Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Peran dan Tantangan Keluarga dalam Pendidikan Karakter Anak di Masa Pandemi Covid-19 M Ilham Muchtar
PILAR Vol 13, No 2 (2022): JURNAL PILAR, DESEMBER 2022
Publisher : PILAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan anak selama masa pandemi melanda negeri ini kehilangan sentuhan pembiasaan dan peneladanan. Kondisi ini tak pelak menjadi tantangan tersendiri bagi setiap keluarga dalam pendidikan karakter anak. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji lebih jauh peran keluarga dalam pendidikan karakter anak di masa Pandemi Covid-19. Juga bertujuan untuk menyoroti tantangan keluarga dalam pendidikan karakter anak di masa pandemi Covid-19. Peran keluarga sangat penting dalam pendidikan Karakter anak. Keluarga adalah tempat dimana anak-anak dibesarkan dan hal pertama-tama yang akan dilihat dan dirasakan oleh anak sebelum orang lain adalah keluarga. Maka peran keluarga tidak akan tergeser oleh banyaknya institusi-institusi dan lembaga-lembaga pendidikan formal yang ada. Tantangan keluarga dalam pendidikan karakter pada masa pandemi ini antara lain dalam aspek pemanfaatan teknologi yang belum familiar bagi kebanyakan orang tua. Di sisi lain, banyak orang tua yang salah kaprah menganggap pembelajaran daring yang sering dianggap libur. Sehingga anak-anak tidak bisa maksimal dalam belajar karena disuruh orang tua untuk bekerja membantu perekonomian keluarga.Kata Kunci: Peran, Pendidikan, Karakter, Pandemi Covid-19
Manajemen Evaluasi Pembelajaran dalam Meningkatkan Mutu Lulusan di Lembaga Studi Bahasa Arab Ma'had Al-Birr Makassar Rabiah Syam; M. Ilham Muchtar; Hasan bin Juhanis
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 16, No 2 (2022)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v16i2.2020

