Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CLIS (CHILDREN LEARNING IN SCIENCE) DENGAN METODE EKSPERIMEN PADA MATERI PERPINDAHAN KALOR KELAS VII DI SMP NEGERI 1 SUNGAI AMBAWANG KABUPATEN KUBURAYA Weni Farida; Dwi Fajar Saputri; Eti Sukadi
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v3i1.1897

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran CLIS (Children Learning In Science) dengan metode eksperimen pada materi perpindahan kalor kelas VII di SMP Negeri 1 Sungai Ambawang Kabupaten Kuburaya.  Berdasarkan hasil wawancara dengan guru IPA di SMP Negeri 1 Sungai Ambawang diperoleh informasi bahwa dalam pembelajaran materi perpindahan kalor lebih sering menggunakan metode ceramah dan diskusi kelompok.  Kegiatan siswa lebih banyak mendengarkan apa yang dijelaskan oleh guru dan mencatat hal-hal yang dianggap penting dari penjelasan guru tanpa menemukan dan mengetahui konsep awal.  Model pembelajaran CLIS (Children Learning In Science) lebih mengarah pada aktivitas belajar siswa.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen.  Adapun jenis penelitian ini yaitu true eksperimental design.  Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sungai Ambawang yang terdiri dari 4 kelas.  Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII B terpilih menjadi kelas eksperimen dan kelas VII A terpilih sebagai kelas kontrol.  berdasarkan hasil analisa data menggunakan Statistik Uji-t  diperoleh  = 2,38 = 1,671 karena tidak terletak pada daerah penerimaan , maka ditolak diterima.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PERMAINAN LUDO UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK DI KELAS VIII SMP NEGERI 13 PONTIANAK Siti Maria; Dwi Fajar Saputri; Eti Sukadi
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Permainan Ludo untuk meningkatkan minat belajar fisika peserta didik dikelas VIII SMP Negeri 13 Pontianak. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang dimodifikasi menjadi tiga tahapan penelitian yaitu: 1) Analysis, 2) Design,3) Development. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa media Permainan Ludo Layak digunakan dan diterapkan sebagai media pembelajaran baik baik di SMP Negeri 13 Pontianak. 1) dengan hasil penilaian dari ahli materi mendapatkan rata-rata skor 79% dengan kriteria Layak, 2) hasil peneliaian dari ahli media mendapatkan rata-rata skor 86%, 3) respon siswa terhadap penggunaan media Permainan Ludo yang di tinjau dari aspek rekayasa produk, aspek desain pembelajaran, dan komunikasi visual mendapatkan rat-rata skor 71% dengan kriteria Layak. Adapun dari penilian secara kualitatif yang berupa komentar dan saran, secara garis besar baik dari validator, dan siswa menanggapi bawha media Permainan Ludo di SMP Negeri 13 Pontianak baik untuk digunakan dan diterapkan.Kata Kunci : Pengembangan, Permainan Ludo, Meningkatkan Minat Belajar.
Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Pendekatan Saintifik Pada Materi Pengukuran Di Kelas VII SMP YPK Pontianak Utin Edsyaraharja; Handi Darmawan; Eti Sukadi
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang dilakukan didasari oleh belum adanya LKS Berbasis Pendekatan Saintifik pada materi Pengukuran di SMP YPK Pontianak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKS Berbasis Pendekatan Saintifik pada materi Pengukuran di SMP YPK Pontianak. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan, respon siswa dan hasil belajar setelah menggunakan LKS Berbasis Pendekatan Saintifik pada materi Pengukuran di SMP YPK Pontianak. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian dan pengembangan (RD) dengan menggunakan model 4-D (FourD Models) yang terdiri dari empat tahap, yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap pendeseminasian (disseminate). Instrument yang digunakan yaitu instrument berupa angket validasi menggunakan skala likert dengan rentang skor 1-4 dan nilai rata-rata siswa. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa LKS Berbasis Pendekatan Saintifik pada materi Pengukuran di SMP YPK Pontianak memiliki hasil validasi untuk ahli materi dengan skor rata-rata 91,67% dan validasi ahli media dengan skor rata-rata 86% dengan kategori sangat layak. Respon siswa memiliki skor 84% dengan kategori sangat baik.
EFEKTIVITAS METODE DEMONSTRASI UNTUK MEREMEDIASI KESALAHAN SISWA PADA MATERI TUMBUKAN DI KELAS XI IPA SMA KRISTEN ABDI WACANA PONTIANAK Selly Maranthika; Eti Sukadi
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v1i1.924

