Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Satrianti, Satrianti; Kamaluddin, Kamaluddin; Darmadi, I Wayan; Adi Untara, Ketut Alit; Syamsuriwal, Syamsuriwal
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 2 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i2.4218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar fisika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) pada siswa kelas VII SMP Negeri 19 Palu. Penelitian ini merupakan eksperimen kuasi dengan desain The Non-equivalent Control Group Design. Sampel terdiri dari kelas VII A (n=26) sebagai kelas eksperimen dan kelas VII B (n=26) sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan meliputi perangkat pembelajaran dan tes hasil belajar fisika. Hasil analisis data menunjukkan rata-rata skor posttest kelas eksperimen sebesar 65,38, sedangkan kelas kontrol sebesar 50,38. Uji hipotesis menggunakan Independent Samples Test menghasilkan nilai signifikansi 0,00 yang berarti H₀ ditolak dan H₁ diterima. Ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara hasil belajar fisika siswa yang belajar dengan model TGT dan yang tidak. Hasil uji N-gain memperkuat temuan ini, dengan kelas eksperimen memperoleh nilai g = 0,50 (kategori sedang) dan kelas kontrol g = 0,30 (kategori sedang). Dengan demikian, penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TGT efektif dalam meningkatkan hasil belajar fisika siswa kelas VII SMP Negeri 19 Palu.
ANALISIS MINAT BELAJAR SISWA YANG MENGIKUTI PEMBELAJARAN DENGAN METODE BERBASIS KASUS MATERI KESEIMBANGAN BENDA TEGAR Putriana, Putriana; Saehana, Sahrul; Syamsuriwal, Syamsuriwal
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 10 No. 3 (2022): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minat belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode berbasis kasus materi keseimbangan benda tegar di kelas XI SMAN 1 Sojol. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan metode campuran (mixed methods). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA C SMA Negeri 1 Sojol sebanyak 25 siswa yang dipilih menggunakan Teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui pengisian angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode berbasis kasus materi keseimbangan benda tegar di kelas XI tergolong dalam kategori baik. Hal ini menunjukan bahwa perasaan senang, perhatian siswa, ketertarikan siswa dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran berbasis kasus mendorong siswa untuk aktif dan sungguh-sungguh dalam melaksanakan pembelajaran. Tidak hanya mendengarkan penjelasan guru namun siswa juga dilatih menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan materi pembelajaran sebagai evaluasi pembelajaran. Hal tersebut menjadi faktor siswa memiliki minat belajar siswa yang baik.
Analisis Pemahaman Mahasiswa Calon Guru Fisika Tentang Konsep Elektrostatika Berdasarkan Four Tier Multiple Choice (4TMC) Test Ananda, Falwa; Nurjannah, Nurjannah; Werdhiana, I Komang; Syamsuriwal, Syamsuriwal; N. Laratu, Wahyuni
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 2 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i2.4675

Abstract

Konsep elektrostatika menjadi salah satu materi konsep yang sulit dipahami oleh mahasiswa calon guru fisika karena materinya yang bersifat abstrak dan melibatkan representasi matematika yang kompleks sehingga sulit untuk ditangkap dan dipahami oleh mahasiswa calon guru fisika. Kesulitan ini berdampak pada rendahnya kemampuan pemahaman konsep mahasiswa yang seharusnya memiliki pemahaman mendalam sebagai calon pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman mahasiswa calon guru fisika tentang konsep elektrostatika berdasarkan Four Tier Multiple Choice (4TMC) Test. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuasi kualitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa calon guru fisika angkatan 2023 kelas A yang berjumlah 28 orang, dengan 10 orang diantaranya terpilih sebagai responden wawancara. Instrumen yang digunakan merupakan instrumen tes diagnostik Four Tier Multiple Choice (4TMC) Test sebanyak 20 nomor dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pemahaman mahasiswa calon guru fisika tentang konsep elektrostatika berada pada kategori sedang, diikuti kategori tinggi, dan hanya sedikit yang berada pada kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan, pemahaman mahasiswa calon guru fisika tentang konsep elektrostatika tergolong dalam kategori sedang.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Etnosains Kaili Pada Materi Getaran Dan Gelombang Lisdawati, Lisdawati; Syamsuriwal, Syamsuriwal; Pasaribu, Marungkil; Sani, Nurul Kami
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 2 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i2.4702

