Claim Missing Document
Check
Articles

PEMETAAN DAN ANALISIS KEBISINGAN LALU LINTAS BERDASARKAN JUMLAH KENDARAAN DI PERSIMPANGAN TABEK GADANG, KOTA PEKANBARU Aryo Sasmita; Muhammad Reza; Wahyu Akmal
Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health Vol. 8 No. 1 (2023): Industrial Hygiene and Occupational Health
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jihoh.v8i1.7238

Abstract

Tingginya mobilitas penduduk menyebabkan keramaian lalu lintas yang berdampak berdampak ke lingkungan di sepanjang jalan yang dilewati kendaraan. Salah satunya adalah peningkatan intensitas kebisingan lalu lintas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur intensitas kebisingan, memetakan intensitas kebisingan, dan menganalisis pengaruh antara volume lalu lintas terhadap kebisingan transportasi pada Simpang Tabek Gadang Kota Pekanbaru. Pengumpulan data berupa tingkat kebisingan dan volume kendaraan. Pengambilan nilai kebisingan menggunakan Sound Level Meter (SLM) selama 2 hari, yaitu pada hari Senin pukul 5 hingga 6 sore yang mewakili jam puncak dan pada hari Minggu pukul 6 hingga 7 pagi yang mewakili jam sepi kendaraan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kebisingan pada jam puncak didapatkan sebesar 78,17 dBA – 94,60 dBA. Sedangkan pengukuran kebisingan pada jam sepi kendaraan yaitu sebesar 76,53 dBA – 86,67 dBA. Pola penyebaran kebisingan pada area kebisingan tertinggi yang ditandai dengan warna merah yang memiki rentang kebisingan >90 berada pada titik 2 dan 13. Pengaruh volume lalu lintas pada tingkat kebisingan adalah berbanding lurus, yaitu dengan dengan meningkatnya volume kendaraan akan meningkatkan tingkat kebisingan, Pada jam puncak volume kendaraan terdapat 10.535 unit menghasilkan kebisingan 86,04 dbA, sedangkan pada jam sepi kendaraan dengan jumlah kendaraan 3.246 unit menghasilkan kebisingan 79,96 dbA.
Pengolahan Sampah Organik Menggunakan Maggot Black Soldier Fly sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Desa Batu Belah, Kec. Kampar, Kab. Kampar Aryo Sasmita; Shinta Elystia; David Andrio; Gunadi Priyambada; M. Reza; Jecky Asmura
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JAMSI - November 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.951

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk Desa Batu Belah setiap tahunnya, akan mempengaruhi produksi sampah yang dihasilkan. Hingga saat ini, pengelolaan sampah organik dan anorganik di tingkat desa masih menjadi tantangan. Penanganan sampah ditingkat rumah tangga dan desa umumnya dengan cara dibakar. Hasil pembakaran berupa asap tentunya dapat menimbulkan polusi udara yang berdampak negatif terhadap Kesehatan. Minimnya edukasi dalam pengelolaan sampah menyebabkan Sebagian besar jumlah sampah hanya menjadi timbunan di Tempat Pembuangan akhir (TPA). Oleh karena itu diperlukan pemberdayaan masyarakat dalam bentuk edukasi, sosialisasi, dan pelatihan keterampilan akan hal tersebut. Salah satunya pengolahan sampah organik dengan memanfaatkan media budidaya maggot BSF (Black Soldier Fly). Limbah organik dapat dimanfaatkan sebagai pakan maggot. Kegiatan pengabdian secara keseluruhan dapat dikatakan baik dan berhasil, sebanyak 35 peserta hadir untuk  mengikuti acara ini. Hasil dari kegiatan ini sudah tercapai yaitu  menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang pemanfaatan limbah organik seperti sampah sayuran dan buah menggunakan maggot BSF yang  selanjutnya akan dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan alternatif pakan ternak. Dilihat dari ketercapaian tujuan pelatihan (100%), ketercapaian target materi yang telah direncanakan (100%), dan kemampuan peserta dalam penguasaan materi (75%).
Pelatihan Pengolahan Sampah Organik dan Anorganik menjadi Produk yang Tepat Guna terhadap Siswa/i SMA N 1 Kampar Timur dalam Menciptakan Sekolah Berwawasan Lingkungan Shinta Elystia; Aryo Sasmita; Gunadi Priyambada; David Andrio; M. Reza; Ivnaini Andesgur; Jecky Asmura
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 2 (2024): JAMSI - Maret 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1127