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas metode demonstrasi untuk meremediasi kesalahan siswa pada materi tumbukan di kelas XI IPA SMA Kristen Abdi Wacana Pontianak. Secara khusus penelitian ini di rumuskan kedalam sub-sub masalah sebagai berikut:1. Besar persentase proporsi penurunan kesalahan siswa sesudah di remediasi menggunakan metode demonstrasi pada materi tumbukan  di kelas XI IPA SMA Kristen Abdi Wacana Pontianak.2. Besar effect size metode demonstrasi untuk meremediasi kesalahan siswa pada materi tumbukan  di kelas XI IPA SMA Kristen Abdi Wacana Pontianak. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen . Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Kristen Abdi Wacana Pontianak. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA yang jumlah 24 siswa,dimana pengambilan sampel dengan teknik sampling jenuh. Alat pengumpul data berupa tes essai yang terdiri dari 10 soal. Berdasarkan hasil pengolahan data, secara umum dapat disimpulkan bahwa Efektivitas Metode Demonstrasi Untuk Meremediasi Kesalahan Siswa Pada Materi Tumbukan di Kelas XI IPA SMA Kristen Abdi Wacana Pontianak efektif karena: 1. Besar persentase proporsi penurunan jumlah kesalahan siswa setelah diremediasi menggunakan metode demonstrasi pada materi tumbukan di kelas XI IPA SMA Kristen Abdi Wacana Pontianak dengan nilai rata-rata persentase proporsi penurunan jumlah kesalahan tiap siswa yaitu 63% selanjutnya nilai rata-rata persentase proporsi penurunan jumlah siswa yang mengalami kesalahan tiap indikator soal yaitu 75%. 2. Besar effect size metode demonstrasi untuk meremediasi kesalahan siswa pada materi tumbukan di kelas XI IPA SMA Kristen Abdi Wacana Pontianak yaitu 1,92 dengan kriteria tinggi.
PENERAPAN MODEL LEARNING CYCLE PADA MATERI PERPINDAHAN KALOR TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIISMP SUPARNA NANGA TAMAN KABUPATEN SEKADAU Veriska Kristina; Eti Sukadi
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v2i1.1118

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Model Learning Cycle pada materi perpindahan kalor terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VII C SMP Suparna Nanga Taman Kabupaten Sekadau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan bentuk penelitian pre-eksperimen desaign dan rancangan penelitian one group pre-test-post-test design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Suparna Nanga Taman yang terdiri atas tiga kelas. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling hingga diperoleh kelas VII C SMP Suparna Nanga Taman. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pengukuran data dengan tes pilihan ganda dan teknik observasi langsung. Hasil analisis diperoleh kesimpulan; 1) Hasil belajar siswa pada materi perpindahan kalor sebelum diberikan pembelajaran menggunakan model learning cycle tergolong cukup yaitu rata-rata nilai pre-test siswa 59,29. 2) Hasil belajar siswa pada materi perpindahan kalor setelah diberikan pembelajaran menggunakan model learning cycle tergolong baik yaitu rata-rata nilai post-test siswa 66,07. 3) Dari hasil uji hipotesis diketahui bahwa nilai  lebih besar dari pada nilai, dimana nilai adalah 8,47 dan  adalah 2,000, maka Ha diterima. Dengan demikian terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada materi perpindahan kalor di kelas VII C SMP Suparna Nanga Taman sebelum dan setelah diberikan pembelajaran menggunakan model leaning cycle. 4) Aktivitas belajar siswa setelah menggunakan model learning cycleyaitu total aktivitas siswa 86,82% dengan kategori baik sekali, artinya aktivitas belajar siswa saat diterapkan model pembelajaran learning cycle pada materi perpindahan kalor di kelas VII C SMP Suparna Nanga Taman tergolong baik sekali.
Pendampingan Pembuatan Artikel Ilmiah bagi Guru SMA Negeri 1 Selakau Ira Nofita Sari; Matsun Matsun; Adi Pramuda; Anita Anita; Eti Sukadi; Boisandi Boisandi; Nurussaniah Nurussaniah; Soka Hadiati; Lia Angraeni; Dwi Fajar Saputri; Syarif Lukman Hakim Assegaf
Surya Abdimas Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i4.2168

