Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KADAR PLUMBUM (PB) DALAM DARAH PADA POLISI LALU LINTAS DI KOTA KENDARI TAHUN 2015 Dewi, Putri Puspita; Sabilu, Yusuf; Pratiwi, Arum Dian
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 2 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.374 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i2.668

Abstract

Polisi lalu lintas sangat berperan dalam mengatur dan mengawasi segala yang berkaitan dengan aruslalu lintas. Tugas ini mewajibkan polisi lalu lintas umumnya berada di sekitaran jalan raya sehingga berisikoterpapar plumbum (timbal) yang berasal dari emisi gas buang kendaraan bermotor yang bila masuk kedalamtubuh dapat mengganggu kesehatan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian observasional analitikdengan desain cross sectional study yang bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengankadar plumbum dalam darah yaitu  masa kerja, kebiasaan merokok, status gizi, dan penggunaan masker.Populasi pada penelitian ini berjumlah 80 orang dengan jumlah sampel sebanyak 21 responden, yangdiperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data yang dilakukan adalah univariat danbivariat dengan uji spearman. Hasil penelitian diperoleh variabel yang berhubungan dengan kadar plumbumdalam darah adalah masa kerja (nilai r=0,892 dan ρ=0,000), kebiasaan merokok (nilai r=0,654 dan ρ=0,001),penggunaan masker (nilai r=0,540 dan ρ=0,012). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah variabelstatus gizi (nilai r=0,224 dan ρ=0,328). Disarankan  bagi pihak instansi terkait agar dapat memfasilitasipemeriksaan kesehatan secara berkala bagi polisi lalu lintas.Kata Kunci : kadar plumbum darah, masa kerja, kebiasaan merokok, status gizi, penggunaan masker, polisilalu lintas
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PENJAHIT WILAYAH PASAR PANJANG KOTA KENDARI TAHUN 2016 M.A., Muhammad Icsal; Sabilu, Yusuf; Pratiwi, Arum Dian
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 2 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.427 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i2.665

Abstract

Keluhan Musculoskeletal Disordders (MSDs) merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi pada pekerja yangdapat mengganggu produktifitas pekerja. Musculoskeletal Disordders (MSDs) ini biasanya terjadi karena faktor dari pekerjaitu sendiri dan lingkungan kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan masa kerja, postur kerja, durasi kerja,dan indeks masa tubuh (IMT) dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada penjahit wilayah pasar panjang KotaKendari Tahun 2016. Metode penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian inidilaksanakan pada tanggal 20 Januari 2016 sampai 10 Februari 2016 dengan lokasi penelitian pada Penjahit wilayah pasarpanjang Kota Kendari. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 56 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang, Analisisdata yang dilakukan adalah univariat dan bivariat dengan uji spearman. Hasil penelitian menggunakan analisis corelasiSpearman menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara masa kerja dengan Musculoskeletal Disorders (MSDs)(PValue (0,672) > α), tidak terdapat hubungan antara postur kerja dengan Musculoskeletal Disorders (PValue (0,108) > α),terdapat hubungan antara durasi kerja dengan Musculoskeletal Disorders (MSDs) (Pvalue (0.013) < α), terdapat hubunganantara indeks masa tubuh (IMT) dengan Musculoskeletal Disorders (MSDs) (xzPvalue (0,012) < α). Kesimpulan yangdidapatkan terdapat hubungan antara durasi kerja dan IMT yang dipengaruhi oleh durasi kerja yang tinggi dan IMT yangcukup tinggi. Disarankan penjahit dengan durasi kerja >8 jam harus merubah waktu kerjanya guna menghindari terjadinyakeluhan musculoskeletal disorders (MSDs) menjadi lebih tinggi yang dapat menggangu kesehatan serta proses pekerjaanserta pekerja dengan nilai IMT yang tinggi melakukan relaksasi pada tubuh sekitar 15-20 menit untuk mengurangi rasanyeri pada tubuh.Kata kunci : Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs),Masa Kerja, Postur Kerja, Durasi Kerja, Indeks Masa Tubuh (IMT).
Studi Deskriptif Proteksi Radiasi dan Penerapannya di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Yani, Indri; Pratiwi, Arum Dian; Yunawati, Irma
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i3.41346

