Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Implementasi Aplikasi EPANET Dalam Evaluasi Pipa Jaringan Distribusi Air Bersih PDAM Kolaka Romy Talanipa; Tryantini Sundi Putri; Fathur Rahman Rustan; Andi Tria Yulianti
INFORMAL: Informatics Journal Vol 7 No 1 (2022): Informatics Journal (INFORMAL)
Publisher : Faculty of Computer Science, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/isj.v7i1.30802

Abstract

The need for raw water for various reasons, particularly clean water for households, public areas, and industry, will continue to rise as the world's population grows and the pace of growth in various fields accelerates. However, because the existing supply of clean water infrastructure is still limited, it has not been able to cover all of the country's water needs. Residents in Latambaga District, Kolaka Regency, are likewise concerned about the lack of safe water. Although the area has adequate water sources (river water) and a distribution network that distributes clean water to the population, the issue is getting water from these water sources to areas where there isn't an optimal clean water distribution network so that it can be used by the community population. As a result, it is required to assess PDAM Kolaka's clean water distribution network by employing the EPANET program application in its analysis. The findings of the pipeline network evaluation using the EPANET 2.0 application, the diameter of the pipes used in the evaluation, pipes with a diameter of 1" to 4", and the demand for 1,003 rods of PVC pipes
EVALUASI WAKTU MENGGUNAKAN CRITICAL PATH METHOD (CPM) PADA PROYEK JALAN RABAT BETON DESA KAMELANTA Ahmad Efendi; Romy Talanipa
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol 5 No 1 (2019): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.048 KB) | DOI: 10.35326/pencerah.v5i1.316

Abstract

EVALUASI WAKTU MENGGUNAKAN CRITICAL PATH METHOD (CPM) PADA PROYEK JALAN RABAT BETON DESA KAMELANTA Ahmad Efendi 1), Romy Talanipa 2) 1)S Prodi Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Buton 2) Prodi Teknik Sipil, Universitas Halu Oleo Email: fahlan.efendi@gmail.com Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengendalian manajemen waktu pada proyek jalan rabat beton Desa Kamelanta Kecamatan Kapontori Kabupaten Buton menggunakan metode network CPM (Critical Path Method). Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Total waktu penyelesaian pekerjaan proyek Jalan Rabat Beton di Desa Kamelanta Kecamatan Kapontori Kabupaten Buton adalah 10 minggu yang menunjukkan manajemen waktu proyek ini tidak terganggu serta pekerjaan sudah berjalan dengan baik; (2) Dengan Menggunakan metode CPM (Critical Path Method), proyek jalan rabat beton Desa Kamelanta Kecamatan Kapontori Kabupaten Buton dapat dipercepat waktu penyelesaiannya menjadi 9 minggu dengan cara aktivitas E (Galian Tanah), F (Pas. Batu Gunung), G (Pas. Batu Kosong), H (Urugan Batu 2/3) dan I (Rabat Beton) waktu pekerjaannya dilaksanakan bersamaan, sehinggah jalur kritis yang akan terbentuk pada pekerjaan ini adalah jalur 1 – 4 – 12 – 15.
PENGARUH PENGGUNAAN SERBUK GERGAJI KAYU JATI SEBAGAI BAHAN SUBTITUSI AGREGAT HALUS PADA CAMPURAN BETON Eko Andhika Putra; Romy Talanipa; Muammar Makmur
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2016): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.191 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v1i1.903

