Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Evaluasi Pelaksanaan Ujian Osce Mahasiswa Pendidikan Profesi Ners Selvie Serly Rumagit; Henny Nikolin Tambingon; Viktory Nicodemus Joufree Rotty; Jolie Ponamon
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7333

Abstract

Ujian OSCE adalah mengukur kemampuan lulusan dengan menggunakan salah satu metode yang pengujiannya dilakukan secara komprehensif sehingga lulusan yang di hasilkan kompeten. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mekanisme pelaksanaan ujian OSCE, faktor faktor yang mempengaruhi pelaksanaan ujian, dan bagaimana evaluasi hasil pelaksanaan ujian OSCE di Program Studi Pendidikan Profesi Ners di Fakultas Keperawatan UNSRIT. Desain penelitian Kualitatif dengan metode studi kasus, sampel dengan menggunakan Pusposive sampling terdiri dari 6 informan, laksanakan pada bulan September tahun 2022 di Universitas Sari Putra Indonesia Tomohon. Instrumen penelitian adalah peneliti itu sendiri dengan pengambilan data primer yaitu wawancara dan observasi, keabsahan data ditetapkan dengan teknik pemeriksaan yaitu teknik triangulasi. Hasil penelitian di temukan mekanisme pelaksanaan ujian OSCE sudah dilaksanakan dengan menyediakan fasilitas penunjang seperti ruangan dengan 9 station, dosen penguji, klien standar, peralatan penunjang dan petugas yang membantu pelaksanaan ujian. Faktor yang mempengaruhi yaitu kualitas soal, dosen penguji yang memenuhi syarat dan kesiapan mahasiswa dalam mengikuti ujian OSCE serta evaluasi hasil pelaksanaan ujian sebagian besar mahasiswa telah lulus tanpa remedial.
Pembelajaran Berbasis Mobile Pada Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Sari Putra Indonesia Tomohon Jolie Febri Ponamon; Henny Nikolin Tambingon; Viktory Nicodemus Joufree Rotty
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9541

Abstract

Pembelajaran berbasis online adalah suatu media belajar yang dilaksanakan di tempat ataupun lingkungan yang berbeda dengan memanfaatkan fasilitas teknologi yang gampang dibawa oleh peserta didik dimanapun berada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui serta menganalisa bagaimana pembelajaran berbasis mobile pada mahasiswa fakultas keperawatan dimasa pandemi covid-19. Metode: Desain penelitian adalah kualitatif dimana metode yang digunakan dengan studi kasus. Pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling terdiri dari enam informan yang keseluruhan adalah mahasiswa. Penelitian di lakuan di bulan September 2022 di Universitas Sariputra Indonesia Tomohon. Instrumen penelitian terdiri dari peneliti sendiri dengan pengambilan data pertama yakni observasi, wawancara, kevalidan data dilanjutkan pada tahap teknik pengecekan data yakni teknik triangulasi. Hasil: Pada penelitian ini didapatkan hasil bahwa kegiatan pembelajaran berbasis online bagi mahasiswa fakultas keperawatan menyenangi pembelajaran berbasis online dikarenakan lebih fleksibel, hemat biaya, sangat membantu dalam memahami berbagai aplikasi online, tetapi disisi lain kendala yang dihadapi pada saat pembelajaran online dimasa pandemi mendapat kendala jaringan yang tidak stabil sehingga menyebabkan terhambatnya penjelasan dosen, tidak efektifnya interaksi antara dosen dan mahasiswa dan bahkan terhentinya proses pembelajaran/perkuliahan selain itu adanya keterbatasan dalam menerapkan ilmu/teori yang dipraktekkan di laboratorium karena selama pandemi hanya menggunakan media dengan menggunakan video. Kesimpulan adalah pelaksanaan pembelajaran berbasis online dimasa pandemi covid-19 bagi mahasiswa fakultas keperawatan baik dalam hal teori namun menemui kendala dalam hal pelaksanaan praktik di laboratorium untuk meningkatkan skill/ketrampilan
Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Stres Akademik Siswa Di Smk 1 Tana Toraja Listriyanti Palangda; Larry Jason Mandey; Marlin Penina Mamuaya; Jolie Febri Ponamon; Haris Monoarfa; Susan Jacobus
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh dukungan sosial terhadap stres akademik pada siswa di SMK 1 Tana Toraja. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di SMK 1 Tana Toraja sebanyak 1.250 siswa yang terdiri atas kelas X, XI dan XII. Sampel penelitian sebanyak 303 siswa yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan skala dukungan sosial yang diadaptasi dari Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) dan skala stres akademik yang diadaptasi dari Perceptions of Academic Stress (PAS) Scale. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi sederhana. Berdasarkan hasil analisis regresi sederhana diperoleh nilai koefisien regresi dukungan sosial sebesar 0,072 dengan taraf signifikansi sebesar 0,040 < 0,05. Selain itu nilai thitung sebesar 2,062 > ttabel sebesar 1,968. Hal ini dapat disimpulkan bahwa variabel X (dukungan sosial) berpengaruh terhadap variabel Y (stres akademik), yang artinya ada pengaruh positif dukungan sosial terhadap stres akademik siswa di SMK 1 Tana Toraja
Internship Model 'Freedom Learns Independent Campus' for Nursing Students in the Digital Era of Industry 4.0 Ponamon, Jolie Febri; Welong, Krety Debora; Naharia, Orbanus; Sumual, Shelty D.M.
International Journal of Information Technology and Education Vol. 2 No. 3 (2023): June 2023
Publisher : JR Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62711/ijite.v2i3.129

