Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

STRATEGI KEBERLANJUTAN EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN DI DESA MASADIAN KECAMATAN MENUI KEPULAUAN KABUPATEN MOROWALI Amiludin, Hasrianti Amiludin; Sifatu, Wa Ode; Supiyah, Ratna
WELL-BEING: Journal of Social Welfare Vol 2, No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.875 KB) | DOI: 10.52423/well-being.v2i1.20008

Abstract

The purpose of this study was to determine the sustainability strategies for the economic livelihoods of indigenous people in Masadian Village, Menui District, Morowali Regency and strategies for increasing the economy of the puppet community in Desa Santas, Menadian District, Menow Islands, Morowali Regency. The results of the study showed that solving the problem of economic sustainability in the Desa Desa community uses an active strategy in which all communities express their daily needs by doing side jobs with various forms of work such as working as construction workers, ship / boatbuilders, fish buyers. The side jobs that are most chosen by fishermen are construction workers and shipbuilders and poverty reduction models with a participatory approach or the role of the wife / children to help the husband work
UPAYA PEMEINTAH DESA DALAM MENYOSIALISASIKAN LAMPIRAN KEPUTUSAN MENTERI NO 8 TAHUN 2017 TENTANG PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN RUMAH UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA (Studi di Desa Wamboule Kecamatan Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara) Adilan, Ervilan; Kasim, Syaifuddin S.; Supiyah, Ratna
WELL-BEING: Journal of Social Welfare Vol 1, No 2 (2020): December Issue
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.357 KB) | DOI: 10.52423/well-being.v1i2.16522