Abstract

Beton merupakan gabungan dari bahan-bahan yang terdiri dari bahan semen hidrolik (portland cement), agregat kasar, agregat halus, air dan bahan tambah (Admixture atau additive) yang membentuk massa padat. Serbuk gergaji kayu adalah limbah yang terdapat pada lingkungan industri penggergajian kayu atau pengrajin furniture yang saat ini belum optimal pemanfaatannya. dengan demikian penulis mencoba menanggulangi limbah tersebut dengan cara menambahkan limbah tersebut pada campuran beton. Pada penelitian kali ini dilakukan dengan cara menambahkan serbuk gergaji kayu jati sebagai bahan subtitusi agregat halus pada campuran beton. Berkaitan dengan latar belakang di atas dapat dirumuskan pokok masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh penambahan serbuk kayu jati sebagai bahan campuran pada beton normal. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan beton normal dengan beton yang ditambahkan serbuk gergaji kayu jati, untuk mengetahui berapa persen kadar penambahan serbuk gergaji kayu jati sehingga bisa dikategorikan sebagai beton normal dan untuk mengetahui apakah penggunaan serbuk gergaji kayu jati berpengaruh pada kuat tekan beton. Beton dengan campuran serbuk kayu ditambahkan dalam proporsi yang berbeda. Dalam hal ini, serbuk kayu digunakan adalah jenis kayu jati dan berfungsi untuk menggantikan agregat halus berdasarkan volume agregat halus. Adapun variasi subtitusi serbuk kayu yang digunakan adalah 0%, 2,5%, 5%, dan 10%. Benda uji berupa kubus 15 cm x 15 cm dengan Mutu Beton K-250 dan kuat tekan rencana 20 Mpa. Hasil penelitian selama 28 hari, menunjukkan bahwa kuat tekan, dan berat beton mengalami penurunan dengan bertambahnya persentase serbuk kayu yang ditambahkan pada campuran beton. Adapun penurunan berat beton rata-rata sebesar 2.08%, 3.61%, dan 8.47% dari beton normal. Sedangkan untuk nilai kuat tekan mengalami penurunan sebesar 4.2%, 16.3%, dan 48.2% dari beton normal. Kata Kunci : Serbuk Gergaji Kayu, Variasi Subtitusi, Kuat Tekan. Pengujian Agregat Halus dan Kasar.
EVALUASI KEBUTUHAN AIR BERSIH DAN JARINGAN DISTRIBUSI PERPIPAAN DI DESA LAKARINTA, KECAMATAN LOHIA, KAB. MUNA Nuzul Vebryanto Idar; Romy Talanipa; Erich Nov Putra Razak; Fathur Rahman Rustan
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.515 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v7i2.27725

Abstract

Ketersedian air bersih  sangat penting bagi kehidupan manusia. Karena air merupakan kebutuhan umum. Untuk itu sangat penting direncanakan suatu system penyediaan air bersih. Desa lakarinta kecamatan lohia kabupaten muna. Masyarakat untuk mengatasi masalah kekurangan air bersih yang telah terpasang dimasyarakat untuk mengatasi masalah kekurangan air. Namun pemasangan system jaringan air bersih tersebut ternyata tidak berfungsi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui berapa debit air (Q) danau Motonuno, di Desa Lakarinta, mengetahui kebutuhan air bersih di Desa Lakarinta pada tahun 2020-2029 yang nantinya dapat di gunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih serta mengetahui diameter dan jumlah pipa yang di butuhkan dalam perencanaan sistem distribusi air bersih di Desa Lakarinta, Kecamatan Lohia Kabupaten Muna. Sumber  air yang dimanfatkan adalah mata air danau  motonun. System jaringan air bersih yang direncanakan yaitu dengan menggunakan pump agar bisa mengalirkan air ke reservoir penampung yang memiliki elevasi lebih tinggi daripada elevasi sumber mata air. Selanjutnya memanfaatkan gaya grafitasi untuk menyalurkan air kemasyarakatan. Sistem jaringan air bersih direncanakan dapat memenuhi kebutuhan air bersih sampai tahun 2029. Debit mata air danau motonunoberdasrakan pengukuran dilapangan menggunakan metode pelampung adalah 0,06762 m5/detik atau 67,62 liter/detik.
TINJAUAN PERENCANAAN PLAMBING PADA GEDUNG LAYANAN DAN LABORATORIUM STASIUN KARANTINA IKAN PENGENDALIAN MUTU RANOMEETO Idul Fitra; Romy Talanipa; Ranno Marlany Rachman; Fathur Rahman Rustan
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2020): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.41 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v5i2.24144