Abstract

Tulisan ilmiah yang berisi tentang hasil penelitian dan karya guru lainnya sangat potensial untuk dijadikan sebagai karya tulis ilmiah. Secara garis besar masalah yang dihadapi mitra adalah kurangnya pemahaman guru-guru mengenai cara membuat karya tulis ilmiah dan minimnya pengalaman guru-guru dalam menulis karya ilmiah dari hasil penelitian yang telah dilakukan. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah tersebut adalah melalui pemaparan materi terkait cara membuat karya tulis ilmiah dan memberikan pendampingan penulisan karya tulis ilmiah. Indikator ketercapaian program yang dilakukan yaitu guru-guru dapat memahami cara-cara membuat karya tulis ilmiah dan guru-guru dapat menulis karya tulis ilmiah hasil penelian yang telah dilakukan. Kegiatan ini dapat mempermudah guru dalam menulis karya ilmiah hasil penelitian yang selanjutnya dapat digunakan untuk pengembangan pembelajaran di kelas sekaligus untuk pengajuan kenaikan pangkat. Pendampingan akan dilakukan dalam dua tahap yaitu pembekalan dan pelatihan. Metode yang dilakukan yaitu tutorial dan pendekatan kegiatan dilakukan secara kolaboratif -partisipatif. Pada tahap pertama, guru akan diberikan materi mengenai cara menulis artikel ilmiah dari hasil hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Pada tahap kedua guru akan dilatih untuk menulis arikel hasil penelitian sampai pada cek kemiripan. Khalayak sasaran kegiatan pengabdian masyarakat yaitu guru-guru di SMA Negeri 1 Selakau. Beradasarkan hasil analisis data pretes dan postes yang diberikan, diketahui bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta. Berdasarkan angket respon kepuasan mitra, diketahui bahwa secara umum peserta memberikan respon positif terhadap kegiatan yang telah dilakukan.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO ANIMASI 3D BERBASIS SOFTWARE BLENDER PADA MATERI TATA SURYA UNTUK KELAS VII SMP NEGERI 1 SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA Mike Evelina; Eti Sukadi; Soka Hadiati
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 5, No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v5i1.3822

Abstract

Pendidikan adalah sebuah sistem yang terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran, atau pelatihan agar peserta didik dapat mengembangkan potensi dirinya secara aktif. Adapun tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui hasil belajar siswa  sebelum diterapkan media pembelajaran video animasi 3D berbasis software blender pada materi tata surya untuk kelas VII SMP Negeri  1 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, 2) Untuk mengetahui hasil belajar siswa sesudah diterapkan video animasi 3D berbasis software blender pada materi tata surya untuk kelas VII SMP Negeri 1 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya dan 3) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa setelah diterapkan media pembelajaran video animasi 3D berbasis software blender pada materi tata surya untuk kelas VII SMP Negeri  1 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Metode penelitian dalam penelitian ini yaitu pre-experimental design. Sampel penelitian ini menggunakan sampel jenuh yaitu siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sungai Raya Kabupaten Kuburaya berjumlah 17 siswa. Teknik pengambilan data menggunakan teknik pengukuran, sedangkan alat pengumpulan data menggunakan soal pretest dan posstest yang terdiri dari 10 soal. Teknik analisis data untuk menjawab masalah pertama dan kedua digunakan rumus statistic deskriptif, Menjawab rumusan masalah ketiga menggunakan perhitungan uji-T. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan media video animasi 3D berbasis software blender pada materi tata surya untuk kelas VII SMP Negeri 1 Sungai Raya Kabupaten Kuburaya. Memperoleh nilai rata-rata Pretest 48.82 dan posttest 74.12. dengan kategori “Baik” dan hasil belajar siswa mengalami peningkatan atau perubahan.
PENGEMBANGAN ALAT UKUR SUHU BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO NANO SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATERI SUHU DAN KALOR Ade Tri Detasari; Soka Hadiati; Eti Sukadi
Vidya Karya Vol 37, No 2 (2022)
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jvk.v37i2.14531

Abstract

The development of temperature measuring instruments based on the Arduino nano microcontroler as a learning medium for temperature and heat materials aims to determine the feasibility based on the assessment of media experts and material experts and to determine student responses to its use. This study uses a 4D model consisting of data analysis stage, product design stage, product manufacturing stage and product validation and testing stages. This study tested the feasibility of learning media and the concept of temperature and heat by 2 media xpert validators and 1 material expert validator. In addition, this study also looked at student responses from 29 students at SMA Negeri 1 Sepauk, Sintang Regency to the use of learning media developed using a questionnaire. Based on the results of the assessment carried out by the media expert validator, it can be concluded that the temperature measuring instrument based on the Arduino nano microcontroler as a learning medium on temperature and heat material obtained an average score of 89.55% with a very feasible category and the results of the assessment carried out by the material expert validator obtained an average score of 87.5% with a very appropriate category. Student responses to the use of learning media obtained an average score of 90.8% with the category strongly agree.Pengembangan alat ukur suhu berbasis mikrokontroler arduino nano sebagai media pembelajaran pada materi suhu dan kalor bertujuan untuk mengetahui kelayakan berdasarkan penilaian ahli media dan ahli materi serta untuk mengetahui respon siswa terhadap penggunaannya. Penelitian ini menggunakan model 4D yang terdiri tahap analisis data, tahap desain produk, tahap pembuatan produk dan tahap validasi dan uji coba produk. Penelitian ini menguji kelayakan media pembelajaran dan kesesuaian konsep materi suhu dan kalor oleh 2 validator ahli media dan 1 validator ahli materi. Selain itu, penelitian ini juga melihat respon siswa dari 29 siswa di SMA Negeri 1 Sepauk Kabupaten Sintang terhadap penggunaan media pembelajaran yang dikembangkan menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh validator ahli media dapat disimpulkan bahwa alat ukur suhu berbasis mikrokontroler arduino nano sebagai media pembelajaran pada materi suhu dan kalor diperoleh skor rata-rata 89,55 % dengan kategori sangat layak dan hasil penilaian yang dilakukan oleh validator ahli materi memperoleh skor rata-rata 87,5 % dengan kategori sangat sesuai. Respon siswa terhadap penggunaan media pembelajaran memperoleh skor rata-rata 90,8 % dengan kategori sangat setuju.
Pendampingan Submit Artikel Ilmiah Melalui Open Journal System (OJS) Bagi Guru SMA Negeri 1 Selakau Nurussaniah Nurussaniah; Ira Nofita Sari; Lia Angraeni; Eti Sukadi; Anita Anita; Adi Pramuda; Soka Hadiati; Dwi Fajar Saputri; Matsun Matsun; Boisandi Boisandi; Syarif Lukman Hakim Assegaf
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 6 (2023): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i6.189

