Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Kajian Terapi Penggunaan Obat Pasien Glaukoma Terhadap Penurunan TIO Pada Rumah Sakit Di Provinsi Gorontalo Bumulo, Mohamad Ramdan Rahmat; Papeo, Dizky Ramadani Putri; Mubaraq, Fajar Saril; Kahar, Oktaviani; Adati, Agnesia; Wahyuni, Sri; Begali, Musdhalifah M.
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v5i2.1988

Abstract

Latar Belakang: Glaukoma adalah penyakit mata dimana terjadinya kerusakan saraf optik yang disebabkan oleh hambatan pengeluaran cairan bola mata (Humor Aquous) . Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan monoterapi timolol dan terapi kombinasi timolol-acetazolamide pada pasien glaukoma di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie Provinsi Gorontalo. Metode: Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif yaitu berdasarkan data-data rekam medik yang sudah ada tanpa melakukan perlakuan ataupun wawancara langsung kepada subjek uji. Hasil: Pada pemberian monoterapi timolol diperoleh hasil pemeriksaan pertama pasien pada tahun 2020 dengan TIOD (Tekanan Intraokular Dextra ) 15,1 mmHg dan TIOS (Tekanan Intraokular Sinistra ) 16,0 mmHg, hingga pemeriksaan terakhir pasien pada tahun 2022 dengan hasil pemeriksaan TIOD 14, 1 dan TIOS 15,6, sedangkan pada pemberian terapi kombinasi timolol-acetazolamide diperoleh hasil pemeriksaan pertama pasien pada tahun 2022 dengan TIOD 31,3 mmHg dan TIOS 17,5 mmHg, hingga pemeriksaan terakhir pasien pada tahun 2022 dengan hasil pemeriksaan TIOD 24,7 dan TIOS 14,2. Kesimpulan: terjadi penurunan Tekanan Intraokular (TIO) pada pemberian monoterapi timolol dan kombinasi terapi timolol-acetazolamide, dimana penurunan tekanan intraokular yang paling signifikan adalah pada pemberian kombinasi terapi timolol dan acetazolamide.
Skrining Fitokimia Dan Uji Toksisitas Fraksi Daun Rumput Knop (Hyptis capitata Jacq.) dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) hasan, hamsidar; Papeo, Dizky Ramadani Putri; Makkulawu, Andi; Djuwarno, Endah Nurrohwinta; Aziz, Rezky Nur
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 1, Nomor 2, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v1i2.25

Abstract

Rumput Knop merupakan salah satu tumbuhan yang sering digunakan masyarakat dalam pengobatan. Metabolit sekunder yang terdapat dalam daun Rumput Knop diantaranya yaitu alkaloid, flavonoid, tanin, saponin dan steroid. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder yang terdapat dalam daun Rumput Knop dan mengetahui efek toksisitas (LC50) fraksi daun Rumput Knop menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Metode ekstraksi daun Rumput Knop dengan maserasi bertingkat menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat dan metanol. Hasil ekstraksi pada fraksi n-hekasan sebesar 31,43 g dengan rendemen 10,47%, fraksi etil asetat sebesar 33,01 g dengan rendemen 11,42% dan fraksi metanol sebesar 35,04 g dengan rendemen 12,60%. Penentuan toksisitas (LC50) berdasarkan kematian larva setelah 24 jam yang di analisis dengan nilai probit. Hasil dari analisis probit menunjukan nilai LC50 dari fraksi daun Rumput Knop masing-masing adalah 1484,711 mg/mL, 1263,986 mg/mL dan 1604,198 mg/mL. Hasil menunjukan fraksi daun Rumput Knop bersifat tidak toksik dengan nilai LC50>1000 mg/mL.
Isolasi dan Identifikasi Mikroalga Sebagai Sumber Antioksidan Di Kawasan Teluk Tomini Pakaya, Mahdalena Sy.; Mustapa, Mohamad Adam; Ramadhani, Fika Nuzul; Papeo, Dizky Ramadani Putri; Latif, Multiani S.; Kongkolu, Sitty Rahma Hutami
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 1, Nomor 2, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v1i2.53