Abstract

Abstract Building Services Laboratory Of The Quarantine Station Fish Quality Control Ranomeeto. Have extensive building 396 m2 on each floor. in order to support capacity and function of the laboratory building it. Techniques in data collection in field studies include: (1) observation field, (2) interview, (3) documentation.This field study aims to knowing methods Planning Review Plumbing In The Building Services and Laboratory Quarantine Station Fish Quality Control Ranomeeto. The results of the discussion this report reviews the planning of the plumbing in the building services and laboratory quarantine station fish this is : (1) using the method of the floor area effective at building laboratry, (2) calculate the water needs based on the type and number of tools plabing, (3) water demand calculations based on unit equipment plumbing, (4) calculate the volume capacity of the recervoir on building the lab, (5) determine the amount and types of equipment plumbing on the laboratory building. The conclusion obtained from the results of the calculation are the needs of clean water in the laboratory building 4,40 m3/day/person or 4.400 L/day/person. Volume capacity recervoir on building 2.467 litre. And has a number of tools as much as 24 pieces , water closed 6 pieces, urinal 3 pieces, lavatory 4 pieces, faucent 11 pieces.  Abstrak Gedung layanan laboratorium stasiun karantina ikan pengendalian Mutu Ranomeeto Memiliki luas gedung 396 m2 di setiap lantainya. demi mendukung kapasitas serta fungsi dari gedung laboratorium itu. Teknik dalam pengumpulan data pada studi lapangan meliputi: (1) obsevasi lapangan, (2) wawancara, (3) dokumentasi. Studi lapangan ini bertujuan untuk mengetahui metode Tinjauan Perencanaan Plambing Pada Gedung Layanan Laboratorium Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu Ranomeeto. Hasil pembahasan laporan ini Tinjauan Perencanaan Plambing Pada Gedung Layanan dan Laboratorium Stasiun Karantina Ikan ini adalah : (1) menggunakan metode luas lantai efektif pada gedung laboratorium, (2) menghitung kebutuhan air bersih berdasarkan jenis dan jumlah alat plambing, (3) perhitungan kebutuhan air bersih berdasarkan unit alat plambing, (4) menghitung kapasitas volume recervoir pada gedung lab, (5) mengetahui jumlah dan jenis alat plambing pada gedung laboratorium. Adapun kesimpulan yang didapat dari hasil perhitungan adalah kebutuhan air bersih pada gedung laboratorium 4,40 m³/hari/orang atau 4.400 L/hari/orang. Volume kapasitas recervoir pada gedung 2.467 liter. Dan memiliki jumlah alat sebanyak 24 buah , water closed 6 buah, urinal 3 buah, lavatory 4 buah, faucent 11 buah. 
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH UNTUK PENGHUNI RUMAH SUSUN APARATUR SIPIL NEGARA RUMAH SAKIT BAHTERAMAS DI KOTA KENDARI Yuni Ikasari Arif Ridangka; Romy Talanipa; Rini Sriyani
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2017): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.494 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v2i2.27196

