Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Stress Management of Pregnant Women in Preventing Preeclampsia: Qualitative Interview Study Hasnah; Rasmawati; Fadhilah Gani, Nurul; Rasdiyanah; Nurhidayah; Adhiwijaya, Ardian; Ilhamsyah; Subu, Muhammad Arsyad
Jurnal Kesehatan Manarang Vol 11 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/jkm.v11i1.1422

Abstract

Maternal mortality remains a critical issue in Indonesia, predominantly caused by the triad of haemorrhage, preeclampsia, and infection. The progression from haemorrhage to preeclampsia and ultimately infection presents a serious threat to maternal health. From a nursing perspective, early prevention strategies, including stress management, are essential in reducing the risk of preeclampsia among pregnant women. This study aims to explore the lived experiences of pregnant women in managing stress as a non-pharmacological nursing intervention to prevent preeclampsia. A qualitative descriptive design has been employed to explore stress management strategies among pregnant women in the context of preeclampsia prevention. Participants were selected through purposive sampling and recruited from two primary healthcare centres. Data were collected over two months using in-depth interviews and focus group discussions (FGDs). All interviews were audio-recorded, transcribed verbatim, and analyzed thematically using OpenCode software for systematic coding and interpretation. The thematic analysis has identified three overarching themes: (1) Sources and experiences of stress during pregnancy; (2) Emotional shifts associated with pregnancy; and (3) Coping strategies adopted to prevent preeclampsia. The third theme included three sub-themes: the use of relaxation techniques to manage stress, the application of distraction methods to redirect stress, and the integration of spiritual practices as a means of emotional regulation. Pregnant women utilize a variety of distraction, relaxation, and spiritual strategies to alleviate stress and manage emotional fluctuations during pregnancy, thereby helping to prevent an increase in blood pressure. This study suggests that preeclampsia prevention can be achieved effectively and economically through non-pharmacological nursing interventions. Future research should consider a larger and more diverse population, potentially incorporating a transcultural nursing approach, to further explore these interventions' applicability across different cultural contexts.
HUBUNGAN HEALTH LITERACY DENGAN SELF CARE PADA IBU HAMIL DI WILAYAH PUSKESMAS SAMATA GOWA: Health Literacy And Self Care Among Pregnant Women At Primary Health Care Gowa IRWAN, SITI NURAINI; Gani, Nurul Fadhilah; Hafid, Muh. Anwar; Nurhidayah; Hasnah; Mubarak
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 15 No 1 (2024): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Health Literacy memainkan peran penting dalam mendukung kesehatan ibu hamil. Health literacy merupakan kompetensi dasar dalam mengakses informasi dan pelayanan kesehatan. Di Indonesia, health masih relative rendah yaitu 73,8%. Di Sulawesi Selatan tepatnya di Kabupaten Gowa, tingkat health literacy ibu hamil juga masih rendah yaitu sekitar 57,1%. Health literasi yang rendah diduga berdampak pada perilaku self care yang kurang selama kehamilan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara health literacy dengan self care pada ibu hamil. Metode: Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Sampel yang diperoleh dari penelitian ini adalah 60 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner The European Health Literacy Survey Quessinnaire (HLS-EUQ16) untuk mengukur health literacy dan kuesioner self care yang dikembangkan oleh peneliti yang keduanya telah dilakukan uji validitas dan reabilitas. Hasil: Hasil penelitian memakai uji statistic Chi-Square memiliki taraf signifikan 0,05 sehingga didapatkan hasil chi square p-value sebesar 0,002 dimana nilai p-value <0,05. Kesimpulan: Hasil penelitian menyimpulkan bahwa hipotesis diterima yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara health literacy dengan self care pada ibu hamil di wilayah Puskesmas Samata Gowa. Diharapkan kepada petugas pelayanan kesehatan memperhatikan health literacy ibu hamil dalam meningkatkan kemampuan dalam mengakses dan menggunakan informasi seputar kehamilan sehingga dapat meningkatkan self care pada ibu hamil
Pencegahan Stunting Sejak Dini: Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Melalui Edukasi Tatap Muka Arbianingsih; Huriati; Hasnah; Gani, Nurul Fadhilah; Nurhidayah; Muthahharah
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): September
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v2i3.164

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan yang disebabkan oleh malnutrisi kronis, infeksi berulang, dan praktik pengasuhan yang tidak memadai selama 1000 Hari Pertama Kehidupan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai pencegahan stunting sejak masa kehamilan melalui penyuluhan kesehatan dengan pendekatan tatap muka. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di Poli KIA Puskesmas Bontomarannu dengan metode penyuluhan 30 menit, menggunakan media banner dan leaflet, serta diakhiri evaluasi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta, ditandai dengan partisipasi aktif dan kemampuan menjawab pertanyaan dengan benar. Temuan ini memperkuat efektivitas metode tatap muka dalam meningkatkan literasi kesehatan ibu hamil, serta menegaskan peran penting edukasi tatap muka dalam pencegahan stunting. Intervensi ini dapat direplikasi sebagai strategi edukatif dalam program penurunan stunting skala lokal maupun nasional.
Peningkatan Literasi Nutrisi Ibu Hamil Melalui Media Kalender Makanan Di Desa Bungaejaya Kabupaten Gowa Gani, Nurul Fadhilah; Hasnah, Hasnah; Nurhidayah, Nurhidayah; Sumarmi, Sumarmi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SISTHANA Vol. 7 No. 2 (2025): Desember : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/pkmsisthana.v7i2.2042

