Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : SOCIETAL

MINAT LULUSAN SLTA UNTUK MELANJUTKAN PENDIDIKAN DI PERGURUAN TINGGI (Studi Di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan) Efendi, Irpan; Bahtiar, Bahtiar; Sarpin, Sarpin
SOCIETAL Vol 7, No 2 (2020): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk menganalisis minat lulusan SLTA untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan. (2) Untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi rendahnya minat lulusan SLTA untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan. (3) Untuk menganalisis aktivitas lulusan SLTA yang tidak melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan. Adapun manfaat (1) Manfaat secara teoritis yaitu penelitian ini diharapkan dapat berguna sebagai bahan perbandingan bagi penelitian lainnya yang berhubungan dengan minat dalam melanjutkan pendidikan serta diharapkan dapat menjadi dasar pemikiran dan motivasi bagi peneliti lainnya. (2) Manfaat secara praktis yaitu dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan  pemikiran bagi masyarakat luas khususnya lulusan SLTA dalam meningkatkan minatnya untuk melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi. Penelitian dilaksanakan di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan.Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu melakukan penelitian melalui wawancara mendalam pada masyarakat.Hasil penelitian ini bertujuan untuk menemukan (1) minat lulusan SLTA untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan yaitu cukup rendah di karenakan banyak lulusan SLTA yang tidak melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi yang didasari oleh kurangnya minat mereka untuk melanjutkan pendidikannya (2) faktor yang mempengaruhi rendahnya minat lulusan SLTA untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan yaitu (a) faktor internal berupa kurangnya motivasi serta keinginan untuk langsung bekerja, (b) faktor eksternal yaitu kurangnya dorongan dari keluarga dan keadaan lingkungan sekitar (3) aktivitas yang dilakukan lulusan yang tidak melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan yaitu bekerja baik membantu atau meneruskan usaha orang tua mereka maupun mencari pekerjaan lain di kota.
PROBLEMATIKA SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DESA TERTINGGAL (Studi di Desa Bakutaru Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan) Apriani, Ica; Kasim, Syaifudin S.; Sarpin, Sarpin
SOCIETAL Vol 7, No 2 (2020): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui faktor-faktor apakah yang menyebabkan Desa Bakutaru Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan dikategorikan menjadi desa tertingal. (2) Untuk mengetahui bagaimanakah problematika sosial ekonomi masyarakat Desa Bakutaru Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan sebagai desa tertinggal. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bakutaru Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang menyebabkan Desa Bakutaru Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan menjadi desa tertinggal yaitu: (1) Sumber daya manusia yang rendah, (2) Keterbatasan sarana dan prasarana, seperti kantor desa, jaringan komunikasi atau internet, infrastruktur jalan kurang memadai, serta sarana pelayanan kesehatan, (3) Bencana alam yang sering terjadi ketika musim hujan seperti banjir dan tanah longsor, dan (4) masalah Kebijakan. Dari ke empat faktor-faktor tersebut, mempengaruhi problematika sosial ekonomi masyarakat di Desa Bakutaru. Pada problematika sosial yaitu: (1) Kesehatan. Masyarakat yang kurang memperhatikan kebersihan lingkungan, serta pelayanan kesehatan yang kurang memadai, dan (2) Pendidikan bagi masyarakat di Desa Bakutaru mayoritas adalah rendah. Sedangkan pada  problematika ekonomi yaitu, (1) Pekerjaan masyarakat yang tidak menetap dan pendapatan yang tidak menentu, (2) Pemasaran. Sebagian hasil pertanian masyarakat kurang baik dan hanya sebagian yang dapat dipasarkan, serta (3) Pendapatan masyarakat yang relatif minim.