Abstract

Learning Evaluation Management in Improving Graduate Quality at the Institute of Arabic Studies Ma'had Al-Birr Makassar. This study aims to establish the method and processes for conducting learning evaluations at the Ma'had Al-Birr Institute of Arabic Studies Makassar in order to improve the quality of graduates at Ma'had Al-Birr. In addition, define the elements that help and hinder the execution of the targeted learning evaluation. This study use descriptive qualitative research to collect data and information on learning assessment management in order to improve the quality of Ma'had Al-Birr graduates through observation, document studies, and interviews. The acquired data were evaluated using a descriptive procedure that included three concurrent streams of activities: data reduction or data simplification, data presentation or presentation, and lastly deriving conclusions or verification. The findings revealed that learning evaluation management at Ma'had Al-Birr Makassar had been successfully managed through planning, coordinating, executing, and overseeing. All parties, from the leadership team to the lecturers, are participating in the evaluation of learning at Ma'had Al-Birr, either directly or indirectly. In this scenario, the academic field plays a critical role in determining the effectiveness of the learning program at Ma'had Al-Birr, including learning assessment. There are supporting and inhibiting variables in the learning evaluation process at Ma'had Al-Birr, however keep in mind that in general, the learning assessment can be assured and responsible for its quality, thus these inhibiting factors do not greatly impact the learning evaluation process
ANALISIS MANAJEMEN PROGRAM TAHFIDZ AL-QUR’AN DI TPQ ALMUNAJAH, GOWA SULAWESI SELATAN Arif Nurfaimin; Sumiati Sumiati; M. Ilham Muchtar
el-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 8 No 2 (2022): Jurnal el-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Institut Parahikma Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen merupakan faktor penentu keberhasilan program dalam suatu lembaga, termasuk dalam lembaga pendidikan Al-Qur’an, karena manajemen merupakan suatu proses yang dimulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengarahan, pengawasan serta evaluasi. Tanpa adanya manajemen yang baik, maka suatu lembaga akan sulit untuk mencapai tujuan secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen program Tahfidz Al-Qur’an di TPQ Al-Munajah, Minasa Upa, Kab. Gowa. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi, studi Pustaka dan wawancara. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen Program Tahfidz Al-Qur’an di TPQ Al-Munajah sudah berjalan secara efektif dan efisien, karena dalam pengelolaannya ia menggunakan fungsi manajemen dengan baik, mulai dari perencanaan sebelum proses belajar mengajar dimulai, pengorganisasian dalam hal penjadwalan, pengelompokan kelas, dan fleksibilitas jadwal belajar, implementasi yang meliputi pelaksanaan pembelajaran dengan mengacu pada rencana sebelumnya yaitu pelaksanaan proses belajar tahfidz AlQur’an, pengarahan yang dilakukan dalam bentuk briefing sebelum dan setelah proses belajar berlangsung, serta monitoring dan evaluasi untuk mengidentifikasi, mengukur, dan mengatasi kekurangan yang ada serta melakukan evaluasi.
Peran Pengelola Asrama dalam Pembinaan Karakter Mahasiswi Ma’had Al-Birr Universitas Muhammadiyah Makassar Risnawati Hannang; Rusli Malli; Abd. Rahim Razaq; Muhammad Ali Bakri; M Ilham Muchtar
IQRO: Journal of Islamic Education Vol 5, No 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v5i2.2943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pembinaan mahasiswi di Asrama Ma’had Al-Birr dan bagaimana Karakter mahasiswi Ma’had Al-Birr serta peranan pengelola asrama dalam pembinaan karakter mahasiswi Ma’had Al-Birr Universitas Muhammadiyah Makassar. Penelitian ini bersifat deskriktif kualitatif yang dimaksudkan untuk mengungkap sebuah fakta empiris secara objektif ilmiah dengan berlandaskan pada logika keilmuan, prosedur dan didukung oleh metodologi dan teoritis yang kuat sesuai disiplin keilmuan yang ditekuni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Pertama, Pembinaan Mahasiswi Asrama Ma’had Al-Birr menggunakan tiga model pembinaan, yaitu klasikal, mentoring dan pembiasaan. Dalam membina mahasiswi pengelola asrama menggunakan beberapa prinsip yaitu  keteladanan, latihan dan pembiasaan, pembinaan melalui nasehat, pembinaan melalui kedisiplinan, kemandirian, persatuan dan persaudaraan. Kedua, Mahasiswi Ma’had Al-Birr adalah mahasisiwi yang berkarakter islami, religius, sopan dan beradab, rajin, disiplin dan bertanggung jawab serta mempunyai karakter kepemimpinan yang meneladani Rasulullah saw. Ketiga, Peran Pengelola dalam pembinaan karakter Mahasiswi Ma’had Al-Birr Universitas Muhammadiyah Makassar yaitu sebagai orang tua yang menyayangi, mengawasi dan membimbing mahasiswi, sebagai guru yang mengajari dan memberi nasehat kepada mahasiswi dan sebagai teladan yang memberi contoh yang baik yang bisa ditiru dan diikuti oleh mahasiswi.
Implementasi Nilai-nilai AIK dalam Pengembangan Kampus Islami pada Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Sulawesi Selatan (Studi pada UM Parepare dan UM Bulukumba): Implementation of AIK Values in Islamic Campus Development at Muhammadiyah Universities in South Sulawesi (Studies at UM Parepare and UM Bulukumba) M. Ilham Muchtar; Sandi Pratama
IQRA JURNAL ILMU KEPENDIDIKAN & KEISLAMAN Vol 18 No 1: Januari 2023
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/iqra.v18i1.3056

Abstract

Salah satu permasalahan di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah secara umum adalah masih rendahnya implementasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di lingkungan kampus, termasuk pada PTM di Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat implementasi nilai-nilai AIK dalam pengembangan kampus islami. Area penelitian meliputi dua kampus sebagai representasi PTM di Sulawesi Selatan, yakni Universitas Muhammadiyah Parepare dan Universitas Muhammadiyah Bulukumba, dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa input kampus islami pada dua representasi PTMA dalam perencanannya sudah cukup baik dengan adanya Pedoman SPMI PTM/PTA serta diperkuat dengan Peraturan dan Kebijakan Rektor tentang Kampus Islami. Proses implementasi kampus islami masih kurang diperhatikan. Karena banyak kendala yang dihadapi seperti SDM yang belum memadai. Penerapan busana islami sudah merata dan diberlakukan kepada setiap civitas akademika. Sarana dan prasarana ibadah masih kurang dimanfaatkan untuk meningkatkan pengembangan kampus islami. Area kampus belum benar-benar steril dari asap rokok. Hal ini juga karena LPPAIK tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk mengontrol seluruh kegiatan yang ada di kampus. Outcome/Output merujuk pada indikator dari penerapan kampus islami. Namun hal itu belum bisa dijadikan ukuran karena masih dalam proses penerapan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi nilai AIK dalam pengembangan kampus islami sudah cukup baik, namun masih perlu tingkatkan.
تجديد النظام التعليمي نحو تحقيق رؤية و رسالة المعاهد الإسلامية في سولاويسي الجنوبية Abdul Kadir; Ambo Asse; Amirah Amirah; Muhammad Ali Bakri; M. Ilham Muchtar
NUKHBATUL 'ULUM: Jurnal Bidang Kajian Islam Vol 9 No 1 (2023): NUKHBATUL 'ULUM: Jurnal Bidang Kajian Islam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36701/nukhbah.v9i1.859

