Claim Missing Document
Check
Articles

SOSIALISASI PEMILIHAN DAN PENGGUNAAN OBAT YANG TEPAT DI DESA MUNDU PESISIR Indriaty, Sulistiorini; Muhammad Yani Zamzam; Nur Rahmi Hidayati; Deni Firmansyah; Dhea Aulia Ramadhani
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v4i3.1306

Abstract

Penanganan dan pencegahan berbagai penyakit tidak dapat dilepaskan dari tindakan terapi dengan obat atau farmakoterapi. Berbagai pilihan obat saat ini tersedia, sehingga diperlukan pertimbangan-pertimbangan yang cermat dalam memilih obat untuk suatu penyakit. Obat harus selalu digunakan secara benar agar memberikan manfaat klinik yang optimal. Terlalu banyaknya jenis obat yang tersedia ternyata juga dapat memberikan masalah tersendiri dalam praktek, terutama menyangkut bagaimana memilih dan menggunakan obat secara benar dan aman. Edukasi ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat akan pemilihan dan penggunaan obat yang tepat. Penyuluhan ini dilakukan dengan metode sosialisasi secara langsung bersamaan dengan pemberian brosur tentang stunting kepada ibu-ibu yang mengikuti kegiatan posyandu. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman dan pengetahuan ibu-ibu terhadap pemilihan dan penggunaan obat yang tepat. Kegiatan sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi warga Desa Mundu pesisir sehingga diharapkan melalui sosialisasi ini terwujud masyarakat yang cerdas dalam pemilihan dan penggunaan obat bagi keluarga. Kata Kunci: Sosialisasi, pemilihan obat, penggunaan obat
FORMULASI SEDIAAN SAMPO EKSTRAK ETANOL DAUN KANGKUNG (Ipomea aquatica Forssk) Rohadi, Didi; Indriaty, Sulistiorini
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman  kangkung  (Ipomea  aquatica  Forssk)  mengandung  senyawa  kimia  polifenol, flavonoid,  dan  kuinon.  Senyawa  kimia  tersebut  bersifat  sebagai  antimikroba.  Tujuan penelitian  ini  untuk  membuat  formulasi  sediaan  sampo  dan  mengetahui  stabilitas  dari sediaan sampo ekstrak etanol daun kangkung (Ipomea aquatica Forssk). Ekstrak etanol daun kangkung dibuat dalam 2 formula dengan konsentrasi 1% dan 3% menggunakan kombinasi gelling agent Na CMC 6% dan Carbophol 940 1%. Pengujian dilakukan dengan metode cycling test, pengujian dilakukan selama 12 hari (6 siklus) dengan paramater yang diamati yaitu pengujian organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, dan tinggi busa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kangkung dapat diformulasikan menjadi sediaan sampo  dan  stabil  berdasarkan  parameter  pengujian  homogenitas,  pH,  dan  tinggi  busa, sedangkan sediaan tidak stabil berdasarkan parameter pengujian organoleptis dan viskositas.Kata kunci : Ekstrak etanol daun kangkung, sampo, Na CMC, Carbophol 940, cycling test
FORMULASI LIP CREAM EKTRAK ETHANOL KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) KONSENTRASI 5% DAN 10%: FORMULASI LIP CREAM EKSTRAK ETHANOL KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) KONSENTRASI 5% dan 10% Aeni, Markhamatul; Indriaty, Sulistiorini; Hasanah, Nur
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lip cream merupakan kosmetik untuk melindungi kelembaban sekaligusmemberikan warna pada bibir. Kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) mengandungsenyawa antioksidan yaitu flavonoid. Antioksidan adalah senyawa yang dapat melindungibibir dan mencegah dari kerusakan sel akibat paparan sinar Ultra Violet berlebih. Kulit buahnaga merah diformulasikan pada sediaan lip cream sebagai antioksidan yang tedapat padakulitnya. Kulit buah naga merah yang digunakan merupakan hasil ekstraksi menggunakanmetode refluk dengan pelarut etanol 96%. Sediaan lip cream diformulasikan menggunakanekstrak ethanol kulit buah naga merah dengan konsentrasi 5% dan 10%. Pengujian terhadapsediaan lip cream meliputi uji stabilitas menggunakan metode cycling test denganpengamatan yang dilakukan selama 12 hari dengan suhu 4oC dan 40oC. Parameter yangdiamati meliputi pemeriksaan organoleptis, pH, daya sebar, daya oles, homogenitas. Ujihedonik dilakukan pada 30 panelis wanita usia 18 – 30 tahun dengan parameter aroma,warna dan tekstur. Hasil menunjukan kedua formula lip cream secara organoleptis (aroma,warna, tekstur) dan homogenitas tidak stabil nada suhu 4oC maupun suhu 40oC. Keduaformula lip cream memiliki pH yang sesuai dengan pH bibir yaitu pH 4,5 - 6,5 dan mudahdioleskan, besifat glossy,dan melembabkan. Kedua formula lip cream memiliki aroma khascocoa buter, pH yang cukup stabil dengan range 5, namun memiliki tekstur dan warna yangtidak stabil. Uji kesukaan terhadap warna dan aroma menunjukan bahwa lip cream lebihbanyak disukai dengan presentsi kesukaan terhadap formula 1 : aroma 5,6 , warna 6,6 ,tekstur 6 dan formula 2 : aroma 6,36 , warna 7,23 , tekstur 6,86.Kata kunci : Lip cream, Kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus)
FORMULASI KRIM BODY SCRUB BERAS KETAN HITAM DAN SARI LABU KUNING SEBAGAI ZAT AKTIF Indriaty, Sulistiorini; Ine Suharyani; Nur Rahmi Hidayati; Yayan Rizikiyan; Nina Karlina; Desy Wulan Dari
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v5i2.1680

