Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PEMERTAHANAN BAHASA JAWA DI WILAYAH SOLO-YOGYA Wiwik Yulianti
Kandai Vol 9, No 1 (2013): KANDAI
Publisher : Kantor Bahasa Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.223 KB) | DOI: 10.26499/jk.v9i1.282

Abstract

Penelitian mengenai pemertahanan bahasa daerah Solo Yogya sudah dilakukan. Penelitian ini termasuk penelitian dialektologi. Responden dalam penelitian ini berjumlah 16 responden dan berdomisili di wilayah Solo dan Yogya. Penelitian di masing-masing wilayah dikelompokkan menjadi dua, yaitu kelompok dewasa dan kelompok anak-anak. Pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan daftar pertanyaan sebanyak 843 kosa kata. Metode yang dilakukan adalah metode deskriptif dan dianalisis secara kuantitatif. Analisis meliputi frekuensi penggunaan bahasa. Untuk mendeskripsikan pemertahanan bahasa responden, penggunaan bahasa yang dikaji dalam penelitian ini adalah bahasa yang masih dikenali atau dipergunakan untuk berkomunikasi sehari-hari. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sikap penutur terhadap bahasa Jawa kromo di Solo cenderung lebih tinggi jika dibandingkan dengan sikap penutur bahasa Jawa Kromo di Yogya. Hal itu berlaku untuk kelompok dewasa dan kelompok anak-anak. Pemertahanan bahasa terendah terjadi pada kelompok anak wilayah pengamatan Yogya berkisar 5,0 %. Pemertahanan bahasa tertinggi terjadi pada kelompok dewasa wilayah pengamatan Solo dengan persentase berkisar 37,9 %. Secara keseluruhan dari semua kelompok pada semua wilayah pengamatan menunjukkan sikap penutur bahasa yang cenderung negatif dengan persentase kurang dari 40 %. Dengan hasil persentase ini, dapat disimpulkan bahwa keberadaan bahasa Jawa Kromo di Solo dan Yogya tidak menunjukkan kecenderungan yang positif dalam hubungannya dengan upaya pemertahanan bahasa.
KEKUASAAN DAN SOLIDARITAS PADA KALIMAT PERCAKAPAN SEHARI-HARI DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT Kitra Asoka Pradestania; Wiwik Yulianti
MATAPENA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 5 No. 02 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Islam Majapahit (UNIM) Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is that the social relations between the speaker and the interlocutor are reflected in power and solidarity. A speaker uses language not only to express but to create a representation of himself in relation to others with whom he interacts. The purpose of this study is to explain the forms of power and solidarity that occur in everyday life. This research is a qualitative descriptive study. This study uses a sociolinguistic approach. This study explains the phenomena that occur in people's lives. This research uses the method of observing. The basic techniques used are observation techniques and note-taking techniques. The results of this study are to find out the various forms of power and solidarity from conversational sentences that occur in people's lives. Keywords: Power, Solidarity, Sociolinguistics
FAKTOR SOSIAL YANG MEMPENGARUHI PERUBAHAN BAHASA DALAM MASYARAKAT Ja'a Nazielatu Rois Nabilla; Wiwik Yulianti
MATAPENA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 5 No. 02 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Islam Majapahit (UNIM) Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study discusses about language changes that exist in people's daily conversations. The language change that occurs is based on social factors, especially the social class of the society. This study describes about the language changes that exist in the surrounding community by looking at the factors and social class of the community and to describe the language chosen by the society based on the social class of the society. This research is qualitative research that has data in the form of society utterances that have changed according to the social class of the society. Data sources in this study are people who live in the environment around the writer. This research method uses the listen and note method. Researchers will identify speech that undergoes language changes based on three social classes of society, such as: upper social class, middle and lower. This study found differences in some language change use in daily conversation of the three social classes of society. The result of the study, the writer found 51 utterances that experienced about language changes based on the social class of the society, including (1) 21 utterances from the upper social class, (2) 19 utterances from the middle social class, and (3) 11 utterances from the lower social class. Keywords: language change, social factor, society
ANALISIS WACANA KRITIS TERHADAP BERITA KRIMINAL PEMBUNUHAN WAYAN MIRNA SALIHIN (Dengan Pendekatan Sara Mills) YULIANTI WIWIK
SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra Vol. 12 No. 1 (2020): SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa Asing (FBA) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.412 KB) | DOI: 10.36733/sphota.v12i1.677