Abstract

This study aims to determine the village government's efforts in disseminating the ministerial decision No. 8 of 2017 concerning land use home gardens to improve the welfare of the family and community responses to the socialization of land use homestead in the village of North Kec.Kulisusu Kab.Buton Wamboule North. This study used descriptive qualitative data collection techniques are observation, interview, documentation. Informants of this research consisted of 10 people, which is 3 people as key informants (The Villages) and 7 as an additional informant (Society).These results indicate that the government's lack of socialization village homestead on land use so there are many people who do not understand and do not take advantage of home gardens as productive land, then to continue this program of village government distribute plant seeds every 3 months to the public. People who use land has obtained good results and enough help to meet the needs of everyday family consumption and can reduce and increase household income by selling crops with obtain Rp20,000-Rp25,000 per day. While people who do not take advantage of homestead land caused because not understand the purpose of the land use yard so it is not keen to implement this program. It is also no desire of people's self-due to lazy and do not like eating vegetables.
DAMPAK PSIKOSOSIAL PADA ISTRI AKIBAT PERNIKAHAN DINI (Studi Di Desa Awiu Kecamatan Aere Kabupaten Kolaka Timur) Ririn, Noor Azlyn; Arsyad, Muhammad; Supiyah, Ratna
Welvaart : Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol 4, No 2 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/welvaart.v4i2.43372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak psikososial yang dialami oleh istri akibat pernikahan dini, meneliti faktor-faktor penyebab pernikahan dini pada istri, dan mengeksplorasi solusi yang diadopsi oleh istri dalam mengatasi dampak psikososial dari pernikahan dini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan Purposive Sampling untuk menentukan informan, yang terdiri dari sembilan istri yang mengalami pernikahan dini, Kepala Desa Awiu, dan Kepala KUA Aere. Faktor-faktor penyebab pernikahan dini pada istri melibatkan aspek sosial dan budaya, ekonomi, peran orang tua, tingkat pendidikan, pergaulan bebas, dan keinginan pribadi. Dampak psikososial yang dialami oleh istri mencakup dampak emosional, sosial, kesehatan mental, kesehatan fisik, kesehatan umum, dan pendidikan. Untuk mengatasi dampak psikososial pernikahan dini, istri mengadopsi sejumlah solusi, termasuk pencarian dukungan, konseling terapi pendidikan dan pengembangan diri, menjaga kesehatan mental dan fisik, memperoleh informasi dan pendidikan, serta berpartisipasi dalam komunitas. Hasil penelitian ini menunjukkan kompleksitas permasalahan pernikahan dini dan menggarisbawahi pentingnya pendekatan holistik dalam menanggapi dampak psikososialnya. Dengan memanfaatkan teknik analisis kualitatif, penelitian ini melakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang permasalahan yang dihadapi oleh istri yang mengalami pernikahan dini. Melalui temuan ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi untuk pengembangan program intervensi yang lebih efektif dan holistik dalam menanggapi dampak psikososial pernikahan dini pada istri. Kata Kunci: Faktor Psikososial, Penyebab Pernikahan Dini.
EFEKTIVITAS PELATIHAN KETERAMPILAN MENJAHIT DAN SALON PENYANDANG DISABILITAS TUNA RUNGU WICARA MOEHAI KENDARI Lauba, Nurhasia; Bahtiar, Bahtiar; Supiyah, Ratna
Welvaart : Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol 3, No 1 (2022):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/welvaart.v3i1.27389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui efektivitas pelatihan keterampilan menjahit dan salon penyandang disabilitas tuna rungu wicara moehai Kendari di Loka Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Rungu Wicara Moehai Kendari dan. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling adapun informan penelitian ini yaitu kepala rehabilitasi sosial penyandang Disabiliitas Loka Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara Moehai Kendari, satu instruktur pelatihan keterampilan menjahit, satu instruktur keterampilan salon, dan satu pranata humas pertama. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data Primer dan Sekunder. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik penggumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektititas pelatihan keterampilan menjahit dan salon penyandang disabilitas tuna rungu wicara moehai Kendari telah efektif dilihat dari pertama tugas atau fungsi para pelaksana pelatihan keterampilan telah dilakukan dengan baik, kedua rencana atau program telah dilaksanakan dengan baik, ketiga ketentuan atau peraturan telah dilaksakan dengan baik dan keempat tujuan atau kondisi ideal telah tercapai. Kata Kunci: Efektivitas, Pelatihan Keterampilan, Penyandang Disabilitas Tuna Rungu Wicara
INTEGRASI SOSIAL ANTAR SUKU BANGSA DI PEMUKIMAN TRANSMIGRASI (Studi di Desa Wapae Jaya Kecamatan Tiworo Tengah Kabupaten Muna Barat) Rosdiana, Herlin; Hos, Jamaluddin; Supiyah, Ratna
Gemeinschaft Vol 3, No 2 (2021): Edisi Oktober
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/gjmpp.v3i2.17469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk integrasi antarsuku bangsa di pemukiman transmigrasi  dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat integrasi sosial antar suku di pemukiman transmigrasi di Desa Wapae Jaya Kecamatan Tiworo Tengah Kabupaten Muna Barat. Dalam penelitian. Informan penelitian ini terdiri dari masing-masing suku bangsa, seperti 5 orang suku Muna, 5 orang suku Sunda, 1 orang suku Bali, 1 orang suku Bugis, 1 orang suku bajo, sehingga berjumlah 13 informan selain itu informan penelitian ini juga dari pihak pemerintah seperti Kepala Desa Wapae Jaya dan tokoh masyarakat, Sehingga informan penelitian ini berjumlah 15 orang. Dengan menggunakan tipe penelitian kkualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian dengan cara observasi, wawancar dan dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Integrasi soaial antar suku  di pemukiman transmigrasi di Desa Wapae  Jaya Kecamatan Tiworo Tengah Kabupaten Muna Barat mempunyai bentuk-bentuk integrasi seperti: Beradaptasi dan interaksi sosial, Pernikahn antar suku serta rasa toleransi dan sikap saling menghargai, adapun faktor pendukung berupa bahasa dan kerjasama adapun faktor penghambat berupa perbedaan agama dan stereotip
POLA PEMBAGIAN KERJA PADA KELUARGA NELAYAN DALAM MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA (Studi Pada Penjual Ikan Asap di Desa Malalanda Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara) Sarniati, Sarniati; Juhaepa, Juhaepa; Supiyah, Ratna
Gemeinschaft Vol 2, No 2 (2020): Edisi Oktober
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/gjmpp.v2i2.15538

