Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN LAMA KERJA, GERAKAN REPETITIF DAN POSTUR JANGGAL PADA TANGAN DENGAN KELUHAN CARPAL TUNNEL SYNDROME (CTS) PADA PEKERJA PEMECAH BATU DI KECAMATAN MORAMO UTARA KABUPATEN KONAWE SELATAN TAHUN 2016 Sari, Dewi Sekar; Pratiwi, Arum Dian; Farzan, Amrin
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.12245

Abstract

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan salah satu jenis penyakit akibat kerja yang disebabkan gerakan berulang dan posisi yang menetap pada jangka waktu lama yang menyebabkan tertekannya saraf median di pergelangan tangan sehingga menimbulkan terjadinya parastesia, mati rasa dan kelemahan otot di tangan. Salah satu pekerjaan yang banyak melakukan aktivitas statis dengan gerakan repetitif adalah pemecah batu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama kerja, gerakan repetitif dan postur janggal pada tangan dengan keluhan Carpal Tunnel Syndrome (CTS) pada pekerja pemecah batu di Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 64 pekerja pemecah batu. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi untuk melihat gerakan repetitif dan postur janggal pada tangan serta Phalen’s test untuk mengetahui adanya keluhan Carpal Tunnel Syndrome. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara lama kerja dengan keluhan Carpal Tunnel Syndrome (p = 0,032), ada hubungan antara gerakan repetitif dengan keluhan Carpal Tunnel Syndrome (p = 0,020), dan ada hubungan antara postur janggal pada tangan dengan keluhan Carpal Tunnel Syndrome (p = 0,014). Kata kunci: lama kerja, gerakan repetitif, postur janggal, carpal tunnel syndrome
EFEKTIVITAS LARUTAN BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM LINN ) SEBAGAI LARVASIDA TERHADAP KEMATIAN LARVA AEDES AEGYPTI DI KOTA KENDARI TAHUN 2016 Sasmilati, Uyun; Pratiwi, Arum Dian; Saktiansyah, La Ode Ahmad
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.12246

Abstract

Aedes aegypti merupakan jenis nyamuk yang membawa virus demam dengue dan chikungunya yang banyakmenyerang di daerah tropic dan subtropik. Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatanmasyarakat di Indonesia. Salah satu upaya pemberantas DBD yaitu dengan memberantas vektornya yaitu Aedesaegypti. Bawang Putih(Allium sativum) memeiliki potensi sebagai larvasida karena mengandung Allicin, garlic oildan flavonoid yang telah terbukti memiliki efek larvasida terhadap kematian larva Aedes aegypti. Penelitian inibertujuan untuk melihat efektivitas larutan bawang putih sebagai larvasida terhadap kematian larva Aedesaegypti. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen kuasi dengan desain After OnlyWith Control Design. Sampel dalam penelitian ini adalah larva Aedes aegypti instar II sebanyak 25 ekor padamasing-masing 4 perlakuan dan 1 dengan 6 kali pengulangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi0%(kontrol), 10%, 20%, 30%, 40% larutan bawang putih menyebabkan kematian berturut-turut 0%, 56%, 84%,94% dan 100%.Hasil uji One Way Anova menunjukkan bahwa nilai p-value adalah <0,05 sehingga dapatdisimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan pada jumlah larva yang mati antar kelompok yang dibandingkan.Berdasarkan uji probit nilai LC50 adalah 11,0453 % dan LC90 adalah 76.931%.Kata Kunci: Aedes Aegypti, Larvasida, Bawang Putih (Allium Sativum), LC50LC90
ANALISIS PROFIL HEMATOLOGI AKIBAT RADIASI PADA PETUGAS DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD BAHTERAMAS, KENDARI Pratiwi, Arum Dian; Lisnawaty, Lisnawaty; Jumakil, Jumakil; Nirmala, Fifi; Nurmaladewi, Nurmaladewi
Preventif Journal Vol 4, No 2 (2020): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.733 KB) | DOI: 10.37887/epj.v4i2.12477