Abstract

Angka kematian ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi, salah satunya dipicu oleh komplikasi kehamilan akibat kekurangan gizi. Rendahnya literasi nutrisi pada ibu hamil berkontribusi terhadap meningkatnya risiko preeklamsia, anemia, dan bayi berat lahir rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi nutrisi ibu hamil melalui pendampingan berbasis media kalender makanan sebagai alat bantu edukasi sederhana dan aplikatif. Pengabdian dilaksanakan di Kantor Desa Bungaejaya, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dengan melibatkan 10 orang ibu hamil. Kegiatan ini juga dihadiri oleh kepala desa, bidan desa, kader kesehatan, dan mitra Dompet Dhuafa. Metode kegiatan mencakup penyuluhan nutrisi kehamilan, pelatihan penggunaan kalender makanan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu hamil mengenai kebutuhan gizi selama kehamilan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi visual berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan kesadaran nutrisi pada ibu hamil serta meningkatkan kemampuan ibu dalam mengidentifikasi nutrisi tepat sehari-hari selama hamil.
Lived Experiences Of Maternal Health Literacy Among Primigravida Women In Urban Indonesian Community: A Phenomenological Study Gani, Nurul Fadhilah; Nurhidayah, Nurhidayah; Hasnah, Hasnah; Angelina, Annisa; S.Kadar, Kusrini; Seman, Nordianna
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 7 No 1 (2026): MEI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v7i1.65244

Abstract

Introduction: Maternal health literacy (MHL) is the ability of pregnant women to access, understand, and use health information during pregnancy. Despite various programs to reduce maternal mortality, limited maternal health literacy remains a challenge. This study aims to explore the experiences of primigravida pregnant women in understanding and utilizing health information during pregnancy in an urban Indonesian community. Methods: A qualitative study using a phenomenological design was conducted at the Kassi-Kassi Community Health Center in Makassar City. Six primigravida pregnant women were purposively selected. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using the Colaizzi method. Results: Four main themes were identified: (1) limited understanding of maternal health literacy; (2) reliance on informal sources and digital media; (3) lack of knowledge about essential maternal health information; and (4) cultural influences and pregnancy myths. Conclusion: Maternal health literacy among primigravida pregnant women is influenced by limited understanding, the dominance of informal information sources, and culture. Contextual and culturally sensitive health education is needed to improve health decision-making during pregnancy
Pemanfaatan Media Permainan Ular Tangga sebagai Inovasi Pembelajaran Kesehatan Reproduksi pada Mahasiswa: Utilization of the Snakes and Ladders Game as an Innovative Learning Media for Reproductive Health Education among University Students Sumarmi, Sumarmi; Hasnah, Hasnah; Gani, Nurul Fadhilah; Nurhidayah, Nurhidayah
Journal of Sustainable Community Practices Vol. 3 No. 1 (2026): April
Publisher : CV. Global Health Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65280/jscp.v3i1.52

Abstract

Abstrak Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam pembangunan kesehatan, khususnya pada kelompok remaja dan mahasiswa yang berada pada masa transisi menuju kedewasaan. Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dapat menimbulkan berbagai masalah seperti perilaku seksual berisiko, infeksi menular seksual, dan kehamilan tidak diinginkan. Oleh karena itu diperlukan inovasi metode pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengimplementasikan media permainan ular tangga sebagai inovasi pembelajaran kesehatan reproduksi pada mahasiswa. Metode kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pemberian pre-test, penyampaian materi singkat, permainan edukatif ular tangga secara berkelompok, diskusi, dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mahasiswa setelah mengikuti edukasi menggunakan media permainan ular tangga. Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 58,7 pada pre-test menjadi 78,7 pada post-test. Selain itu, mahasiswa menunjukkan partisipasi aktif dan antusias selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, media permainan ular tangga dapat menjadi metode pembelajaran yang efektif, interaktif, dan menyenangkan dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai kesehatan reproduksi. Abstract Reproductive health is an essential aspect of public health development, particularly among adolescents and university students who are in the transitional stage toward adulthood. Insufficient knowledge regarding reproductive health may lead to various problems such as risky sexual behavior, sexually transmitted infections, and unintended pregnancy. Therefore, innovative and engaging learning methods are needed to enhance students’ understanding. This Community Service activity aimed to implement a snakes and ladders game as an innovative learning media for reproductive health education among university students. The method consisted of three stages: preparation, implementation, and evaluation. The activity was carried out through a pre-test, brief material presentation, group-based educational snakes and ladders game, discussion session, and post-test. The results showed an increase in students’ knowledge after participating in the educational activity using the snakes and ladders game. The average knowledge score increased from 58.7 in the pre-test to 78.7 in the post-test. In addition, students demonstrated active participation and enthusiasm during the learning process. Thus, the snakes and ladders game can serve as an effective, interactive, and enjoyable learning method to improve students’ understanding of reproductive health.