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk  mengetahui pola pembagian kerja pada keluarga nelayan dalam meningkatkan ekonomi keluarga nelayan penjual ikan asap di Desa Malalanda Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara (2) Untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi penjual ikan asap dalam meningkatkan ekonomi keluarga di Desa Malalanda Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara. Penelitian ini dilakukan di Desa Malalanda Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh akan disajikan dalam bentuk penjelasan, uraian, dan gambaran tentang pola pembagian kerja keluarga nelayan dan kendala-kendala yang dihadapi penjual ikan asap. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pola pembagian kerja pada keluarga nelayan penjual ikan asap di Desa Malalanda yaitu suami pada operasi penangkapan ikan, istri pada pengolahan hasil ikan dan anak pada penyokong kelangsungan hidup keluarga dalam arti dapat memberikan kontribusi ekonomi. Dan kendala-kendala yang dihadapi penjual ikan asap dalam meningkatkan ekonomi keluarga yaitu 1) pemasaran 2) hasil produksi 3) ikan sebagai bahan baku utama.
PERAN PEREMPUAN PETANI JAGUNG DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN EKONOMI KELUARGA (Studi Kasus di Desa Bangkali Kecamatan Watopute Kabupaten Muna) Ray, Kasman; Kasim, Syaifudin Suhri; Supiyah, Ratna
Gemeinschaft Vol 6, No 1 (2024):
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/gjmpp.v6i1.46996

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Bagaimana Peran Perempuan Petani jagung dalam Memenuhi Kebutuhan Ekonomi Keluarga di Desa Bangkali Kecamatan Watopute Kabupaten Muna dan Untuk mengetahui Apa Faktor Pendorong Sehingga Perempuan Bekerja Sebagai Petani Jagung dalam Memenuhi Kebutuhan Ekenomi Keluarga di Desa Bangkali Kecamatan Watopute Kabupaten Muna. Informan penelitian ini berjumlah 8 orang, selanjutnya akan dianaliis dengan menggunakan data kualitatif. Teknik yang digunakan dalam penlitian ini adalah dengan melalui penelitian lapangan yang dilakukan dengan teknik pengamatan (observasi), dan teknik wawancara (Interview) dan selanjutnya dianalisis dengan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga dimana pcnghasilan suami tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan maka seorang istri atau perempuan membantu perekonomian rumah tangga dengan berkebun. Dengan ikut sertanya kaum perempuan dalam pemenuhan kebutuhan maka beban ekonomi rumah tangga semakin rendah. Perempuan mempunyai kesibukan dikebun, tetapi mereka tidak melupakan tanggung jawab mereka dirumah, seperti mendidik anak, membersihkan rumah, menyiapkan makanan untuk anggota keluarganya. Mereka pergi dikebun setelah semua urusan rumah selesai. Seorang ibu rumah tangga sebelum pergi dikebun melakukan berbagi aktifitas dirumah seperti membersihkan rumah, menyiapkan sarapan untuk anggota keluarganya, memberikan pendidikan kepada anak-anaknya. Perempuan bekerja sebagai petani jagung disebabkan beberapa faktor diantaranya : (1) faktor ekonomi, perempuan bekerja karena kebutuhan ekonomi dimana penghasilan suami tidak dapat memenuhi kebutuhan dalam rumah tangga (2) faktor sumber daya, perempuan ikut bekerja karena sumber daya yang ada seperti lahan, modal, pengetahuan, serta jaringan sosial
EKSISTENSI KELUARGA TANPA ANAK (Study Tentang Upaya Mempertahankan Perkawinan Tanpa Anak di Desa Lagadi Kabupaten Muna Barat) Ristiana, Ristiana; Hos, Jamaluddin; Supiyah, Ratna
Gemeinschaft Vol 3, No 2 (2021): Edisi Oktober
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/gjmpp.v3i2.19658

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengatasi persoalan yang muncul diantara mereka dan anggota keluarga pasangan tanpa anak, dan untuk mengetahui upaya pasangan suami istri mempertahankan perkawinan mereka tanpa kehadiran anak di Desa Lagadi. Dalam penelitian ini yang menjadi informan penelitian adalah pasangan yang tidak memiliki anak yang merupakan warga Desa Lagadi dengan jumlah keseluruhan informan yaitu terdiri dari 12 pasangan yang tidak memiliki anak, yang usia pernikahannya diatas 3 tahun. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian dilakukan menggunakan teknik tertentu antara lain: observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya hasil penelitian dianalisis melalui metode analisis deskriptif, dimana menggambarkan secara sistematis dan akurat mengenai persoalan yang muncul diantara pasangan dan anggota keluarga karena belum adanya anak ditengah keluarga dan upaya pasangan suami istri dalam mempertahankan perkawinan tanpa kehadiran anak di Desa Lagadi, Kec. Lawa Kab. Muna Barat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam mengatasi persoalan yang muncul pada pasangan tanpa anak melalui Faktor Internal dan Faktor Eksternal, dan upaya dalam mempertahanka perkawinan meliputi: Komunikasi, Komitmen, mengadopsi anak, mencari pengobatan untuk bisa hamil dan pasrah pada Nasib
INTERNALISASI KALOSARA PADA GENERASI MUDA SUKU TOLAKI (Studi di Kecamatan Puriala Kabupaten Konawe) B, Isma Wariyanti; Moita, Sulsalman; Supiyah, Ratna
Gemeinschaft Vol 5, No 2 (2023):
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/gjmpp.v5i2.22562

