Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : SELODANG MAYANG

ANALISA POTENSI FESES SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF DI PONDOK PESANTREN SYECH WALID THAIB SALEH INDRAGIRI TELUK SUNGKA administrator admin; Khairul Ihwan
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol 2 No 3 (2016): Vol. 2 No. 3, Desember 2016
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v2i3.38

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisa potensi energi alternatif berupa biogas yangdihasilkan dari feses santri Ponpes Syech Walid Thaib Shaleh Indragiri. Berdasarkan hasilpenelitian potensi biogas yang dihasilkan dari feses asrama putri sebesar 0,154 m/ hari biladi dikonversikan ke dalam bahan bakar lain akan stara dengan elpiji 0,07084 kg, minyaktanah 0,0924 liter, minyak solar 0,08008 liter, bensin 0,1232 liter, gas kota 0,231 m, Kayubakar 0, 539 kg. Rendahnya potensi biogas yang dihasilkan dari feses santri putri di asramaputri dikarenakan jumlah penghuni asrama yang hanya 60 orang. Namun seiring dengancita-cita ponpes yang akan menjadi ponpes modern terbesar di wilayah propinsi riau denganmenargetkan ribuan santri putra maupun putri tentu akan menambah besar potensi biogasyang didapatkan. Jika 5-10 tahun kemudian total jumlah santri mencapai 1000 orang santrimaka potensi biogas yang akan didapatkan akan mencapai 2,576 mper hari.
PEMETAAN KESELARASAN AKTIVITAS TRIDARMA PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS ISLAM INDRAGIRI DALAM PENCAPAIAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) Khairul Ihwan
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol 4 No 2 (2018): Volume 4, Nomor 2, Agustus 2018
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v4i2.101

Abstract

Industrial engineering is one of the engineering science which studied on design coverage, maintenance and integral system installation that consisted of human, material, energy, output equipment and information. Industrial engineering became inseparable from Sustainable Development Goals (SDGs) term No One Left Behind. The purpose of the study is to map TRIDARMA activities by Industrial Engineering study program of Islamic University of Indragiri to SDGs indicators. Primary documents which is studied is Form documents of Industrial Engineering Study Program of Islamic University of Indragiri year 2017; Academic Guidebook, Strategic Plan of Industrial Engineering Study Program of Islamic University of Indragiri, Strategic Plan Documents of Industrial Engineering Study Program of Islamic University of Indragiri and Operational Plan Documents of Industrial Engineering Study Program of Islamic University of Indragiri. Based on desk review, it can be concluded that the Industrial Engineering Study Program of Islamic University of Indragiri could provided the achievement acceleration of 7 goals, 9 targets and 10 SDGs indicators.
TINJAUAN TEKNIS SUMBER POTENSI PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) PADA PAJAK OLAHRAGA PERMAINAN DAN KEBUGARAN Edi Susanto; Khairul Ihwan; Asniati Bindas
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol 9 No 2 (2023): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v9i2.319

Abstract

The trend of a healthy lifestyle is very important and must be applied in everyday life. By adopting a healthy lifestyle, people can improve their quality of life and avoid various diseases. Healthy lifestyle trends can be carried out with fitness sports activities at the gym. The fitness sports facilities such as the Fitness Center, Gymnastics Studio, and Futsal Field demonstrate that the trend of a healthy lifestyle has also become a part of the people of Indragiri Hilir Regency. The existence of this fitness facility, based on Law Number 1 of 2022 concerning financial relations between the central government and regional governments, is one of the regional tax objects. The results of this study conclude that the potential for local revenue sourced from certain goods and services tax (PBJT) for sports and fitness facilities has considerable potential. Apart from that, the PPh 21 WPOPDN Revenue Sharing Fund of 8.4% is also considered to have potential as a source of regional original income, which is worth looking at. Suggestions from research are that local governments need to prepare regulations related to PBJT regarding sports and fitness facilities. Furthermore, this study also suggests increasing awareness of instructors and trainers in sports and fitness facilities. Trend gaya hidup sehat menjadi suatu hal yang sangat penting dan harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dengan menerapkan pola hidup yang sehat masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidupnya dan terhindar dari berbagai penyakit, trend gaya hidup sehat dapat dilakukan dengan aktivitas olahraga fitness ditempat gym. Trend gaya hidup sehat juga telah menjadi bagian dari Sebagian masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir terbukti dengan hadirnya beberapa fasilitas olah raga kebugaran seperti Fitness Center, Sanggar Senam dan Lapangan Futsal. Keberadaan fasilitas kebugaran ini berdasarkan Undang-undang nomor 1 tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah merupakan salah satu Objek Pajak Daerah. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan potensi Pendapatan Asli Daerah bersumber Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) untuk Fasilitas Olahraga dan Kebugaran memiliki potensi yang cukup besar. Selain itu Dana Bagi Hasil PPh 21 WPOPDN sebesar 8,4% juga dinilai berpotensi sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah yang patut dilirik. Saran dari Penelitian yaitu Pemerintah Daerah perlu mempersiapkan regulasi terkait PBJT tentang fasilitas olahraga dan kebugaran. Selanjutnya penelitian ini juga menyarankan peningkatan raising awwareness terhadap Instruktur dan Trainer pada fasilitas olahraga dan kebugaran.