Claim Missing Document
Check
Articles

Pengelolaan Hipertensi Dengan Terapi Mudra Sujok : Studi Kasus Setyo Utomo, Agus; Lucia Retnowati; Rahul Nurcholik
Hospital Majapahit (JURNAL ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN MOJOKERTO) Vol. 18 No. 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55316/hm.v18i1.1150

Abstract

Hypertension remains a major global health problem with a high prevalence in Indonesia and requires long-term management. Although pharmacological therapy is effective, patient adherence is often suboptimal due to concerns about long-term side effects, highlighting the need for safe, simple, and self-managed non-pharmacological alternatives. This study aimed to evaluate the effectiveness of Mudra Sujok therapy as a tool-free non-pharmacological intervention in hypertension management, focusing on blood pressure reduction, sleep quality improvement, and patient adherence. An observational case study design was employed involving two hypertensive patients who performed Mudra Sujok therapy independently for 14 days at Pandanwangi Primary Health Center, Malang City. Data were collected through interviews, blood pressure measurements, and sleep quality assessments. The results demonstrated reductions in both systolic and diastolic blood pressure, improved sleep quality, and high levels of adherence to the therapy among both subjects. The novelty of this study lies in the application of Mudra Sujok as a single, tool-free Sujok method that is simple, safe, and easily replicated, thereby supporting patient self-management and family involvement in hypertension care. Mudra Sujok therapy can be performed independently with family support, such as reminding therapy schedules, creating a relaxing home environment, and encouraging adherence to non-pharmacological hypertension management. These findings contribute to the development of a more holistic hypertension management model in primary healthcare settings. Further studies with larger sample sizes and experimental designs are recommended to confirm the long-term effects of Mudra Sujok therapy.
Analysis of Nurses' Caring Behavior Based on Watson's Theory related to the Anxiety of Chronic Kidney Disease Patients Wati, Nurahma; Anjaswarni, Tri; Ernawati, Naya; Nataliswati, Tri
Jambura Nursing Journal Vol 8, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jnj.v8i1.26892

Abstract

Nurse caring behavior is a nurse's action based on empathy, compassion, skills and responsibility that has benefits for patient recovery. Lack of nurse caring behavior can cause psychosocial problems (anxiety) during treatment and certain medical procedures. The purpose of this study was to analyze nurse caring behavior based on Watson's theory in relation to the level of anxiety in chronic kidney disease patients undergoing hemodialysis. The research method was observational with a cross-sectional design. The population of all chronic kidney disease patients undergoing hemodialysis at Kanjuruhan Hospital was 313 patients. The sample was taken using a purposive sampling technique with a sample size of 75 patients based on the Slovin formula calculation. The instrument used the nurse caring behavior questionnaire (KPCP) and the Hospital Anxiety and Depression Scale (HADS Anxiety). Data analysis used the Spearman rank correlation hypothesis test. The results show that the caring behavior of nurses based on Watson's theory is sufficient, the level of anxiety of patients with chronic kidney disease is mild, the value (p = 0.000
Analisis Faktor Determinan Yang Berhubungan Dengan Kesembuhan Pada Pasien TB Paru di Puskesmas Rejotangan Kabupaten Tulungagung Sholha, Hanny Atus; Tri Nataliswati; Marsaid, Marsaid; Sulastyawati, Sulastyawati
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 11 No 1 (2026): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v11i1.28524

Abstract

Objective:  Pulmonary Tuberculosis is still a public health problem in many countries including Indonesia. The key to successful prevention of Pulmonary TB is the discovery of patients and treatment of patients until recovery. This study aims to identify determinant factors associated with the recovery of pulmonary TB patients at the Rejotangan Community Health Center, Tulungagung Regency.   Methods:  The research design used was quantitative with a cross sectional approach and analytic in nature. The study population was 47 patients, with a sample of 36 respondents selected by purposive sampling. The instrument used was a questionnaire. Data analysis using the spearman test with a significance level of <0.05.   Results: showed that, there was no relationship between age and recovery of pulmonary TB, no relationship between gender and recovery of pulmonary TB, no relationship between nutritional status and recovery of pulmonary TB patients, there was a relationship between knowledge and recovery of pulmonary TB patients, there was a relationship between treatment compliance and recovery of pulmonary TB patients, there was a relationship between the presence or absence of PMO with the recovery of pulmonary TB patients. The results of the spearman test showed a significance value on knowledge (p value = 0.001), treatment compliance (p value = 0.006), PMO (p value = 0.002) which means there is a relationship with the recovery of pulmonary TB and the most dominant factor is the knowledge factor with strength (-0.517)   Conclusion: Spearman's test results showed an association between knowledge, medication adherence, and the presence or absence of PMO with TB cure. It is expected that patients can maintain knowledge about compliance in treatment according to the rules in order to avoid failure. Factor, Recovery, Pulmonary TB  
Studi Fenomenologi Eksplorasi Pengalaman Keluarga Dalam Merawat Anggota Keluarga Dengan Penyakit Hipertensi Lailatul Alfi Syari; Tri Nataliswati; Nurul Hidayah; Fitriana Kurnia Sari; Dyah Widodo
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.401

