. Integrasi budaya Indonesia dalam memulai pelajaran harian dan kegiatan ekstrakurikuler, seperti penggunaan bahasa Indonesia, pengenalan tradisi lokal dan tarian kreatif, serta pendidikan karakter berdasarkan nilai-nilai budaya, dapat meningkatkan kepercayaan diri dan hubungan sosial siswa. Kegiatan ini dikemas sebagai Program Pendidikan Kemitraan Internasional (KKNDik-KI). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa banyak siswa tidak mengenal budaya Indonesia secara langsung. Dengan kegiatan ini, siswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik dan meningkatkan cinta mereka terhadap Indonesia, meskipun mereka belum pernah ke Indonesia, namun mereka merupakan bagian dari warga negara Indonesia.
PELATIHAN KEGIATAN SENSORIAL TRAINING MONTESSORI UNTUK MAHASISWA DAN GURU PAUD Rusdiani, Nurtina Irsad; Wulansari, Betty Yulia; Muttaqin, Muhammad Azzam; Katoningsih, Sri; Nuraini, Febitesna; Aulina, Choirun Nisak; Anisa, Clera Agretyas Nur; Saputri, Wahyu Dwi; Meythasharoh, Vera Putri
PAKEM : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Pakem : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pakem.3.2.160-165

Abstract

The partner educational institution, namely the Ponorogo Early Education Center (Pocenter), has not yet implemented sensory stimulation in children because educators do not yet understand more deeply how Montessori sensorial training activities work. So far the teachers only provide normal sensorial activities and do not use Montessori sensorial training. Through this training activity, it is hoped that educators at Pocenter and students as prospective educators can implement it when they graduate. This activity is the result of collaboration between four PG-PAUD study programs at Muhammadiyah universities. The activity was carried out online with six virtual meetings and involved speakers from the University of Malaysia Sarawak. The results of the pretest and posttest can be concluded that this workshop influenced the mindset of workshop participants for center teachers and prospective PAUD teacher students positively and significantly. This can be seen in the α value being smaller than 0.05, namely 0.00 and the t value being negative, read as positive because the pretest value is lower than the posttest value.
PENGEMBANGAN ENGLISH MATH FOR YOUNG LEARNER BASED ON NATURE (EMYLBON) SEBAGAI INOVASI PEMBELAJARAN KOGNITIF ANAK USIA DINI Wulansari, Betty Yulia; Maghfiroh, Ana; ekayanti, arta
Jurnal Silogisme : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya Vol 7 No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/silogisme.v7i2.6299

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan lembaga pendidikan yang membutuhkan banyak inovasi pembelajaran. Inovasi pembelajaran ini bertujuan untuk membentuk suasana belajar yang menyenangkan sesuai dengan karakter belajar anak. Pembelajaran yang dilaksanakan digunakan untuk mengembangkan enam aspek kemampuan anak meliputi kognitif, bahasa, nilai agama dan moral, fisik motorik, sosial emosional, dan seni. Salah satu pembelajaran yang sering menjenukan anak adalah baca tulis hitung atau dikenal dengan calistung. Proses pembelajaran konvensional tradisional sering digunakan pendidik tanpa melihat karakter belajar anak melalui kegiatan bermain. Sehingga muncul kalimat di PAUD tidak boleh diberikan calistung. Padahal yang tidak boleh bukan calistungnya melainkan bagaimana metode pembelajaranya seharusnya melalui bermain. Dari permasalahan ini maka kemudian peneliti mengembangkan English Math For Young Learner Based On Natute (EMYLBON). EMYLBON adalah materi pengenalan kosakata Bahasa Inggris dalam pembelajaran matematika untuk pendidikan anak usia dini menggunakan bahan berbasis alam. Pengembagan EMYLBON ini diharapkan dapat memberikan inovasi pembelajaran anak usia dini dalam meningkatkan kemampuan kognitif meliputi hafalan kosakata, angka, dan kepedulian terhadap alam dalam bentuk kegiatan yang menyenangkan. Luaran penelitian ini adalah Buku ISBN: EMYLBON, artikel jurnal nasional Silogisme Sinta 3. TKT yang diusulkan dalam penleitian ini masuk dalam TKT 4 yaitu validasi komponen dan elemen Riset
From Pedagogy to Digital Cultural Literacy: Examining the Correlation between Teachers’ Knowledge of Bloom’s Taxonomy, Character Education, and Digital-Based Interpretation of Javanese Philosophy Sulton, Sulton; Hermawan, Yudan; Mahardhani, Ardhana Januar; Rusdiani, Nurtina Irsad; Wulansari, Betty Yulia; Mufanti, Restu
Journal of Educational Technology and Learning Creativity Vol. 3 No. 2 (2025): December
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jetlc.v3i2.2424