Abstract

AbstractSalah satu penerapan teknologi nuklir dalam bidang kesehatan atau medik adalah pelayanan radiologi. UnitPelayanan Radiologi merupakan salah satu instalasi penunjang medik, menggunakan sumber radiasi pengion(sinar-X) untuk mendiagnosis adanya suatu penyakit dalam bentuk gambaran anatomi tubuh yang ditampilkandalam film radiografi. Rumah Sakit Bahteramas Sulawesi Tenggara adalah rumah sakit yang memiliki instalasiradiologi dan unit CT-scan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dosis radiasi yang diterimaoleh pekerja instalasi radiologi dan untuk mengetahui perbedaan kadar hemoglobin, leukosit, dan trombositpada pekerja instalasi radiologi. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum BahteramasKendari, Sulawesi Tenggara. Variabel dalam penelitian ini adalah umur, masa kerja, dosis radiasi, kadarhemoglobin, leukosit, dan trombosit. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 12 responden. Penelitian inimenggunakan analisis data secara deskriptif dan secara analitik (uji beda). Hasil Penelitian menunjukkan bahwadosis radiasi yang diterima oleh petugas (dari hasil TLD badge) dalam kurun waktu 3 bulan masih jauh di bawahNilai Batas Dosis yang diperkenankan. Rata-rata dosis radiasi yang diterima adalah 0,2766 mSv dengan nilaimin-max = 0,2399 – 0,3525 mSv. Tidak terdapat perbedaan kadar hemoglobin (p-value = 0,894), kadar leukosit(p-value = 0144), dan kadar trombosit (p-value = 0,506) yang bermakna pada pekerja instalasi radiologi baikyang kontak langsung maupun yang tidak kontak langsung di RSUD Bahteramas Kendari.Kata kunci: Dosis Radiasi, Hemoglobin, Leukosit, Trombosit, Umur, Masa Kerja, RSUD Bahteramas 
HUBUNGAN ANTARA PERSONAL HYGIENE, ALAT PELINDUNG DIRI, DAN LAMA PAPARAN DENGAN KELUHAN SUBJEKTIF GEJALA DERMATITIS KONTAK PADA PEDAGANG IKAN DI PASAR MANDONGA DAN PASAR ANDUONOHU KOTA KENDARI TAHUN 2019 Ahmad, Annisa Febrianti; Asfian, Pitrah; Pratiwi, Arum Dian
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 1, No 1 (2020): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v1i1.12238

Abstract

Penyakit kulit yang paling relevan dalam kaitannya dengan populasi umum adalah dermatitis. Dermatitis yang muncul akibat dari kekuatan sensitisasi allergen maupun senyawa sejenis mengakibatkan reaksi hipersensitivitas tipe lambat pada paparan berulang. Dermatitis kontak pada pedagang ikan diakibatkan oleh paparan air rendaman ikan pekerjaan basah yang diberi bahan pengawet. Penelitian ini bertujuan agar dapat melihat hubungan hygiene personal, Alat Pelindung Diri dan Lama Paparan pada keluhan subjektif gejala dermatitis kontak pada pedagang ikan di Pasar Mandonga dan Pasar Anduonohu Kota Kendari. Pada penelitian ini mengenakan salah satu penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik dan salah satu pendekatan cross sectional study. Populasi pedagang ikan berjumlah 80 orang. Uji statistic menggunakan uji Chi square. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara personal hygiene dengan keluhan subjektif gejala dermatitis (nilai p value = 0,000), ada hubungan antara Lama Paparan dengan keluhan subjektif gejala dermatitis (nilai p value = 0,00), ada hubungan antara pemakaian Alat Pelingung Diri dengan keluhan subjektif gejala dermatitis (nilai p value = 0.001). Diharapkan agar pedagang ikan Perlu diperhatikan lagi masalah Alat Pelindung Diri pada penjual ikan sebagai salah satu bentuk pencegahan dari kejadian gangguan kulit seperti dermatitis kontak
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA DI PROYEK KONSTRUKSI KANTOR PERWAKILAN BANK INDONESIA KOTA KENDARI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2019 Muliati, Irna; Pratiwi, Arum Dian; Nurmaladewi, Nurmaladewi
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 1, No 2 (2020): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v1i2.16584

