Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENGGUNAAN WHATSAPP DALAM PEMBELAJARAN DARING MATA PELAJARAN SENI BUDAYA OLEH MAHASISWA PROGRAM PENGENALAN PENGALAMAN LAPANGAN SATUAN PENDIDIKAN (PPLSP) Eccles Rianda Silalahi; Sandie Gunara; Iwan Gunawan
SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Vol 1, No 2 (2021): ANTOLOGI PENDIDIKAN MUSIK
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Musik UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam masa pandemi COVID-19, kegiatan PPLSP yang semula pembelajaran tatap muka berubah menjadi pembelajaran daring. Popularitas WhatsApp mendorong mahasiswa untuk menggunakan WhatsApp dalam pembelajaran daring mata pelajaran seni budaya. WhatsApp merupakan salah satu jejaring sosial berbasis chat yang dipakai dalam pembelajaran daring di masa pandemi COVID-19. WhatsApp merupakan salah satu alternatif pilihan aplikasi pembelajaran yang tepat di masa pandemi yang menerapkan pembelajaran daring karena WhatsApp adalah aplikasi yang sederhana dan mudah dalam pengoperasiannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan, manfaat, dan tantangan yang dirasakan oleh mahasiswa PPLSP dalam menggunakan WhatsApp dalam pembalajaran daring mata pelajaran seni budaya. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan desain penelitian adalah survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 68 mahasiswa yang telah melaksanakan PPLSP Kependidikan S1 Semester Genap 2020/2021. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik deskriptif dengan memfokuskan pada nilai rata-rata dan persentase tiap butir angket. Hasilnya menunjukkan bahwa mahasiswa PPLSP selalu menggunakan WhatsApp untuk berkomunikasi dengan siswa dengan 63,24%. Mahasiswa PPLSP juga sangat setuju dari manfaat fitur berbagi tautan, berbagi file (PDF, dokumen, spreadsheet, slideshow, dan lain-lain), dan grup dengan nilai rata-rata 4,49, 4,44, 4,34. Adapun tantangan yang dihadapi, mahasiswa PPLSP setuju dengan kurangnya keseriusan siswa dalam berdiskusi.Kata kunci : pembelajaran daring, mahasiswa PPLSP, WhatsApp, seni budaya
PEMANFAATAN BAHAN SIGHT READING DALAM PEMBELAJARAN PIANO Sandie Gunara
RITME Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan makalah ini adalah untuk mendeskripsikan hasil penelitian yang berkaitan dengan pembelajaran piano pada mahasiswa calon guru musik di Departemen Pendidikan Seni Musik FPSD UPI. Permasalahan yang dikaji mulai dari kesulitan apa saja yang dihadapi oleh mahasiswa ketika melakukan sight reading dan pengaruhnya terhadap kemampuan membaca partitur piano. Metode yang digunakan untuk mengkaji permasalahan tersebut yaitu studi kasus. Metode ini peneliti gunakan untuk mengkaji peristiwa kontemporer  yang menjadi fokus kajian. Tujuan menggunakan metode ini bukan untuk mengontrol perilaku setiap subjek penelitian, tetapi mengkaji setiap kasus yang terjadi pada saat proses penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, mahasiswa memiliki kesulitan dalam membaca partitur karena belum terbiasa  membaca secara langsung tanpa latihan terlebih dahulu. Proses pembelajaran dengan menggunakan bahan-bahan sight reading pun memiliki pengaruh hanya pada tataran permukaan saja yaitu mahasiswa hanya mampu membaca dengan tepat nada dan ritmiknya saja. Sedangkan pada tataran yang lebih dalam, seperti kesadaran musikal dalam menerapkan konsep-konsep musikal secara praktek belum menunjukkan hasil yang maksimal.
Seni Beluk Cikondang Indigenous Village Reviewed from the Perspective of Music Education Febbry Cipta; Sandie Gunara; Toni Setiawan Sutanto
Humaniora Vol. 11 No. 1 (2020): Humaniora
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/humaniora.v11i1.6099