Abstract

Abstract The ASN apartment building Bahteramas Hospital in Kendari City was built on March 26 2018 which consists of 3 floors and has an area of ± 780,937 m2 of repairs. In order to support its capacity and function, the supply of water with good quality and quantity, the disposal of dirty water and rainwater that has no obstacles, and an adequate fire prevention system is absolutely necessary.This study aims to determine the amount of clean water needs by residents of the Bahteramas Hospital State Apparatus apartment in Kendari City which is calculated using three methods, namely based on the number of occupants, the type and number of plumbing devices, based on the load units of plumbing tools using prime data and secondary.The results of this study indicate that the need for clean water in the Flat Building of the State Civil Apparatus Bahteramas Hospital based on the number of occupants on average per day is 79,65 m3/day. Calculation of clean water needs based on the amount of plumbing equipment in a residential building using daily water is 776,9 m3/day. Calculation of clean water needs based on the unit load of plumbing equipment in a flat building using water for daily water use is 108,75 m3/day.  Abstrak Bangunan rumah susun ASN Rumah Sakit Bahteramas di Kota Kendari yang dibangun pada tanggal 26 maret 2018 yang terdiri dari 3 lantai dan mempunyai luas ± 780,937 m2  perlantainya. Demi mendukung kapasitas serta fungsinya, maka persediaan air dengan kualitas dan kuantitas yang baik, pembuangan air kotor dan air hujan yang tidak ada hambatan, serta sistem pencegah kebakaran yang memadai mutlak di perlukan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah kebutuhan air bersih yang diperlukan penghuni rumah susun Aparatur Sipil Negara Rumah Sakit Bahteramas di Kota Kendari yang dihitung dengan menggunakan tiga metode yaitu berdasarkan jumlah penghuni, jenis dan jumlah alat plumbing, berdasarkan unit beban alat plumbing dengan menggunakan data prime dan sekunder.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih pada Gedung Rumah Susun Aparatur Sipil Negara Rumah Sakit Bahteramas berdasarkan jumlah penghuni rata-rata perhari sebesar 79,65 m3/hari. Perhitungan kebutuhan air bersih berdasarkan jumlah alat plumbing pada gedung rumah susun pemakaian air perhari sebesar 776,9 m3/hari. Peritungan kebutuhan air bersih berdasarkan unit beban alat plumbing pada  gedung  rumah  susun  pemakaian  air  pada  pemakaian  air  perhari sebesar 108,75 m3/hari. 
Tinjauan Plumbing Kebutuhan Air Bersih Pada Gedung Program Pendidikan Vokasi Universitas Halu Oleo Muhammad Reza Ridwan; Romy Talanipa; Erich Nov Putra Razak; Sulha Sulha
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.264 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v7i1.27244

Abstract

Gedung program pendidkan vokasi universitas halu oleo Memiliki luas gedung 562,5m² di setiap lantainya, demi mendukung kapasitas serta fungsi dari gedung itu. Teknik dalam pengumpulan data pada studi lapangan meliputi: (1) obsevasi lapangan, (2) wawancara, (3) dokumentasi. Studi lapangan ini bertujuan untuk mengetahui metode Tinjauan Plumbing Pada Gedung Program Pendidikan Vokasi Universitas Halu Oleo. Hasil pembahasan laporan ini Tinjauan Plumbing Pada Gedung Program Pendidikan Vokasi Universitas Halu Oleo ini adalah : (1) menggunakan metode luas lantai efektif pada gedung program Pendidikan vokasi, (2) menghitung kebutuhan air bersih berdasarkan jenis dan jumlah alat plumbing, (3) perhitungan kebutuhan air bersih berdasarkan unit alat plambing, (4) menghitung kapasitas volume reservoir pada gedung program pendidikan vokasi, (5) mengetahui jumlah dan jenis alat plumbing pada gedung program Pendidikan vokasi. Adapun kesimpulan yang didapat dari hasil perhitungan adalah kebutuhan air bersih pada gedung program Pendidikan vokasi 9,44 m³/hari/orang atau 9440 L/hari/orang. Volume kapasitas reservoir pada gedung 2,467 liter. Dan memiliki jumlah alat sebanyak 46 buah , water closet 12 buah, urinal 9 buah, lavatory 12 buah, jet shower 12 buah dan faucent 1 buah.
Studi Pengolahan Air Limbah dalam Menurunkan Kadar BOD dan COD di Pelabuhan Perikanan Samudra Kendari Ranno Marlany Rachman; Romy Talanipa; Abdul Rahim Sya’ban
Prosiding ESEC Vol. 3 No. 1 (2022): Seminar Nasional (ESEC) 2022
Publisher : Prosiding ESEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wastewater is polluted used water resulting from human activities and activities. Wastewater entering the Wastewater Treatment Installation System (WWTP) is treated before being channeled into public drainage. This study aimed to determine the wastewater treatment system using aeration, sedimentation, and oxidation methods to reduce BOD and COD levels of WWTP in PPS Kendari. This research is a quantitative descriptive that is to determine the performance of each wastewater treatment plant by comparing the test results of water samples before and after treatment from aeration tanks, sedimentation tanks to oxidation tanks. Before entering the treatment process, the initial wastewater sample testing results had a BOD value of 112.6 mg/L and a COD value of 260 mg/L. The results of the research on the performance of the aeration basin treatment can reduce BOD levels by 22.58% and COD levels by 28%, wastewater treatment with the sedimentation method can reduce BOD levels by 21.31% and COD levels by 36.19%, in water treatment waste with oxidation method can reduce BOD levels by 23.83% and COD levels by 35.79%, wastewater treatment plants using aeration, sedimentation and oxidation methods can reduce BOD levels by 53.59% (52.25 mg/L) and COD of 70.5% (76.7 mg/L). These results have met the wastewater quality standard of Ministerial Regulation No. 6 of 2007.
Perencanaan Plumbing Instalasi Air Bersih Pada Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia Di Kota Kendari Sulawesi Tenggara Ikra Rahmawati; Ranno Marlany Rachman; Umran Sarita; La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad; Romy Talanipa
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v7i4.28105