Abstract

This study aims to find out: 1) the role of the education system at Ummul Mukminin 'Aisyiyah Islamic Boarding School; 2) efforts to realize the vision and mission of Ummul Mukminin 'Aisyiyah Islamic Boarding School; and supporting and inhibiting factors in the role of the Ummul Mukminin 'Aisyiyah Islamic Boarding School education system. This research is located at the Ummul Mukminin 'Aisyiyah Islamic Boarding School, South Sulawesi, using a qualitative descriptive method along with SWOT analysis. The collected data were selected and analyzed semantically and inductively, supported by the results of direct observation. The research results show: 1) The role of the education system must follow developments in the National Education System which includes aspects of institutional and curriculum management; 2) Efforts to realize the vision and mission of Islamic boarding schools through success alumni, outstanding leaders at the local and national levels, nurturing cadres of scholars through the Tahfidz Al-Quran and Kemuhammadiyahan programs; 3) The supporting factors for achieving the vision and mission of the pesantren are adequate facilities and infrastructure, professional human resources, good leadership, effective communication and cooperation. Inhibiting factors, including; the absence of Information Technology-based blueprints, competition between Islamic boarding schools, the lack of budget support from the government.
Analisis Nilai-nilai Pendidikan Terhadap Rukhsah Ibadah dalam Islam Masykur; Rahmi Dewanti; M. Ilham Muchtar; Tabhan Syamsu Rijal
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i2.497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap: 1. Nilai-nilai Pendidikan Islam pada pelaksanaan Ibadah dalam Islam, 2. Penerapan Nilai-Nilai Pendidikan Islam terhadap Rukhsah Ibadah dalam Islam, 3. Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Islam terhadap Rukhsah Ibadah dalam Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Sumber data penelitian berasal dari bahan-bahan yang tertulis yang berkaitan dengan nilai-nilai pendidikan Islam, khususnya menyangkut nilai pendidikan dalam rukhsah ibadah dalam Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Nilai-nilai pendidikan Islam pada pelaksanaan ibadah dalam Islam yaitu: keimanan, kejujuran, pendekatan kepada Allah Swt, keseimbangan hidup, persaudaraan. 2. Penerapan nilai-nilai pendidikan Islam terhadap rukhsah ibadah meliputi: nilai akidah yaitu: a) keikhlasan dalam ibadah. b) kesetaraan. Sedang nilai akhlak yaitu: a) kejujuran. b). kesabaran, c) rasa syukur atas nikmat, d) kepedulian sosial, 3) Analisis nilai-nilai pendidikan Islam terhadap rukhsah ibadah dalam Islam meliputi: nilai akidah karena berkaitan dengan keikhlasan seseorang dalam menjalankan ibadah, dimata Allah Swt semua manusia berkedudukan sama (setara). Sedang nilai akhlak karena berkaitan dengan sikap jujur, dimana orang yang beribadah akan menunaikan syarat dan rukun ibadah meski tidak ada orang yang memperhatikan, serta melatih sikap sabar dalam menjalankan ibadah, juga mengandung nilai kepedulian sosial terhadap sesama manusia sebagai rasa syukur atas anugerah Allah Swt.
Sejarah Perkembangan Kaidah Fiqhi Nurfajriyah Dzulhaj; Rahman Rahman; Rahmi Dewanti Palangkey; M. Ilham Muchtar
IQRA : JURNAL MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : IQRA : JURNAL MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Tulisan ini menyajikan tentang sejarah perkembangan kaidah fiqh dari berbagai periode dan tahapan- tahapannya. Metodologi atau pendekatan yang digunakan dalam tulisan ini menggunakan metode atau pendekatan kepustakaan (library research), sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan menelaah dan/atau mengekplorasi beberapa Jurnal, buku, dan dokumen-dokumen (baik yang berbentuk cetak maupun elektronik) serta sumber-sumber data dan atau informasi lainnya yang dianggap relevan dengan kajian. Temuan dalam kajian ini adalah pada sejarah perkembangan kaidah fiqh berkembang dari berbagai periode dan tahapan- tahapannya. Terdapat tiga tahapan; pertama, periode tumbuh dan pembentukan kaidah fiqh. Kedua, periode periode perkembangan dan penulisan. Ketiga, periode pemantapan dan sistematisasi kaidah fiqh. Selain pengetahuan tentang ilmu fiqh, pengetahuan sejarah ilmu fiqh juga menjadi hal yang sangat penting diketahui mengingat ilmu fiqh sebagai ilmu yang menjadi salah satui kebutuhan manusia itu sendiri
EVALUASI PROGRAM LITERASI ALQUR’AN BERBASIS MODEL CIPP (STUDI SMAN 6 BULUKUMBA SULAWESI SELATAN) Rostina Rostina; M Ilham Muchtar; Abdul Rahman Getteng
Jurnal Riset Guru Indonesia Vol 1 No 3 (2022): Agustus - November 2022
Publisher : Almeera Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62388/jrgi.v1i3.124