Abstract

The research was conducted to develop a music model based on local wisdom at Cikondang village, Pangalengan, West Java. The research problem was that, along with the changing times, the next generation tended to ignore the values of local wisdom. Therefore, through music learning, the values of art could be understood and actualized in everyday life. Music (nembang and ngabeluk) became a medium to express values in pupuh verses which contained wawacan about the relationship between man and their God, man, and others, and man and their surroundings. The data collection was done using observation, interview, and literature review then analyzed with the music education approach. The obtained results reveal that the learning process of seni beluk in Cikondang Village has taken place in the context of community education which is done informally, and formed naturally. There is no invitation or coercion from the elders to the next generation to learn this art form. Meanwhile, for people from the next generation who has a passion for learning. The learning steps do not only train their techniques, but they also learn about the values ingrained in the pupuh verses.
PEMBELAJARAN RITMIK MELALUI MEDIA ALAT MUSIK BERBASIS LINGKUNGAN UNTUK SISWA KELAS VI DI SD LABSCHOOL UPI Hikmah Sari; Yudi Sukmayadi; Sandie Gunara
Berajah Journal Vol. 2 No. 4 (2022): November
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v2i4.178

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pembelajaran Ritmik melalui Media Alat Musik berbasis Lingkungan di SD Labschool UPI. Fokus permasalahan yang dikaji meliputi materi yang diajarkan, metode yang digunakan, dan hasil dari pembelajaran ritmik untuk siswa kelas VI di SD Labschool UPI. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis melalui pendekatan kualitatif. Metode tersebut digunakan untuk menguraikan dan menggambarkan, serta menganalisis fenomena pembelajaran ritmik. Penelitian ini dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, studi literatur, dan dokumentasi. Data tersebut diolah kemudian dianalisis untuk memperoleh pengertian dan makna yang berguna dalam memecahkan permasalahan yang ada pada pertanyaan penelitian. Materi yang diajarkan diajarkan lebih menitikberatkan kepada pola ritmik sederhana menggunakan media alat musik berbasis lingkungan. Metode pembelajarannya adalah metode ceramah, metode demonstrasi, imitasi, (kodaly), dan metode drill. Pertimbangan metode tersebut agar pembelajaran lebih bervariatif dan hasil pembelajaran ritmik dengan menggunakan alat lingkungan memberikan dampak terhadap kepekaan rasa irama siswa, stabilitas tempo, serta kepedulian terhadap lingkungan.
FILSAFAH KEHIDUPAN TRITANGTU SUNDA DALAM FILM EKSPERIMENTAL ADAT “GAME OVER DRAMA” Wiki Riandi; Sandie Gunara; Erik Muhammad Pauhrizi
Jurnal Adat dan Budaya Indonesia Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jabi.v5i1.52492

Abstract

Creating an art work is a creative process of thinking and emotion in a practical and intuitive performance. Personal coding of the author in the creation of experimental film often leads to new interpretations. The empirical experience of tradition underlies the idea of creating a notable work. Sundanese Tritangtu philosophy, a tradition of the Sundanese, contributes to the formation of sundanese's creativity in working and understanding life. In this study, an experimental film entitled "Game over Drama" was interpreted heurmeneuticly with the concept of Tritangtu with the aim of making a systematic, factual visual description, and raising awareness of the Sundanese about the relationship between humans, nature and their gods. The analysis focused on the film visual content to reveal the Sundanese Tritangtu philosophy. The results of this study reveal that the Sundanese always consider that their lives will always depend on nature and their Creator and believe that their bodies are composed of elements of water, earth, air and fire which are natural elements. This view is a relationship manifestation between the Sundanese and the universe as well as a representation of the characters contained in their bodies. This research is expected to be a reference for exploring the values of local wisdom for filmmakers who try to raise local wisdom through experimental films.
Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) Integration in Teaching Music : A Perception of High School Music Teacher Febbry Cipta; Yudi Sukmayadi; Rita Milyartini; Dody Mohamad Kholid; Sandie Gunara
Jurnal Paedagogy Vol 11, No 2: Jurnal Paedagogy (April 2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v11i2.9624