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang berdampak tidak hanya pada individu tetapi juga pada keluarga yang terlibat dalam perawatannya. Sebagai unit terdekat, keluarga memiliki peran penting dalam memberikan dukungan fisik, emosional, sosial, dan spiritual kepada penderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kelurahan Mulyorejo, Kota Malang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain fenomenologi. Subjek penelitian terdiri dari lima keluarga yang telah merawat anggota keluarga hipertensi selama 1–3 tahun dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur yang direkam dan didokumentasikan, kemudian dianalisis secara tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan enam tema utama, yaitu pengalaman keluarga, dukungan keluarga, cara perawatan, tingkat pengetahuan, strategi yang digunakan, dan kendala yang dihadapi. Keluarga mengalami tantangan berupa keterbatasan informasi medis dan masalah finansial, tetapi tetap berupaya menunjukkan kepedulian melalui pengawasan tekanan darah dan pengingat pengobatan. Kesimpulan penelitian ini adalah perawatan hipertensi dalam keluarga merupakan proses dinamis yang membutuhkan empati, keterlibatan aktif, serta strategi adaptif berkelanjutan. Dukungan tenaga kesehatan berbasis keluarga diperlukan untuk memperkuat peran keluarga dalam perawatan hipertensi secara menyeluruh.
Hubungan Penerapan Pola Hidup Sehat Terhadap Kualitas Hidup Penyintas Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Pakisaji Moza Fadzila Hayyunur Astantri; Supono; Tri Nataliswati; Taufan Arif; Tri Anjaswarni
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.412

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang dikenal sebagai silent killer karena sering tidak menunjukkan gejala namun dapat menimbulkan komplikasi serius jika tidak dikendalikan. Salah satu upaya pengendalian hipertensi adalah dengan menerapkan pola hidup sehat, termasuk kepatuhan minum obat, pola makan sehat, dan aktivitas fisik yang teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara masing-masing variabel dependen (kepatuhan minum obat, pola makan, aktifitas fisik) dengan variabel dependen (kualitas hidup) terhadap penyintas hipertensi di Desa Glanggang, wilayah kerja Puskesmas Pakisaji. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross- sectional. Sampel sebanyak 53 responden dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi MMAS-8 untuk kepatuhan minum obat, FFQ untuk pola makan, GPAQ untuk aktivitas fisik, dan WHOQOL-BREF untuk kualitas hidup. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan pola kepatuhan minum obat kategori sedang, pola makan kategori baik, pola aktivitas fisik kategori berat, kualitas hidup penyintas hipertensi kategori sedang, sedangkan analisis hubungan antar varaibel terdapat hubungan signifikan positif semua, antara kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup (r = 0,345; p = 0,011), pola makan dengan kualitas hidup (r = 0,388; p = 0,004), dan aktivitas fisik dengan kualitas hidup (r = 0,287; p = 0,037). Kesimpulannya Penyintas hipertensi di desa glanggang dalam kategori sedang untuk pola kepatuhan minum obat dan kualitas hidup. Pola makan baik, pola aktivitas fisik berat. Terdapat hubungan yang signifikan dari tiga pola hidup sehat yang masing-masing diuji korelasi dengan kualitas hidup penyintas hipetensi.
Pengaruh Pemberian Terapi Massage Kaki Terhadap Nilai Ankle Brachial Index Dan Sensitivitas Kaki Pada Pasien DM Tipe II Di Wilayah Puskesmas Pakisaji Malang Soraya Qonita Zakia Athuf; Supono; Nurul Hidayah; Tri Nataliswati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.431