Abstract

Body scrub adalah sediaan farmasi dalam bentuk produk perawatan kulit berbutir kasar. Beras ketan hitam dan sari buah labu kuning dapat dimanfaatkan sebagai zat aktif pada sediaan body scrub, karena beras ketan hitam dan sari labu kuning mengandung komponen antioksidan yaitu beta karoten dan vitamin C, yang membantu menjaga kesehatan kulit dan membantu kulit nampak lebih cerah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakan beras ketan hitam konsentrasi 7% dan sari labu kuning konsentrasi 10%, 15% dan 20% dapat diformulasikan sebagai krim body scrub dan bagaimana hasil evaluasi sediaan tersebut. Krim body scrub beras ketan hitam konsentrasi 7% dan sari labu kuning di buat menjadi tiga formula dengan variasi konsentrasi sari labu kuning formula I 10%, formula II 15% dan formula III 20% pengamatan dilakukan pada hari ke-0, dengan parameter pengujian meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar dan uji tipe emulsi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa formula I berwarna krem, formula II berwarna coklat dan formula III berwarna coklat tua, untuk pH formula I yaitu 6,84, formula II yaitu 6,87, formula III yaitu 6,88. Daya sebar semistiff karna kurang dari <5. Sehingga dapat disimpulkan bahwa beras ketan hitam konsentrasi 7% dan sari labu kuning konsentrasi 10%, 15%, dan 20% dapat diformulasikan sebagai krim body scrub dengan formula tersebut dan hasil evaluasi sediaan body scrub beras ketan hitam dan sari labu kuning dengan variasi konsentrasi sari labu kuning 10%, 15%, dan 20% serta konsentrasi beras ketan hitam 7% dilihat dari uji organoleptis, uji homogenitas, uji daya sebar dan uji tipe krim menunjukkan hasil bahwa sediaan basis dan formula body scrub memenuhi persyaratan evaluasi sediaan yang baik. Kata kunci : Beras ketan hitam, sari labu kuning, body scrub.
ANALISIS INTERAKSI OBAT PADA PASIEN COVID-19 DENGAN PENYAKIT STROKE DI INSTALASI RAWAT INAP RSD GUNUNG JATI CIREBON Rizki Nurbaeti; Nur Rahmi Hidayati; Trisna Lestari; Sulistiorini Indriaty; Nina Karlina; Lela Sulastri; Yayan Rizikiyan
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v5i2.1681

