Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Postur Kerja Penambang Pasir Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai Yoga Pratama, Muhammad; Mesra, Trisna; Faisal, Rudi
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 16 No. 2 (2021): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v16i2.260

Abstract

Salah satu penambangan pasir yang ada dikota Dumai adalah milik Bapak Sukatno yang berada di jalan Pasir kecamatan Bukit Kapur. Pekerja penambangan pasir ini ada 3 bagian, yaitu pekerja yang mengarahkan pipa pada saat menghisap pasir ke bak penampungan pasir, pekerja yang menyaring pasir ke bak penampungan pasir dan pekerja penyekop pasir ke bak mobil. Pekerja penyekop pasir merupakan yang paling rentan terkena cidera otot karena pekerjaannya lebih berat dari ketiga pekerjaan tersebut. Kuesioner Nordic Body Map (NBM) digunakan untuk mengetahui cedera Musculoskeletal Disorders yang dialami pekerja. Ssedangkan untuk mengetahui tingkat risiko cedera pekerja menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA). Hasil NBM yang paling berisiko cidera pada pekerja adalah leher bawah, bahu kanan, lengan atas kiri, punggung, lengan atas kanan, pinggang, lengan bawah kanan, pergelangan tangan kiri, tangan kiri, tangan kanan. Tingkat risiko untuk postur memijak sekop, mengangkat sekop dan mengayunkan sekop pada saat penampungan pasir penuh adalah sedang dengan level risiko 4-6 dan saat penampungan pasir setengah adalah sedang dengan level risiko 4-7. Sedangkan tingkat risiko untuk postur melempar pasir ke bak mobil pada saat penampungan pasir penuh tingkat risiko rendah dengan level risiko 3 dan saat penampungan pasir setengah adalah rendah dengan level risiko 2 dan 4.
Analisis Studi Kelayakan Bisnis Jasa Pemasangan Wika Solar Water Heater pada CV Vania Jaya Plumbing Komala Syachputri, Dhea; Melliana, Melliana; Mesra, Trisna
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v17i1.357

Abstract

CV Vania Jaya Plumbing merupakan badan usaha yang bergerak di bidang jasa untuk pemasangan dan perbaikan serta perawatan produk Wika Solar Water Heater yang di produksi oleh PT Wika Industri Energi. Studi Kelayakan Bisnis dilakukan untuk mengidentifikasi masalah di masa yang akan datang. Dengan kata lain, studi kelayakan bisnis akan memperhitungkan hal-hal yang menghambat atau peluang dari investasi yang akan dijalankan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kelayakan usaha CV Vania Jaya Plumbing ditinjau dari aspek hukum, aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis dan teknologi, aspek manajemen dan sumber daya, serta aspek lingkungan menggunakan metode deskriptif kualitatif, sementara aspek keuangan dan kriteria investasi menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan bantuan program Microsoft Excel. Hasil analisis yang diperoleh dari segi aspek hukum, aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis dan teknologi, aspek manajemen dan sumber daya, serta aspek lingkungan dikategorikan layak untuk dilanjutkan. Sementara itu, hasil analisis aspek keuangan dan kriteria investasi menunjukkan bahwa usaha CV Vania Jaya Plumbing layak untuk dilanjutkan, tetapi ada beberapa hal yang perlu dievaluasi. Hal ini dapat dilihat dari nilai NPV (Net Present Value) > 0 yakni sebesar 1.072.946.541, nilai IRR (Internal Rate of Return) > SOCC yakni sebesar 91%, nilai Net B/C > 1 yakni sebesar 11,22, nilai Gross B/C > 1 yakni sebesar 1,11, nilai PR > 1 yakni sebesar 6,22, PBP (Pay Back Period) 1 bulan 25 hari, BEP (Break Even Point) 8 tahun 9 bulan 29 hari.
Penerapan Metode Systematic Layout Planning dan 5S dalam Perancangan Ulang Pabrik Roti Almeera Bakery Ernita, Tri; Mesra, Trisna; Febrina, Wetri; Anggraini, Lilis
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 18 No. 1 (2023): Jurnal ARTI : Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v18i1.535