Abstract

Kecelakaan kerja adalah kecelakaan yang terjadi dalam hubungan kerja, termasuk kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan dari rumah menuju tempat kerja atau sebalikya dan penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja. Data laporan BPJS Ketenagakerjaan unit Kendari jumlah kasus kecelakaan sebanyak 197 kasus sedangkan kasus kecelakaan di konstruksi sebanyak 12 kasus per bulan Desember 2016 – Mei 2019. Hasil  studi pendahuluan bahwa kecelakaan yang sampai saat ini terjadi di Proyek Kantor Perwakilan Bank Indonesia baru kecelakaan kerja seperti terjepit, tergores, terpeleset, tertusuk paku dan lain-nya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross sectional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kecelakaan kerja pada pekerja di proyek konstruksi Kantor Perwakilan Bank Indonesia. Populasi adalah semua pekerja yang berjumlah 105 orang dengan jumlah sampel 83 orang. Pengumpulan data dilakukan langsung oleh peneliti dengan wawancara menggunakan kuesioner dan di uji Chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja yang pernah mengalami kecelakaan kerja sebanyak 65 orang (78,3%). Variabel yang berhubungan dengan kecelakaan kerja yaitu pengawasan dengan pvalue ≤ 0,05, sedangkan variabel yang tidak memiliki hubungan dengan kecelakaan kerja yaitu sosialisasi K3, kebijakan manajemen (reward and punishment) dan unit kerja dengan pvalue > 0,05
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECELAKAAN LALU LINTAS PADA PENGEMUDI OJEK ONLINE (GOJEK) DI KOTA KENDARI TAHUN 2020 Aris, Aris; Yuniar, Nani; Pratiwi, Arum Dian
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 1, No 3 (2020): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v1i3.16813

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan indikator utama tingkat keselamatan jalan raya. Kota Kendari yang merupakan Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tenggara adalah salah satu kota yang ada di Indonesia dengan tingkat kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi.  Hal ini menjadikan indikator terhadap pentingnya memahami penyebab kecelakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa yang berhubungan dengan penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas pada pengemudi ojek online (Gojek) di Kota Kendari. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 133 sampel dengan teknik pengambilan sampel  menggunakan metode accidental sampling . Analisis data meliputi univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara faktor manusia dengan kejadian kecelakaan lalu lintas pada pengemudi ojek online (Gojek) di Kota Kendari tahun 2020 (p-value =0.000). Faktor kendaraan tidak terdapat hubungan dengan kejadian kecelakaan lalu lintas pada pengemudi ojek online (Gojek) di Kota Kendari tahun 2020 (p-value=0,996). Faktor lingkungan fisik jalan menunjukkan ada hubungan antara faktor lingkungan fisik jalan dengan kejadian kecelakaan lalu lintas pada pengemudi ojek online (Gojek) di Kota Kendari tahun 2020 (p-value=0.000). Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara faktor menusia dan faktor lingkungan fisik jalan dengan kecelakaan lalu lintas pada pengemudi ojek online (Gojek) di Kota Kendari Tahun 2020. Serta tidak terdapat hubungan antara faktor kendaraan dengan kecelakaan lalu lintas pada pengemudi ojek online (Gojek) di Kota Kendari tahun 2020
STUDI PENERAPAN MANAJEMEN KESELAMATAN RADIASI PADA ASPEK PERIZINAN DAN ASPEK PERSYARATAN MANAJEMEN DI INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BAHTERAMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2019 Ntete, Alyumun; Sabilu, Yusuf; Pratiwi, Arum Dian
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 1, No 1 (2020): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v1i1.12240