Abstract

Sampah merupakan sisa kegiatan berbentuk padat yang dihasilkan dari kegiatan keseharian manusia dan berisiko menimbulkan masalah lingkungan. Berbagai metode telah dikembangkan dengan harapan dapat menurunkan penggunaan barang sekali pakai hingga teknologi yang dapat mereduksi volume serta berat dari sampah yang dihasilkan. Proses pengolahan sampah organik dan anorganik secara tepat guna menjadi salah satu inovasi yang tepat untuk mengatasi hal tersebut. Pengenalan sistem pengolahan sampah di lingkungan sekolah diharapkan dapat memberikan edukasi dan mendukung program pemerintah sekolah adiwiyata di SMA Negeri 1 Kampar Timur yang berwawasan lingkungan. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan guru dan siswa/i kelas XI Jurusan IPA dan IPS dengan jumlah 34 orang. Prosedur yang dilakukan adalah dengan pelatihan pengolahan sampah organik menggunakan keranjang takakura yang dilengkapi system sirkulasi udara untuk mempermudah pelepasan panas dan mampu mempercepat pertumbuhan bakteri dekomposter sehingga menghasilkan pupuk kompos lebih cepat. Selain itu, pengenalan sistem 3R (Reuse, Reduce, Recycle) dalam pengelolaan sampah anorganik menjadi produk kerajinan juga diterapkan sehingga mampu merangsang keinginan siswa/i untuk melihat celah potensi ekonomi. Hasil pengabdian ini 1) meningkatnya pemahaman siswa mengenai tata cara pembuatan kompos metode Keranjang Takakura, 2) Meningkatnya kepedulian siswa dalam pengelolaan sampah, dan 3) Tersedia Komposter Keranjang Takakura di lingkungan sekolah.
Pengembangan Rotary Algae Biofilm Reactor (RABR) Sistem Semikontinu untuk Produksi Biomassa dan Kadar Lipid, serta Penyisihan Polutan Organik Konsentrasi Tinggi Shinta Elystia; David Andrio; Dewi Fitria; Aryo Sasmita; Rahmadini Setianingsih
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 22, No 3 (2024): May 2024
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.22.3.693-703

Abstract

Penggunaan energi sebagian besar masih berasal dari sumber energi tidak terbarukan yang jumlahnya semakin berkurang. Produksi biofuel dari mikroalga dapat menjadi salah satu energi alternatif dalam menghasilkan energi terbarukan. Kadar lipid dalam biomassa mikroalga dapat dikonversi menjadi bahan baku biodiesel. Teknologi Rotary Alga Biofilm Reaktor (RABR) salah satu teknologi kultivasi mikroalga dan pengolahan limbah. RABR adalah pengembangan dari Rotating Biological Contactor, RABR adalah sistem pengolahan biologi dengan sistem attached growth dan suspended growth. Limbah cair tahu mengandung senyawa organic konsentrasi tinggi yang dapat dimanfaatkan oleh mikroalga sebagai nutrisi pertumbuhan untuk memproduksi biomassa dan menghasilkan lipid. Pada penelitian ini dilakukan pengolahan limbah cair tahu oleh mikroalga Chlorella sp. menggunakan teknologi Rotary Algae Biofilm Reactor (RABR) dengan metode penambahan nutrien secara semikontinu melalui variasi periode pergantian air limbah setiap 3 hari, setiap 4 hari dan setiap 6 hari selama total 12 hari pengolahan, hal ini bertujuan untuk mengetahui jumlah produksi biomassa dan kadar lipid dalam sel mikroalga Chlorella sp. tersuspensi dan biofilm serta penyisihan COD limbah cair tahu. Hasil terbaik didapatkan pada variasi periode pergantian air limbah setiap 4 hari karena nutrisi yang dibutuhkan oleh mikroalga terpenuhi dengan baik, selain itu juga diperoleh jumlah maksimum kepadatan sel tersuspensi dan biofilm di hari ke-12 yaitu 5,2x106 sel/ml dan 4,1x106 sel/ml, kadar lipid selama pengolahan sebesar 25-52% dan efisiensi penyisihan COD limbah cair tahu mencapai 90,24% dengan konsentrasi akhir COD adalah 64 mg/L.
Analisis Tingkat Kerentanan Wilayah di Kota Pekanbaru Terhadap Bencana Akibat Perubahan Iklim Sasmita, Aryo; Andrio, David; Aini, Keke Nur
Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Vol 18, No 4 (2022): JPWK Volume 18 No. 4 December 2022
Publisher : Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pwk.v18i4.37111