Abstract

Dewasa ini, sebagian besar media publikasi, terutama jurnal-jurnal ilmiah, telah beralih ke bentuk daring atau online. Namun, SMA Negeri 1 Selakau menghadapi tantangan di mana pemahaman dan keterampilan guru dalam mempublikasikan artikel ilmiah secara online melalui open journal system (OJS) belum optimal. Untuk mengatasi masalah ini, diusulkan solusi yang terdiri dari dua langkah. Pertama, memberikan pemaparan materi tentang OJS kepada para guru untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang platform ini. Kedua, menyelenggarakan pelatihan khusus mengenai penggunaan OJS agar para guru dapat lebih mahir dalam mempublikasikan artikel ilmiah secara efektif melalui sistem tersebut. Sasaran kegiatan PKM ini adalah guru-guru SMAN 1 Negeri Selakau, SMAN 2 Selakau, SMAN 1 Salatiga dan SMAN 1 Pemangkat yang berjumlah 38 orang. Narasumber dan pendamping guru saat pelatihan adalah seluruh dosen Program Studi Pendidikan Fisika IKIP PGRI Pontianak. Pelaksanaan PKM pendampingan submit artikel ilmiah melalui open journal system (OJS) bagi guru SMA Negeri 1 Selakau dilaksanakan selama 1 hari (8 JP) di SMA Negeri 1 Selakau. Metode penyampaian adalah dalam bentuk seminar dan diskusi. Indikator keberhasilan program ditentukan dengan adanya peningkatan pemahaman guru-guru terhadap OJS setelah dilaksanakannya PKM. Kesimpulannya, terdapat peningkatan yang signifikan dalam pemahaman guru mengenai Open Journal System pada keempat indikator yang diuji. Hal ini mengindikasikan bahwa intervensi atau pelatihan yang diberikan berhasil meningkatkan pemahaman guru mengenai OJS, sehingga guru lebih siap untuk mengakses, mendaftar, dan mengajukan artikel pada jurnal online melalui sistem ini.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS MITIGASI BENCANA BANJIR PADA MATERI FLUIDA STATIS KELAS XI MIPA DI SMA N 1 SUNGAI KAKAP Erliani Dini Melpri; Anita Anita; Eti Sukadi
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol. 6 No. 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v6i1.6237

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) kelayakan bahan ajar berbasis mitigasi bencana banjir menurut ahli media dan 2) kelayakan bahan ajar berbasis mitigasi bencana banjir menurut ahli materi. Penelitian menggunakan metode 4D kemudian dimodifikasi menjadi 3D yang meliputi mendefinisikan (define), rancangan(design) dan mengembangkan (development). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara dan teknik komunikasi tidak langsung dengan menggunakan alat pengumpulan data yaitu lembar validasi ahli materi dan ahli media. . Validasi materi terdiri dua dosen dan satu guru mata pelajaran fisika. Validasi ahli media meliputi dua dosen pendidikan fisika. Hasil validasi ahli materi dilihat dari validator pertama, kedua dan ketiga memperoleh rata-rata persentase 83% dengan kriteria sangat sedangkan hasil validasi ahli media dilihat dari validator pertama dan kedua memperoleh skor rata-rata persentase 81% dengan kriteria sangat layak. Dari sini dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berbasis materi fluida statis kelas XI MIPA untuk mitigasi bencana banjir sangat layak dan dapat digunakan oleh siswa dan guru sebagai pendukung dalam proses pembelajaran