Abstract

Bangunan Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Kota Kendari Sulawesi Tenggara yang dibangun pada tanggal 23 November 2018 yang terdiri dari 4 lantai dan mempunyai luas ± 1.920 m2 perlantainya. Demi mendukung kapasitas serta fungsinya, maka persediaan air dengan kualitas dan kuantitas yang baik, pembuangan air kotor dan air hujan yang tidak ada hambatan, serta sistem pencegah kebakaran yang memadai mutlak di perlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah kebutuhan air bersih yang diperlukan penghuni Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Kota Kendari Sulawesi Tenggara yang dihitung dengan menggunakan tiga metode yaitu berdasarkan jumlah penghuni, jenis dan jumlah alat plumbing, berdasarkan unit beban alat plumbing dengan menggunakan data prime dan sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih pada Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia berdasarkan jumlah penghuni rata- rata perhari sebesar 53,8 m3/hari. Perhitungan kebutuhan air bersih berdasarkan jumlah alat plumbing pada gedung kantor pemakaian air perhari sebesar 303,4 m3/hari. Perhitungan kebutuhan air bersih berdasarkan unit beban alat plumbing pada gedung kantor pemakaian air perhari sebesar 69 m3/hari.
EVALUASI PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR WALIKOTA KENDARI Nasrul Nasrul; Septy Marlina Putri Sari; Nini H Aswad; Romy Talanipa; Muh. Thahir Azikin
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 10, No 3 (2022): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v10i3.31252

Abstract

Studi penerapan pelaksanaan Alat Pelindung Diri dan identifikasi bahaya pada proyek Pembangunan Kantor Walikota Kendari menggunakan jenis penelitian kualitatif berupa data primer yang diperoleh dengan melakukan penelitian langsung di lokasi proyek dan memberikan interview kepada petugas K3 di lokasi, serta data sekunder berupa Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) dari manajemen proyek. Berdasarkan hasil observasi lapangan, wawancara pekerja dan hasil penilaian prosedur, penerapan SMK3 pada proyek Pembangunan Kantor Walikota Kendari dapat dikatakan terorganisir, tetapi masih kurang dalam hal penerapan dan pengendalian. Karena masih terdapat beberapa pekerja yang tidak menerapkan APD dengan baik serta terjadi beberapa kecelakaan kerja yang terjadi di lokasi proyek. Persentase yang di dapat dari hasil observasi yaitu dengan nilai 67%, dimana perlu adanya pembinaan kembali serta penerapan K3 harus dilaksanakan sesuai perencanaan, aturan, pedoman, komitmen dan kebijakan, sehingga tidak terjadi kecelakaan kerja.