Abstract

Pemanfaatan radiasi pengion berupa sinar-X selain memberikan manfaat bagi dunia kedokteran juga berpotensi memberikan efek merugikan. Proteksi radiasi merupakan aspek yang sangat penting dalam pengendalian efek yang merugikan ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran proteksi radiasi dan penerapannya di instalasi radiologi RSUD Kota Kendari mengacu pada Peraturan Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir No.8 Tahun 2011. Jenis penelitian ini menggunakan metode diskriptif kuantitatif dan dilaksanakan pada bulan januari sampai februari 2020. Hasil penelitian menunjukan instalasi radiologi belum memiliki tenaga ahli/fisikawan medis dan belum semua personil mengikuti pelatihan. Pemeriksaan kesehatan dilakukan saat awal dan secara berkala 2 kali setahun. Penyimpanan rekaman belum lengkap. Pemantauan dosis individu menggunakan TLD Badge. Peralatan protektif radiasi hanya memiliki apron Pb dan tabir radiasi. Bangunan fasilitas telah memenuhi syarat serta peralatan sinar-X sudah dilakukan uji kesesuaian. Saran yang direkomendasikan adalah memperbaiki manajemen proteksi radiasi di instalasi radiologi RSUD Kota Kendari sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
PELATIHAN HIGIENE SANITASI DAN PEMBUATAN KEMASAN PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA KERIPIK PANGAN LOKAL DI KENDARI SULAWESI TENGGARA 2021 Pratiwi, Arum Dian; Lisnawaty, Lisnawaty; Nurmaladewi, Nurmaladewi
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi Vol 2, No 3 (2021): OKTOBER
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.305 KB) | DOI: 10.52423/anoa.v2i3.22040

Abstract

Industri Rumah Tangga (IRT) “CemilanQ” dan “Azzam” merupakan industry rumah tangga yang bergerak di bidang pengolahan produk pangan lokal seperti ubi jalar ungu dan pisang. IRT “CemilanQ” adalah IRT penghasil stik ubi jalar ungu dan IRT “Azzam” merupakan produsen keripik pisang di Kota Kendari. Namun dalam prakteknya, proses penjualan produk ini masih belum maksimal, salah satu penyebabnya adalah kemasan yang kurang menarik yang juga menjadi pertimbangan pihak distributor untuk memasarkan produk kedua mitra ini. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini berupaya untuk membantu pengembangan usaha keripik pangan lokal dengan memberikan pelatihan tentang hygiene sanitasi pangan kepada kedua kelompok IRT dan memberikan bantuan berupa produk kemasan yang diharapkan dapat membantu mitra muda memasarkan produknya. Hasil dari kagiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan/pemahaman mitra terkait hygiene sanitasi makanan adapun persentase peningkatannya yaitu sebesar 32,18%. Disamping itu, pemberian kemasan yang menarik juga telah diberikan kepada kedua mitra dalam jumlah 1040 lembar untuk CemilanQ dan 1045 lembar untuk Azzam. Harapan kami kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan membantu industry rumah tangga dapat terus dilakukan agar dapat semakin banyak menyerap tenaga kerja.
PENINGKATAN KESADARAN TERHADAP PENCEGAHAN COVID-19 MELALUI UPAYA TRACKING DAN PROMOSI KESEHATAN BERBASIS DARING DI PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2020 Yusuf Sabilu, Yusuf Sabilu; Zainuddin, Asnia; Lisnawaty, Lisnawaty; Pratiwi, Arum Dian; G., Fifi Nirmala
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi Vol 1, No 3 (2020): Edisi Khusus Covid-19
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.136 KB) | DOI: 10.52423/anoa.v1i3.13638

Abstract

Covid-19 di Indonesia pertama kali dilaporkan pada tanggal 2 Maret 2020. Mulai menyebar di Sulawesi Tenggara pada tanggal 19 Maret 2020. Tingkat penularan Covid-19 dapat terbilang cukup tinggi. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu masyarakat menilai dirinya sendiri terkait COVID-19 di Sulawesi Tenggara dan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait COVID-19 dan The New Normal pada masyarakat. Sasaran program ini adalah seluruh masyarakat di Suawesi Tenggara. Adapun program ini terdiri atas tracking COVID-19 di Sulawesi Tenggara, grup konseling daring COVID-19, pembagian masker, pembagian video, leaflet, dan poster. Hasil kegiatan ini adalah sebanyak 649 orang mengisi tracking Covid-19 dengan status aman 490 responden (75,5%), ada riwayat penularan sebanyak 65 responden (10,01%), gejala mirip COVID-19 65 responden (10,01%), dan ada riwayat penularan dan gejala mirip COVID-19 sebanyak 29 responden (4,48). Untuk kegiatan pembagian leaflet, poster dan masker dilakukan pada 6 pasar di Kota Kendari, yaitu Pasar Andonouhu, Pasar Baru, Pasar Korem, Pasar Mandonga, Pasar Sentral dan Pasar Pelelangan Ikan. Untuk kegiatan konseling melalui grup daring diikuti oleh 31 orang. Pengetahuan responden grup konseling meningkat sebesar 28% setelah diberikan pendidikan kesehatan, dari 78,8 menjadi 90,8 rata-ratanya.
TANGGAP COVID-19 RW 001 DAN RW 003 DI ERA NEW NORMAL KELURAHAN ANDUONOHU KECAMATAN POASIA KOTA KENDARI Sabilu, Yusuf; Lisnawaty, Lisnawaty; Effendy, Devi Savitri; Pratiwi, Arum Dian; Muchtar, Febriana; Irma, Irma
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi Vol 2, No 3 (2021): OKTOBER
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (928.052 KB) | DOI: 10.52423/anoa.v2i3.21597

