Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengembangan Model Menulis Teks Cerita Fantasi Berbasis Pendekatan Inkuiri Berbantuan Kartu Imaji Kerin Maulia Dewi; Ayu Wulandari; Linda Eka Pradita
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): REPETISI VOLUME 8 NOMOR 1
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/repetisi.v8i01.4610

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis peserta didik dalammenulis teks cerita fantasi. Selain itu, terdapat banyak bentuk plagiasi yang dilakukan pesertadidik dalam menulis teks cerita fantasi. Tujuan dari penelitian ini, yaitu (1) menemukan analisiskebutuhan pengembangan model pembelajaran menulis teks cerita fantasi berbasis pendekataninkuiri berbantuan media kartu imaji, (2) mengetahui langkah-langkah pengembangannya, (3)mengetahui kelayakan rancangan pengembangannya. Penelitian ini menggunakan desainResearch and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (define, design, develop,dan dissemination) Thiagarajan (1974). Teknik pengumpulan data dalam penelitian inimenggunakan wawancara dan angket. Terdapat tiga hasil dari penelitian pengembangan.Pertama, kebutuhan terhadap pengembangan model menulis teks cerita fantasi berbasispendekatan inkuiri berbantuan kartu imaji sesuai dengan permasalahan dan kebutuhan. Kedua,langkah pengembangan ini dimulai dari analisis awal. Desain produk, dan pengembangan. Produkpenelitian pengembangan ini dinilai sangat layak oleh ahli model pembelajaran dan ahli mediapembelajaran. Saran peneliti kepada pendidik untuk menggunakkan model pembelajaran menulisteks cerita fantasi berbasis pendekaran inkuiri berbantuan kartu imaji dengan menyesuaikansarana dan prasarana yang ada di sekolah. Kata Kunci: menulis, cerita fantasi, pendekatan inkuiri, kartu imaji. 
Pengaruh Kebiasaan Membaca Cerita Anak terhadap Keterampilan Menulis Teks Naratif Siswa Kelas VII MTs Negeri 2 Kota Magelang Dwi Septianingrum; Linda Eka Pradita; Muhammad Nur Hanif
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): REPETISI VOLUME 8 NOMOR 1
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/repetisi.v8i01.4636

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat literasi dan minat baca peserta didik, yang berdampak pada keterbatasan kosa kata dan kurang optimalnya kemampuan menulisteks naratif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kebiasaan membaca ceritaanak terhadap keterampilan menulis teks naratif peserta didik kelas VII MTs Negeri 2 KotaMagelang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif non-eksperimen dengan desain expost facto. Sampel diambil secara purposive sampling sebanyak 64 siswa Fase D1. Teknik analisisdata meliputi uji normalitas, regresi linear sederhana, dan analisis N-Gain dengan bantuan SPSSversi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelas 7B dan 7D,meskipun keduanya diajar oleh guru dan metode yang sama, yaitu Project Based Learning. Kelas7B, yang rutin membaca cerita anak, menunjukkan peningkatan kemampuan menulis yang lebihtinggi. Nilai R Square sebesar 0,494 menunjukkan bahwa 49,4% variasi dalam keterampilanmenulis dipengaruhi oleh kebiasaan membaca. Uji signifikansi Anova menghasilkan nilai 0,000,menegaskan adanya pengaruh yang signifikan. N-Gain kelas 7B tergolong sedang (0,3277),sedangkan kelas 7D rendah (0,1262). Temuan ini membuktikan bahwa kebiasaan membaca cerita anak secara rutin berkontribusi terhadap peningkatan keterampilan menulis naratif siswa.Kata kunci: kebiasaan membaca, cerita anak, menulis, teks naratif.
Pengembangan Materi Ajar Membaca Teks Fabel Pada Relief Candi Mendut untuk BIPA Level 4 Muhammad Alfin Muftakhul Latif; Winasti Rahma Diani; Linda Eka Pradita
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): REPETISI VOLUME 8 NOMOR 2
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/repetisi.v8i2.4697

Abstract

Keterampilan membaca adalah salah satu keterampilan yang harus dikuasai oleh pelajar BIPA. Namun, materi ajar yang digunakan masih terbatas pada buku teks terbitan pemerintah yang masih bersifat umum. Hal ini mendorong lembaga pelatihan BIPA untuk mengembangkan materi ajar sendiri yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan analisis kebutuhan pengembangan materi ajar membaca teks fabel pada relief Candi Mendut untuk BIPA level 4. (2) Mengembangkan desain materi ajar membaca teks fabel pada relief Candi Mendut untuk BIPA level 4. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D) model 4D oleh Thiagarajan dkk. dan dibatasi sampai revisi. Teknik pengumpulan data, meliputi wawancara, analisis dokuumen, observasi dan penyebaran siswa BIPA. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitan berupa materi ajar membaca teks fabel pada relief Candi Mendut untuk BIPA level 4. Hasil uji validasi menunjukan kategori sangat baik dengan perolehan persentase sebesat 86,36% untuk kelayakan isi dan 89,28% untuk kelayakan tampilan. Revisi dilakukan dengan memperhatikan catatan dari validator. Hasil penelitian dapat dimanfaatkan sebagi materi ajar untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa, sebagai referensi sumber materi ajar bagi pengajar BIPA, dan dapat dijadikan bahan penelitian selanjutnya bagi peneliti lain. Kata Kunci: materi ajar , BIPA, membaca, teks fabel, Candi Mendut.
Pengaruh Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Genially Terhadap Keterampilan Menulis Surat Dinas pada Siswa Kelas VII Di SMP Negeri 11 Magelang Feiza Rainannisa; Linda Eka Pradita; Herpindo
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): REPETISI VOLUME 8 NOMOR 2
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/repetisi.v8i2.4709