Abstract

Instalasi Radiologi adalah sarana penunjang rumah sakit yang menggunakan dan memanfaatkan peralatan jenis radiasi pengion, selain dapat memberikan manfaat juga dapat menimbulkan bahaya bagi pekerja radiasi. Untuk mencegah hal tersebut dapat dilakukan dengan penerapan manajemen keselamatan radiasi. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui gambaran penerapan manajemen keselamatan radiasi pada aspek perizinan dan aspek persyaratan manajemen di Instalasi Radiolgi RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2019. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis Informan terbagi atas dua yaitu informan kunci Petugas Proteksi Radiasi dan informan biasa terdiri dari Kepala Ruangan Instalasi Radiologi, Fisikawan Medis dan Radiografer. Data diperoleh dengan melakukan wawancara mendalam kepada informan, observasi dan studi dokumentasi. Bedasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada instalasi radiologi RSUD Bahteramas antara lain perizinan keselamatan radiasi yang terdiri dari 1 poin sudah terpenuhi (100%) baik dari tingkat kesesuaian dengan standar atau peraturan, persyaratan manajemen dari segi penanggung jawab keselamatan radiasi terdiri dari 8 poin ada 6 poin (75%) yang sudah terpenuhi dan 2 poin (25%) belum terpenuhi, dari segi personil yang terdiri dari 1 poin (100%) sudah tepenuhi, dari segi pelatihan petugas proteksi radiasi yang terdiri dari 4 poin sudah terpenuhi  2 poin (50%) dan 1 poin (100%) belum terpenuhi serta 1 poin (100% ) tidak ada dan dari segi rekaman yang terdiri dari 12 poin ada 8 poin (66,67%) sudah terpenuhi, 1 poin (8.33%) belum terpenuhi  serta 3 poin (25%) tidak ada sesuai dengan standar atau peraturan
STUDI SANITASI LINGKUNGAN WILAYAH PESISIR DI KELURAHAN NAMBO KECAMATAN NAMBO KOTA KENDARI Nurmaladewi, Nurmaladewi; Nirmala G, Fifi; Lisnawaty, Lisnawaty; Pratiwi, Arum Dian; Jumakil, Jumakil
Preventif Journal Vol 5, No 1 (2020): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v5i1.15587

Abstract

AbstrakSanitasi merupakan upaya dasar dalam menjaga kesehatan manusia dengan cara penyediaan lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan. Penyediaan sarana sanitasi akan memberikan dampak positif namun faktanya penyediaan sarana sanitasi masih belum memadai karena masyarakat yang belum menyadari pentingnya sarana sanitasi dalam kehidupan sehari-hari sehingga angka kesakitan akibat buruknya fasilitas sanitasi masih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi ketersediaan fasilitas sanitasi pemukiman di wilayah pesisir masyarakat Kelurahan Nambo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan teknik simple random sampling. Populasi adalah semua kepala keluarga di Kelurahan Nambo Kota Kendari berjumlah 321 kepala keluarga dan jumlah sampel adalah 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditinjau dari kepemilikan kategori sarana penyediaan air bersih masyarakat yang memenuhi syarat sebanyak 29 orang (59,2%) dan yang tidak memenuhi syarat sebanyak 20 orang (40,8%). Saluran pembuangan air limbah yang memenuhi syarat sebanyak 67 orang (95,7%) dan yang tidak memenuhi syarat sebanyak 3 orang (4,3%). Kepemilikan jamban yang memenuhi syarat sebanyak 46 orang (51,1%) dan yang tidak memenuhi syarat sebanyak 44 orang (48,9%). Kepemilikan tempat pembuangan sampah yang memenuhi syarat sebanyak 42 orang (52,5%) dan yang tidak memenuhi syarat sebanyak 38 orang (47,5%). Dapat disimpulkan bahwa dari sisi kepemilikan fasilitas sanitasi, masyarakat Kelurahan Nambo sudah masuk dalam kategori baik namun yang perlu menjadi perhatian ialah masih banyak fasilitas sanitasi yang belum memenuhi syarat. Kepemilikan dan kualitas sanitasi ialah dua hal yang harus tercapai dalam menciptakan kondisi lingkungan yang baik sehingga derajat kesehatan masyarakat juga baik. Rekomendasi yang diberikan perlunya pemicuan motivasi untuk jamban, SPAL, dan pengelolaan sampah. Kata kunci: sanitasi; lingkungan; wilayah; pesisir
Studi Deskriptif Proteksi Radiasi dan Penerapannya di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Yani, Indri; Pratiwi, Arum Dian; Yunawati, Irma
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 (Article in Press)
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i3.41346