Abstract

This research aims to develop and apply the Internship Model 'Freedom Learns Independent Campus' (MBKM) specifically for nursing students in the digital era of Industry 4.0. This study acknowledges that the role of technology in nursing is increasingly important and that the use of technology in nursing student internships will increase their understanding of patient-centered health care. This study used a mixed approach involving both quantitative and qualitative methods. The research sample consisted of nursing students who are currently undergoing higher education programs and have access to digital technology. Data will be collected through surveys and interviews, which will be analyzed using statistical approaches and thematic analysis. The MBKM Internship Model will include the use of technology such as simulation, electronic data management, telemedicine, and mobile applications in the clinical practice of nursing students. Students will be given training in the use of these technologies and will have the opportunity to apply them in simulated and hands-on nursing situations. During the internship period, nursing students will work with clinical mentors who are experienced in integrating technology into patient care. They will be involved in the collection and analysis of clinical data using electronic data management systems, as well as conducting telemedicine consultations for guidance and feedback from experienced healthcare professionals. It is hoped that the results of this study will provide insight into the effectiveness of the MBKM Internship Model in preparing nursing students to face the challenges and opportunities offered by the digital era of Industry 4.0. In addition, the results of this study can become the basis for the development of curricula and nursing education programs that are more up-to-date and relevant to technological developments.
Recruitment and Selection of Human Resources in Industry 4.0 Era: New Model Conceptual Ponamon, Jolie Febri; Rumagit, Selvi; Sumual, Tinneke E. M.; Sumual, Shelty D.M.
International Journal of Information Technology and Education Vol. 2 No. 4 (2023): September 2023
Publisher : JR Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62711/ijite.v2i4.167