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji bagaimana fungsi lembaga adat dan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat dalalm proses internalisasi Kalosara pada generasi muda suku Tolaki di Kecamatan Puriala Kabupaten Konawe. Metode penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknis pengumpulan datanya yaitu studi pustaka, studi lapangan, wawancara, serta dokumentasi. penelitian ini menunjukan bahwa dalam proses internalisasi Kalosara pada generasi muda melakukan beberapa cara diantaranya internalisasi budaya melalui kegiatan seremoni pesta perkawinan, kematian, menyambut tamu/pejabat, dan melalui penyelesaian konflik serta pelatihan dan seminar budaya Kalosara, adapun faktor-faktor yang mendukung yaitu pemerintah daerah dan tokoh masyarakat dan yang menjadi menghambat adalah pengaruh modernisasi dan faktor pendidikan.
BENTUK INTERVENSI GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENANGANI SISWA BERMASALAH (Studi SMA Negeri 2 Kulisusu Kabupaten Buton Utara) Rahmat, Aris; Supiyah, Ratna; Sarmadan, Sarmadan
WELL-BEING: Journal of Social Welfare Vol 4, No 2 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/well-being.v4i2.43347

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab Siswa Bermasalah di Sekolah SMA Negeri 2 Kulisusu Kabupaten Buton Utara dan untuk mengetahui Bentuk Intervensi Guru Bimbingan dan Konseling dalam menangani Siswa Bermasalah di SMA Negeri 2 Kulisusu Kabupaten Buton Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi dengan informan 21 orang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor penyebab siswa bermaslah di sekolah adalah di sebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal yaitu faktor yang berkaitan dengan pribadi, dalam faktor yang berkaitan dengan pribadi ada beberapa jenis diantaranya:(1) sifat malas yang dimiliki oleh Siswa (2) sifat marah dan (3) kesengajaan dari tindakan yang dilakukan. Faktor eksternal yaitu (1) faktor yang berkaitan dengan keluarga (2) faktor yang berkaitan dengan sekolah dan (3) faktor yang berkaitan dengan lingkungan sosial. Bentuk intervensi guru bimbingan konseling dalam menangani siswa yang bermasalah yaitu (1) konseling individu (2) konseling kelompok. (3) Bimbingan kelompok (4) konsultasi dan (5) Keberfungsian Sosial Siswa. Dalam konseling individu yang dilakukan oleh Guru BK yaitu Guru BK melakukan wawancara dengan siswa bermasalah untuk mengetahui faktor penyebab siswa melakukan kesalahan di sekolah dan memberikan motivasi kepada siswa yang bermasalah. Untuk konseling kelompok yaitu Guru BK mengumpulkan siswa yang bermasalah kemudian di berikan pengarahan dan sangsi dari masalah yang dilakukannya. Bimbingan kelompok dengan menghadirkan orang tua siswa di sekolah kemudia di berikan pengarahan kepada siswa yang bermasalah secara berkelompok baik dari kepala sekolah, wsli kelas, guru bimbingan dan konseling dan orang tua siswa. Konsultasi yang dilakukan dengan cara memberitahu terlebih dahulu kepada siswa terkait aturan tata tertib sekolah agar mereka tidak melakukan pelanggara di sekolah. Dan Keberfungsian Sosial Siswa melihat bagaimana siswa yang telah di berikan konseling apakah sudah menjalankan fungsinya sebagai seorang siswa sesuai dengan statusnya seorang siswa atau belum dan melihat bagaimana perubahan siswa yang bermasalah setelah di konseling.