Abstract

Neuropati atau kerusakan saraf adalah komplikasi mikrovaskular yang umum terjadi pada pasien diabetes melitus, terapi massage kaki merupakan salah satu terapi komplementer yang minim resiko dan fleksibel serta dapat diterapkan dengan mudah untuk mengatasi masalah neuropati perifer namun jarang sekali di implementasikan sebagai intervensi tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi massage kaki terhadap nilai Ankle Brachial Index dan sensitivitas kaki pada pasien DM tipe II. Desain penelitian menggunakan quasi experiment dengan pendekatan pre-post test control group design. Populasi penelitian adalah pasien DM tipe II di wilayah kerja Puskesmas Pakisaji sebanyak 126 orang, dengan sampel berjumlah 60 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Kelompok perlakuan diberikan terapi massage kaki selama 5–10 menit setiap pagi dan sore selama dua hari. Variabel yang diamati adalah nilai ABI dan sensitivitas kaki, menggunakan instrumen berupa SOP pijat kaki, stetoskop, tensimeter, monofilamen 10g, dan lembar observasi. Rata-rata peningkatan nilai ABI sebesar 0,05 dan sensitivitas kaki sebesar 0,5. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terapi massage kaki efektif sebagai tindakan alternatif dalam mencegah komplikasi neuropati diabetic. Hasil uji Paired T-Test menunjukkan adanya pengaruh signifikan terhadap nilai ABI dengan p-value = 0,008 (α < 0,05), dan hasil uji Wilcoxon menunjukkan pengaruh terhadap sensitivitas kaki dengan p-value = 0,020 (α < 0,05). Dengan demikian, terapi massage kaki dapat dijadikan alternatif intervensi keperawatan yang bersifat preventif dan promotif dalam penanganan neuropati diabetik. Penelitian lanjutan dengan durasi intervensi lebih lama dan pengukuran lanjutan disarankan untuk melihat efek jangka panjangnya.
Pengaruh Edukasi Diabetes Mellitus Terhadap Kemampuan Deteksi Dini Diabetes Mellitus Pada Remaja Di SMP Negeri 1 Tumpang Pebri Triwandika; Nurul Pujiastuti; Tri Nataliswati; Hurun Ain
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.517

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat, termasuk pada usia remaja. Kurangnya pengetahuan dan kesadaran remaja dalam mengenali gejala dini serta faktor risiko DM berpotensi menunda deteksi dini dan pencegahan. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi kesehatan sejak usia sekolah. Untuk mengetahui pengaruh edukasi Diabetes Mellitus terhadap kemampuan deteksi dini Diabetes Mellitus pada remaja di SMP Negeri 1 Tumpang. Penelitian ini menggunakan quasi experiment pre and post-test control group design.Jumlah responden sebnayak 80 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ-24) dan ADA Diabetes Risk Test. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon Ranked Sign Test dan Mann Whitney U. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan gejala DM, kemampuan mengenali risiko pribadi, sikap waspada, dan keinginan melakukan pemeriksaan dini pada kelompok perlakuan setelah diberikan edukasi (p < 0,05). Sebaliknya, pada kelompok kontrol tidak ditemukan perbedaan bermakna antara pretest dan posttest (p > 0,05). Oleh karena itu edukasi Diabetes Mellitus menggunakan booklet dan media PowerPoint efektif meningkatkan kemampuan deteksi dini Diabetes Mellitus pada remaja. Edukasi kesehatan berbasis sekolah direkomendasikan sebagai strategi pencegahan DM sejak usia dini.
FAKTOR RESIKO YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STROKE PADA PASIEN USIA PERTENGAHAN (45-60 TAHUN) DI RUANG KRISSAN RSUD BANGIL KABUPATEN PASURUAN Moh Adib Mabruri; Lucia Retnowati; Lingling Marinda Palupi
Jurnal Keperawatan Terapan Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Keperawatan Terapan (e-journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jkt.v5i2.1025

Abstract

Stroke is one of the serious health problems because of the high mortality rate and its impact which can cause disability. Many risk factors can cause stroke, consisting of risk factors that can be changed and cannot be changed. Knowledge of stroke risk factors is needed to form effective prevention methods. The purpose of this study was to find out about the risk factors associated with the incidence of stroke in middle-aged patients in the Krissan room in Bangil Hospital, Pasuruan Regency. This research uses correlation analytic design with case control design. The sample size was 34 respondents with purposive sampling technique. Data analysis using Chi Square test. The results showed an association between risk factors for hypertension, p value is 0.003, diabetes mellitus, p value is 0.040, and no association between age risk factors, p value is 0.301, gender, p value is 0.590, history family, p value is 0.072, cholesterol, p value is 0.427, smoking, p value is 0.433, obesity, p value is 0.115, alcohol, p value is 0.821 and heart disease, p value is 0.104 with incidence stroke. Research on risk factors that affect the incidence of stroke in middle-aged patients is expected to be a guideline for maintaining a healthy lifestyle in the community. Keywords: Stroke, Modifiable Risk Factors, Risk Factors Cannot Be Modifiable.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DALAM PEMBERIAN MAKAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA PONDOKKELOR KABUPATEN PROBOLINGGO Indah Dwi Kusuma Wardani; Naya Erna Wati; Tri Nataliswati; Fitriana Kurniasari Sholikhah; Edy Suyanto
Jurnal Keperawatan Terapan Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Terapan (E-Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jkt.v9i2.4242