Abstract

This research aims to develop a new conceptual model in the recruitment and selection process for human resources (HR) in the Industry 4.0 era. Rapid changes in technology, digitalization, and automation in the context of Industry 4.0 pose new challenges in the recruitment and selection of a workforce that is relevant, adaptive, and has appropriate competencies. This research method will use qualitative and quantitative approaches. Qualitative data will be obtained through in-depth interviews with industry practitioners, human resource managers, and Industry 4.0 experts. Meanwhile, quantitative data will be obtained through a survey that assesses the key competencies needed by workers in the Industry 4.0 era. In the analysis stage, this research will use thematic analysis for qualitative data and statistical techniques for quantitative data. The results of the analysis will be used to develop a new conceptual model that includes key dimensions such as digital skills, creativity, adaptation skills, and collaboration. This research is expected to make a significant contribution to understanding how HR recruitment and selection can be adapted to the demands of Industry 4.0. It is hoped that the resulting conceptual model can become the basis for organizations and educational institutions to improve the effectiveness of recruitment and selection processes, ensuring that the resulting workforce can adapt successfully in an ever-changing work environment.
Penerapan Teknologi Pompa Berenergi Surya untuk Irigasi Sistem Pertanian Terpadu dalam mendukung ketahanan pangan upaya pencegahan stunting di Kepulauan Mantehage Minahasa Utara Saruan, Tirsa Julianti; Ponamon, Jolie F.; Nangoy, Stephanie; Parinsi, Mario T.; Manampiring, Nonny; Kewas, Jemmy; Ticoh, Janne Deivy
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 6 No Risdamas (2024): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 6 Vol. Risdamas Desember, 2024
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v6iRisdamas.183

Abstract

Pelatihan penerapan teknologi pompa berenergi surya untuk irigasi sistem pertanian dilakukan guna meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat di desa Mantehage 1 Bango, Minahasa Utara. Evaluasi dilakukan terhadap 25 responden untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan kemampuan teknis mereka. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam berbagai aspek. Pada pemahaman tentang energi surya, cara kerja, konversi energi, dan penggunaannya dalam irigasi, terjadi peningkatan skor dari 32% pada pretest menjadi 92% pada posttest. Pengetahuan tentang kelebihan dan kekurangan energi surya meningkat dari 40% menjadi 96%. Pemahaman terkait sistem penyimpanan energi meningkat dari 20% menjadi 96%, sementara kemampuan instalasi dan pemeliharaan sistem pompa meningkat dari 32% menjadi 92%. Selain itu, kemampuan untuk memprediksi kebutuhan energi dan efisiensi sistem irigasi menunjukkan peningkatan signifikan, dari 16% menjadi 88%. Evaluasi aspek ketersediaan air untuk pertanian menunjukkan seluruh indikator mengalami peningkatan hingga 100% pada posttest, termasuk kebutuhan air, pemanfaatan pompa air, dan pemeliharaan sumur. Dalam aspek pemeliharaan pertanian, seluruh indikator seperti pengendalian hama, teknik pemupukan, perawatan alat, dan pengelolaan tanah mengalami peningkatan dengan rata-rata skor mencapai 96-100% pada posttest. Hasil ini menunjukkan keberhasilan pelatihan dalam meningkatkan kompetensi peserta, khususnya dalam penerapan teknologi irigasi berbasis energi surya. Diharapkan, pengetahuan dan keterampilan ini dapat mendukung sistem pertanian terpadu yang berkelanjutan, meningkatkan ketahanan pangan, serta mengurangi risiko stunting di wilayah kepulauan kecil
PENERAPAN TEKNOLOGI POMPA BERENERGI SURYA UNTUK IRIGASI SISTEM PERTANIAN TERPADU DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA MANTEHAGE 1 BANGO Saruan, Tirsa Julianti; Ponamon, Jolie F.; Nangoy, Stephanie; Parinsi, Mario T.; Manampiring, Nonny; Ticho, Janne D.
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol. 7 (2024): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan penerapan teknologi pompa berenergi surya untuk irigasi sistem pertanian dilakukan guna meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat di desa Mantehage 1 Bango, Minahasa Utara. Evaluasi dilakukan terhadap 25 responden untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan kemampuan teknis mereka. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam berbagai aspek. Pada pemahaman tentang energi surya, cara kerja, konversi energi, dan penggunaannya dalam irigasi, terjadi peningkatan skor dari 32% pada pretest menjadi 92% pada posttest. Pengetahuan tentang kelebihan dan kekurangan energi surya meningkat dari 40% menjadi 96%. Pemahaman terkait sistem penyimpanan energi meningkat dari 20% menjadi 96%, sementara kemampuan instalasi dan pemeliharaan sistem pompa meningkat dari 32% menjadi 92%. Selain itu, kemampuan untuk memprediksi kebutuhan energi dan efisiensi sistem irigasi menunjukkan peningkatan signifikan, dari 16% menjadi 88%. Evaluasi aspek ketersediaan air untuk pertanian menunjukkan seluruh indikator mengalami peningkatan hingga 100% pada posttest, termasuk kebutuhan air, pemanfaatan pompa air, dan pemeliharaan sumur. Dalam aspek pemeliharaan pertanian, seluruh indikator seperti pengendalian hama, teknik pemupukan, perawatan alat, dan pengelolaan tanah mengalami peningkatan dengan rata-rata skor mencapai 96-100% pada posttest. Hasil ini menunjukkan keberhasilan pelatihan dalam meningkatkan kompetensi peserta, khususnya dalam penerapan teknologi irigasi berbasis energi surya. Diharapkan, pengetahuan dan keterampilan ini dapat mendukung sistem pertanian terpadu yang berkelanjutan, meningkatkan ketahanan pangan, serta mengurangi risiko stunting di wilayah kepulauan kecil.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN (HPK) DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN STUNTING Tendean, Angelia Friska; Ering, Cherol Nelson; Sumolang, Sifra; Ponamon, Jolie Febri
Klabat Journal of Nursing Vol. 7 No. 1 (2025): Building Resilient Communities
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/kjn.v7i1.1256

