Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN APD PADA PEKERJA PT. WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG TBK TAHUN 2022 Irmayanti, Irmayanti; Pratiwi, Arum Dian; Yusran, Sartiah
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v4i3.46413

Abstract

Kecelakaan akibat kerja di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya yang menyebabkan 80-85% kecelakaan industri disebabkan oleh kelalaian manusia, yaitu bekerja tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi, motivasi, dan supervisi dengan kepatuhan penggunaan APD. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan mengaplikasikan desain observasional analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh staf lapangan PT. Wijaya Karya Gedung Tbk yang berpartisipasi dalam proyek The Park Mall Kendari yang berjumlah 64 orang, Sampel dalam penelitian ini dipilih menggunakan teknik total sampling, dimana jumlah sampel yang diambil sebanyak 64 orang. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu kuesioner, lembar observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan antara persepsi dan kepatuhan penggunaan APD (p-value 0,240). Ada hubungan antara motivasi dan kepatuhan penggunaan APD (p-value 0,008) serta tidak terdapat hubungan antara pengawasan dan kepatuhan penggunaan APD (p-value 0,740). Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara motivasi dengan kepatuhan penggunaan APD pada pekerja PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk serta tidak terdapat hubungan antara persepsi dan pengawasan dengan kepatuhan penggunaan APD pada pekerja PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. Kata kunci: kepatuhan APD, motivasi, pengawasan, persepsi
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR WALIKOTA KENDARI TAHUN 2022 Aswar, L. M.; Sabilu, Yusuf; Pratiwi, Arum Dian
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v4i3.46408

Abstract

Kecelakaan kerja ialah peristiwa yang tidak dapat diduga serta disangka. Tidak disangka dikarenakan kejadian itu tidak direncanakan serta tidak terjadi secara sengaja. Beberapa penyebab terjadinya kecelakaan kerja antara lain perilaku berisiko (88%), lingkungan yang tidak aman (10%), serta kejadian diluar kendali (2%). Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko kecelakaan kerja pada pembangunan Kantor Walikota Kendari Tahun 2022. Teknik cross sectional dan metode kuantitatif dipergunakan sebagai desain penelitian. Sejumlah 72 orang dijadikan sebagai populasi pada studi ini yang semuanya dipekerjakan pada proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari serta dipilih menjadi sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket. Analisa data dilakukan dengan cara analisis univariat serta bivariat memakai Fisher Exact Test. Temuan dalam studi ini memperlihatkan bahwasanya tidak terdapat hubungan antara kepatuhan dengan kecelakaan kerja pada proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari tahun 2022 (ρ-value=0,189), selanjutnya tidak ada hubungan pelatihan K3 dengan kecelakaan kerja pada proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari tahun 2022 (ρ-value=0,260), tidak terdapat hubungan sikap kerja dengan kecelakaan kerja pada proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari tahun 2022 (ρ-value=0,056), tidak terdapat hubungan stres kerja dengan kecelakaan kerja pada proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari tahun 2022 (ρ-value=0,679), serta tidak terdapat hubungan kelelahan kerja dengan kecelakaan kerja pada proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari tahun 2022 (ρ-value=0,433). Kata kunci: kelelahan kerja, kepatuhan, pelatihan K3, sikap kerja, stres kerja
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RSUD KOTA BAUBAU TAHUN 2023 Elviana, Zalza; Effendy, Devi Savitri; Pratiwi, Arum Dian
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v4i3.46417