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berbasis etnosains Kaili yang layak dan efektif pada materi getaran dan gelombang. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau R&D (Research and Development), dengan desain penelitian menggunakan model ADDIE yang dibagi menjadi lima tahapan, yakni tahap analisis (Analysis), tahap perancangan (Design), tahap pengembangan (Development), tahap implementasi (Implementation), dan tahap evaluasi (Evaluation). Subjek penelitian ini adalah guru IPA dan peserta didik kelas VIII SMP Negeri 4 Palu. Penelitian ini menggunakan angket sebagai instrumen pengumpulan data. Kualitas atau kelayakan e-modul yang dikembangkan berdasarkan validasi ahli materi menunjukkan skor rata-rata 3,72 dengan kategori sangat baik, validasi ahli media menunjukkan skor rata-rata 3,48 dengan kategori sangat baik, hasil penilaian guru menunjukkan skor rata-rata 4,0 dengan kategori sangat setuju, dan hasil angket respon peserta didik menunjukkan skor rata-rata 3,35 dengan kategori sangat setuju. Produk yang dihasilkan berupa e-modul interaktif yang mengintegrasikan konsep getaran dan gelombang dengan alat musik tradisional Kaili yaitu Kakula dan Gimba. Hasil menunjukkan bahwa e-modul berbasis etnosains Kaili pada materi getaran dan gelombang yang telah dikembangkan layak untuk digunakan sebagai bahan ajar alternatif yang kontekstual dan bermakna dalam pembelajaran fisika.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Phet sebagai Laboratorium Virtual Bagi Guru dan Siswa SD Inpres 2 Kawatuna Palu Syamsuriwal, Syamsuriwal; Kade, Amiruddin; Nurjannah, Nurjannah; Paramitha, Ielda; Jarnawi, Muhammad; Santoso, Rudi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/bjkxa058

Abstract

Keterbatasan fasilitas laboratorium di SD Inpres 2 Kawatuna berdampak pada kurang optimalnya pembelajaran sains yang berbasis eksperimen. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdi melaksanakan pelatihan penggunaan aplikasi PhET Interactive Simulations sebagai laboratorium virtual bagi guru dan siswa. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan PhET ke dalam pembelajaran serta memberikan pengalaman belajar interaktif bagi siswa. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, penyampaian materi melalui ceramah, pelatihan teknis, praktik penggunaan simulasi, serta pendampingan langsung. Kegiatan diikuti oleh delapan guru dan dua puluh siswa kelas V dan VI SD Inpres 2 Kawatuna pada 5 Agustus 2025. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa guru mampu menggunakan PhET secara mandiri, baik online maupun offline, serta dapat memanfaatkan simulasi yang relevan dengan kurikulum, seperti operasi pecahan untuk Matematika dan listrik dinamis untuk IPA. Guru dan siswa menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan, dan refleksi akhir mengungkapkan bahwa aplikasi PhET dapat menjadi solusi alternatif yang praktis, murah, dan menarik untuk pembelajaran sains di sekolah dengan keterbatasan infrastruktur. Dengan demikian, pelatihan ini berdampak positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan motivasi belajar siswa.
Modeling of Colorado Learning Attitude Science Survey in Indonesian Version: A Study with Applying Item Response Theory Mutmainna, Mutmainna; Hasyim, Mutahharah; Syamsuriwal, Syamsuriwal; Setiaji, Bayu; Setiawati, Farida Agus
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol. 13 No. 1 (2024): JP3I
Publisher : FAKULTAS PSIKOLOGI UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jp3i.v13i1.36745

Abstract

Colorado Learning Attitudes about Science Survey (CLASS) is an instrument designed to explore students' perceptions of physics and assess how closely their beliefs correspond with those of professional physicists. Before the development of CLASS, several similar instruments were developed in the field of Physics Education such as the Maryland Physics Expectation (MPEX), Views About Science Survey (VASS), and Epistemological Beliefs Assessment for Physical Science (EBAPS). Adams et al. developed CLASS in 2006 by evaluating these three instruments. Since then, CLASS has been extensively studied for its use in research, especially in the field of Physics Education, and has also been applied in other fields and translated into several languages. As a form of community strengthening, this article attempts to report the research findings related to the use of the CLASS instrument that has been translated into Indonesian. A total of 292 undergraduate students were sampled in this study, who are students from four universities. The respondents in this study were students who had enrolled in the Fundamental of Physics course. The data obtained were analysed with Item Response Theory (IRT) for the polytomous scale. There are Grade Response Model (GRM), Partial Credit Model (PCM), Rating Scale Model (RSM), and Generalized Partial Credit Model (GPCM). The research results show that among the four models of approach and based on the criteria used, the model considered most suitable is GRM. The research also shows that the number of items declared consistent with the model does not cover all CLASS items but rather some items. This finding indicates that further exploration is needed regarding the CLASS instrument items, especially in the Indonesian version. The findings of this study also add to the wealth of knowledge related to the quality assessment of the CLASS instrument through the modern test theory approach (IRT). Thus, the CLASS instrument can be regarded as a standard instrument and can be used globally across various populations.