Abstract

This study aims to describe the results of the evaluation of the implementation of the Qur'an literacy program at SMAN 6 Bulukumba based on the CIPP (Context, Input, Process, and Product) model. This study uses a qualitative descriptive method with subject data sources from the principal, vice principal of student affairs, the Alqur'an literacy team, PAI teachers, and Alqur'an literacy program assistants, using interview, documentation and observation instruments. Data were analyzed using qualitative data analysis techniques. Research results: 1) Context Evaluation; The purpose of implementing the Qur'an literacy program is in accordance with the needs of students and schools, and for the development of the Qur'an literacy program, SMAN 6 Bulukumba has collaborated with related institutions and agencies. 2) Input Evaluation; the implementation of the literacy program in the form of activity planning stages, understanding of teachers and students in program management, availability of infrastructure, was carried out well although it had to be improved in human resources such as the competence of accompanying teachers, utilization of facilities, program preparation, financing of training and program development. 3) Process Evaluation; In the implementation of the Alqur'an literacy program, the time and place have changed due to the Covid-19 Pandemic, the principal has been very good at monitoring although it has not touched funding in the context of program development. 4) Product Evaluation; the implementation of the Alqur'an literacy program shows the suitability of targets and results, changes in students' interest in reading the Qur'an intensively, increases in learning outcomes to read the Qur'an and student achievement in the religious field.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATAN PEMAHAMAN DAN PENGAMALAM NILAI-NILAI AJARAN ISLAM PADA MASYARAKAT DESA SEPON KECAMATAN LAMASI KABUPATEN LUWU Afdal; M. Ilham Muchtar; M.Amin Umar
Jurnal Riset Guru Indonesia Vol 2 No 2 (2023): April - Juli 2023
Publisher : Almeera Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62388/jrgi.v2i2.323

Abstract

This study aims to find out: 1) Implementation of Islamic Religious Education in increasing understanding and practice of Islamic values in Sepon Village, Lamasi District, Luwu Regency and 2) To determine the supporting and inhibiting factors of Islamic Religious Education in Sepon Village, Lamasi District, Luwu Regency.This research is a qualitative field research with data collection methods in the form of observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques using qualitative analysis. The results of this study are: 1) The implementation of Islamic religious education in Sepon Village does not occur completely, only partially because in Islamic religious education one must first understand or have knowledge before practicing Islamic teachings 2) Islamic religious education in Sepon Village is influenced several supporting and inhibiting factors. Supporting factors, namely the existence of government support for religious activities such as recitation and the establishment of a religious assembly, whose orientation can help the community to understand and practice Islamic teachings, are two ways the government helps Sepon Village, Lamasi District in implementing Islam. Meanwhile, the inhibiting factor is the good condition of facilities from in terms of human resources, namely coaches or ustadz/ustadzah and buildings that are still lacking in being an obstacle to carrying out religious activities so that they affect people who are lacking in Islamic religious knowledge.