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar siswa yang rendah pada materi surat dinas, yaitu sebesar 68,18% siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis surat dinas pada siswa kelas VII di SMP Negeri 11 Magelang melalui penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis genially. Penelitian ini menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design dengan melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan media pembelajaran genially dan kelas kontrol yang menggunakan media powerpoint. Instrumen penelitian meliputi tes keterampilan menulis surat dinas yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah (postest) perlakuan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif dan inferensial untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kedua kelompok. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 44,22, dibandingkan nilai rata-rata pretest kelas kontrol sebesar 36,83. Selanjutnya dilihat dari hasil N-Gain, bahwa penggunaan media pembelajaran genially berdistribusi efektif yang dibuktikan dari nilai rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 78,82 lebih besar dibandingkan nilai rata-rata kelas kontrol yaitu 46,55. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan media pembelajaran genially memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan keterampilan menulis surat dinas siswa. Berdasarkan hasil uji t diketahui nilai sig. (2-tailed) yaitu 0,00 < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga terdapat perbedaan nilai rata-rata yang signifikan antara keterampilan menulis surat dinas siswa kelas VII C dan kelas VII D di SMP Negeri 11 Magelang. Kata Kunci: genially, keterampilan menulis, surat dinas  
Analisis Butir Soal Asesmen Sumatif Semester Gasal Mata Pelajaran Bahasa Indonesia: Item Analysis of Summative Assessment Questions for the Spring Semester of Indonesian Language Junedi Junedi; Linda Eka Pradita; Sri Wulandari
Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 4 (2025): TRANSFORMATIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/transformatika.v9i4.2887

Abstract

This research is based on the analysis of items that have never been done at SMA Negeri 1 Grabag, precisely in the Indonesian language subject. The purpose of this study is to describe the quality of the summative assessment items of the odd semester of Indonesian language subject class XI at SMA Negeri 1 Grabag in the 2024/2025 academic year based on the aspects of validity, reliability, difficulty index, differentiation index, and the effectiveness of the items. This research uses quantitative descriptive method with data analysis techniques assisted by SPSS Ver. 25 and Microsoft Excel for quantitative analysis. The data collection technique used a systematic sampling technique with a sample of 70 student answer sheets. The question items analyzed were in the form of multiple choice questions totaling 50 items. The results of the study showed that; 1) The quality of the questions based on the validity aspect is moderate, with 26 valid items and 24 invalid items. 2) The quality of the questions based on the reliability aspect is high with an r_11 value of 0.692. 3) The quality of questions based on the aspect of difficulty level is in the very easy category, with 9 very difficult items, 16 medium items, and 25 very easy items. 4) The quality of questions based on the aspect of differential power is weak, with 28 items with weak differential power, 15 items with sufficient differential power, 2 items with good differential power, and 5 items with very weak differential power. 5) The quality of questions based on the effectiveness of the exterminator is poor, with 37 items in the excellent category, 25 items in the good category, 28 items in the poor category, 92 items in the poor category, and 18 items in the very poor category. In terms of the five aspects studied, the quality of multiple choice questions of the summative assessment of the odd semester of Indonesian language subject class XI SMA Negeri 1 Grabag in the 2024/2025 academic year is classified as a poor question.
Implementasi Buku Digital Bermuatan Budaya dan Sastra Lokal sebagai Media Literasi Multikultural di SMP Negeri Magelang Linda Eka Pradita; Arif Setyawan; Restu Rakhmawati; Claudia In&#039;am Haya Alimah; Sadar Kurnia Zendrato
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/vz881c64

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia memiliki peran strategis dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya cakap berbahasa, tetapi juga berkarakter dan berwawasan kebinekaan. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk mendeskripsikan upaya integrasi budaya lokal dalam buku digital  pembelajaran Bahasa Indonesia sebagai sarana peningkatan literasi multikultural di sekolah.  Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dan analisis deskriptif dengan meninjau berbagai praktik pada sekolah yang telah menerapkan buku digital bermuatan budaya dan sastra lokal sebagai media literasi multikultural. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pelaksanaan integrasi budaya lokal dalam pembelajaran Bahasa Indonesia memerlukan langkah-langkah yang terencana meliputi; 1) Identifikasi budaya lokal yang relevan; (2) Pemilihan dan Pengembangan Bahan Ajar Kontekstual; (3) Kegiatan pembelajaran (apersepsi dan motivasi); 4) Pembelajaran inti; 5) Refleksi dan penanaman nilai budaya; 6) Tindak lanjut berbasis kearifan lokal. Integrasi budaya lokal dilakukan melalui penggunaan teks sastra daerah, proyek literasi berbasis budaya, diskusi multikultural, dan kolaborasi lintas mata pelajaran. Strategi tersebut memungkinkan peserta didik mengenal nilai-nilai kearifan lokal, menghargai perbedaan budaya, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan empatik. Kata Kunci: integrasi, budaya lokal, pembelajaran Bahasa Indonesia, literasi multikultural