Abstract

Penggunaan antioksidan sintesis seperti butil hidroksianisol (BHA) menimbulkan efek samping bersifat karsinogenik. Antioksidan merupakan senyawa yang menangkal radikal bebas, adapun sumber antioksidan alami salah satunya mikroalga. Mikroalga memiliki potensi sebagai sumber antioksidan, yang mencegah dan menghambat radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi mikroalga yang berpotensi sebagai antioksidan yang berada di salah satu kawasan perairan Teluk Tomini. Penelitian ini menggunakan metode ekperimental yang dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Farmasi dan Laboratorium Bahan Alam Farmasi dengan teknik pengamatan morfologi secara mikroskopis untuk identifikasi, teknik pengenceran berseri untuk isolasi, dan teknik DPPH (2,2 diphenyl-1-picrylhydrazyl) untuk pengujian antioksidan yang dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil identifikasi didapatkan 5 jenis mikroalga yang termasuk dalam kelompok alga Chlorophyta, Cyanophyta, Euglenophyta, dan Bacillariophyta. Mikroalga yang berhasil diisolasi yaitu MA1a merupakan kelompok (Chlorophyta), dan MA2a, MA3b termasuk kelompok (Cyanophyta). Hasil uji kualitatif menunjukkan hasil positif antioksidan pada ekstrak n-heksan MA1a, MA2a dan MA3b. Serta memiliki nilai aktivitas antioksidan dengan IC50 (MA1a dan MA3b) secara berturut-turut 128,15 µg/mL dan 102,50 µg/mL termasuk kategori sedang. Serta IC50 ekstrak n-heksan (MA2a) sebesar 98,51 µg/mL termasuk kategori kuat. Analisis data secara statistik uji anova dimana (p-value<0,05) menunjukkan perbedaan yang signifikan antara aktivitas antioksidan MA1a, MA2a, MA3b dan kontrol Vitamin Ca  
Pengaruh Konsentrasi Tween 80 terhadap Pembentukan Nanopartikel Polimerik Pullulan–Glabridin Irmayanti, Irmayanti; Ain Thomas, Nur; Paneo, Mohamad Aprianto; Suyadi, A. Mu’thi Andy; Papeo, Dizky Ramadani Putri
-
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jrpi.v3i1.36595

Abstract

Nanoparticle-based drug delivery systems have been widely developed to enhance the solubility, stability, and bioavailability of hydrophobic bioactive compounds such as glabridin. Glabridin is a major flavonoid derived from Glycyrrhiza glabra with various pharmacological activities; however, its application is limited due to poor water solubility and susceptibility to degradation. This study aimed to evaluate the effect of Tween 80 concentration on the physicochemical characteristics of pullulan–glabridin polymeric nanoparticles prepared using the nanoprecipitation method. Pullulan was employed as a biodegradable and biocompatible polymer matrix, while Tween 80 was used as a non-ionic surfactant at concentrations of 0.4%, 0.6%, and 0.8%. The nanoparticles were freeze-dried and characterized for particle size, polydispersity index (PDI), zeta potential, entrapment efficiency (EE), drug loading (DL), and Fourier Transform Infrared (FTIR) analysis. The results showed that increasing Tween 80 concentration significantly improved nanoparticle characteristics. Nanoparticles with sizes of 105–145 nm, lower PDI values, and enhanced colloidal stability were obtained. The highest EE (87.60%) and DL (8.76%) were achieved at 0.8% Tween 80. FTIR analysis confirmed the absence of chemical degradation or interaction, indicating stable nanoparticle formation.
Laporan Kasus: Tatalaksana Pneumonia Komunitas di Rumah Sakit Toto Kabila Papeo, Dizky Ramadani Putri; Putra, Andi El Jalaludin; Gubali, Jihan AR.; Gilalom, Amanda Septiyani; Abd. Latif, Novia Nur Agiska; Idrus Mohamad, Marsela; Ngani, Altaufik
Lontara Journal of Health Science and Technology Vol. 7 No. 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/lontarariset.v7i1.588

Abstract

Pneumonia is an acute respiratory infection affecting the terminal bronchioles and alveoli, commonly caused by bacteria, viruses, or fungi, and remains a leading cause of morbidity and mortality, particularly in extreme age groups. This study aims to describe the clinical presentation, risk factors, and evaluate diagnostic and therapeutic approaches in a patient with community-acquired pneumonia at Toto Kabila General Hospital. A case study was conducted on a 77-year-old male patient presenting with a three-day fever, two-month chronic cough, and epigastric pain. Diagnosis was established through history taking, physical examination, chest X-ray showing bilateral patchy opacities and aortic dilatation, and laboratory tests including hematology, clinical chemistry, and Widal serological test. Treatment included intravenous followed by oral levofloxacin, fluid infusion, antipyretics, N-acetylcysteine and ambroxol, vitamins, and albumin to correct hypoalbuminemia. Data were analyzed descriptively to assess the consistency between clinical findings, diagnosis, and therapeutic response. Laboratory results revealed leukocytosis (12.38×10³/µL), mild hypoalbuminemia (2.4 g/dL), and a positive Widal titer of 1/320, supporting a diagnosis of bilateral pneumonia with secondary typhoid fever. After seven days of treatment, the patient showed improvements in body temperature, respiratory function, and sputum clearance, along with better hemodynamic stability. A multimodal pharmacological and non-pharmacological approach was effective in improving the clinical condition of an elderly pneumonia patient.
MANAGEMENT OF UROSEPSIS COINCIDENT WITH HYPERTHYROIDISM: A CASE REPORT Papeo, Dizky Ramadani Putri; Marhaba, Zulkarnain; Upara, Nana Nurindah; Yusuf, Siti Rahmatia; Az-zahra, Vivilia; Delia, Faizha Putri; Kuengo, Gerrald Hariyawan
JURNAL WIDYA MEDIKA Vol. 12 No. 1 (2026): March
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jwm.v12i1.7852