Abstract

Stunting adalah kegagalan pertumbuhan yang dialami anak di bawah lima tahun yang disebabkan oleh kekurangan gizi yang berkelanjutan dan seringkali disebabkan oleh infeksi. 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) disebut golden age, dimaksudkan untuk memastikan bahwa anak-anak memiliki tumbuh kembang yang optimal. Jika ibu balita mengetahui tentang HPK dan memiliki sikap positif, mereka dapat melakukan perilaku pencegahan stunting yang efektif. Tujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu tentang 1000 hari pertama kehidupan dengan perilaku pencegahan Stunting dikelurahan Tataaran II. Metode penelitian ini meruapkan kuantitatif, dengan desain analitik korelasional melalui pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang diterapkan dalam penelitian ini adalah total sampling yang melibatkan 100 responden. Hasil analisis spearman rank menunjukkan bahwa secara statistik tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan Stunting (p=value 0,090) > 0,05, namun terdapat hubungan antara sikap dengan perilaku pencegahan Stunting (p=value 0,007) < 0,05. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menganalisis faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi perilaku pencegahan stunting seperti pendapatan orangtua, budaya ibu balita, dan dukungan suami terhadap ibu balita. Children under five years old who suffer from stunting, a growth failure disease brought on by persistent malnutrition and frequently linked to infections, experience stunting. The first 1000 days of life (HPK) is the golden period, often referred to as the golden age, for a child to have proper growth and development. Good knowledge about the first 1000 days of life and positive attitudes of mothers in caring for their toddlers will lead to effective stunting prevention behavior. The purpose of this study is to explore the correlation between mothers' knowledge and attitudes about the first 1,000 days of life and behaviors related to stunting prevention. Method in this study employed a quantitative research approach with a correlational analytic design through a cross-sectional approach using sampling technique total sampling, involving 100 respondents. The results of the Spearman rank analysis indicated that, statistically, there was no correlation between knowledge and stunting prevention behaviors (p-value = 0.090) > 0.05. However, a relationship was found between attitudes and stunting prevention behaviors (p-value = 0.007) < 0.05. The conclusion suggests that future researchers should examine other factors that could impact behavior, such as income, culture, and support.
Efektivitas Edukasi Kesehatan dalam Meningkatkan Motivasi Ibu Muda terhadap Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap pada Bayi Usia 0–12 Bulan di Klinik Pratama Yulie Tondano Kartini Estelina Tungka; Jolie Febri Ponamon; Maulin Halimatunnisa&#039;; Jetty Mongdong
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 14 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v14i1.2026.1222