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pemberitaan di media online tentang kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, dengan tersangka Jessica Kumala Wongso yang sempat menghiasai halaman media massa tahun 2016. Sebagai sebuah artikel yang menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis model Sara Mills, artikel ini lebih memusatkan perhatiannya pada masalah perempuan. Metode Sara Mills lebih menekankan pada posisi-posisi aktor ditampilkan dalam teks, dalam arti siapa yang menjadi subjek dan siapa yang menjadi objek dalam pemberitaan. Selain itu juga memusatkan perhatian pada bagaimana pembaca dan penulis ditampilkan dalam teks. Data berupa teks berita kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin pada dua media online yaitu liputan 6.com dan tempointeraktif.com. Adapun hasil analisis menunjukkan bahwa kedudukan perempuan kasus pembunuhan dalam teks berita selalu berada pada posisi terdeskriminasi, yaitu selalu menduduki peran sebagai objek pemberitaan sehingga berada pada posisi lemah dalam pemaknaan khalayak dalam teks. Posisi laki-laki dalam teks berita ini selalu memiliki peran mempengaruhi bagaimana perempuan ditampilkan, karena kedudukannya sebagai subjek penceritaan yang dengan leluasa memengaruhi pemaknaan pada khalayak. Sementara pembacaan dominan pada teks berita pada kasus tersebut, pembaca diposisikan sebagai pihak laki-laki.
PELATIHAN PUBLIC SPEAKING DAN DAKWAH yulianti, wiwik; Sawardi, FX; Yustanto, Henry; Syukri, Hanifullah; Sigit Widyastuti, Rr Chattri; Ginanjar, Bakdal
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jadma.v4i2.7348

Abstract

Kemampuan berbicara di depan umum atau public speaking merupakan hal penting penunjang penampilan seseorang. Ketrampilan ini perlu dilatih agar kelancaran menyampaikan pesan tepat dan sesuai sasaran. Remaja masjid merupakan salah satu elemen yang turut pula membantu kemakmuran masjid. Salah satu wujud kemakmuran masjid yang dilakukan oleh remaja masjid adalah turut pula mengisi kegiatan keagamaan melalui dakwah, ceramah, atau pidato. Begitu pentingnya public speaking bagi para remaja masjid inilah pelatihan public speaking dan dakwah untuk remaja masjid dilakukan. Melalui metode ceramah dan praktek inilah pelatihan itu dilakukan. Hal itu dilakukan agar remaja masjid se karanganyar memahami dan mengaplikasikan secara benar tentang Teknik berbicara di depan umum. Dengan melakukan kegiatan praktek berbicara di depan umum inilah peserta merasakan perbedaan penampilan dari yang semula mereka lakukan sebelum pelatihan dan sesudah mengikuti pelatihan. Dari hasil pelatihan, ditunjukkan bahwa pemberian materi pelatihan public speaking dan dakwah ini akan meningkatkan kemampuan dakwah secara baik dan terstruktur secara benar.
PELATIHAN PENULISAN NASKAH DAKWAH Yulianti, Wiwik; Sawardi, FX; Yustanto, Henry; Ginanjar, Bakdal; Widyastuti, Rr Chattri Sigit
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jadma.v5i2.10048

Abstract

Kemampuan berdakwah dikalangan remaja perlu diasah sejak dini. Hal ini dilakukan agar ketrampilan menyampaikan isi dakwah menjadi terlatih. Untuk itu penting dilakukan agar setiap kali melakukan dakwah, kepiawaiannya menyampaikan materi dakwah tanpa kendala. Untuk mencapai hal itu dibutuhkan kesabaran dalam melatih dri dengan berbagai segi, termasuk dalam hal penulisan naskah dakwah.Kegiatan ini dilakukan untuk mengatasi permasalahan bagaimana mempersiapkan sarana dakwah yang baik. Dengan pelatihan penulisan naskah dakwah ini , remaja masjid mampu menghasilkan rangkaian dakwah secara sistematis dan terstruktur. Dengan diadakannya pelatihan ini, remaja masjid se-Kabupaten Karanganyar mampu mengatur secara baik dan tertatata dalam berdakwah. Penguasaan Teknik penulisan yang tepat menjadi rumusan masalah yang akan dijawab untuk mengatasi permasalahan tersebut. Kegiatan diawali dengan test awal untuk melihat kemampuan peserta tentang menulis naskah. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang Teknik menulis naskah. Adapun Metode penulisan naskah yang digunakan sederhana yaitu membagi struktur naskah menjadi 1)Pembukaan, 2) Isi/konten 3) penutup. Setelah menerima materi yang disampaikan, peserta diberi tugas untuk membuat naskah sesuai dengan materi yang diberikan. Hasilnya, kemampuan peserta meningkat terutama dari sisi struktur tulisan naskah dakwah.
Memperjelas Variasi Bahasa Melalui Faktor Sosial dalam Percakapan Pemeran Tokoh di Media Webseries “Imperfect The Series S2 Episode 1-5”: Perspektif Sosiolinguistik Bhrata, Pramudya Dhana; Yustanto, Henry; Yulianti, Wiwik
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 14, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/dikdaya.v14i2.708

