Claim Missing Document
Check
Articles

Be Hero For Zero Tuberculosis: Peran Remaja Melalui SIKRIBO dalam Mewujudkan "End TB": Be Hero for Zero Tuberculosis: The Role of Youth Through Sikribo in Realizing “End TB” Sri Ratna Rahayu; Widya Hary Cahyati; Intan Zainafree; Eko Farida; Aufiena Nur Ayu Merzistya; Tatik Atmini; Anggun Dessita Wandastuti; Isbandi Isbandi; Andreas Wilson Setiawan; Atika Aulia; Nur Wahidah; Muhamad Anbiya Nur Islam; Alvy Fajri; Minhajul Mubarok; Fitria Ningsih; Mona Subagja; Muhamad Zakki Saefurrohim
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): April-Juni
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1022.061 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v3i2.849

Abstract

The TB case notification rate (CNR) in Semarang City has decreased from 2019 of 258 per 100,000 population to 155 per 100,000 population in 2020. The main focus in controlling tuberculosis cases is case detection in the community. The purpose was to increase TB knowledge and provide training on TB screening methods to adolescent cadres using the SIKRIBO application. The methods used in this community service are health education and Training of Trainers (ToT). The participants were 27 adolescent representatives from the Adolescent Integrated Healthcare Center working areas of the Sekaran Public Health Center, Semarang City. The results showed that adolescent cadres' average score knowledge about tuberculosis disease and screening improves after receiving TB health education and adolescent cadres can operate the application properly. The SIKRIBO application can be a means to facilitate the discovery of TB suspects in the community and is expected to be applied in various health facilities.   ABSTRAK Angka notifikasi kasus (CNR) TB di Kota Semarang mengalami penurunan dari tahun 2019 sebesar 258 per 100.000 penduduk menjadi 155 per 100.000 penduduk pada tahun 2020. Fokus utama dalam mengendalikan kasus TB merupakan penemuan kasus di masyarakat. Rendahnya penemuan kasus TB berdampak pada tingginya angka penularan TB. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan TB dan memberi pelatihan terkait cara skrining TB melalui aplikasi SIKRIBO pada kader remaja. Metode yang digunakan pada pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan kesehatan dan Training of Trainer (ToT). Jumlah partisipan sebanyak 27 remaja perwakilan dari Posyandu Remaja dan Posyandu Pesantren wilayah Puskesmas Sekaran, Kota Semarang. Hasil kegiatan bahwa terdapat peningkatan rata-rata skor pengetahuan terkait penyakit TB dan skrining TB pada kader remaja setelah diberi penyuluhan kesehatan TB dan kader remaja dapat mengoperasikan aplikasi SIKRIBO dengan baik. Aplikasi SIKRIBO dapat menjadi sarana untuk mempermudah penemuan suspek TB di masyarakat dan diharapkan dapat diterapkan di berbagai fasilitas kesehatan.
Skill-based Health Education for Adolescent Mental Health through the HOPE Sri Ratna Rahayu; Lukman Fauzi; Intan Zainafree; Aufiena Nur Ayu Merzistya; Mustafa Daru Affandi; Nur Wahidah; Atika Aulia; Muhamad Zakki Saefurrohim; Zuyyinatun Muflikhah; Soesmeyka Savitri
Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2022): November 2022
Publisher : Asosiasi Dosen Pengembang Masyarajat (ADPEMAS) Forum Komunikasi Dosen Peneliti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/engagement.v6i2.1145

Abstract

Globally, it is estimated that 10-20% of adolescents experience mental health problems and remains underdiagnosed and untreated. Mental health activities have not been active in Sekaran Public Health Center. Community partnership provide mental health education, training to overcome and prevent mental health problems, and to be peer educators by HOPE (Health Educated, Organized, Practiced, and Empowered) method. Twelve adolescents were screened by Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ). All youth cadres had normal difficulty scores, emotional symptoms, and hyperactivity. Two adolescents have threshold category in behavior problems, an adolescent has threshold category in peer problems, and an adolescent has abnormal category in proposocial behavior. There is a difference in mental health knowledge between before and after education is given (p=0,014). It is important for health facilities to regularly provide education and empowerment of adolescents in mental health. This HOPE method can be implemented for other health facilities.
Hubungan antara Bauran Pemasaran dan Kepesertaan JKN dengan Keputusan Nissa, Fidia; Zainafree, Intan
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 2 No 2 (2022): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v2i2.51682