Abstract

Perawat harus bekerja secara profesional dan dengan tanggung jawab yang besar untuk memberikan layanan kepada pasien. Kesehatan perawat dapat terhambat oleh berbagai tuntutan pekerjaan, salah satu contohnya adalah pengaduan kelelahan kerja, yang merupakan tanda masalah kesehatan yang dihadapi perawat saat bekerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada perawat di ruang rawat inap RSUD Kota Baubau. Studi ini menggunakan metode penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pelaksanaan penelitian ini berlangsung pada bulan Februari hingga Maret 2023. Sampel penelitian ini dipilih menggunakan teknik total sampling, yaitu mengambil total populasi perawat di ruang rawat inap sebanyak 74 orang. Data dikumpulkan melalui proses yang dilakukan dengan menggunakan kuesioner NASA TLX untuk mengukur beban kerja mental, kuesioner IFRC untuk mengukur kelelahan kerja, serta kuesioner survei shift kerja untuk mengukur shift kerja responden. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan angka beban kerja mental p=0.005, shift kerja p=0.004, status gizi p=0.045, umur p=0.016 dan masa kerja p=0.039. Simpulan, terdapat hubungan beban kerja mental, shift kerja, status gizi, usia dan masa kerja dengan kelelahan kerja pada perawat di ruang rawat inap RSUD Kota Baubau. Diharapkan perawat dapat menjaga dan memperbaiki gaya hidup sehat, kayak rutin melakukan medical check up, mengembangkan kebiasaan makan yang memberikan pola makan seimbang, dan tidur yang cukup. Kata kunci: beban kerja mental, kelelahan kerja, masa kerja, shift kerja, status gizi, usia
PERBEDAAN TEKANAN DARAH DAN DENYUT NADI SEBELUM DAN SESUDAH TERPAPAR KEBISINGAN PADA PEKERJA BAGIAN PRODUKSI DI PT SURYA RAYA LESTARI 1 Mustafsyira, Mustafsyira; Pratiwi, Arum Dian; Irma, Irma
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v4i3.46404

Abstract

WHO menyatakan bahwa kebisingan dapat memiliki dua jenis konsekuensi yang berbeda, yaitu Efek pendengaran dan non-pendengaran. Masalah non-pendengaran dapat diamati dengan adanya perubahan fisiologis efek pendengaran, yaitu adanya gangguan sistem pendengaran. Perubahan tekanan darah, keringat, dan detak jantung adalah indikator masalah fisiologis. Hormon stres dapat meningkat akibat paparan kebisingan yang berkelanjutan, yang menyebabkan pembuluh darah menyempit dan meningkatkan detak jantung. Ini memiliki dampak besar pada tekanan darah juga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tekanan darah dan denyut nadi sebelum dan sesudah terpapar kebisingan pada tenaga kerja bagian produksi di PT Surya Raya Lestari 1 Tahun 2022. Jenis penelitian ini menggunakan metodologi survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 31 orang yang ditentukan dengan teknik Purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu Sound level meter berbasis aplikasi, Tensimeter digital serta kuisioner. Analisis yang digunakan yaitu Uji Wilcoxon Signed Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas kebisingan tidak melampaui baku mutu (≤70 dB). Nilai p untuk variabel tekanan darah sistolik 0,001, denyut nadi 0,001 dan tekanan darah diastolik 0,317. Kesimpulan, ada perbedaan yang signifikan pada tekanan darah sistolik sebelum dan setelah terpapar kebisingan (p=0,001 < 0,05), ada perbedaan yang signifikan pada denyut nadi sebelum dan setelah terpapar kebisingan (p=0,001 < 0,05), dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada tekanan darah diastolik sebelum dan setelah terpapar kebisingan (p=0,317 > 0,05). Kata kunci: denyut nadi, kebisingan, tekanan darah diastolik, tekanan darah sistolik