Abstract

Pabrik roti Almeera Bakery ditinjau dari segi tata letak fasilitas produksi masih terdapat permasalahan yaitu area pengemasan dan area penyimpanan produk yang letak nya terpisah. Selain itu penempatan loyang yang tidak teratur, serta kemasan bahan baku yang sudah kosong dan masih berisi diletakkan di tempat yang sama. Mengatasi permasalahan tersebut maka dilakukan penelitian dengan metode Systematic Layout Planning. Tahapan pada metode ini yaitu menganalisa aliran material, ARC, ARD, menghitung kebutuhan luas area, AAD, dan terakhir dapat dirancang layout usulan. Selanjutnya mengkombinasikan hasil rancangan dengan metode 5S. Hasil penelitian yaitu layout usulan. Dari perhitungan diperoleh pengurangan jarak perpindahan bahan yang awalnya yaitu 42,50 m menjadi 35,04 m. Sehingga terpilihlah layout usulan dengan jarak yang lebih kecil 7,46 m. Sedangkan dari metode 5S didapatkan bahwa kegiatan produksi harus dilakukan dengan menerapkan budaya 5S sehingga dapat menciptakan efisiensi dan kenyamanan kerja.
Penerapan Perawatan Mesin Excavator Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance Di PT Pelindo I (Persero) Cabang Dumai Hutabarat, Milton; Mesra, Trisna; Azmi, Azmi
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 18 No. 1 (2023): Jurnal ARTI : Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v18i1.538

Abstract

Perawatan dilakukan untuk mengatur dan menetapkan langkah-langkah perawatan yang dilaksanakan, agar langkah perawatan yang dilakukan dapat berjalan dengan baik, efektif efisisen dan mudah untuk dilaksanakan. Sehingga perusahaan melakukan perawatan pencegahaan yang terjadwal secara terus menerus pada excavator yang di PT Pelindo I Cabang Dumai. Berdasarkan dari permasalahan tersebut penulis melakukan penelitian penerapan perawatan menggunakan metode reliability centered Maintenance (RCM) untuk menentukan tindakan perawatan terhadap alat Excavator di PT Pelindo I (Persero) Cabang Dumai. Dari hasil pengolahan data menunjukkan nilai Risk priority Number  (RPN) dari mode kegagalan yang terjadi pada sub-sistem Hidrolic motor yaitu pada komponen block  dan Piston memiliki nilai yang tertinggi yaitu 72,  sedangkan  pada analisis  Logic Tree Analisys (LTA) menunjukkan dari mode kegagalan yang terjadi pada subsistem bootom roller dan top roller yaitu pada komponen housing-nya memiliki pengaruh yang dapat berdampak terburuk terhadap keselamatan operator. Sehingga ditentukan tindakan perawatan Evaluasi hubungan equipment dengan resiko dengan cara default decision perawatan yang dikombinasi no task, dan redesign diterapkan untuk perawatan komponen Motor Shaft, Housing Shaft, Piston, Valve, Ring gear dan Gear. Corrective maintenance dengan cara pengawasan oleh operator atau pengontrolan sistem dan operasikan sampai gagal diterapkan untuk perawatan Top Housing, Bootom Housing, Link, Pin, dan Valve.
Evaluasi Fasilitas dan Kepatuhan Regulasi Kemenkes pada Klinik Kesehatan: Sebuah Pendekatan Metode Activity Relationship Chart Mufti, Dessi; Mesra, Trisna; Najwan Ihsan, Septian
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 19 No. 1 (2024): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v19i1.684

Abstract

Klinik adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan yang menyediakan pelayanan medis dasar atau spesialistik, diselenggarakan oleh lebih dari satu jenis tenaga kesehatan dan dipimpin oleh seorang tenaga medis. Fasilitas kesehatan adalah fasilitas umum yang merujuk pada sarana atau prasarana atau perlengkapan yang diwujudkan dalam bentuk pelayanan yang diselenggarakan oleh pemerintah- pemerintah daerah, dan swasta dengan tujuan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan. Klinik DEF merupakan salah salah satu klinik pratama (faskel tingkat 1) yang berada di kota Padang. Beberapa fasilitas yang disayaratkan oleh Permenkes tidak sesuai dengan kondisi saat ini. Ukuran ruangan yang yang dimiliki oleh klinik DEF ini juga perlu dilakukan evaluasi dan dilakukan re-layout, sehingga fungsi klinik dapat lebih optimal. Evaluasi dilakukan berpedoman pada standar fasilitas minimum yang telah ditetapkan oleh Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia. Re-layout dilakukan dengan menggunakan metode Activity Relationship Chart (ARC). Hasil re-layout fasilitas (ruangan) yang dilakukan pada klinik DEF sesuai dengan persyaratan minimum yang harus dimiliki oleh sebuah klinik pratama tanpa harus menambah lahan. Re -layout ini dilakukan dengan merobah beberapa posisi tata letak dan memanfaatkan fasilitas yang tidak dimanfaatkan oleh klinik ini sebelumnya. Hasilnya adalah dengan total luas klinik awal 207 m2 sama dengan re-layout usulan.
Penerapan Metode Reliability Centered Maintenance Pada Hight Preasure Pump Swro Di PT KLK Dumai Dinil Haq, Afdal; Mesra, Trisna; Jenita Marbun, Novri
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 19 No. 1 (2024): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v19i1.793