Abstract

THE RELATIONSHIP BETWEEN PARENTS PATTERN IN FEEDING WITH STUNTING INCIDENCE IN TODDLERS IN PONDOKKELOR VILLAGE Abstract: Poor feeding habits in toddlers can pose a risk of stunting in toddlers and interfere with growth and development in toddlers. This study aimed to determine the relationship between parents' feeding habits and the incidence of stunting. The research design uses correlational with analytic observational methods and cross-sectional approaches. The sampling technique used was total sampling involving 34 mothers as respondents. Collecting data using a questionnaire and anthropometric measurements. Test bivariate analysis uses the Spearman rank correlation test to determine the relationship between the two variables. The Spearman rank correlation test results and the data crosstabs show that the P value = 0.004 <alpha (0.05) with a correlation coefficient of 0.484. There is a relationship between parents' habits in feeding with the incidence of stunting in Pondokkelor Village. Therefore, nurses and health workers must improve health promotion regarding good feeding for toddlers. Keywords: Feeding Habits, Stunting Incidents, Toddlers Abstrak : Pola pemberian makan yang kurang baik pada balita dapat menimbulkan resiko terjadinya kejadian stunting pada balita dan mengganggu pertumbuh kembangan pada balita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola orang tua dalam pemberian makan dengan kejadian stunting. Desain penelitian menggunakan korelasional dengan metode observasional analitik dan pendekatan dan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling yang melibatkan 34 ibu sebagai responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukuran antropometri. Uji analisa bivariat menggunakan uji korelasi spearman rank untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel. Dari hasil uji korelasi spearman rank dan crosstabs data diketahui nilai P value = 0,004 < alpha (0.05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,484. Terdapat hubungan pola orang tua dalam pemberian makan dengan kejadian stunting di Desa Pondokkelor. Oleh karena itu perawat maupun tenaga kesehatan harus meningkatkan promosi kesehatan tentang pemberian makan yang baik untuk balita. Kata kunci : Pola Pemberian Makan, Kejadian Stunting, Balita
Analisis Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Penerimaan Masyarakat terhadap Vaksin Corona Virus Disease 19 (Covid-19) Dina Dama Yanti; Tri - Anjaswarni; Tri Nataliswati; Sumirah Budi Pertami
Jurnal Keperawatan Terapan Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan Terapan (E-Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jkt.v10i1.4359