Abstract

This study aims to describe the perceptions of TPACK integration among high school music teachers in Bandung, West Java province, Indonesia. This study used mixed-methods with a sequential explanatory design. The research subjects consist of 19 respondents. In the first phase, quantitative data were obtained through questionnaires and analyzed using descriptive and inferential statistical techniques. In the second phase, in an effort to explore the results of the questionnaire, qualitatively conducted interviews as well as observations. The findings of this study showed that integration of each TPACK domain in music teaching was perceived as high confidence. Each domain, from one to another, positively correlated with varied interpretations. Demographic characteristics, both gender and tenure, did not show contrasting differences in confidence. This perception is the impact of the teacher education process that has been experienced, involvement in a number of trainings that have been followed, support from stakeholders in the procurement and enrichment of educational and technological resources, and the dynamics of the times that force them to be adaptive and innovative towards technological developments.
ANALISIS TEKNIK PERMAINAN DRUM PADA LAGU PRAHARA RUSAKING JAGAD KARYA BUNGA BANGSA Aziz, Ihsan Nur; Gunara, Sandie; Cipta, Febbry
SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Vol 3, No 2 (2023): ANTOLOGI PENDIDIKAN MUSIK
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Musik UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/swara.v3i2.54869

Abstract

Lagu Prahara Rusaking Jagad karya Bunga Bangsa, yang rilis pada bulan mei 2022, sempat menjadi perbimcangan hangat dikalangan para drummer, khususnya para drummer ditanah air. Hal itu dikarenakan, pola permainan drum pada lagu tersebut sangatlah unik, Bunga dapat menyelaraskan antara ketukan drum bergaya metal, dengan musik tradisional indonesia, yang dimainkan secara apik dan terorganisir, serta terdengar seakan mendominasi keseluruhan isi lagu tersebut, sehingga menghasilkan suatu gaya musik yang tidak biasa. Penelitian yang berjudul “Analisis Teknik Permainan Drum set Pada Lagu Prahara Rusaking Jagad” bertujuan untuk mengetahui teknik permainan drum apa saja yang digunakan pada lagu tersebut, serta mengetahui bagaimana cara memainkan teknik-teknik permainan drum pada lagu tersebut. Untuk menjawab kedua pertanyaan tersebut, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif analisis, dengan pendekatan kualitatif. Data-data diperoleh melalui studi literatur, berupa buku dan jurnal, dokumentasi audio-visual, pembuatan partitur dan dari hasil wawancara secara langsung dengan Bunga Bangsa. Hasil dari penelitian ini, menjelaskan dan menjabarkan tentang teknik permainan drum set dengan bantuan partitur, serta penjelasannya secara mendalam dan sejelas-jelasnya. Penelitian ini dapat bermanfaat bagi para pemain drum, serta guru-guru musik dibidang lainnya.Kata kunci : Analisis, Teknik, Drum set, Prahara Rusaking Jagad, Bunga Bangsa
ANALISIS STYLISTIC CLAUDE DEBUSSY DALAM KARYA PIANO CLAIR DE LUNE Banjarnahor, Sapto Maranapi; Gustina, Susi; Gunara, Sandie
SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Vol 3, No 3 (2023): ANTOLOGI PENDIDIKAN MUSIK
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Musik UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/swara.v3i3.38440

Abstract

Tiada akhir pada suatu pergolakan, selalu timbul pertentangan suatu terhadap yang lainnya. Begitu juga aliran impresionisme pada periode romantik, muncul akibat pertentangan komposer-komposer saat itu menentang formalisme tradisional berupa aturan musik yang diajarkan pada instansi akademik di Paris. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keunikan pengolahan melodi, ritmik, dan harmoni yang dilakukan Debussy dalam clair de lune  lalu kemudian mengambarkan dan mendeskripsikan temuan hasil analisis. Oleh sebab itu, penelitian inimenggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan paradigma kualitatif. Ditemukan bahwa Dalam mengolah melodi, Debussy melakukan beberapa hal, seperti membuat suatu garis melodi, mengutamakan langkah second mayor dan minor, penggandaan melodi, melodi tumbuh secara organis, melodi ornamen. Dalam mengolah ritmik, Debussy menggunakan ritme aditif dan pengelompokan nada yang tidak sama. Sedangkan dalam pengolahan harmoni melakukan beberapa disonansi, open chord, appoggiatura, variasi harmoni sebagai unsur vertikal, penggunaan akor pararel, pentatonik, dan whole tone sebagai akor. Debussy membuat karya piano clair de lune sangat khas dengan gayanya sendiri dan mengolahnya secara vertikal dan horizontal. Selain itu karya ini mampu menggambarkan suatu bulan khas dengan cahayanya di malam hari yang begitu cerah, temaram, dan tenang. Hasil penelitian ini diharapkan Sebagai tambahan referensi atau bahan kajian repertoar yang dapat membantu dalam menganalisis suatu karya musik, khususnya karya Claude Debussy.Kata kunci : pergolakan, clair de lune, Claude Debussy, Moon, Stylistic
KETERKAITAN MUSIK DAN LIRIK DALAM LAGU KERAMAT KARYA RHOMA IRAMA Khopipah, Tsania Siti; Gunara, Sandie
SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Vol 3, No 1 (2023): ANTOLOGI PENDIDIKAN MUSIK
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Musik UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/swara.v3i1.57817