Abstract

This paper aims to describe research information regarding language variations through socialfactors in the conversations of characters in the media webseries "Imperfect The Series S2 Episode 1-5":Sociolinguistic Perspective with analysis of the variety of language and speech that appears by the characters ofthe webseries "Imperfect The Seri S2 Episodes 1-5”. This research uses a qualitative descriptive approachbecause the data taken is in the form of written and unwritten word/sentence data. This qualitative researchmethod is used to help understand the social factors that influence the emergence of language variations in thelanguage used in each communication by the characters in the webseries "Imperfect The Series S2 Episode 1-5". The data collected in this research is descriptive data in the form of words/sentences of characters'conversations in the webseries "Imperfect The Series S2 Episode 1-5" using data transcription of the characters'utterances which contain variations/variety of language. The data source for this research comes from theWebseries "Imperfect The Series S2 Episode 1-5". Other supporting sources in this research are journals andarticles that are relevant to this research. In this research, the data collection techniques used include FreeListening Free Cakap (SBLC), katat techniques, and content analysis. The use of these techniques was chosenbecause it is in accordance with the research focus which relates to oral data that has been transliterated. Thedata analysis technique in this research was carried out through three stages, namely the first stage of datareduction, the second stage of data presentation, the third drawing conclusions. The results of this researchshow that there are variations in language in the utterances/utterances of each conversation in the role ofcharacters in the media webseries "Imperfect The Series S2 Episode 1-5" which is influenced by social factors.It can be concluded that in the research results there are 54 forms of language variations used by the charactersin the web series "Imperfect The Series S2 Episode 1-5". Of the 54 data, 22 data are forms of funnymispronunciations, 12 data are forms of language/abbreviated words, 5 data are shortened forms, and 2 dataare forms of interjections.
Antara Hak dan Utang : Kajian Hukum terhadap Dampak Kepailitan Sritex terhadap Buruh dan Pemilik Ety Isworo; Wiwik Yulianti; Femmy Silaswaty Faried
Pemuliaan Keadilan Vol. 2 No. 3 (2025): July : Pemuliaan Keadilan
Publisher : Asosiasi Penelitian dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/pk.v2i3.971

Abstract

The bankruptcy of a major company like PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) not only reflects a financial crisis but also opens a significant debate about legal fairness for stakeholders, particularly laborers and company owners. This research examines the impact of the bankruptcy on the fulfillment of laborers' normative rights and the legal protection afforded to company owners. Using a juridical-normative approach and a case study method, the findings reveal that the bankruptcy process still presents imbalances in legal protection, especially for laborers who, despite being legally recognized as preferential creditors, are often disregarded in practice. This article recommends regulatory reform and strengthening the state's role in ensuring justice throughout the bankruptcy proceedings.
PDB UNMAS DENPASAR: PENGUATAN DESA WISATA BENGKALA UNTUK POKDARWIS BHASKARA WEDA DAN KELOMPOK TANI MANDI MADU Ida Ayu Putri Gita Ardiantari; Anak Agung Ayu Dian Andriyani; Agung Pandawana, I Dewa Gede; Putra Wirawan, I Putu Agus; Putra Salain, Putu Pradiva; Indah Mentari, Ni Made; Yogi Marantika, I Made; Dea Luna Valerina, Ni Komang; Sandra Dewi, Ni Putu Laksmi; Rai Subawa, Kadek Krisna; Dwiyana Putra, I Gusti Kadek Adrian; Intan Maulina, Ni Made; Yulianti, Wiwik
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jadma.v6i2.12698