Abstract

Hight preasure pump merupakan suatu mekanisme pemompaan fluida dengan tipe piston pump yang bertujuan untuk memompakan air laut untuk memisahkan kandungan garam pada air laut menjadi air tawar. Pompa ini sering mengalami permasalahan seperti sering terjadi kebocoran & downtime yang memerlukan banyak waktu untuk memperbaikinya. Penelitian ini menggunakan metode RCM (Reliability Centered Maintenance). Hasil penelitian dari tindakan perawatan HP pump SWRO yang harus dilakukan failur mode effect analisys (FMEA), logig tree analysis (LTA), dan task selection diantaranya pergantian terjadwal dari time limit component diterapkan untuk komponen Shaft sealing dengan nilai RPN 24, komponen Retaining ring dengan nilai RPN 80, komponen Piston/shoe dengan nilai RPN 80, komponen Valve plate dengan nilai RPN 100, dan komponen Swash plate dengan nilai RPN 80.  Tindakan perawatan Corrective maintenance dengan cara pengawasan oleh Operator atau pengontrol sistem dan operasikan sampai gagal diterapkan pada perawatan komponen Mounting flange dengan nilai RPN 6 dan komponen Cylinder barrel dengan nilai RPN 48. Tindakan perawatan pengujian atau inspeksi berkala terhadap fungsi equipment diterapkan pada komponen Bleeding plugs dengan nilai RPN 15
Analisis Postur Kerja Dalam Proses Pembuatan Tempe Menggunakan Metode Rapid Entire Body Assessment (Studi Kasus Home Industry Tempe Pak Hanif) Hafrida, Elisa; Mesra, Trisna; Wiroto, Noto; Putri Riana , Eka
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 20 No. 1 (2025): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v1i20.1286

Abstract

Home industry tempe merupakan bagian dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memiliki peranan penting dalam perekonomian masyarakat. Namun, proses produksi yang melibatkan aktivitas fisik berulang dan postur kerja tidak ergonomis berpotensi menimbulkan gangguan muskuloskeletal pada pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat risiko postur kerja pada proses pembuatan tempe di Home Industry Tempe Pak Hanif dengan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan dokumentasi aktivitas kerja. Analisis menggunakan metode REBA menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas kerja berada pada tingkat risiko sedang hingga tinggi, terutama pada proses pencucian dan pengadukan kedelai. Hasil penilaian menyarankan perlunya tindakan korektif segera untuk mengurangi beban kerja dan meningkatkan keselamatan kerja. Rekomendasi yang diberikan meliputi perancangan ulang stasiun kerja, penyediaan alat bantu, serta pelatihan postur kerja yang benar
Penerapan Sistem Manajemen Rantai Pasok UKM Dodol Nenas dengan Menggunakan Metode Partial Least Square Melliana, Melliana; Manullang, Sanco; Mesra, Trisna; Fitra, Fitra; Azmi, Azmi
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 2 No. 2 (2023): Edisi Desember
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/factory.v2i2.453