Abstract

Dilakukannya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana lirik yang digunakan dalam lagu Keramat karya Rhoma Irama serta bagaimana lirik tersebut direpresentasikan ke dalam struktur musik. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan analitif-kualitatif dengan metode deskriptif, yaitu menganalisis lirik lagu Keramat karya Rhoma Irama serta merepresentasikan lagu tersebut ke dalam bentuk dan struktur musik. Data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara, observasi, studi literatur, dan studi dokumentasi. Implikasi penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi masyarakat, peneliti dan dunia pendidikan musik dalam mengetahui konteks musikologi lagu Keramat Karya Rhoma Irama dan bagaimana lirik yang digunakan pada lagu tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dari aspek musikal , struktur lagu Keramat ini memiliki pola A-B-A’, diawali dengan intro dan diakhiri dengan koda. Lagu Keramat ini meleburkan antara musik melayu dan pop, dimainkan pada tonalitas C mayor. Gerak akor yang paling banyak ditemukan adalah gerakan dari tonika paralel ke subdominan paralel, serta pada setiap bagian verse 1, prechorus, chorus, dan verse 2 diakhiri dengan pergerakan oleh kadens yaitu pergerakan akor G ke Am atau dominan ke tonika paralel. Lirik lagu ini mengandung makna atau pesan dakwah, yaitu ajakan untuk berbakti kepada ibu dan tidak menyembah kepada selain Allah SWT. Berdasarkan hasil wawancara dengan Rhoma Irama, dari setiap lirik Lagu keramat karya beliau ini, merupakan kutipan ayat Al-Qur’an dan hadist.Kata Kunci: Analisis lagu, Dangdut, Keramat, Lirik, Rhoma Irama
PEMBELAJARAN RITMIK MELALUI ALAT MUSIK PERKUSI DI SD NEGERI 2 SIDAMULIH Liana, Meta; Gunara, Sandie; Nusantara, Henri
SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Vol 2, No 2 (2022): ANTOLOGI PENDIDIKAN MUSIK
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Musik UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/swara.v2i2.47086

Abstract

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional, menjelaskan bahwa pembelajaran adalah proses interaksi pendidik dengan peserta didik dan sumber belajar yang berlangsung dalam suatu lingkungan belajar. Pembelajaran musik merupakan salah satu mata pelajaran yang ada di sekolah salah satunya di Sekolah Dasar (SD). Ritmik merupakan salah satu unsur musik yang penting untuk diajarkan kepada siswa di Sekolah. Alat musik yang bisa digunakan sebagai media belajar ritmik adalah dengan alat musik perkusi, karena perkusi merupakan alat yang praktis dan umum digunakan oleh banyak orang. Latar belakang penelitian ini yaitu kurangnya kepekaan siswa Sekolah Dasar terhadap ritmik dalam pembelajaran musik. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana materi, langkah-langkah dan hasil dari pembelajaran ritmik melalui alat musik perkusi di SD Negeri 2 Sidamulih. Metode yang digunakan yaitu dengan observasi, wawancara dan studi pustaka. Semua data yang terkumpul diolah dan dianalisis melalui penyajian, verifikasi dan penyimpulan data. Dari hasil pengamatan, ditemukan bahwa dengan bermain alat musik perkusi efektif untuk meningkatkan kepekaan rasa irama/ritmik pada siswa di SD Negeri 2 Sidamulih.Kata kunci : Pembelajaran, Pembelajaran Musik, Ritmik, Alat Musik Perkusi