Abstract

Covid-19 di Indonesia pertama kali dilaporkan pada tanggal 2 Maret 2020. Mulai menyebar di Sulawesi Tenggara pada tanggal 19 Maret 2020. Hingga kini, Covid-19 masih menjadi masalah utama di daerah kami. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di RW 001 dan RW 003 Anduonohu dan siswa SDN 78 dan SDN 6 Kendari akan pentingnya protocol kesehatan dan menjaga asupan makanan agar terhindar dari Covid-19 serta memandirikan masyarakat dengan pembentukan kelompok tanggap darurat di wilayahnya masing-masing. Sasaran program ini adalah warga RW 001 dan 003 Kelurahan Anduonohu serta siswa SDN 78 Kendari dan SDN 6 Kendari. Adapun program ini terdiri atas memberikan edukasi terkait Covid-19, protocol Covid-19, dan asupan makanan bergizi; memberikan modul leaflet, booklet, dan poster terkait Covid-19; membentuk Tim Tanggap Covid-19, membagi-bagikan handsanitizer dan masker. Hasil kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan peserta baik di RW 001, RW 003, SDN 78 Kendari, dan SDN 6 Kendari.
PEMBERDAYAAN IBU-IBU NELAYAN DALAM PENGOLAHAN DAN PENGEMBANGAN PANGAN DI WILAYAH PESISIR KELURAHAN TALIA KECAMATAN ABELI KOTA KENDARI Lisnawaty, Lisnawaty; Pratiwi, Arum Dian
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi Vol 1, No 2 (2020): Vol. 1, No. 2 Mei (2020): ANOA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.031 KB) | DOI: 10.52423/anoa.v1i2.12278

Abstract

Ikan merupakan sumber makanan tinggi protein. Protein ikan tergolong kualitas tinggi karena tersusun dari asam-asam amino dengan komposisi paling lengkap yang diperlukan tubuh untuk pertumbuhan sel. Produksi ikan di Kota Kendari cenderung cukup besar yaitu sebanyak 40.285 ton/tahun. Kelurahan Talia merupakan salah satu daerah penghasil ikan yang cukup besar di Kota Kendari, 80% masyarakatnya bekerja sebagai nelayan. Pemanfaatan ikan di Kelurahan Talia belum optimal, bahkan jika hasil ikan terlalu banyak hanya dibuang kembali ke laut oleh masyarakat. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan, pelatihan serta memberikan bimbingan dan pendampingan tentang pengolahan ikan menjadi produk-produk yang memiliki nilai jual seperti abon ikan, nugget ikan, dan kerupuk ikan, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan meningkatkan pendapatan ibu-ibu nelayan di Kelurahan Talia. Sasaran/mitra kegiatan ini adalah 20 orang ibu-ibu nelayan di RW 03 dan RW 04 di Kelurahan Talia, Kecamatan Abeli, Kota Kendari. Program ini dilakukan dengan tiga tahapan yaitu penyuluhan, pelatihan pembuatan abon ikan, nugget ikan, dan kerupuk ikan, dan pendampingan produksi dan pemasaran. Hasil kegiatan ini adalah mitra telah memahami manfaat mengkonsumsi ikan, telah memahami metode pengolahan dan pengemasan serta telah mampu membuat produk olahan ikan seperti abon ikan, nugget ikan, dan kerupuk ikan.
HUBUNGAN PEKERJAAN MANUAL MATERIAL HANDLING DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA PENGANTAR GALON Pratiwi, Arum Dian; Nurmaladewi, Nurmaladewi; Nasruddin, Nasruddin
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 18 No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v18i1.23851

