Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) dan Kombinasi dengan Terapi Nafas Dalam terhadap Penurunan Nyeri Pasien Post Operasi Fraktur Ekstremitas di RSUD Karsa Husada Batu Iftitania Pasha, Balqis; Supono, Supono; Nataliswati, Tri; Suci Astuti, Erlina
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/7q8ahr35

Abstract

Nyeri pasca operasi fraktur ekstremitas merupakan masalah umum yang dapat menghambat proses pemulihan pasien. Teknik pengelolaan nyeri non-farmakologis seperti Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) dan terapi napas dalam mulai banyak diterapkan untuk mengurangi intensitas nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas SEFT dan kombinasi SEFT dengan terapi napas dalam terhadap penurunan nyeri pada pasien post operasi fraktur ekstremitas di RSUD Karsa Husada Batu. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan pendekatan pretest-posttest dengan dua kelompok intervensi. Jumlah sampel sebanyak 32 responden yang dibagi secara purposive ke dalam dua kelompok, masing-masing 16 orang. Pengukuran nyeri dilakukan menggunakan skala Numeric Rating Scale (NRS). Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney menunjukkan bahwa baik SEFT maupun kombinasi SEFT dengan terapi napas dalam efektif menurunkan nyeri secara signifikan (p < 0,05). Namun, terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, di mana kombinasi SEFT dan terapi napas dalam menunjukkan penurunan nyeri yang lebih besar dibanding SEFT saja (p < 0,05). Kombinasi SEFT dan terapi napas dalam lebih efektif dan disarankan untuk diterapkan sebagai terapi komplementer dalam manajemen nyeri pasca operasi.  
Pengaruh Latihan Pursed Lips Breathing terhadap Perubahan RR Pasien Pneumonia di RSUD Lawang Rizky Amalia Ulul Azizah; Tri Nataliswati; Ririn Anantasari
Journal of Ners and Midwifery Vol 5 No 3 (2018)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v5i3.ART.p188-194

Abstract

Pneumonia adalah penyakit yang bisa terjadi pada segala usia. Salah satu gejala pneumonia adalah meningkatnya RR yang disebabkan oleh inflamasi alveoli penuh cairan yang membuat tubuh sulit mendapatkan oksigen. Tindakan oleh perawat untuk merawat pasien dengn peningkatan RR pneumonia adalah terapi farmakologi menurut instruki dokter, dan tanpa tindakan non-farmakologi untuk mengatasi dengan menaikkan RR seperti melakukan latihan Pursed Lips Breathing. Tujuan dari pembelajaran ini adalah  untuk mengetahui efek latihan Pursed Lips Breathing pada perubahan RR pada pasien pneumonia di ruang flamboyan RSUD Lawang. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental. Dengn tipe metode Nonequivalent Control Group. Jumlah sampel didapat dari 30 responden, mengambil sampel menggunakan metode non probbility sampling dengan accidental sampling. Peralatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah jam analog di grup intervensi dan grup kontrol. Analisis data dalam pembelajaran ini menggunakan T-Test Pasangan dan T-Test Individu dengan software SPSS untuk Windows 23.0 dengan level signifikan  = 0,05. Hasil menunjukkan bahwa ada efek dari latihan Pursed Lips Breathing dalam perubahan RR di pasien dengan pneumonia (nilai ρ 0.02 <0.05). Rekomendasi dari pembelajaran ini menunjukkan bahwa pursed lips breathing adalah saah satu intervensi perawatan dalam perubahan RR di pasien pneumonia.s
Hubungan Pelayanan Lansia Berbasis Kekerabatan dengan Lansia Tangguh di Desa Toyomarto Kecamatan Singosari Kabupaten Malang Agus Setyo; Lucia Retnowati; Nurul Hidayah
Journal of Ners and Midwifery Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v7i2.ART.p223-230