HUBUNGAN MOTIVASI, PELATIHAN, DAN STRES KERJA DENGAN PRESTASI KERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DEWISARTIKA KENDARI TAHUN 2022 Ismail, Nurul Islafiah; Suhadi, Suhadi; Pratiwi, Arum Dian
Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 1 (2023):
Publisher : Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Prestasi kerja merupakan alat dari manajemen untuk mengontrol prestasi serta merumuskan berbagai kebijkan personalia. Di Rumah Sakit Umum Dewi Sartika Kendari masih ada perawat yang sering datang terlambat hal tersebut menunjukan kedisiplinan perawat terhadap pekerjaannya masih rendah, selain itu kegiatan pelatihan masih jarang dilakukan, dan beban kerja yang dibebankan kepada perawat dapat membuat perawat menjadi stres. Tujuan: mengetahui hubungan motivasi, pelatihan dan stres kerja dengan prestasi kerja perawat di Rumah Sakit Umum Dewi Sartika Kendari Tahun 2022. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cros sectional, analisis data menggunakan uji Chi Square sampel dalam penelitian yaitu seluruh perawat di Rumah Sakit Umum Dewi Sartika dengan jumlah sampel sebanyak 43 orang. Hasil: hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan antara motivasi dengan nilai p= 0,001 (p
IMPLEMENTASI KAWASAN TANPA ROKOK DI PUSKESMAS WAPUNTO KECAMATAN DURUKA KABUPATEN MUNA TAHUN 2023 Atodding, La Ode Saktian; Rezal, Farit; Pratiwi, Arum Dian
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 5, No 1 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Merokok masih menjadi masalah serius dalam bidang kesehatan karena banyaknya individu yang masih merokok. Perlunya pelaksanaan program kebijakan adalah agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai. Di Kabupaten Muna, Peraturan Daerah telah diberlakukan untuk mengatur Kawasan Tanpa Rokok. Tujuan: Meneliti bagaimana Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) diterapkan di Puskesmas Wapunto, Duruka, Kabupaten Muna pada tahun 2023. Metode: Penelitian ini adalah studi kualitatif yang mengadopsi pendekatan induktif. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini melibatkan dua informan kunci sebagai responden utama. yaitu Kepala Puskesmas dan Kasubag TU Puskesmas, sedangkan informan biasa terdiri dari 3 orang Staf/Pegawai Puskesmas Wapunto. Hasil: Diketahui bahwa pelaksanaan implementasi Kawasan Tanpa Rokok pada Puskesmas Wapunto dari faktor komunikasi sudah berjalan dengan baik. Faktor Wewenang dan kewajiban sudah berjalan dengan baik. Faktor Larangan dalam Implementasi wilayah Kawasan tanpa rokok sudah berjalan dengan baik. Tidak terdapat kendala yang di dapat pihak puskesmas dalam menjalankan implementasi Kawasan tanpa rokok di puskesmas tidak ada kendala. Serta pihak puskesmas mendukung program KTR dengan mengadakan sosialisasi tentang bahaya rokok dan Upaya tersebut berjalan dengan baik. Kesimpulan: Pelaksanaan implementasi Kawasan Tanpa Rokok pada Puskesmas Wapunto sudah berjalan baik secara signifikan.
GAMBARAN PERILAKU IBU TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BENU-BENUA KECAMATAN KENDARI BARAT KOTA KENDARI TAHUN 2023 Alnur, Putriana; Yasnani, Yasnani; Pratiwi, Arum Dian
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v4i4.47111