Abstract

Interaksi obat covid-19 dengan penyakit stroke harus mendapatkan perhatian khusus karena pasien membutuhkan berbagai macam obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien, potensi interaksi obat, tingkat keparahan interaksi obat, gambaran jenis obat dan jumlah obat yang berinteraksi, serta hubungan antara karakteristik pasien dengan interaksi obat pada pasien. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif. Sampel dalam penelitian ini adalah rekam medik pasien terdiagnosa covid-19 dengan penyakit stroke yang memenuhi kriteria inklusi. Terdapat 71 pasien terdiagnosa covid-19 dengan penyakit stroke, sebanyak 43 pasien berpotensi interaksi obat, karakteristik pasien paling banyak dialami oleh perempuan (63,38%), berdasarkan usia 45-59 tahun (33,80%), dan tingkat keparahan tahapan Monitor ketat (61,73%). Obat yang paling banyak interaksi yaitu aspirin + vitamin C (5,56%). Hubungan jumlah obat yang digunakan dan yaitu pasien dengan jumlah obat >5 obat lebih banyak terjadi interaksi sebesar (52,11%). Pasien terdiagnosa covid-19 dengan penyakit stroke beresiko tinggi mengalami interaksi obat karena adanya penyakit penyerta pada pasien sehingga terapi obat lebih banyak. Kata kunci: interaksi obat, covid-19, stroke, rekam medik
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Buah Mentimun (Cucumis Sativus L.) Terhadap Staphylococcus Epidermidis Dan Propionibacterium Acnes Senja, Rima Yulia; Sulistiorini Indriaty; Didi Rohadi
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v5i2.1685

Abstract

Buah mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan salah satu tanaman yang berkhasiat dalam pengobatan jerawat. Kandungan senyawa flavonoid dalam buah mentimun berkhasiat sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak buah mentimun (Cucumis sativus L.) pada konsentrasi 15%, 30%, 45%, dan 60% dapat menghambat bakteri Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnes serta untuk mengetahui apakah ekstrak etanol buah mentimun (Cucumis sativus L.) dengan konsentrasi 60% menghasilkan daya hambat paling besar terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnes. Penyarian simplisia dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode perkolasi, cairan penyari yang digunakan yaitu etanol 70%. Pengujian daya hambat ekstrak buah mentimun (Cucumis sativus L.) menggunakan metode difusi cetak lubang. Ciprofloxacin injeksi sebagai kontrol positif dan etanol 70% sebagai kontrol negatif. Hasil Hasil menunjukan bahwa ekstrak etanol buah mentimun (Cucumis sativus L.) pada konsentrasi 15%, 30%, 45%, dan 60% dapat menghambat bakteri Staphylococcus epidermidis dan bakteri Propionibacterium acnes (p<0,05). Diameter hambat rata-rata ekstrak etanol buah mentimun (Cucumis sativus L.) konsentrasi 15%, 30%, 45%, dan 60% terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis berturut-turut yaitu 9,0±0,7 mm; 10,2±0,7 mm; 12,1±0,2 mm; 13,2±0,3 mm, sedangkan pada bakteri Propionibacterium acnes berturut-turut yaitu 8,9±0,6 mm; 11,5± 0,4 mm; 13,1±0,2 mm; 14,1±0,5 mm. Ekstrak etanol buah mentimun (Cucumis sativus L.) dengan konsentrasi 60 % memiliki daya hambat paling besar dengan kategori kuat terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dan  Propionibacterium acnes. Kata kunci : Mentimun (Cucumis sativus L.), Staphylococcus epidermidis, Propionibacterium acnes, Difusi cetak lubang.
FORMULATION AND ANTIOXIDANT ACTIVITY FACE MIST KOMBUCHA OF TELANG FLOWER (Clitoria ternatea L.) WITH DPPH METHOD (2,2 Difenyl-1-Piksryhidrazil) Yayan Rizikiyan; Sopiah, Sopi Siti; Amelia, Renny; Indriaty, Sulistiorini; Senja, Rima Yulia
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 9 No 4 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v9i4.1644