Abstract

Usia harapan hidup periode 2015-2020 menjadi 73,2 tahun sehingga mempengaruhi estimasi proporsi penduduk lansia. Jumlah Lansia Indonesia akan mencapai 28,8 juta orang atau 11,34 persen pada tahun 2020. Sebaran penduduk lansia tahun 2017 di Indonesia, pada urutan ketiga tertinggi ditempati oleh Jawa Timur yaitu 2,9 juta (12,25%) lebih dari 10% sehingga Jawa Timur bisa dikategorikan sebagai provinsi dengan penduduk tua (aging population) dengan jumlah lansia di Malang diperkirakan pada tahun 2020 sebesar 371.977 (Badan Pusat Statistik, 2015). Berdasarkan studi pendahuluan di Desa Toyomarto Pebruari 2018 diperoleh 320 lansia potensial. Sesuai hasil wawancara dengan 10 lansia potensial diperoleh data 70% masih aktif bekerja, 40% aktif dalam kegiatan kemasyarakatan dan 100% mandiri dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari, 70% mendapat dukungan keluarga sebagian dari dimensi (fisik, emosional, lingkungan, intelektual, profesional vokasional, sosial kemasyarakatan dan spiritual. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia potensial yang tinggal di Desa Toyomarto Kecamatan Ardimulyo sejumlah 320 orang. Sedangkan sampel dalam penelitian adalah sebagian lansia yang tinggal di Desa Toyomarto Kecamatan Singosari Kabupaten Malang sebesar 30 responden. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji korelasi gamma diperoleh nilai p=0,000 yang menunjukkan bahwa hubungan pelayanan lansia berbasis kekerabatan dengan lansia tangguh bermakna. Dukungan keluarga dalam membina lansia belum optimal sehingga perlu mendapatkan perhatian agar kualitas dukungan menjadi baik. Perlunya peningkatan kualitas pembinaan oleh keluarga/kerabat dalam memberikan pelayanan kepada lansia dapat dilaksanakan dengan cara menjalin kerjasama lintas program maupun sektor agar terwujudnya lansia tangguh akan semakin nyata dan berlanjut hingga pemanfaatan keterlibatan lansia tangguh dalam mengisi pembangunan kesehatan khususnya kesehatan keluarga dan masyarakat. The life expectancy in 2015-2020 was 73.2 years, thus affecting the estimated proportion of the elderly population. The number of elderly in Indonesia will reach 28.8 million people or 11.34 percent by 2020. The distribution of the elderly population in 2017 in Indonesia, East Java  was the third highest by 2.9 million (12.25%), more than 10%, categorized as a province with an aging population (aging population) with the number of elderly in Malang estimated in 371,977 on 2020 (Badan Pusat Statistik, 2015). Based on preliminary studies in Toyomarto Village, February 2018, there were 320 potential elderly people. Based on the interview of 10 potential elderly, 70% were still actively working, 40% were active in community activities, 100% were independent in fulfilling their daily needs, 70% have family support in some part of dimensions (physical, emotional, environmental, intellectual, vocational professional, social and spiritual). This study aimed to analyze the correlation of kinship-based elderly service (emotional, spiritual, social, physical, environmental, intellectual, vocational professional) and resilient elderly in Toyomarto Village, Singosari District, Malang Regency. The study was a cross sectional study. The population was 320 people of all potential elderly living in Toyomarto Village, Ardimulyo Subdistrict. The sample was the majority of elderly people living in Toyomarto Village, Singosari Subdistrict, Malang Regency for 30 respondents. The sampling technique used simple random sampling. The analysis used gamma correlation test which obtained p value = 0,000 indicated that there was a correlation of elderly-based services and resilient elderly. The need to improve quality of guidance by families / relatives in providing services to elderly can be carried out by establishing cross-program and sector collaboration so that the realization of strong elderly people will become more apparent and continue to utilize involvement of strong elderly people in fulfilling health development, especially family and community health.
Improving School-Age Children's Knowledge on Coughing and Sneezing Ethics through Linear Multimedia Feny Dwi Aprilia; Taufan Arif; Nurul Hidayah; Tri Nataliswati
Journal of Ners and Midwifery Vol 10 No 3 (2023)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v10i3.ART.p365-372