Abstract

Pekerjaan manual material handling yang dilakukan oleh pengantar galon dapat menimbulkan beberapa keluhan pada tubuh seperti bahu, lengan, punggung, pinggang, pinggul dan pergelangan tangan yang disebut sebagai keluhan musculoskeletal disorders. Prevalensi musculoskeletal disorders berdasarkan hasil survei Health Safety Executive di Britania Raya menunjukkan sebanyak 507.000 pekerja mengalami musculoskeletal disorders tahun 2017, 469.000 pekerja tahun 2018, dan 498.000 pekerja tahun 2019. Prevalensi musculoskeletal disorders di Indonesia dan Sulawesi Tenggara berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 yakni 7,30% dan 5,63%. Adapun prevalensi penyakit sistem otot dan jaringan di Kota Kendari berdasarkan Profil Kesehatan Kota Kendari tahun 2017 yakni 7,66 %, 9,00% tahun 2018, dan 9,35% tahun 2019. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pekerjaan manual material handling dengan keluhan musculoskeletal disorders pada pengantar galon di Kota Kendari. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Uji statistik yang digunakan yakni spearman rank. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengantar galon yang berjumlah 356 orang dengan jumlah sampel yang diambil sebanyak 127 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara waktu, sikap tubuh dan risiko pekerjaan manual material handling dengan keluhan musculoskeletal disorders dan tidak terdapat hubungan antara kondisi kerja dengan keluhan musculoskeletal disorders. Pemilik usaha galon dan pengantar galon hendaknya membatasi waktu mengantar galon, menghindari sikap tubuh membungkuk, memperhatikan kondisi kerja atau depot, serta membatasi jumlah galon yang diangkat.
GAMBARAN PASAR SEHAT DI PASAR BARUGA KECAMATAN BARUGA KOTA KENDARI ‎ Fidelya, Fidelya; Jumakil, Jumakil; Pratiwi, Arum Dian
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i4.47095

Abstract

Pasar merupakan tempat bertemu dan berkumpulnya pedagang serta pembeli untuk melakukan aktivitas perdagangan, ‎sehingga pelaksanaan kesehatan dalam lingkungan pasar harus diperhatikan. Untuk mengetahui gambaran pasar sehat di ‎pasar Baruga Kecamatan Baruga Kota Kendari tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yang bersifat ‎deskriptif yang berguna untuk memberikan gambaran mengenai penyelenggaraan pasar sehat di pasar Baruga. Penelitian ‎ini dilaksanakan pada bulan Juni tahun 2023. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Total ‎sampling adalah teknik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi. hasil penelitian diperoleh ‎bahwa sanitasi di pasar baruga dikategorikan tidak memenuhi syarat sanitasi pasar sehat, dengan skor jawaban Ya 32 ‎‎(54,23%) dan skor jawaban Tidak sebanyak 27 (45,76%). Adapun variabel yang memenuhi syarat adalah bangunan kios/los, ‎air bersih, dan pencahayaan, suhu, dan kelembaban. Sedangkan variabel yang tidak memenuhi syarat adalah bangunan ‎pasar, tempat pembuangan sampah, saluran limbah dan drainase, toilet, tempat penjualan makanan dan bahan pangan, ‎pengendalian binatang penularan penyakit, keamanan pasar, tempat cuci tangan, tempat parkir, pedagang/karyawan, ‎pengunjung. Berdasarkan PERMENKES RI No. 17 Tahun 2020 skor minimal sanitasi pasar adalah dengan jawaban YA ≥ 40 (≥ ‎‎70%). Bagi pihak pengelola Pasar agar menyediakan fasilitas sanitasi pasar yang memadai, yaitu tempat cuci tangan yang ‎dilengkapi dengan sabun dan air mengalir, tempat penampungan sementara, saluran air limbah/drainase, menyediakan ‎toilet sebanyak 4 toilet untuk pedagang perempuan dan 2 toilet untuk pedagang laki-laki.‎
HUBUNGAN KONDISI LINGKUNGAN DALAM RUMAH DENGAN KEJADIAN ‎ Lustina, Lustina; Pratiwi, Arum Dian; Karimuna, Siti Rabbani
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i4.47096

Abstract

Tuberculosis paru merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan oleh kuman ‎Mycobacterium tuberculosis. Terdapat beberapa faktor resiko TB Paru diantaranya ‎yaitu lingkungan terutama lingkungan rumah merupakan salah satu faktor yang ‎memberikan pengaruh besar terhadap status kesehatan penghuninya. Jenis ‎penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian analitik ‎obsevasional dengan desain penelitian case control. Sampel kasus pada penelitian ini ‎sebanyak 57 sampel. Sampel kontrol pada penelitian ini sebanyak 57 sampel. Teknik ‎pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode total sampling. ‎Berdasarkan uji statistik Chi-square bahwa ada hubungan antara kepadatan hunian ‎dengan kejadian tuberkulosis paru (ρ-value = 0,001), ada hubungan antara luas ‎ventilasi dengan kejadian tuberkulosis paru (ρ-value = 0,001), ada hubungan antara ‎kelembaban ruangan dengan kejadian tuberkulosis paru (ρ-value = 0,000), ada ‎hubungan antara suhu dengan kejadian tuberkulosis paru (ρ-value = 0,004), dan tidak ‎ada hubungan antara jenis lantai dengan kejadian tuberkulosis paru (ρ-value = 0,315).‎