Abstract

Telang flower (Clitoria ternatea L.) contains anthocyanins that are efficacious as natural antioxidants. Face mist with synthetic materials, such as tertiary-butyl hydroquinone (TBHQ), has side effects that are carcinogenic and can cause tumors if used for a long time. Currently, many studies haveeinvestigated the conventional biotechnology product kombucha,, which is a drink made from tea fermented by bacteria and yeast (Scoby/Symbiotic Colony (Culture) Bacteria &Yeast,), as the initial culture of the tea produces an aroma or sour taste. Kombucha has various anti-inflammatory, antibacterial, and antioxidant activities of certain strains, which are expected to provide good antioxidant activity when combined with the natural ingredients of Telang flowers. In this study, telang flower simplicia was fermented for 6 days until telang flower kombucha tea was obtained, and face mist preparations in three concentrations (5%, 7,5%, and 10%) were prepared to determine the antioxidant activity using the DPPH method measured by UV-Vis spectrophotometry by looking at the % inhibition and IC50 values. Based on the results of the evaluation with the parameters of organoleptic testing, pH, homogeneity, spray dispersion, specific weight, viscosity, and drying time met the requirements. The result of the antioxidant activity test of vitamin C of 4,36 ppm, kombucha of telang flower of 14,19 ppm, and face mist of kombucha of telang flower with concentrations of 5%, 7,5% and 10% produced IC50 values of 21,19 ppm, 19,62 ppm, and 17,52 ppm and were included in the very strong category.  Keywords: Antioxidant, Telang flower, Face mist, DPPH, Kombucha
ANTIBACTERIAL ACTIVITY OF PURIFIED EXTRACT OF AFRICAN LEAVES (Vernonia amygdalina Delile) AGAINST Escherichia coli Karlina, Nina; Septiyati, Tri Putri; Ahidin, Didin; Zam Zam, Muhammad Yani; Setyaningsih, Indah; Indriaty, Sulistiorini; Kunaedi, Aan; Supriyadi, Yadi
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 10 No 3 (September-December 2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/pharmacy.v10i3.10781

Abstract

The African leaf (Vernonia amygdalina Delile) is an Indonesian plant used by the community as a traditional medicine. V.amygdalina contains active compounds such as flavonoids, tannins, saponins, and steroids which have antibacterial properties. This study aims to determine the antibacterial activity and the most effective concentration of purified extracts of V.amygdalina against the Escherichia coli bacteria. V.amygdalina simplicia was extracted using the maceration method. Ethanolic extract V.amygdalina was tested for the quality of the extract parameters and purified. Then, the purified extract V.amygdalina was tested for phytochemical screening and antibacterial activity against Escherichia coli bacteria by well-diffusion with concentrations of 30%, 40%, and 50%. The result of the quality parameter test for ethanolic extract V.amygdalina meets the requirements of specific and non-specific parameters. Purified extract V.amygdalina positively contains flavonoids, tannins, saponins, and steroids. Antibacterial activity of 0.05% chloramphenicol and purified extract V.amygdalina concentrations of 30%, 40%, and 50% against Escherichia coli bacteria had inhibition of 23.42 mm, 8.40± 0.315 mm, 9.44± 0.543 mm, and 11.59 ± 1,640 mm. The produced most effective inhibition was at a concentration of 50%. The results showed that the purified extract of V.amygdalina has antibacterial activity in the moderate to strong category, and the most effective concentration against Escherichia coli bacteria is the concentration of 50%.
Sharing session: Utilization of waste into paper soap by students of Universiti Utara Malaysia, Malaysia Susilo, Rinto; Indriaty, Sulistiorini; Setyaningsih, Indah; Santana, Salma Audhita; Listiyani, Lilis; Nufus, Hana Syifaun; Choerunnisa, Sari; Anoez, Nawaal Hilmy; Fadila, Fasiha Nur
Community Empowerment Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.11513

Abstract

Handwashing is one of the simplest yet most unattainable actions for millions of families worldwide. In an effort to address this issue, a pharmaceutical preparation in the form of paper soap was introduced and the optimization of natural waste utilization into valuable products was carried out. The aim of this program is to improve healthy living behavior in a university environment. The community service program was implemented through a semi-formal sharing session at the UUM SAC Building for 40 non-health UUM students. The success of this activity can be seen from the increased average value of the pre-test and post-test. This indicates that participants' understanding has increased after the sharing session.
Strategies to improve environmental hygiene and health in Gebang Mekar Village Indriaty, Sulistiorini; Zamzam, Muhammad Yani; Pratami, Trysha Inka Lutfi; Alfara, Fauzan Agry; Elvaretha, Saskia; Rudyastuti, Shilvie Febian; Apriliani, Fiska; Azzahra, Nabilla; Fitriani, Indah; Lingga, Candra
Community Empowerment Vol 10 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.12297