KONTROL SOSIAL PEMILIK RUMAH KOS TERHADAP PERILAKU MENYIMPANG MAHASISWA KOS (Studi di Kelurahan Lalolara Kecamatan Kambu Kota Kendari) Sriwulan, Windi; Bauto, La Ode Monto; Sarpin, Sarpin
SOCIETAL Vol 8, No 1 (2021): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah sebagai berikut: (1) Untuk mengetahui bentuk-bentuk perilaku menyimpang yang dilakukan oleh mahasiswa kos di Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. (2) Untuk mengetahui kontrol sosial pemilik rumah kos terhadap perilaku menyimpang mahasiswa kos di Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. Terdapat 13 informan dalam penelitian ini yakni, 4 orang pemilik kos, 2 orang  masyarakat, 7 orang mahasiswa kos. Tipe dari penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Jenis dan sumber data yaitu  jenis data kualitatif dan data kuantitatif. Adapun sumber data dalam penelitian ini mencakup data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara langsung, observasi atau pengamatan dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa bentuk-bentuk perilaku menyimpang yang dilakukan oleh mahasiswa, dan aturan serta sanksi yang diberikan pemilik kos kepada mahasiswa kos. Kontrol sosial yang dilakukan oleh agen-agen kontrol sosial untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan yang mana dapat mengganggu keamanan, dan ketenangan di lingkungan kos-kosan. Tujuan dibuatnya peraturan agar penghuni kos-kosan lebih tertib dan tidak melangar norma sosial di dalam lingkungan kos. Berat ringannya sanksi senantiasa tergantung dari sifat pelanggarannya.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DALAM PENGELOLAAN DANA DESA Yuslin, Yuslin; Arsyad, Muh.; Sarpin, Sarpin
SOCIETAL Vol 8, No 1 (2021): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui persepsi masyarakat Terhadap Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Pengelolaan Dana Desa (DD) Di Desa Batuawu Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan (2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang Mempengaruhi Persepsi Masyarakat Terhadap Kepemimpinan Kepala Desa dalam Pengelolaan Dana Desa Di Desa Batuawu Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat data kualitatif dan data kuantitatif. Penulis menggunakan teknik analisis data kualitatif yaitu dengan memberikan penjelasan dan uraian secara deskriptif berdasarkan hasil penelitian dilapangan. Untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan, penulis menggunakan dua metode pengumpulan data yakni wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di lapangan, maka dapat disimpulkan bahwa dalam pandangan masyarakat terdapat dua persepsi. Persepsi yang pertama sebagian masyarakat berpersepsi positif (setuju) bahwa pengelolaan dana desa yang dilakukan oleh bapak Jahiruddin selaku Kepala Desa Batuawu sudah cukup baik dan maksimal, mulai dari tahap perencanaan hingga tahap evaluasi selalu melibatkan masyarakat secara umum dan pemerintah desa mengelola anggaran Dana Desa secara terbuka. Persepsi yang kedua sebagian masyarakat juga berpersepsi negative (tidak setuju) terhadap pengelolaan Dana Desa di Desa Batuawu, mereka menganggap beberapa pembangunan di Desa Batuawu tidak tepat guna dan pemborosan anggaran. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi pengelolaan Dana Desa, yaitu faktor latara belakang pendidikan, umur, status sosial, dan kedekatan emosional.
MINAT LULUSAN SLTA UNTUK MELANJUTKAN PENDIDIKAN DI PERGURUAN TINGGI (Studi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan) Efendi, Irpan; Bahtiar, Bahtiar; Sarpin, Sarpin
SOCIETAL Vol 8, No 1 (2021): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk menganalisis minat lulusan SLTA untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan. (2) Untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi rendahnya minat lulusan SLTA untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan. (3) Untuk menganalisis aktivitas lulusan SLTA yang tidak melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan. Adapun manfaat (1) Manfaat secara teoritis yaitu penelitian ini diharapkan dapat berguna sebagai bahan perbandingan bagi penelitian lainnya yang berhubungan dengan minat dalam melanjutkan pendidikan serta diharapkan dapat menjadi dasar pemikiran dan motivasi bagi peneliti lainnya. (2) Manfaat secara praktis yaitu dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan  pemikiran bagi masyarakat luas khususnya lulusan SLTA dalam meningkatkan minatnya untuk melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi. Penelitian dilaksanakan di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan.Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu melakukan penelitian melalui wawancara mendalam pada masyarakat.Hasil penelitian ini bertujuan untuk menemukan (1) minat lulusan SLTA untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan yaitu cukup rendah di karenakan banyak lulusan SLTA yang tidak melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi yang didasari oleh kurangnya minat mereka untuk melanjutkan pendidikannya (2) faktor yang mempengaruhi rendahnya minat lulusan SLTA untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan yaitu (a) faktor internal berupa kurangnya motivasi serta keinginan untuk langsung bekerja, (b) faktor eksternal yaitu kurangnya dorongan dari keluarga dan keadaan lingkungan sekitar (3) aktivitas yang dilakukan lulusan yang tidak melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan yaitu bekerja baik membantu atau meneruskan usaha orang tua mereka maupun mencari pekerjaan lain di kota.