Abstract

Abstrak Stunting atau balita dengan postur pendek ialah suatu kondisi kurang gizi kronik pada balita yang terjadi pada masa pertumbuhan dan perkembangan pada fase kehidupan awal. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Kendari dengan melihat data dari 15 Puskesmas di Kota Kendari untuk angka kejadian stunting pada Balita di Puskesmas Benu Benua dalam 2 tahun terakhir, dimana pada tahun 2021 jumlah kasus stunting pada Balita sebanyak 53 kasus, dan pada tahun 2022 mengalami peningkatan sebanyak 75 kasus. Prevalensi stunting pada Balita di Kota Kendari mengalami penurunan yang cukup signifikan namun kondisi tersebut tidak di ikuti oleh Puskesmas Benu-Benua yang masih cukup tinggi kasus stunting dimana Puskesmas Benu-Benua terdapat pada nomor urut ke dua balita stunting terbanyak di Kota Kendari dan merupakan Puskesmas dengan jumlah kasus stunting yang cukup tinggi pada Balita. Tujuan penelitian ini yaitu gambaran perilaku ibu terhadap kejadian stunting pada balita di wilayah kerja BLUD UPTD Puskesmas Benu-Benua kecamatan kendari barat kota kendari tahun 2023. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk membuat gambaran tentang suatu keadaan secara objektif. Hasil penelitian ini menunjukkan gambaran pengetahuan ibu yakni pengetahuan kurang baik yakni 53 orang atau 70,7%, pengetahuan baik 22 orang atau 29,3%. Untuk gambaran sikap ibu yakni kurang baik 23 orang atau 30,7% dan sikap baik 52 orang atau 69.3. gambaran tindakan ibu yakni kurang baik 65 orang atau 86,7% dan tindakan baik 10 orang atau 13.3% Kata kunci: Stunting, Balita, Prilaku Ibu Abstract Stunting or toddlers with short posture is a condition of chronic malnutrition in toddlers that occurs during growth and development in the early life phase. Based on data from the Kendari City Health Office by looking at data from 15 Puskesmas in Kendari City for the incidence of stunting in toddlers at the Benu Continent Health Center in the last 2 years, where in 2021 the number of stunting cases in toddlers was 53 cases, and in 2022 there was an increase of 75 cases. The prevalence of stunting in toddlers in Kendari City has decreased significantly, but this condition is not followed by the Benu-Continent Health Center which is still quite high in stunting cases where the Benu-Continent Health Center is located in the second most stunting toddlers in Kendari City and is a Puskesmas with a fairly high number of stunting cases in toddlers Objective: Description of maternal behavior towards the incidence of stunting in toddlers in the work area of BLUD UPTD Puskesmas Benu-Continent, West Kendari District, Kendari City in 2023 Method: This study uses quantitative research with a descriptive research design, which is a research method carried out with the main aim of making an objective picture of a situation. Results: Showing the picture of maternal knowledge, namely poor knowledge of 53 people or 70.7%, good knowledge of 22 people or 29.3%. For the description of the mother's attitude, it is less good 23 people or 30.7% and good attitude 52 people or 69.3. The picture of mother's actions is less good 65 people or 86.7% and good actions 10 people or 13.3%. Keywords: Stunting, Toddlers, Maternal Behavior
Peningkatan Pengetahuan dan Pemeriksaan Kesehatan Mata di SDN 2 TORonipa Kelurahan Toronipa, Kabupaten Konawe Yasnani; Suhadi; Zainuddin, Asnia; Kamrin; Pratiwi, Arum Dian; Nirmala, Fifi
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v3i2.97

Abstract

Mata memiliki peran penting dalam kehidupan manusia, namun perhatian terhadap kesehatan mata masih kurang, yang dapat menyebabkan gangguan seperti penurunan tajam penglihatan dan buta warna. Pengabdian ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan mata pada siswa SDN 2 Toronipa, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan tajam penglihatan, pemeriksaan buta warna, serta penyuluhan kesehatan mata. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan 1 siswa mengalami buta warna parsial, 1 siswa mengalami rabun jauh, dan 8 siswa mengalami penurunan visus. Selain itu, hasil pre dan post tes menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kesehatan mata yang signifikan setelah penyuluhan, dengan p-value 0,000 (p<0,05). Kegiatan ini menunjukkan pentingnya pemeriksaan mata secara rutin serta edukasi kesehatan mata untuk mencegah dan mengurangi gangguan penglihatan pada siswa.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERKORELASI DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA PENGRAJIN TENUN DI DESA SA’DAN TIROALLO KABUPATEN TORAJA UTARA TAHUN 2024 Kadadi, Popy Pratiwi; Zainuddin, Asnia; Pratiwi, Arum Dian
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/arkesmas.v10i1.14681

Abstract

ABSTRAK Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan gangguan di bagian otot skeletal yang diakibatkan oleh beban statis yang berulang pada otot selama waktu yang lama. Ini dapat menyebabkan sakit pada sendi, ligamen, dan tendon. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berkorelasi dengan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada pengrajin tenun di desa Sa’dan Tiroallo kabupaten Toraja Utara tahun 2023. Jenis penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Analisis data menggunakan uji spearman. Jumlah sampel sebanyak 58 pengrajin yang merupakan total dari keseluruhan pengrajin tenun. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi usia (p = 0,000), masa kerja (p = 0,004), gerakan repetitif (p = 0,000) dan sikap kerja (p = 0,000), lama kerja (p= 0,390) dan status gizi (p = 0,084). Dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi antara keluhan musculoskeletal disorders dengan usia, masa kerja, gerakan repetitif dan sikap kerja, sedangkan lama kerja dan status gizi tidak berkorelasi dengan keluhan musculoskeletal disorders pada penenun di desa Sa’dan Tiroallo. Kata Kunci : Musculoskeletal Disorders, Usia, Lama Kerja, Masa Kerja, Gerakan Repetitif, Status Gizi, Sikap Kerja
Faktor-Faktor yang Berkorelasi dengan Tindakan Tidak Aman Saat Berkendara Pada Sopir Dump Truck di PT. Mitra Mekongga Sejahtera Pomalaa Yulianti, Nurul; Pratiwi, Arum Dian; Nurfadilah. H, Siti
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i3.13652