Abstract

Kota Dumai merupakan daerah gambut yang menanam selain tanaman keras seperti kelapa sawit namun masih banyak juga yang ditanam tanaman muda seperti nenas. Hasil nenas tersebut di olah menjadi dodol Nenas seperti usaha Ibu Rosnah. Pendorong perkembangan ekonomi Negara Indonesia memiliki peranan yang paling tinggi adalah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Sumber terbesar dalam penyerapan tenaga kerja dan mata pencaharian tenaga kerja Indonesia itu secara khusus adalah UMKM, Oleh karena itu Peneliti melakukan penelitian dibidang UKM Dodol nenas untuk mengetahui bagaimana penerapan sistim manajemen rantai pasok UKM Dodol Nenas dengan metode Partial Least Square. Tujuan penelitian ini dalah untuk mengetahui penerapan sistim manajemen rantai pasok pada usaha dodol nenas berupa variabel daya beli, koneksitas, peralatan kerja terhadap biaya simpan. Hasil penelitian berdasarkan hipotesis bahwa yang berpengaruh positif terhadap biaya simpan adalah koneksitas, dan peralatan kerja.
PENINGKATAN LITERASI NUMERASI MELALUI PELATIHAN PEMAHAMAN DAN PEMBAHASAN SOAL AKM DI SMP MUHAMMADIYAH KOTA DUMAI Mesra, Trisna; Fitra, Fitra; Rahmi, Hanifatul; Azmi, Azmi; Melliana, Melliana; Nurfaiza, Siti; Zata Amani, Sabila
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 6 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i6.2416-2426

Abstract

Asesmen Kompetensi Minimal (AKM) merupakan alat evaluatif yang menggantikan Ujian Nasional (UN) untuk mengukur keterampilan membaca dan berhitung yang penting bagi siswa di Indonesia. Hasil survei Programme for International Student Evaluation (PISA) mengungkapkan bahwa tingkat literasi dan numerasi siswa Indonesia lebih rendah dibandingkan dengan negara lain, yang menyoroti perlunya inisiatif untuk meningkatkan pemahaman evaluasi ini. Proyek ini berupaya untuk meningkatkan kemahiran siswa dalam mengatasi tantangan numerasi AKM melalui program pelatihan di SMP Muhammadiyah Kota Dumai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan sosialisasi, pra-tes, instruksi pemecahan masalah numerasi, dan pasca-tes. Pra-tes menilai kompetensi awal siswa, sedangkan pasca-tes mengukur kemanjuran instruksi yang diberikan. Hasil pra-tes menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memperoleh skor rendah dalam numerasi, dengan rentang 0 hingga 60. Setelah pelatihan, ada peningkatan yang nyata dalam kemampuan numerasi siswa, seperti yang terlihat dari hasil pasca-tes yang meningkat. Oleh karena itu, pendekatan pelatihan ini telah terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep numerasi dalam AKM. Proyek serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara luas untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. 
Perawatan Mesin Ketel Uap dengan Menerapkan Total Productive Maintenance di PT Wilmar Nabati Indonesia Unit Pelintung Melliana; Mesra, Trisna; Ernita, Tri; Yusrizal; Zikhri, Muharafiz
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 24 No. 2 (2024): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/m84mvf39

Abstract

PT Wilmar Nabati Indonesia (WINA) unit Pelintung merupakan perusahaan pengolahan Crude Palm Oil (CPO) dan Crude Palm Kernel Oil (CPKO) untuk menghasilkan minyak goreng berkualitas. Minyak sawit mentah diolah melalui proses pemurnian (refinery) yang menghasilkan Refined Bleached Deodorization Palm Oil (RPDPO) dan Palm Fatty Acid Distillate (PFAD), lalu dilanjutkan dengan fraksinasi untuk menghasilkan Refined Bleached Deodorized Olein (RBDOL) dan Refined Bleached Deodorized Stearin (RBDST). Ketel uap atau boiler memainkan peran penting dalam pabrik kelapa sawit, menghasilkan uap untuk perebusan tandan buah segar (TBS) dan proses lainnya. Untuk mengurangi downtime dan kerusakan mesin selama produksi, diperlukan sistem pemeliharaan yang efektif. Penelitian ini mengusulkan pemeliharaan mesin ketel uap menggunakan metode Total Productive Maintenance (TPM) untuk mengurangi breakdown dan meningkatkan nilai tambah bagi perusahaan. Nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) mesin ketel uap masih di bawah standar (85%), dengan rata-rata 70,33%. Nilai OEE terendah terjadi pada Maret (45,59%), sementara nilai tertinggi di Oktober (85,83%). Hasil ini menunjukkan perlunya peningkatan kinerja mesin ketel uap agar memenuhi standar OEE, sehingga mendukung kelancaran produksi dan efisiensi operasional perusahaan.