Abstract

School-age children's knowledge of cough and sneeze etiquette is mostly in the low category. Cough and sneeze etiquette looks very simple, but most children admitted that they do not know and understand how to apply proper cough and sneeze etiquette. One of the recommended ways to prevent the spread of infection is to cover the mouth and nose when coughing and sneezing or often referred to as cough and sneeze etiquette. This study aimed to determine the effect of linear multimedia on students' knowledge about cough and sneeze ethics at SDN IV Tapan Tulungagung Regency. The design of the study used Quasy Experiment (pseudo experiment). The sampling technique used non-probability sampling; purposive sampling technique. Comparison of knowledge values between the pre-test and post-test indicated that there was a significant difference between the level of knowledge before and after being given education on cough and sneeze ethics through linear multimedia. Through those results, it can be concluded that there is an effect of linear multimedia on students' knowledge and attitudes about cough and sneeze ethics at SDN IV Tapan Tulungagung Regency. Therefore, linear multimedia can be used as a suitable educational media for school-age children
Hubungan Tingkat Self Esteem Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Sectio Caesarea Di RSI Aisyiyah Malang Intan Azzahra, Helmalia; Bachtiar , Arief; Marsaid; Nataliswati, Tri
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 10 No 4 (2025): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v10i4.23634

Abstract

Objective: To identify levels of self-esteem and anxiety, as well as analyze the relationship between self-esteem and anxiety levels in pre-caesarean section patients at RSI Asyiyah Malang. Methods: This type of research is correlational with a cross-sectional design. The population in this study was preoperative caesarean section patients; the sample size was 44 respondents. The sampling technique used was accidental sampling. Data analysis was carried out using the Spearman Rank correlation test. Results: The results of the analysis showed that the majority of patients had low self-esteem and moderate levels of anxiety. There is a significant relationship with value = 0.000 (0.005) and r = -0.557, which means there is a fairly strong relationship in the negative direction, meaning the higher the level of self-esteem, the lower the patient's anxiety level. Conclusion: Patients with low levels of self-esteem are less able to control their emotions when under pressure and overcome their anxiety. Therefore, it is very important to know the level of self-esteem in patients who experience anxiety to determine more appropriate treatment.
Pengelolaan Hipertensi Dengan Terapi Mudra Sujok : Studi Kasus Setyo Utomo, Agus; Lucia Retnowati; Rahul Nurcholik
Hospital Majapahit (JURNAL ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN MOJOKERTO) Vol. 18 No. 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55316/hm.v18i1.1150

Abstract

Hypertension remains a major global health problem with a high prevalence in Indonesia and requires long-term management. Although pharmacological therapy is effective, patient adherence is often suboptimal due to concerns about long-term side effects, highlighting the need for safe, simple, and self-managed non-pharmacological alternatives. This study aimed to evaluate the effectiveness of Mudra Sujok therapy as a tool-free non-pharmacological intervention in hypertension management, focusing on blood pressure reduction, sleep quality improvement, and patient adherence. An observational case study design was employed involving two hypertensive patients who performed Mudra Sujok therapy independently for 14 days at Pandanwangi Primary Health Center, Malang City. Data were collected through interviews, blood pressure measurements, and sleep quality assessments. The results demonstrated reductions in both systolic and diastolic blood pressure, improved sleep quality, and high levels of adherence to the therapy among both subjects. The novelty of this study lies in the application of Mudra Sujok as a single, tool-free Sujok method that is simple, safe, and easily replicated, thereby supporting patient self-management and family involvement in hypertension care. Mudra Sujok therapy can be performed independently with family support, such as reminding therapy schedules, creating a relaxing home environment, and encouraging adherence to non-pharmacological hypertension management. These findings contribute to the development of a more holistic hypertension management model in primary healthcare settings. Further studies with larger sample sizes and experimental designs are recommended to confirm the long-term effects of Mudra Sujok therapy.
Analysis of Nurses' Caring Behavior Based on Watson's Theory related to the Anxiety of Chronic Kidney Disease Patients Wati, Nurahma; Anjaswarni, Tri; Ernawati, Naya; Nataliswati, Tri
Jambura Nursing Journal Vol 8, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jnj.v8i1.26892