Abstract

Perubahan iklim adalah salah satu tantangan yang dihadapi kota - kota di Indonesia yang berhubungan dengan ketahanan Kota.Kota Pekanbaru merupakan salah satu kota yang beresiko terhadap bencana perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan menganalisis kecamatan yang menjadi prioritas penanganan bencana akibat perubahan iklim berdasarkan tingkat kerentanannya terhadap bencana iklim. Pada penelitian ini kajian kerentanan wilayah diukur berdasarkan kejadian iklim historis dan data lain yang tersedia. Penelitian dilakukan dengan menganalisa kajian kerentanan kota terbagi atas komponen keterpaparan, sensitivitas, dan kapasitas adaptasi berdasarkan permenLHK No. 33 Tahun 2016 dan No. 7 Tahun 2018. Hasil studi menunjukkan bahwa sebagian besar kecamatan di Kota Pekanbaru dikategorikan tidak rentan terhadap bencana akibat perubahan iklim, namun ada 4 Kecamatan yang dikategorikan agak rentan dan cukup rentan yaitu Bukit Raya, Payung Sekaki, Tenayan Raya, dan Rumbai pesisir. Kecamatan-kecamatan ini berada di kawasan pinggiran Kota Pekanbarudan perlu menjadi prioritas penanganan bencana akibat perubahan iklim terutama pada peningkatan sarana pendidikan dan kesehatan serta mengurangi tingkat kemiskinan. 
Adsorbation of Carbon Monoxide Gas With Activated Carbon From Rubber Fruit Shells Sasmita, Aryo; Edward, Edward; Syahbana, Rudea Faddhisrah
Jurnal Teknologi Vol 16, No 1 (2024): Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jurtek.16.1.1-10

Abstract

Carbon Monoxide (CO) emitted by motorized vehicles can have a negative impact on human health. One way to absorb CO gas is with adsorption technology using activated carbon. Activated carbon has the potential to be used as an adsorbent. This research aims to study the efficiency of CO gas absorption in motorbike emissions using activated carbon from rubber fruit shells. Activated carbon was prepared by carbonization process at 500oC for 1 hour using 10% H3PO4 activator and sieving with a sieve size of 200 mesh. The operating conditions of the adsorption process that were varied were the length of the adsorbent, namely 3; 4; and 5 cm. The activated carbon product is then tested using proximate analysis. The results of proximate analysis show that activated carbon meets SNI 06-3730-1995 with a water content value of 7.6%; ash content 8.7%; volatile matter 8.2%; and fixed carbon 75.5%. The research results showed that the highest removal of CO gas emissions on motorbikes occurred at a contact time of 1 minute of 80.809% with a media thickness of 5 cm. The best adsorption capacity value occurred at a contact time of 1 minute, with an activated carbon media length of 3 cm, namely 158.635 mg/g.
Pengaruh Campuran Bahan Bakar Oli Bekas dan Biosolar Terhadap Emisi Gas Buang pada Mesin Diesel Modifikasi: Analysis of The Effect of Modified Diesel Engine Power With Mix of Used Lubricants and Biosolar On Exhaust Emissions Sasmita, Aryo
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Renewable Energy (IJEERE) Vol 2 No 2 (2022): IJEERE Desember 2022
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/ijeere.v2i2.447

Abstract

The Production Laboratory of the Department of Mechanical Engineering, University of Riau has modified the diesel engine used as a used oil-fueled generator, the problem is the exhaust gas emissions produced, namely the opacity exceeds the quality standard that has been set. The purpose of this study was to determine the calorific value of a mixture of used fuel oil and biodiesel, to determine the relationship between the power generated from the diesel engine as a generator and the emissions produced. This research was conducted by direct measurement of the emissions produced by the diesel engine using a gas analyzer, by operating the diesel engine for 30 minutes and measuring emissions every 5 minutes. This study also varied the power load, namely at idle conditions of 0 W, 1000 W, and a maximum power of 2000 W. The calorific value was tested using a bomb calorimeter. The emission test results from the Dongfeng Model R175 diesel engine which uses a mixture of used fuel oil and biodiesel as fuel show that the CO, CO2, HC and Opacity emissions released on average increase with the length of operating time of the diesel engine and the highest emissions occur when power of 2000 W. The highest level for CO emissions is 0.0161%, for CO2 emissions is 3.53%, for HC emissions is 28.61 ppm, and for opacity is 44.85 % for B30 fuel when the engine is running. operates with a power load of 2000W. The Opacity value of this variation of fuel has exceeded the quality standard that has been set in accordance with Attachment 1 of PERMEN LH No. 5 of 2005 by 40%, but emissions from other variations are still below the quality standard.
Pemetaan Tingkat Kebisingan Dari Kegiatan Transportasi Di Jalan Jenderal Sudirman Kota Pekanbaru Sasmita, Aryo; Andesgur, Ivnanaini; Lestari, Rika
Jurnal Teknik Sipil Vol 21 No 1 (2025): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v21i1.7597

