Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pemanfaatan Situs Sejarah Kota Gorontalo sebagai Laboratorium Sejarah Untuk Mengembangkan Kesadaran Belajar Siswa di SMA Negeri 1 Suwawa Timur Panti, Moh. Awit; Mondong, Tonny Iskandar; Malae, Andris K.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak fundamental dari pemanfaatan berbagai situs sejarah di Kota Gorontalo yang difungsikan sebagai "laboratorium sejarah" dalam upaya menumbuhkan kesadaran belajar siswa di SMA Negeri 1 Suwawa Timur. Fokus utama penelitian ini terletak pada strategi transformasi situs-situs ikonik, seperti kemegahan arsitektur Benteng Otanaha, jejak historis lokasi Pendaratan Pesawat Amfibi (Museum Soekarno), hingga kedalaman spiritual di kompleks Makam-Makam Aulia. Tempat-tempat ini tidak lagi hanya dipandang sebagai objek wisata statis, melainkan direkonstruksi menjadi ruang belajar praktikum yang dinamis, edukatif, dan eksploratif di luar sekat dinding kelas konvensional. Proses pembelajaran inovatif ini dijalankan secara metodis melalui tiga tahapan sistematis, yakni tahap perencanaan yang matang melalui penyusunan panduan observasi, pelaksanaan eksplorasi lapangan yang partisipatif, serta tahap tindak lanjut berupa diskusi kritis dan refleksi mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi laboratorium hidup ini berhasil meningkatkan kesadaran belajar siswa secara signifikan. Dengan menyentuh langsung artefak dan memahami narasi tempat, siswa terbukti menunjukkan keberhasilan luar biasa dalam menguasai materi sejarah yang sebelumnya bersifat abstrak menjadi jauh lebih konkret dan mudah dipahami. Keberhasilan transformatif ini ditandai dengan tajamnya kemampuan siswa dalam merekonstruksi nilai-nilai heroisme, religi, dan kearifan budaya dari setiap situs yang dikunjungi ke dalam bentuk laporan analitis yang kritis. Sebagai simpulan, pemanfaatan situs sejarah sebagai laboratorium hidup terbukti sangat efektif dalam membangun fondasi identitas nasional, memperkuat daya serap materi secara permanen, serta menumbuhkan motivasi belajar mandiri yang tinggi bagi siswa SMA Negeri 1 Suwawa Timur dalam menghargai warisan peradaban bangsa.
Adaptasi Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan di Desa Pasokan Kabupaten Tojo Una-Una Mahmud, Djulia Indriani A.H; Manay, Helman; Malae, Andris K.; Mondong, Tonny Iskandar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bentuk-bentuk adaptasi sosial dan ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat nelayan di Desa Pasokan, Kabupaten Tojo Una-Una, dalam menghadapi berbagai perubahan yang terjadi pada lingkungan pesisir. Kehidupan masyarakat nelayan sangat dipengaruhi oleh dinamika alam, perubahan iklim, serta tekanan ekonomi yang semakin meningkat. Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat nelayan di Desa Pasokan menghadapi berbagai tantangan seperti penurunan hasil tangkapan ikan, ketidakpastian kondisi cuaca, meningkatnya biaya operasional melaut, serta persaingan dengan penggunaan teknologi alat tangkap modern. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya stabilitas ekonomi rumah tangga nelayan dan mendorong munculnya berbagai strategi adaptasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan nelayan, tokoh masyarakat, dan aparat desa, serta dokumentasi terhadap aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan memperhatikan validitas melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat nelayan Desa Pasokan melakukan berbagai strategi adaptasi sosial ekonomi untuk mempertahankan keberlangsungan hidup. Adaptasi tersebut antara lain melalui diversifikasi pekerjaan seperti berdagang, bertani, membuka usaha kecil, serta merantau ke kota untuk mencari pekerjaan alternatif. Selain itu, masyarakat juga memanfaatkan jaringan sosial, solidaritas komunitas, serta pelestarian tradisi lokal sebagai bentuk adaptasi sosial budaya dalam menghadapi tekanan ekonomi dan perubahan lingkungan.