Abstract

Nurse caring behavior is a nurse's action based on empathy, compassion, skills and responsibility that has benefits for patient recovery. Lack of nurse caring behavior can cause psychosocial problems (anxiety) during treatment and certain medical procedures. The purpose of this study was to analyze nurse caring behavior based on Watson's theory in relation to the level of anxiety in chronic kidney disease patients undergoing hemodialysis. The research method was observational with a cross-sectional design. The population of all chronic kidney disease patients undergoing hemodialysis at Kanjuruhan Hospital was 313 patients. The sample was taken using a purposive sampling technique with a sample size of 75 patients based on the Slovin formula calculation. The instrument used the nurse caring behavior questionnaire (KPCP) and the Hospital Anxiety and Depression Scale (HADS Anxiety). Data analysis used the Spearman rank correlation hypothesis test. The results show that the caring behavior of nurses based on Watson's theory is sufficient, the level of anxiety of patients with chronic kidney disease is mild, the value (p = 0.000
Analisis Faktor Determinan Yang Berhubungan Dengan Kesembuhan Pada Pasien TB Paru di Puskesmas Rejotangan Kabupaten Tulungagung Sholha, Hanny Atus; Tri Nataliswati; Marsaid, Marsaid; Sulastyawati, Sulastyawati
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 11 No 1 (2026): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v11i1.28524

Abstract

Objective:  Pulmonary Tuberculosis is still a public health problem in many countries including Indonesia. The key to successful prevention of Pulmonary TB is the discovery of patients and treatment of patients until recovery. This study aims to identify determinant factors associated with the recovery of pulmonary TB patients at the Rejotangan Community Health Center, Tulungagung Regency.   Methods:  The research design used was quantitative with a cross sectional approach and analytic in nature. The study population was 47 patients, with a sample of 36 respondents selected by purposive sampling. The instrument used was a questionnaire. Data analysis using the spearman test with a significance level of <0.05.   Results: showed that, there was no relationship between age and recovery of pulmonary TB, no relationship between gender and recovery of pulmonary TB, no relationship between nutritional status and recovery of pulmonary TB patients, there was a relationship between knowledge and recovery of pulmonary TB patients, there was a relationship between treatment compliance and recovery of pulmonary TB patients, there was a relationship between the presence or absence of PMO with the recovery of pulmonary TB patients. The results of the spearman test showed a significance value on knowledge (p value = 0.001), treatment compliance (p value = 0.006), PMO (p value = 0.002) which means there is a relationship with the recovery of pulmonary TB and the most dominant factor is the knowledge factor with strength (-0.517)   Conclusion: Spearman's test results showed an association between knowledge, medication adherence, and the presence or absence of PMO with TB cure. It is expected that patients can maintain knowledge about compliance in treatment according to the rules in order to avoid failure. Factor, Recovery, Pulmonary TB  
Studi Fenomenologi Eksplorasi Pengalaman Keluarga Dalam Merawat Anggota Keluarga Dengan Penyakit Hipertensi Lailatul Alfi Syari; Tri Nataliswati; Nurul Hidayah; Fitriana Kurnia Sari; Dyah Widodo
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.401

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang berdampak tidak hanya pada individu tetapi juga pada keluarga yang terlibat dalam perawatannya. Sebagai unit terdekat, keluarga memiliki peran penting dalam memberikan dukungan fisik, emosional, sosial, dan spiritual kepada penderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kelurahan Mulyorejo, Kota Malang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain fenomenologi. Subjek penelitian terdiri dari lima keluarga yang telah merawat anggota keluarga hipertensi selama 1–3 tahun dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur yang direkam dan didokumentasikan, kemudian dianalisis secara tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan enam tema utama, yaitu pengalaman keluarga, dukungan keluarga, cara perawatan, tingkat pengetahuan, strategi yang digunakan, dan kendala yang dihadapi. Keluarga mengalami tantangan berupa keterbatasan informasi medis dan masalah finansial, tetapi tetap berupaya menunjukkan kepedulian melalui pengawasan tekanan darah dan pengingat pengobatan. Kesimpulan penelitian ini adalah perawatan hipertensi dalam keluarga merupakan proses dinamis yang membutuhkan empati, keterlibatan aktif, serta strategi adaptif berkelanjutan. Dukungan tenaga kesehatan berbasis keluarga diperlukan untuk memperkuat peran keluarga dalam perawatan hipertensi secara menyeluruh.
Hubungan Penerapan Pola Hidup Sehat Terhadap Kualitas Hidup Penyintas Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Pakisaji Moza Fadzila Hayyunur Astantri; Supono; Tri Nataliswati; Taufan Arif; Tri Anjaswarni
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.412