Abstract

High vehicle volume will produce noise that causes health problems, lack of rest and sleep, lack of thinking ability, and communication disorders. The purpose of this study was to obtain noise level patterns on the main road of Pekanbaru City, namely Jalan Jenderal Sudirman. A preliminary survey was conducted to determine the time of the study. The Sound Level Meter (SLM Lutron LM-8102) was used to conduct this study and the noise mapping method for two days, on Monday, which shows peak hours, and Saturday shows off hours of vehicles. Data were collected from 180 points for noise measurement. Other data collected were air humidity, air temperature, and wind speed. According to the results of the study, the highest noise level was 97.9 dB which is a point with high traffic volume, and the lowest noise level was 68.4 dB which has low traffic volume.
Pengaruh Penambahan Karbon Aktif Fly Ash Batubara Terhadap Emisi Karbondioksida di Top Soil Tanah Mineral sasmita, aryo; Andrio, David; Aurelia, Keyla
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 11 No. 1 (2025): September
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/alard.v11i1.2395

Abstract

Soil respiration is the main pathway for the transfer of carbon dioxide (CO2) emissions from ecosystems to the atmosphere, making it a major contributor to CO2 emissions from the agricultural sector. The use of activated carbon can improve the physical, chemical, and biological properties of the soil, making it a potential useful material for reducing CO2 emissions resulting from the soil respiration process. The purpose of this study was to determine the effect of adding activated carbon from coal fly ash in reducing CO2 emissions in mineral topsoil. Activated carbon was filtered with a 60-mesh sieve and activated using 30% H3PO4 for 24 hours, then added to the soil at various doses of 0, 8, 10, and 12% with an incubation time of 10 days. The activated carbon from coal fly ash produced met SNI 06-3730-1995 for water content, ash content, volatile matter content, bound carbon content, and iodine value. CO2 emissions from soil respiration rates were measured using the acid-base titration method. The results of the study showed that the addition of activated carbon from coal fly ash could not reduce CO2 emissions from the soil respiration process but instead had an impact on increasing CO2 emissions. The highest CO2 emissions were produced in soil treatment with the addition of a 10% activated carbon dose, namely 0.06144 mgCO2-C/g soil or increasing CO2 emissions by 87% compared to without the addition of an activated carbon. Activated carbon from coal fly ash in this study has met the quality requirements of activated carbon with a water content of 5%, ash content of 7%, volatile matter content of 22%, bound carbon content of 66% and iodine number value of 926.37 mg/g.
ANALISIS FENOMENA URBAN HEAT ISLAND BERDASARKAN TUTUPAN LAHAN DI KOTA PEKANBARU Sasmita, Aryo; Darmayanti, Lita; Putra, Iqbal Perdana
Jurnal Meteorologi dan Geofisika Vol. 24 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan BMKG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31172/jmg.v24i2.710