Abstract

ABSTRACT An unplanned, unpredictable, and unwanted incident that occurs either directly or indirectly and is brought on by risky behavior or unsafe working conditions and necessitates stopping work is called a work accident. Unsafe behavior refers to an employee's or a group of employees' acts that increase the likelihood of employee accidents. PT.  Mitra Mekongga Sejahtera or known as PT.  MMS is a company that operates in the field of mining and other excavation support services.  Data obtained from PT.  Mitra Mekongga Sejahtera, it is known that there have been 15 work accidents involving Dump Truck drivers from January to July 2023.  The aim of this research is to determine the factors that correlate with unsafe actions when driving among dump truck drivers at PT.  Mekongga Sejahtera Pomalaa Partners.  The design of this research is a cross sectional study using quantitative research methodology.  Sampling used a total sampling approach of 50 people.  Data analysis used the Spearman Rank correlation test using SPSS version 16.0.  The research findings show that there is a positive relationship and a strong correlation between attitude (0.601), motivation (0.595), punishment system (0.521) and there is no relationship and a very weak correlation between the reward system (0.158) and unsafe actions when driving by driver dump trucks at PT.  Mitra Mekongga Sejahtera, Pomalaa District.  Researchers advise companies to reprimand workers if they carry out unsafe actions, pay attention to safe equipment and tools and pay attention and supervise workers so that they always comply with SOPs. Keywords: Attitudes, Motivation, Punishment Systems, Reward Systems, Unsafe Actions  ABSTRAK  Suatu kejadian yang tidak terencana, tidak terduga, dan tidak diinginkan yang terjadi baik langsung maupun tidak langsung yang disebabkan oleh perilaku berisiko atau kondisi kerja yang tidak aman sehingga mengharuskan penghentian pekerjaan disebut kecelakaan kerja. Perilaku tidak aman mengacu pada tindakan seorang karyawan atau sekelompok karyawan yang meningkatkan kemungkinan terjadinya kecelakaan karyawan. PT. Mitra Mekongga Sejahtera atau disebut PT. MMS merupakan Perusahaan yang bergerak di bidang Jasa Penunjang Pertambangan dan Penggalian Lainnya. Data yang diperoleh dari PT. Mitra Mekongga Sejahtera, diketahui bahwa kecelakaan kerja yang terjadi pada sopir Dump Truck yaitu pada bulan Januari sampai Juli tahun 2023 sudah terdapat 15 kali kasus kecelakaan kerja. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor –faktor yang berkorelasi dengan tindakan tidak aman saat berkendara pada sopir dump truck di PT. Mitra Mekongga Sejahtera Pomalaa. Desain penelitian ini yaitu cross sectional study menggunakan metodologi penelitian kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan pendekatan total sampling sebanyak 50 orang. Analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman dengan memanfaatkan SPSS versi 16.0. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif dan korelasi yang kuat antara sikap (0,601), motivasi (0,595), sistem punishment (0,521) serta tidak ada hubungan dan korelasi sangat lemah antara sistem reward (0,158) dengan tindakan tidak aman saat berkendara pada sopir dump truck di PT. Mitra Mekongga Sejahtera, Kecamatan Pomalaa. Peneliti menyarankan perusahaan untuk menegur pekerja jika melakukan tindakan tidak aman, memperhatikan perlengkapan dan peralatan yang aman dan memperhatikan dan mengawasi pekerja agar selalu mematuhi SOP.  Kata Kunci: Motivasi, Sikap, Sistem Punishment, Sistem Reward, Tindakan Tidak Aman