Abstract

Gebang Mekar Village, Gebang Subdistrict, Cirebon Regency faces environmental hygiene and public health issues due to a lack of awareness regarding the importance of cleanliness and healthy lifestyles. This community service program aims to increase community awareness and participation in maintaining environmental hygiene and health. The community service program was conducted using socialization, discussion, and practical methods. JUMSIH was carried out by cleaning places of worship every Friday, TIMIMIMU introduced herbal drinks as healthy alternatives every Sunday, and PROKELING involved the community in joint environmental cleaning activities. Overall, the activities carried out successfully increased community awareness and understanding of environmental hygiene and health. Despite challenges in terms of limited resources and participation, positive impacts were seen through increased shared responsibility, understanding of the benefits of healthy lifestyles, and active participation in maintaining environmental cleanliness.
Co-Authors Aan Kunaedi Aeni, Markhamatul Aisya Madina Alfara, Fauzan Agry Alya Najmatul Laila Alya Suciyanti Angelica Alma Sera Ani Fatonah Ani Fatonah Anoez, Nawaal Hilmy Apriliani, Fiska Arsyad Bachtiar Atiqoh Rohmawati Ayu Mulyani Ayu Mulyani Azzahra, Nabilla Bachtiar, Arsyad Choerunnisa, Sari Choirun Annisah Deni Firmansyah Destri Putri Ramadhanti Desy Wulan Dari Dewi Kartika Dhea Aulia Ramadhani Dhea Aulia Ramadhani Diah Rodiah Dian Dwi Septiani Didi Rohadi Didin Ahidin Eka Mardiyani Elinawati Elvaretha, Saskia Ernawati Ernawati Ewit Lestari Ewit Lestari Fadila, Fasiha Nur Farhan Zulfa Madani Farhan Zulfa Madani Gianto, Vinie Regina Putri Grendy Rezaldi Arianto Hidayat, Salsabila Aulia Hilal Haidar Hilma Aynun Rahmatillah IIN INDAWATI Inayatul Fajriyah Indah Fitriani Indah Setyaningsih Islamiyyah Nur Aini Ohorella Islamiyyah Nur Aini Ohorella Ismayanti, Anisah Nur Khofifah Lani Sheha Rachmany Lela Sulastri, Lela Lingga, Candra Listiyani, Lilis Madina, Aisya Markhamatul Aeni Muhamad Agustian Erlangga Muhammad Kusnendar Muhammad Yani Zam Zam Muhammad Yani Zamzam Nabila, Syakira Putri Nafa Trisnia Nahdia Fajri Mahmudah Nahla Nur Amaliyah Nina Karlina Nina Karlina Nina Karlina Novia Nurchamidah Nufus, Hana Syifaun Nur Hasanah Nur Hasanah Nur Rahmi Hidayati, Nur Rahmi Pradita Putri Suratman Pradita Putri Suratman Pratami, Trysha Inka Lutfi Putri Amalia Putri Sabhika Imany Ramdani, Jenia Putrie heryanti Rani Dwi A Renny Amelia Renny Amelia Rima Yulia Senja, Rima Yulia Risa Deviani Azzahra Rizki Nurbaeti Rizqia Shafa Fauziah Rudyastuti, Shilvie Febian Rury Dwi Lestari Saeful Ghozi Salma Audhita Santana Santana, Salma Audhita Sela Jovita Amanda Septiyati, Tri Putri Setyaningsih, Indah Shelly Taurhesia Siti Nurhasanah Siti Pandanwangi TW Sopiah, Sopi Siti Suci Naluriah Suci Nurlia Suharyani, Ine Sulistiani Susilo, Rinto Syakira Putri Nabila Taurhesia, Shelly Teti Indrawati Titin Sumarni Tomi Tomi . Trisna Lestari Vanessa Michelle Vinie Regina Putri Gianto Winda Sari Winda Sari Yadi Supriyadi Yasmin Zahiyah Yayan Rizikiyan Zam Zam, Muhammad Yani Zamzam, Muhammad Yani