Abstract

Program Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan. Universitas Mahasaraswati (UNMAS) Denpasar kembali melaksanakan kegiatan sebagai bukti nyata dalam mewujudkan konsep Kampus Berdampak di Desa Wisata Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng. Untuk tahun kedua, lebih memfokuskan pada peningkatan kompetensi Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Bhaskara Weda yang bertujuan untuk menemukan inovasi paket wisata Desa Bengkala yang inovatif dan ekonomis serta pendampingan dalam menyusun panduan praktis untuk merancang tour agar nantinya mampu membangun pengalaman berkesan bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Serta pendampingan kepada kelompok Tani Madu, untuk pemanfaatan SIMOTA (Sistem Monitoring Kondisi Tanah) berbasis IOT sebagai upaya membantu budidaya pertanian dengan pemanfaatan Smart Farming, serta pembuatan desain kemasan produk untuk bersaing di pasar global saat ini. Adapun permasalahan yang sedang dihadapi mitra kelompok sadar wisata (pokdarwis) adalah belum optimalnya wawasan serta pemahaman dalam menyusun panduan praktis untuk merancang paket tour yang inovatif dan ekonomis serta pemahaman untuk pemanfaatan SIMOTA ( Sistem Monitoring Kondisi Tanah) berbasis IOT. Adapun pendekatan yang telah dilaksanakan untuk mendukung berbagai kegiatan selama di Bengkala melalui Transfer Knowledge (TK), Technology Transfer (TT), Difusi Ipteks, dan Entrepreneurship Capacity Building. Metode pelaksanaan mencakup workshop dalam bentuk pelatihan, pendampingan intensif, serta fasilitasi kolaborasi lintas sektor antara akademisi, masyarakat, dan pemangku kepentingan terkait. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman serta keterampilan dalam menyusun paket wisata sebesar dan kemasan produk dan SIMOTA (Sistem Monitoring Kondisi Tanah) berbasis IOT. Terdapat peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menyusun paket wisata sebesar 90% yang menonjolkan ciri keunikan Bengkala, seperti seni tradisi, tarian kolok, serta berbagai atraksi berbasis kehidupan sehari-hari serta adanya workshop penggunaan SIMOTA dalam memanfaatkan lahan pertanian. Selain itu, monitoring serta evaluasi selama kegiatan terus dilaksanakan untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan tujuan awal. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan perekomonian masyarakat Desa wisata Bengkala melalui adanya program paket wisata serta sistem SIMOTA yang dapat membantu dalam budidaya pertanian dengan pemanfaatan Smart Farming. Serta workshop dalam pembuatan desain kemasan produk telah dilaksanakan dengan harapan kemasan yang unik dan memiliki nilai jual tinggi mampu menarik minat konsumen untuk membeli dan mengingat produk ciri khas Bengkala. Disamping itu, sama dengan workshop penyusunan paket wisata, untuk kelompok tani juga diadakan ujian Pre-test dan post-test. Hasil yang telah dilakukan menunjukkan juga adanya peningkatan rata-rata skor hingga 90%. Itu artinya, kelompok tani mandi madu dapat memahami dengan baik SIMOTA dan mampu membuat dezain yang mudah untuk diingat oleh masyarakat secara umum. Kegiatan ini diharapkan terus berlanjut sehingga secara tidak langsung dapat meningkatkan perekonomian warga kolok di Desa Bengkala.
KEMAMPUAN MEMPRODUKSI TEKS PROSEDUR KOMPLEKS DITINJAU DARI ASPEK STRUKTUR DAN KEBAHASAAN SISWA SEKOLAH MENENGAH DI KECAMATAN SEKONGKANG Yulianti, Wiwik; Mahsun, Mahsun; Burhanuddin, Burhanuddin
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Agustus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i3.3540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemampuan memproduksi teks prosedur kompleks ditinjau dari aspek struktur teks dan kebahasaan pada siswa sekolah menengah di Kecamatan Sekongkang. Penelitian ini dilatar belakangi pengembangan kurikulum 2013 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia menggunakan pendekatan pembelajaran bahasa berbasis teks. Penerapan pembelajaran bahasa berbasis teks ditujukan agar siswa dapat menggunakan bahasa sesuai konteksnya dan menjadi sarana pengembangan kemampuan berpikir mereka. Dengan kata lain, siswa diharuskan mampu untuk memproduksi teks. Salah satunya yaitu teks prosedur. Belajar mengenai teks prosedur kompleks sangatlah penting. Metode dan penyediaan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode simak dan metode cakap. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif secara bersamaan untuk memperkuat deskripsi terhadap data penelitian. Pada kemampuan kualitatif siswa dalam kegiatan memproduksi teks prosedur kompleks aspek struktur teks dalam penelitian ini dikategorikan telah mampu dilalui secara sistematis. Meskipun terdapat kelemahan siswa pada penegasan ulang yaitu pengamatan dan kesimpulan. Pada aspek kebahasaan digambarkan siswa Belum mampu memanfaatkan memanfaatkan aspek kebahasaan teks prosedur kompleks secara utuh. Kondisi tersebut tergambar pada kemampuan siswa rata-rata tidak memanfaatkan aspek kebahasaan secara maksimal. Hal tersebut terlihat pada data yang dihasilkan seperti pemanfaatan kata kerja, penggunaan konjungsi penghubung antar kalimat dan penggunaan konjungsi penghubung antar paragraf. Rentang skor perolehan siswa hanya mencapai 45,15 terkait dengan aspek kebahasaan ini. Sedangkan untuk total skor kedua aspek Nya mencapai 63,15. Ini menggambarkan bahwa kemampuan memproduksi teks tersedot konteks siswa ditinjau dari aspek struktur dan kebahasaan teks prosedur masih rendah