Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Penerapan Program Entrepreneurship di MINU Waru 1 Sidoarjo Firdausi, Adila; Afafina, Qurrotin Ayuni Li; Alfiyah, Hanik Yuni
Journal of Science and Education Research Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Science and Education Research
Publisher : Yayasan Pendidikan Insan Mulia Utan Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62759/jser.v3i2.125

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang penerapan program entrepreneurship yang berlaku di MINU Waru 1. Urgensi program kewirausahaan memiliki peranan penting dalam meningkatkan minat dan membentuk karakter berwirausaha dalam diri peserta didik. Program kewirausahaan ini berbeda dengan program pendidikan lainnya. Hal ini dikarenakan program kewirausahaan lebih difokuskan pada sikap, karakter, kemampuan dan mental peserta didik. Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang input, proses dan output dalam makna implementasi entrepreneurship di MINU Waru 1. Sumber data dalam penelitian ini terdapat data utama (primer) dan data pendukung (sekunder). Sumber data primer pada penelitian ini adalah Kepala sekolah dan Waka Kurikulum. Sumber data sekunder penelitian ini meliputi buku-buku yang digunakan sebagai referensi, serta laporan-laporan dan jurnal ilmiah yang diakses melalui internet.Penerapan entrepreneurship di MINU Waru 1 mengarah pada dua aspek penting 1) jual beli, 2) penanaman nilai-nilai entrepreneur. Penerapan entrepreurship tentunya memberikan dampak positif bagi peserta didik, hal tersebut dapat diamati pada hasil setiap karya yang dibuat semakin baik dan beragam yang menandakan bahwa kemampuan kreativitas dan karakter berwirausaha peserta didik meningkat.
Potret Pendidikan Islam Feminis (Studi Kasus di FTK UIN Sunan Ampel) Fahmi, Muhammad; Sadieda, Lisanul Uswah; ALfiyah, Hanik Yuni
Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Vol 3 No 1 (2019): AnCoMS 2019
Publisher : Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah IV Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.296 KB) | DOI: 10.36835/ancoms.v3i1.275

Abstract

This article successfully portrayed feminist Islamic education (Islamic education with a female face) at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training at the Sunan Ampel State Islamic University FTK UINSA Surabaya. Through qualitative studies, the following exposure results were found. First, Islamic education at FTK UIN Sunan Ampel has a female face (Islamic feminine education). In the sense that the number of female students is more dominant compared to male students. This is related to the prospect of FTK making graduates as educators, while women's instincts are close to education. So the reason why many women choose the Tarbiyah and Teaching Faculty (FTK) as a place of study is because they want to become educators (teachers). This has resulted in the number of dominant women compared to men at FTK UIN Sunan Ampel. Second, the main motivation for women choosing to study at FTK UIN Sunan Ampel is because they are encouraged to become teachers. Encouragement sometimes arises from oneself, parents, family, or the environment. The majority of women who study at FTK aspire to become teachers. For them the teacher is a world that is close to women's instincts
Pengembangan Media Zig-Zag Learning Book (Zook) Pada Materi PKn Keberagaman Budaya Bangsaku Kelas IV Sekolah Dasar Arifin, She Fira Azka; Alfiyah, Hanik Yuni; M. Amin; Ghozali, Solchan
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 31 No. 01 (2024): April 2024
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v31i01.617

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian R&D yang menghasilkan produk berupa media pembelajaran Zig-zag Learning Book atau Zook. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media Zook. Penelitian dilakukan di SD Muhammadiyah 10 Surabaya. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu validasi, observasi, angket dan tes evaluasi. Hasil data dianalisis menggunakan skala likert dan skala guttman yang selanjutnya dihitung dengan rumus persentase sedangkan hasil tes menggunakan rumus mean. Hasil penelitian meliputi tiga hal meliputi hasil kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Kevalidan berdasarkan ahli materi diperoleh sebesar 90%, kegrafikan sebesar 86,7% dengan kategori sangat valid. Kepraktisan berdasarkan keterlaksanaan penggunaan media Zook sebesar 4,56 dengan kategori sangat baik. Keefektifan media Zook berdasarkan hasil respon siswa sebesar 95,4% dengan kategori sangat baik.
Pencegahan Resistensi Melalui Pengajaran Terbuka di Lembaga Pendidikan Islam Damanhuri , Damanhuri; Fahmi, Muhammad; Mualifah, Ilun; Alfiyah, Hanik Yuni; Syaifuddin , Syaifuddin; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 4 No 2 (2022): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v4i2.824

Abstract

This study aims to address the practice of preventing religious resistance through open teaching at Bali Bina Insani Islamic Educational Institution (LPI-BBI). The issue was addressed using qualitative research with data collection methods including interviews and documentation. The collected data were analyzed qualitatively. The results of the study show that the practice of preventing religious resistance through open teaching at LPI-BBI is carried out by adopting an open attitude, including employing Hindu teachers and staff. These Hindu teachers are actively involved in the teaching and learning process at LPI-BBI. This practice is rooted in the mindset that, in the context of religious diversity, harmony must be maintained, and religious resistance must be prevented. Open teaching is practiced as a strategy to prevent religious resistance, fostering a harmonious coexistence with the predominantly non-Muslim community in the area. Consequently, teachers and students in the institution exhibit tolerance, as reflected in their daily attitudes and behaviors within the institution. LPI-BBI is also well-received by the surrounding community, which predominantly adheres to Hinduism. This approach is significant and worthy of replication in other schools.
EDUKASI KELUARGA MASLAHAH BAGI MASYARAKAT NAHDLIYIN Alfiyah, Hanik Yuni; Isa Anshori, Mochammad; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 7 No 01 (2025): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/tabyin.v1i01.990

Abstract

Artikel ini membahas model edukasi keluarga maslahah yang dikembangkan oleh Lembaga Kemaslahatan Keluarga Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur sebagai respons terhadap tantangan sosial yang dihadapi keluarga Nahdliyin, seperti tingginya angka perceraian, krisis kesehatan mental, dan ketahanan ekonomi yang lemah. Menggunakan pendekatan Partisipatory Action Research (PAR), artikel ini menelaah proses pelaksanaan edukasi yang terbagi dalam empat siklus tematik: sunat perempuan dalam perspektif Islam dan antropologi hukum, keluarga mindful di bulan Ramadan, kesehatan mental sebagai fondasi kemaslahatan keluarga, dan ketahanan ekonomi keluarga. Setiap tema dikaji secara kritis dengan menggunakan pisau analisis maqāṣid al-syarī‘ah, teori ketahanan keluarga, dan pendekatan kesehatan masyarakat berbasis keluarga. Temuan artikel menunjukkan bahwa edukasi berbasis nilai-nilai Islam yang kontekstual dapat menjadi instrument yang strategis dalam membangun kesadaran kritis masyarakat untuk membentuk keluarga yang harmonis, sehat, dan tangguh. Program ini tidak hanya berhasil meningkatkan pemahaman peserta terhadap isu-isu keluarga, tetapi juga menumbuhkan partisipasi aktif komunitas dalam merumuskan solusi atas persoalan keluarga secara kolektif. Artikel ini berkontribusi pada literatur mengenai penguatan keluarga dalam konteks masyarakat Muslim Indonesia, dengan menawarkan model edukasi yang integratif antara nilai keislaman, pendekatan ilmiah, dan praktik sosial transformatif.