Abstract

Purpose of the study: This study aims to analyze the relationship between teacher’s knowledge of Bloom’s Taxonomy and character education with their digital-based understanding of the Javanese philosophy Sura Dira Jayaningrat Lebur Dening Pangastuti within technology-integrated cultural education enviroments. Methodology: A quantitative correlational method was implemented using a digital Likerts-scale questionnaire administered through an online platform. Data were analysed with SPSS using validity and reliability test, Pearson product-moment correlation, and multiple regression analysis to measure relationships among Bloon’s Taxonomy knowledge, character education knowledge, and digital-based philosophical understanding. Main Findings: The study reveals significant positive correlations between teachers’ knowledge of Bloom’s Taxonomy and their digital-based understanding of Javanese philosophy. Teachers’ knowledge of Indonesian character education also shows a strong and significant relationship. Combined, both variables explain 92,8% of the variance in teacher’s ability to interpret and internalize philosophical values within technology-supportes cultural learning. Novelty/Originality of this study: This study offers a new framework linking pedagogical knowledge with digital cultural interpretation, demonstrating how technology enhances teachers’ ability to translate Bloom’s Taxonomy and character education technology by integrating local wisdom, digital media, and oedagogical theory into a coherent model for cultural preservation.
From Pedagogy to Digital Cultural Literacy: Examining the Correlation between Teachers’ Knowledge of Bloom’s Taxonomy, Character Education, and Digital-Based Interpretation of Javanese Philosophy Sulton, Sulton; Hermawan, Yudan; Mahardhani, Ardhana Januar; Rusdiani, Nurtina Irsad; Wulansari, Betty Yulia; Mufanti, Restu
Journal of Educational Technology and Learning Creativity Vol. 3 No. 2 (2025): December
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jetlc.v3i2.2424

Abstract

Purpose of the study: This study aims to analyze the relationship between teacher’s knowledge of Bloom’s Taxonomy and character education with their digital-based understanding of the Javanese philosophy Sura Dira Jayaningrat Lebur Dening Pangastuti within technology-integrated cultural education enviroments. Methodology: A quantitative correlational method was implemented using a digital Likerts-scale questionnaire administered through an online platform. Data were analysed with SPSS using validity and reliability test, Pearson product-moment correlation, and multiple regression analysis to measure relationships among Bloon’s Taxonomy knowledge, character education knowledge, and digital-based philosophical understanding. Main Findings: The study reveals significant positive correlations between teachers’ knowledge of Bloom’s Taxonomy and their digital-based understanding of Javanese philosophy. Teachers’ knowledge of Indonesian character education also shows a strong and significant relationship. Combined, both variables explain 92,8% of the variance in teacher’s ability to interpret and internalize philosophical values within technology-supportes cultural learning. Novelty/Originality of this study: This study offers a new framework linking pedagogical knowledge with digital cultural interpretation, demonstrating how technology enhances teachers’ ability to translate Bloom’s Taxonomy and character education technology by integrating local wisdom, digital media, and oedagogical theory into a coherent model for cultural preservation.