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang dikenal sebagai silent killer karena sering tidak menunjukkan gejala namun dapat menimbulkan komplikasi serius jika tidak dikendalikan. Salah satu upaya pengendalian hipertensi adalah dengan menerapkan pola hidup sehat, termasuk kepatuhan minum obat, pola makan sehat, dan aktivitas fisik yang teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara masing-masing variabel dependen (kepatuhan minum obat, pola makan, aktifitas fisik) dengan variabel dependen (kualitas hidup) terhadap penyintas hipertensi di Desa Glanggang, wilayah kerja Puskesmas Pakisaji. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross- sectional. Sampel sebanyak 53 responden dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi MMAS-8 untuk kepatuhan minum obat, FFQ untuk pola makan, GPAQ untuk aktivitas fisik, dan WHOQOL-BREF untuk kualitas hidup. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan pola kepatuhan minum obat kategori sedang, pola makan kategori baik, pola aktivitas fisik kategori berat, kualitas hidup penyintas hipertensi kategori sedang, sedangkan analisis hubungan antar varaibel terdapat hubungan signifikan positif semua, antara kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup (r = 0,345; p = 0,011), pola makan dengan kualitas hidup (r = 0,388; p = 0,004), dan aktivitas fisik dengan kualitas hidup (r = 0,287; p = 0,037). Kesimpulannya Penyintas hipertensi di desa glanggang dalam kategori sedang untuk pola kepatuhan minum obat dan kualitas hidup. Pola makan baik, pola aktivitas fisik berat. Terdapat hubungan yang signifikan dari tiga pola hidup sehat yang masing-masing diuji korelasi dengan kualitas hidup penyintas hipetensi.
Co-Authors Abdul Hanan Afifta Wahyu Agus Setyo Agus Setyo Utomo Aminatus Sulfa Laili Fitria Angger Rangga Santika Ardiyanti, Zerlinda Diva Arief Bachtiar Arif Dwi Sulistiyanto Arif, Taufan Bachtiar , Arief Budiono Budiono Budiono Cecep Kusmana Della Kurnia Fauziah Della Kurnia Fauziah Desy Rinawaty Dicki Andrean Dyah Sartika Dyah Widodo Dyah Widodo Eddi Sujarwo edy suyanto Endang Sutjiati Endang Sutjiati Feny Dwi Aprilia Fitriana Kurnia Sari Ganif Djuwadi Ghozali, Devina Nanda Hana Diah Herawati, Tutik Hurun Ain Iftitania Pasha, Balqis Intan Azzahra, Helmalia Ira Rahmawati Kasiati Kasiati Kasiati ., Kasiati Kissa Bahari Lailatul Alfi Syari Lingling Marinda Palupi Lingling Marinda Palupi M Ivan Zeaul Alhaq Maria Diah Ciptaningtyas Marsaid marsaid Mega Silvia Milwati, Susi Moh Adib Mabruri Moza Fadzila Hayyunur Astantri Muqorrobin, Fina Salsabila Mustayah ., Mustayah Mustayah Mustayah Mustayah, Mustayah Naya Ernawati Nurul Hidayah NURUL HIDAYAH Nurul Pujiastuti Nurul Pujiastuti Pebri Triwandika Pertami, Sumirah Budi Prahesty Yuliawardani Rahul Nurcholik Regina Rosca Putri Pertiwi Ririn Anantasari Rizky Amalia Ulul Azizah Rudi Hamarno Sartika, Dyah Sartika, Dyah Setyo Utomo, Agus Setyo, Agus Setyorini, Anggun Sharon, Dinda Hapsari Cahya Mawar Sholha, Hanny Atus Sholikhah, Fitriana Kurniasari Silfi F Siti Jannatun Aliya Siti Nuryatul Badriyah Solikhah, Fitriana Kurniasari Soraya Qonita Zakia Athuf Sri Mugianti subekti, imam - Suci Astuti, Erlina Sulastyawati Sulastyawati Supono Supono Supono Susi Milwati Syifa Azahra Irawan Theresia Wijayanti Tri Anjaswarni Tri Anjaswarni Tri Cahyo Sepdianto Tri Wanda Agustina Triska Dama Yanti Wardani, Indah Dwi Kusuma Wati, Naya Erna Wati, Nurahma Widiani, Esti WIJAYANTI, THERESIA Wiyono, Joko Yanti, Dina Dama Zahratu Ikfiyana Habsillah, Hanny Zahroh, Manzilatuz