Abstract

Urosepsis is a life-threatening infection originating from the urinary tract and can trigger systemic inflammation. The presence of hyperthyroidism can worsen the prognosis due to increased metabolic rate and hemodynamic instability. This case reports a 54-year-old man who presented to the emergency department with generalized weakness since the previous day, accompanied by nausea without vomiting and intermittent fever that appeared one month after being discharged from the hospital. The patient was subsequently diagnosed with urosepsis with comorbid hyperthyroidism, indicating that the urinary tract infection had progressed to sepsis, further complicated by the pre-existing thyroid condition. Combination therapy with meropenem, levofloxacin, propylthiouracil, and propranolol with supportive therapy showed improvement in clinical condition and laboratory parameters, including a decrease in the leukocyte count and normalization of body temperature. Multidisciplinary management involving infection control and thyroid regulation was effective in stabilizing the patient's condition. This case report aims to describe the management of urosepsis in a patient with comorbid hyperthyroidism using the SOAP approach as a clinical summary.
Analisis Kadar Antioksidan Pada Hasil Infusa Jahe Merah (Zingiber Officinale Var. Rubrum), Kombinasi Kunyit (Curcuma Longa) dan Sereh (Cymbopogon citratus) Sabunge, Annisa; Isa, Ishak; Hasan, Hamsidar; Papeo, Dizky Ramadani Putri; Ramadani, Fika Nuzul
Jambura Journal of Chemistry Vol 8, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jambchem.v8i1.35606

Abstract

Jahe merah, kunyit, dan sereh merupakan tanaman rempah yang dikenal memiliki kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid, fenolik, dan terpenoid yang berperan penting dalam aktivitas antioksidan. Dalam penelitian ini, dilakukan pengujian aktivitas antioksidan pada kombinasi infusa jahe merah–kunyit dan jahe merah–sereh untuk mengetahui potensi keduanya sebagai sumber antioksidan alami. Proses ekstraksi dilakukan dengan metode infusa pada suhu 90°C selama 15 menit, kemudian dilakukan analisis kualitatif melalui uji skrining fitokimia dan kromatografi lapis tipis (KLT), serta analisis kuantitatif menggunakan metode ABTS pada panjang gelombang 734 nm dengan spektrofotometri UV-Vis dan vitamin C sebagai pembanding. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua kombinasi infusa positif mengandung flavonoid, fenolik, dan terpenoid yang berperan sebagai senyawa antioksidan. Nilai IC₅₀ infusa jahe merah–kunyit sebesar 35,83 µg/mL dan jahe merah–sereh sebesar 51,68 µg/mL. kombinasi jahe merah-kunyit termasuk kategori aktivitas antioksidan sangat kuat (IC₅₀ 50 µg/mL) dan jahe merah-sereh termasuk kategori kuat (IC₅₀ 100 µg/mL). Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi infusa jahe merah–kunyit dan jahe merah–sereh memiliki potensi besar sebagai sumber antioksidan alami yang dapat dikembangkan dalam sediaan herbal farmasi.Kata kunci: Antioksidan, Infusa, Jahe merah (Zingiber Officinale Var. Rubrum), Kunyit (Curcuma Longa), Sereh (Cymbopogon citratus), ABTS, IC₅₀
Isolasi & Karakterisasi Bakteri Biofilm Yang Di Isolasi dari Kateter Pasien Urologi RS TOTO Kabila Ibrahim, Deshika Nur Azizah; Pakaya, Mahdalena Sy; Djuwarno, Endah Nurrohwinta; Abdulkadir, Widy Susanty; Papeo, Dizky Ramadani Putri
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 3 No. 1 (2026): Volume 3, Nomor 1, Tahun 2026
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v3i1.110