Abstract

Imunisasi dasar merupakan salah satu intervensi kesehatan yang berperan dalam melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi yang berpotensi menimbulkan kesakitan, kecacatan, hingga kematian. Keberhasilan program imunisasi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan layanan kesehatan, tetapi juga oleh motivasi ibu dalam memastikan bayi memperoleh imunisasi sesuai jadwal. Kondisi ini menjadi lebih penting pada ibu muda yang tinggal di daerah pedesaan dengan keterbatasan akses informasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh edukasi kesehatan terhadap motivasi ibu muda dalam memberikan imunisasi dasar kepada bayi usia 0–12 bulan di klinik pratama Yulie Tondano. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan pra-eksperimental melalui pendekatan one-group pretest-posttest. Sebanyak 33 ibu muda yang memiliki bayi usia 0–12 bulan dipilih sebagai responden menggunakan teknik simple random sampling. Intervensi yang diberikan berupa edukasi kesehatan dengan media leaflet. Tingkat motivasi ibu diukur menggunakan kuesioner yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat kemaknaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi ibu setelah memperoleh edukasi kesehatan. Analisis statistik menghasilkan nilai Z = -5,224 dan p-value = 0,000 (p<0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh yang bermakna antara edukasi kesehatan dan motivasi ibu muda dalam pemberian imunisasi dasar pada bayi. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan dapat dimanfaatkan sebagai salah satu strategi promotif untuk meningkatkan motivasi ibu dalam memenuhi kebutuhan imunisasi dasar bayi.
Exploring Staff Nurses' Experiences of Head Nurse Supervisory Practices in Supporting Caring Practice Implementation in the Melati and Tuitan Inpatient Units of Kotamobagu City Regional Linnie Pondaag; Jolie Febri Ponamon; Pingkan Christy Timbuleng; Ceril Pungus
Jurnal Kebidanan Manna Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/20238m68

Abstract

Background: Caring is a fundamental value in nursing practice that contributes to the quality of patient care and satisfaction. The implementation of caring practices among nurses can be influenced by various factors, including the supervisory role of head nurses. Effective supervision is expected to support not only technical performance but also the development of caring behaviors in daily nursing practice. Objective: This study aimed to explore staff nurses’ experiences of head nurse supervision in supporting the implementation of caring practices at Kotamobagu Regional Hospital. Methods: This study employed a qualitative research design with a descriptive phenomenological approach. The study was conducted in the Melati and Tuitan inpatient wards of Kotamobagu Regional Hospital. Eight staff nurses (IF1–IF8) were selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using content analysis. Results: The findings revealed three major themes: (1) supervision practices as routine managerial control focused on task completion and procedural compliance, indicating that supervision had not fully supported the relational aspects of nursing care; (2) limited reinforcement of caring behaviors during supervision, reflected in the minimal emphasis on therapeutic communication and emotional support; and (3) nurses’ dependence on supervisory direction in implementing caring practices, suggesting that caring behaviors had not yet been fully internalized as intrinsic professional values. These findings indicate that supervision remains predominantly task-oriented rather than caring-oriented. Conclusion: Head nurse supervision plays an important role in supporting nursing practice; however, current supervision is primarily focused on managerial and technical aspects. Caring values have not been consistently emphasized, resulting in limited reinforcement of caring behaviors among staff nurses. A more holistic supervisory approach is needed to integrate caring values into everyday nursing practice. Suggestion: Healthcare institutions and nursing managers should reorient supervisory practices by incorporating caring principles, therapeutic communication, reflective feedback, and emotional support into routine supervision activities. Continuous training and evaluation of supervisory competencies are also recommended to strengthen the integration of caring values within professional nursing practice.