Abstract

Abstract: Corona Virus 2019 (Covid 19) is an acute respiratory infection and can cause death due to acute pneumonia. One of the efforts to prevent Covid-19 is vaccination. Covid-19 vaccination is the government's effort to provide antigens to the human body so that the body's immunity increases and is immune to attacks by the Corona virus. The aim of the research is to analyze the relationship between education, knowledge, availability of information and family support with acceptance of Covid-19 vaccination. Type of correlational research with Cross Sectional design. The sampling technique was simple random sampling of 77 respondents. The instrument uses a questionnaire developed by the researcher himself to measure the independent variables: knowledge factors, education, availability of information, family support and the dependent variable: acceptance of the Covid-19 vaccine. The analysis uses the Chi Square test to analysis factors related to community acceptance of the Covid-19 vaccine. The research results show that there is a significant relationship between education, knowledge, availability of information and family support with community acceptance of the Covid-19 vaccine with a p-value < ? (0.05). The p-value of education 0.039, knowledge 0.023, availability of information 0.013 and family support 0.005. These results are quite reasonable because knowledge, education, information and family support can strengthen an individual's attitude in making decisions and providing a positive perception of a policy. Recommendation: Continuous provision of information and support is important so that people have a positive attitude and support the Covid-19 vaccine policy. Keywords: Factors, Community Acceptance, Covid-19 Vaccine Abstrak: Coronavirus 2019 (Covid 19) adalah penyakit infeksi pernafasan akut yang dapat menyebabkan kematian akibat pneumonia akut. Salah satu upaya pencegahan covid-19 adalah vaksinasi. Vaksinasi Covid-19 merupakan upaya pemerintah dengan memberikan antigen pada tubuh manusia agar imunitas tubuh meningkat dan kebal terhadap serangan virus Corona. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan pendidikan, pengetahuan, ketersediaan informasi dan dukungan keluarga dengan penerimaan vaksinasi Covid-19. Jenis penelitian korelational dengan desain Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling sejumlah 77 responden. Instrumen menggunakan kuesioner yang dikembangkan sendiri oleh peneliti untuk mengukur variabel bebas: faktor pengetahuan, pendidikan, ketersediaan informasi, dukungan keluarga dan variabel terikat: penerimaan vaksin covid-19. Analisis menggunakan uji Chi Square untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan penerimaan masyarakat terhadap vaksin Covid-19. Hasil penelitian ada hubungan signifikan antara pendidikan, pengetahuan, ketersediaan informasi, dan dukungan keluarga dengan penerimaan masyarakat terhadap vaksin covid-19 dengan p-value < ?(0,05). Nilai pv pendidikan 0,039, pengetahuan 0,023, ketersediaan informasi 0,013 dan dukungan keluarga 0,005. Hasil ini cukup beralasan karena pengetahuan, pendidikan, informasi dan dukungan keluarga, dapat memperkuat sikap individu dalam membuat keputusan dan memberikan penilaian yang positif terhadap suatu kebijakan. Rekomendasi: pemberian informasi dan dukungan secara terus menerus penting dilakukan agar masyarakat mempunyai sikap yang positif dan mendukung kebijakan vaksin covid-19. Kata kunci: Faktor, Penerimaan Masyarakat, Vaksin Covid-19
Co-Authors Abdul Hanan Afifta Wahyu Agus Setyo Agus Setyo Utomo Aminatus Sulfa Laili Fitria Angger Rangga Santika Ardiyanti, Zerlinda Diva Arief Bachtiar Arif Dwi Sulistiyanto Arif, Taufan Bachtiar , Arief Budiono Budiono Budiono Cecep Kusmana Della Kurnia Fauziah Della Kurnia Fauziah Desy Rinawaty Dicki Andrean Dina Dama Yanti Dyah Sartika Dyah Widodo Dyah Widodo Eddi Sujarwo edy suyanto Endang Sutjiati Endang Sutjiati Feny Dwi Aprilia Fina Salsabila Muqorrobin Fitriana Kurnia Sari Fitriana Kurniasari Sholikhah Ganif Djuwadi Ghozali, Devina Nanda Hana Diah Herawati, Tutik Hurun Ain Iftitania Pasha, Balqis imam - subekti Indah Dwi Kusuma Wardani Intan Azzahra, Helmalia Ira Rahmawati Kasiati Kasiati Kasiati ., Kasiati Kissa Bahari Lailatul Alfi Syari Lingling Marinda Palupi Lingling Marinda Palupi M Ivan Zeaul Alhaq Maria Diah Ciptaningtyas Marsaid marsaid Mega Silvia Milwati, Susi Moh Adib Mabruri Moza Fadzila Hayyunur Astantri Muqorrobin, Fina Salsabila Mustayah ., Mustayah Mustayah Mustayah Mustayah, Mustayah Naya Erna Wati Naya Ernawati NURUL HIDAYAH Nurul Hidayah Nurul Pujiastuti Nurul Pujiastuti Pebri Triwandika Pertami, Sumirah Budi Prahesty Yuliawardani Rahul Nurcholik Regina Rosca Putri Pertiwi Ririn Anantasari Rizky Amalia Ulul Azizah Rudi Hamarno Sartika, Dyah Sartika, Dyah Setyo Utomo, Agus Setyo, Agus Setyorini, Anggun Sharon, Dinda Hapsari Cahya Mawar Sholha, Hanny Atus Sholikhah, Fitriana Kurniasari Silfi F Siti Jannatun Aliya Siti Nuryatul Badriyah Solikhah, Fitriana Kurniasari Soraya Qonita Zakia Athuf Sri Mugianti subekti, imam - Suci Astuti, Erlina Sulastyawati Sulastyawati Supono Supono Supono Susi Milwati Syifa Azahra Irawan Theresia Wijayanti Tri - Anjaswarni Tri Anjaswarni Tri Anjaswarni Tri Cahyo Sepdianto Tri Wanda Agustina Triska Dama Yanti Wardani, Indah Dwi Kusuma Wati, Naya Erna Wati, Nurahma Widiani, Esti WIJAYANTI, THERESIA Wiyono, Joko Yanti, Dina Dama Zahratu Ikfiyana Habsillah, Hanny Zahroh, Manzilatuz