Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Health Literacy Orang Tua dan Self-Efficacy Anak dalam Pemilihan Makanan Sehat Handayani, Nur Windi; Sibualamu, Khalida Ziah; Br Siragih, Dameria
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A healthy diet plays an important role in supporting children’s optimal growth and development. Parents play a crucial role in shaping their children’s eating habits, which is closely related to their level of health literacy. In addition, children’s self-efficacy also influences their ability to independently choose healthy foods. The aim of this study was to analyze the relationship between parents’ health literacy and elementary school children’s self-efficacy in choosing healthy foods. This study employed a quantitative approach with a cross-sectional design, involving 50 parents and fifth-grade students at SDN 01 Pasar Manggis, South Jakarta. Parents’ health literacy was measured using the HLS-EU-Q16 questionnaire, which was adapted to focus on aspects related to children’s healthy eating patterns. Data were analyzed using the Spearman test. The results showed that the majority of parents (70%) had high health literacy, while most children (74%) had moderate self-efficacy. The Spearman test results indicated no significant relationship between parents’ health literacy regarding healthy eating and children’s self-efficacy in choosing healthy foods (p < 0.05). Therefore, additional approaches are needed, involving schools, the social environment, and active family engagement in shaping healthy eating behaviors among children.
HUBUNGAN POLA ASUH IBU BEKERJA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK CEMARA JAKARTA UTARA Wulan, Fitria; Ernawani; Sibualamu, Khalida Ziah
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v12i1.947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara pola asuh ibu bekerja dan perkembangan sosial anak prasekolah. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional, sebanyak 52 ibu bekerja di TK Cemara dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi data demografi, kuesioner pola asuh, dan kuesioner perkembangan sosial anak. Analisis data menggunakan uji Spearman menunjukkan mayoritas ibu menerapkan pola asuh positif (96,2%), namun 50% anak berisiko tinggi mengalami keterlambatan sosial. Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara pola asuh ibu bekerja dan perkembangan sosial anak (r = 0,191; p = 0,174).
Intervensi Non-farmakologis Untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Anak di Era Digital: A Narrative Review : Memahami Tantangan Baru dan Strategi Efektif untuk Kesejahteraan Mental Anak Kusmayanti, Evi; Suntin, Suntin; Sibualamu, Khalida Ziah; Abu, Muhammad; Saranga, Jenita Laurensia; Allo, Sarjani linggi; Rasimin, Rosmini; Rara, Abdul Rahman
Jurnal Kesehatan Holistic Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan Holistic Volume 10/ Nomor 1/ January 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Kesehatan mental anak usia sekolah dan remaja semakin rentan di era digital akibat paparan teknologi, tuntutan akademik, dan perubahan interaksi sosial. Peningkatan kecemasan, stres, dan depresi semakin banyak dilaporkan, diperburuk oleh penggunaan gawai berlebihan yang memicu gangguan tidur, kelelahan emosional, dan risiko kecanduan digital. Kondisi ini menuntut intervensi non-farmakologis yang efektif, aman, dan mudah diakses untuk mendukung kesejahteraan mental generasi muda. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mensintesis berbagai intervensi non-farmakologis yang efektif dalam meningkatkan kesehatan mental anak di era digital. Metode:Tinjauan naratif dilakukan melalui pencarian literatur pada ProQuest, PubMed, ScienceDirect, dan SAGE Journals menggunakan kata kunci terkait kesehatan mental dan intervensi digital. Dari 4.014 artikel yang ditemukan, enam artikel memenuhi kriteria inklusi setelah proses seleksi dan penilaian kualitas dengan daftar periksa JBI. Hasil: Sintesis menunjukkan enam intervensi non-farmakologis yang efektif, yaitu terapi seni berbasis kesadaran, pembelajaran interaktif berbasis web, program aktivitas fisik digital REAP, kombinasi latihan aerobik dan ACT, pendidikan teman sebaya, dan iCBT. Intervensi ini terbukti meningkatkan regulasi emosi, resiliensi, kualitas tidur, serta menurunkan kecemasan dan depresi. Kesimpulan: Secara keseluruhan, intervensi non-farmakologis berbasis teknologi relevan untuk diterapkan di sekolah, keluarga, dan layanan kesehatan, serta berpotensi menjadi strategi penting dalam memperkuat kesehatan mental anak dan remaja.
Hubungan Pengetahuan Orang Tua tentang Kesehatan Gigi dengan Kebiasaan Menggosok Gigi Anak Usia Prasekolah di Paud Tarbiyatul Huda Bogor Putri, Aprilia; Ernawati, Ernawati; Sibualamu, Khalida Ziah
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 3 (2026): Volume 8 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v%vi%i.22242

Abstract

ABSTRACT Dental health is a crucial aspect of preschool development, as this stage establishes lifelong habits such as regular toothbrushing. However, many preschool-aged children continue to experience dental problems, often due to insufficient parental knowledge of proper oral care. This study aimed to examine the relationship between parental knowledge and the toothbrushing habits of preschoolers at Tarbiyatul Huda Preschool, Bogor. A quantitative cross-sectional design was employed, involving the entire population of 66 children selected through total sampling. Data were collected using structured questionnaires assessing parental knowledge and children’s toothbrushing behavior. Statistical analysis was conducted using the Chi-Square test, with the strength of association evaluated through Phi-Cramer’s test. The results demonstrated a significant relationship between parental knowledge and preschoolers’ toothbrushing habits (p 0.05). The Phi-Cramer’s value of 0.907 indicated a very strong association, highlighting the pivotal role of parental knowledge in shaping early oral health behaviors. Keywords: Dental Health, Parental Knowledge, PAUD Preschool Children, Toothbrushing.  ABSTRAK Kesehatan gigi merupakan aspek krusial dalam perkembangan anak prasekolah, karena tahap ini membentuk kebiasaan seumur hidup seperti menyikat gigi secara teratur. Namun, banyak anak usia prasekolah masih mengalami masalah gigi, seringkali karena kurangnya pengetahuan orang tua tentang perawatan gigi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara pengetahuan orang tua dan kebiasaan menyikat gigi anak prasekolah di Prasekolah Tarbiyatul Huda, Bogor. Desain penelitian yang digunakan adalah potong lintang kuantitatif, yang melibatkan seluruh populasi yang terdiri dari 66 anak yang dipilih melalui total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang menilai pengetahuan orang tua dan perilaku menyikat gigi anak. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji Chi-Square, dengan kekuatan hubungan dievaluasi melalui uji Phi-Cramer. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara pengetahuan orang tua dan kebiasaan menyikat gigi anak prasekolah (p 0,05). Nilai Phi-Cramer sebesar 0,907 menunjukkan hubungan yang sangat kuat, yang menyoroti peran penting pengetahuan orang tua dalam membentuk perilaku kesehatan gigi dan mulut anak sejak dini.  Kata Kunci: Kesehatan Gigi, Pengetahuan Orang Tua, Anak Prasekolah PAUD, Menyikat Gigi.