Abstract

Pemanfaatan radiasi pengion berupa sinar-X selain memberikan manfaat bagi dunia kedokteran juga berpotensi memberikan efek merugikan. Proteksi radiasi merupakan aspek yang sangat penting dalam pengendalian efek yang merugikan ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran proteksi radiasi dan penerapannya di instalasi radiologi RSUD Kota Kendari mengacu pada Peraturan Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir No.8 Tahun 2011. Jenis penelitian ini menggunakan metode diskriptif kuantitatif dan dilaksanakan pada bulan januari sampai februari 2020. Hasil penelitian menunjukan instalasi radiologi belum memiliki tenaga ahli/fisikawan medis dan belum semua personil mengikuti pelatihan. Pemeriksaan kesehatan dilakukan saat awal dan secara berkala 2 kali setahun. Penyimpanan rekaman belum lengkap. Pemantauan dosis individu menggunakan TLD Badge. Peralatan protektif radiasi hanya memiliki apron Pb dan tabir radiasi. Bangunan fasilitas telah memenuhi syarat serta peralatan sinar-X sudah dilakukan uji kesesuaian. Saran yang direkomendasikan adalah memperbaiki manajemen proteksi radiasi di instalasi radiologi RSUD Kota Kendari sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN BURNOUT SYNDROME PADA PERAWAT DI RSUD BAHTERAMAS, SULAWESI TENGGARA Sujanah, Wiwin; Pratiwi, Arum Dian; Akifah, Akifah
Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip) Vol 9, No 5 (2021): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.457 KB) | DOI: 10.14710/jkm.v9i5.30697

Abstract

Working as a nurse has the demands of heavy work in nursing care so that easy to experience fatigue can lead to burnout syndrome. Burnout syndrome is the occurrence of emotional fatigue, depressiveization, and decreased achievement of personal achievement due to stress that is often experienced by a worker and lasts a long time that causes negative attitudes towards a person. This study aims to find out the factors related to burnout syndrome in nurses in the Inpatient Installation of Bahteramas Hospital in Southeast Sulawesi Province. This type of research is observational analytics with a Cross Sectional Study approach. The population in this study was inpatient room nurses with a sample of 147 nurses selected with random sampling techniques. Data collection using maslach burnout inventory questionnaire, then analyzed using chi-square test. The results of this study showed that bound variables are associated with workloads with (p-value=0.000), dual roles (p-value=0.004), personality types (p-value =0.000) and there is no relationship between leadership style variables with burnout syndrome (p-value=0.164). The conclusion of this study is that there is a relationship between workload, dual role, and personality type with burnout syndrome, while the leadership style has no relationship with burnout syndrome in nurses in the Inpatient Installation of Bahteramas Hospital in Southeast Sulawesi Province. It is expected that the hospital needs to share the workload in accordance with the duties of nurses and the importance of nurses themselves make efforts to manage stress so that nurses can work well and can provide optimal services.