Abstract

Kateter urin adalah perangkat medis yang paling umum digunakan di banyak sistem layanan kesehatan. Penggunaan kateter merupakan predisposisi terhadap infeksi dan memberikan kondisi ideal untuk pembentukan biofilm bakteri. Bakteri biofilm dapat didefinisikan sebagai komunitas mikroba yang berhubungan dengan permukaan terdiri dari sel-sel yang tertanam dalam matriks zat polimer ekstraseluler (EPS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui isolasi dan karakterisasi bakteri biofilm yang di isolasi dari kateter pasien Urologi RS Toto Kabila. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Farmasi dengan menggunakan teknik purposive sampling untuk isolasi kateter urin. Pengamatan morfologi secara makroskopis dan mikroskopis untuk karakterisasi, pengujian terhadap deteksi biofilm menggunakan metode Congo Red Agar (CRA) dan metode tabung. Hasil isolasi bakteri kateter urin yang didapatkan dari 3 pasien sebanyak 3 isolat bakteri (BB 1, BB 2, dan BB 3). Hasil karakterisasi menunjukan karakteristik makroskopik dan mikroskopis yang berbeda dari ketiga isolat.
PENAPISAN FITOKIMIA DAN UJI TOKSISITASFRAKSI DAUN KAYU PUTIH (Malaleuca leucadendraL.) DENGAN METODEBrine Shrimp Lethality Test (BSLT) A. Djakaria, Abdul Rahman; Hasan, Hamsidar; Taupik, Muhammad; Papeo, Dizky Ramadani Putri; Uno, Wiwit Zuriati; Anggai, Rifka Anggraini
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 3 No. 1 (2026): Volume 3, Nomor 1, Tahun 2026
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melaleuca leucadendramerupakan salah satu tanaman yang memiliki potensi sebagai obat tradisional.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi komponen kimia dan menguji efek toksisitasdengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) pada fraksi daunkayu putih (Malaleuca Leucadendra).Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi bertingkat dengan pelarut berdasarkan tingkat kepolaran yang berbeda yaitu n-heksan, klorofrom, etil asetat dan metanol.Identifikasi komponen kimia dengan menggunakan uji tabung dan uji KLT, pengujian toksisitas menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT).Hasil skrining fitokimia semua fraksi yaitu n-heksan, klorofrom, etil asetat dan methanol positif mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, terpenoid. Hasil pengujian toksisitas menggunakan larva udang dengan fraksi n-heksan, kloroform, etil asetat dan metanol didapatkan diperoleh nilai LC50masing-masing sebesar 218,43µg/mL; 81.20 µg/mL; 111,85 µg/mL; dan 58,52 µg/mL. Semua nilai LC50 termasuk kedalam kategori toksik.
Co-Authors A. Djakaria, Abdul Rahman A. Mu’thi Andy Suryadi Abd. Ghiaz Putra Ramadan Ahmad Abd. Latif, Novia Nur Agiska Abdulkadir, Widy Susanty Adati, Agnesia Ade Ari Puspitadewi Ahmad Rifly Suleman Akuba, Juliyanti Andi Makkulawu Andini Putri Sabihi Anggai, Rifka Anggraini Arini Arini Az-zahra, Vivilia Aziz, Rezky Nur Begali, Musdhalifah M. Bumulo, Mohamad Ramdan Rahmat Chinta Suryaningrum Delia, Faizha Putri Dewi Rahmawaty Moo Dr. Apt. Hamsidar Hasan S.Si.,M.Si Elvie F Dungga Endah Nurrohwinta Djuwarno Erika Dami Fazril Pakaya, Mohamad Fhigra Marfiah Fika Nuzul Ramadhani Gilalom, Amanda Septiyani Gubali, Jihan AR. Gunawan, Selvi Ayu Setiaarini Gusti Pandi Liputo Hiola, Faramita Hiola, Paramita Ibrahim, Deshika Nur Azizah Idrus Mohamad, Marsela Immaculata, Maria Intan Nusi Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Ishak Isa Julianty Akuba Kadaria Toana Kahar, Oktaviani Kasim, Sesha Ramadhani Kongkolu, Sitty Rahma Hutami Kuengo, Gerrald Hariyawan Latif, Multiani S. Lia Amalia Madania, Madania Mahdalena Sy Pakaya Maimun Datau Makkulawu, Andi Marhaba, Zulkarnain Mohamad Adam Mustapa Mohamad Aprianto Paneo Mubaraq, Fajar Saril Muhammad Taupik Muhammad Taupik Nabila Novreini Djunaidi Ngani, Altaufik Nur Ain Thomas Nur Rasdianah Nur'ain Dj. Silaka Nurhayati Salam Putra, Andi El Jalaludin Qarlan Pratama, Mohammad Rahmatia Samatowa Ramadani, Fika Nuzul Robert Tungadi Rukmawati, Iis Sabunge, Annisa Sri Wahyuni Suleman, Windy Riani Suyadi, A. Mu’thi Andy Teti Sutriati Tuloli Teti Sutriyati Tuloli Tri Septian Maksum Upara, Nana Nurindah Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widysusanti Abdulkadir Wiwit Zuriati Uno Yuni Sarah Manoppo Yusuf, Siti Rahmatia Zahra Zakia, Wavika Zulkarnain Marhaba Zuriati Uno, Wiwit