Abstract

Pekanbaru City is the capital of Riau Province with a variety of very rapid development activities along with the increasing number of city residents, resulting in reduced vegetative land. This is the cause of the increase in surface temperature in Pekanbaru City, especially in the city center, which can accelerate the Urban Heat Island (UHI) phenomenon. The purpose of this study was to determine the distribution of surface temperature and identify the UHI phenomenon in Pekanbaru City. The research method is to identify the distribution of surface temperatures in the research period 2013-2018. Extraction of surface temperature comes from Landsat 8 imagery. The UHI phenomenon is seen from the temperature difference between the downtown area represented by Sukajadi Village and suburban areas, namely Kulim Village, Tebing Tinggi Okura, Muara Fajar, and Tuah Karya. The results showed that Pekanbaru City experienced the UHI phenomenon during the study period, because the temperature was already more than 30℃ and there was a temperature difference between the city center and the outskirts of the city that exceeded 3℃.
Co-Authors Achmad Noerkhaerin Putra Adillah, Muhammad Iqbal Agustriani, Rina Aini, Keke Nur Alfarobi, Muhammad Hardi Almira, Ulimaz Amalia Syakinah Amalia Syakinah Maharani Budaya Ambarwati, Nandia Rian Aminuyati Andesgur, Ivnanaini Arga Aflyn Febrina H Arhamny Arhamny Arief Rachman Widyanto Arneni, Arneni Arsy Dian Puspita Sari Aulia, Syarifah Rizky Aurelia, Keyla Ayu Juwita Piani Ayu Putri Permata MS Berliani Osmeiri Berliani Osmeiri Chaniago Chaniago David Andrio Deassy Amelia Denisa Nurmalia Dewi Fitria Edward Edward Edward HS Edward Hs Edward, Edward Edward, Edward Eko Hendi Saputra, Eko Hendi Elvi Yenie, Elvi Ery Laksono Sadewo Ery Laksono Sadewo Etty Pratiwi Fajri, Sandra Monica Fariz Anzhari Kwanda Fatatulkhairani Fatatulkhairani Fatatulkhairani Fatatulkhairani Fatatulkhairani, Fatatulkhairani Fatiha Rizqa Febri Maharani Putri Febrian Maulana Gitamy Anggraini Hafidawati, Hafidawati Handayani, Devi Tri Hardyan, Rici Harimurti, M. Arief Harlen Yosep Sitinjak Harsena Hayas Fika Harsena Hayas Fika Hasdania, Annisa Meidiany Herfi Rahmi Hidayat, Hafizhul Hiqma Aulia Imalatunil Khaira Imalatunil Khaira Imam Suprayogi Iqbal Perdana Putra Isnaini Isnaini Isnaini Isnaini Ivnaini Andesgur Jecky Asmura Jecky Asmura Jordi Rifaldi Karina Yolanda Karina Yolanda Keke Nur Aini Khairani, Syafrida Khatami Achmad Lilya Irsianti Fadlilah Lita Darmayanti M. Hardi Alfarobi M. Iwan Fermi M. Yogi Riyantama Isjoni Mardhatillah, Annisa MIFTAHUL JANNAH Miftahul Ulum Mareta Milanna, Puji Annur Miska Alemina Ginting Muhammad Fajri Chaniago Muhammad Reza Muhammad Reza Muhammad Reza Muhammad Taslim Mutiara Zikron Nabil Abidin Nabila Noor Aliffia Nadya Dwi Permatasari Vionola Nandia Rian Ambarwati Nia Ramadhani Haryadi Nora Aprilin Noviyani Puji Nurmaida, Betharia Okthasia Indra Parlaungan Hasibuan Prabowo, Noor Arief Praja, Silvany Mutiara Prilianto, Danuardi Restu Priyambada, Gunadi PURWANTI PURWANTI Putra, Iqbal Perdana Putri Elisa S Putriani Putriani Rahmadini Setianingsih Ramadhan, Gentha Rezka Rahayu Febri Ribka Yunila Rifad Andrian Saragih Rika Lestari Rikhatul A’ini Riki Ablan Yusandre Risma Nopita Risma Nopita Rizka Agnestianova Rizki Zustika Robi Mulyadi Rodesia Mustika Rozi Rodesia Mustika Rozi Rosyanti, Vasella Dwi Rudea Faddhisrah Syahbana Rudhi Andreas Komang, Rudhi Andreas Sandra Monica Fajri Santi Dwi Putri Saputra, Ricko Adi Shinta Elystia Sintong Getsemani Situmeang, David Prinata Suci Hartina Fani Putri Syafrida Khairani Syahbana, Rudea Faddhisrah Syarah Adriana Syarah Adriana Triliani, Ana Aulia Ulfa Septianda Ulfatun Nisa Ulfatun Nisa, Ulfatun Ulimaz Almira Urip Rifani Violla Dwivannie Wahyu Akmal Wahyu Akmal Rinaldi Wan Dea Vianda Wanda Lestari, Wanda Winda Yani Christian S Yohanes Yohanes Yohanes Yohanes Yohanes Yohanes Yohanes Yohanes Yulya Yulya Zoebar, M. Arif Yutaro Zustika, Rizki