Abstract

Latar Belakang: Puskesmas Purwoharjo sebagai FKTP yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan memiliki jumlah kepesertaan JKN tahun 2020 cukup tinggi yaitu 80,67% dari total penduduk di wilayah kerjanya. Hal tersebut tidak sebanding dengan jumlah kunjungan yang semakin menurun selama tahun 2020 dengan rata-rata 2475 pasien pada bulan Januari-Maret menjadi rata-rata 1428 pasien pada bulan April-Desember. Hal ini disebabkan adanya beberapa fasilitas pelayanan kesehatan lain dan pandemi, sehingga diperlukan strategi pemasaran jasa yang tepat. Metode: Jenis penelitian ini yaitu analitik observasional dengan desain cross sectional. Sampel yang ditetapkan sebanyak 95 responden dengan teknik sampling accidental sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner terstruktur. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square dengan aplikasi SPSS. Hasil: Hasil menunjukkan bauran pemasaran product (p value=0,000), bauran pemasaran price (p value=0,249), bauran pemasaran promotion (p value=0,728), bauran pemasaran place (p value=0,074), bauran pemasaran people (p value=0,000), bauran pemasaran process (p value=0,006), bauran pemasaran physical evidence (p value=0,124), dan kepesertaan JKN (p value=0,000) berhubungan dengan keputusan pasien memilih layanan kesehatan. Kesimpulan: Faktor yang berhubungan dengan keputusan pasien memilih layanan kesehatan adalah bauran pemasaran product, bauran pemasaran people, bauran pemasaran process, dan kepesertaan JKN.
Analisis Kepuasan Pengguna Aplikasi Mobile JKN di BPJS Kesehatan Kantor Cabang Magelang Wigatie, Ragil Ayu; Zainafree, Intan
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Optimizing the digitization of public services is one of the essential factors in creating community satisfaction as service users. As a fulfillment of the commitment to JKN-KIS participants, BPJS Kesehatan has developed various innovations based on information technology. The JKN Mobile Application is a form of digital transformation in which administrative services at branch offices and health facilities can now be accessed anywhere and without time limits. The aim of this research is to assess how contented JKN members in the BPJS Kesehatan KC Magelang region are with the Mobile JKN app. This study uses a quantitative descriptive method. The population studied was JKN-KIS participants who had registered in the Mobile JKN application and were domiciled in the work area of ??the BPJS Kesehatan KC Magelang, then 100 samples were selected using a purposive sampling technique and distributing questionnaires with a Likert scale as a data collection technique. The variable used is End User Computing Satisfaction (EUCS) which consists of Content, Accuracy, Format, Ease of Use, and Timeliness, with user satisfaction as the dependent variable. The study results show that most (69%) of respondents are satisfied with digitizing services through the Mobile JKN application. Users' satisfaction with the Mobile JKN application organized by BPJS Kesehatan KC Magelang was found to increase with each of the investigated variables.
DEFISIT DAN SURPLUS BPJS KESEHATAN DALAM PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL Zainafree, Intan; Maharani, Chatila; Syukria, Nadia; Patriajati, Maria Margareta Rosaria; Putri, Deva Amanda; Tsuroyya, Sabrina Luthfi; Wigatie, Ragil Ayu; Putri, Wulan Apriyani Gusti; Bela, Maria Vila
Bookchapter Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/km.v1i5.187

Abstract

Konsep Universal Health Coverage (UHC) diluncurkan World Health Organization (WHO) sejak tahun 1948 pada Konstitusi WHO dan terus diperbaharui dan dipertegas tahun 2005 melalui World Health Assembly Resolution 58.33. UHC di Indonesia terealisasi dalam bentuk Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang masuk pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Program JKN telah dimulai pada tahun 2014 dan diharapkan dapat memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh penduduk Indonesia. Secara spesifik program ini bertujuan untuk memberikan akses terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dibentuk Presiden sebagai institusi khusus penyelenggara program JKN. BPJS Kesehatan bertanggung jawab atas pengelolaan pendaftaran peserta, pengumpulan iuran, pembayaran klaim, dan pengawasan penyedia layanan kesehatan. Paparan ini membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan dari waktu ke waktu dan menjabarkan faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi keuangan tersebut.
PERJALANAN ASURANSI KESEHATAN DAN SISTEM PEMBAYARAN KAPITASI DI INDONESIA Maharani, Chatila; Zainafree, Intan; Syukria, Nadia; Tsuroyya, Sabrina Luthfi; Putri, Deva Amanda; Nurkhasanah, Maulia Wahyu; Afriyatin, Via; Setyowati, Florensia Indah; Rahmadhani, Alda Adiestya
Bookchapter Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/km.v1i5.197

Abstract

Indonesia menjamin hak kesehatan penduduknya sesuai dengan amanat UUD 1945, melalui program Jaminan Kesehatan Nasional/JKN. Pembangunan kesehatan dilakukan seoptimal mungkin dengan tujuan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Untuk itu, pelaksanaan program JKN dikawal penuh oleh pemerintah melalui badan hukum yang dibentuk yaitu BPJS Kesehatan, sebagai gatekeeper, FKTP mempunyai peran penting sehingga perlu sistem pembiayaan yang sesuai supaya mampu memenuhi kebutuhan yang ada. Sistem pembiayaan kapitasi merupakan sistem pembayaran prospektif praupaya pendanaan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan kepada FKTP. Akan tetapi, masih terdapat kelebihan dan kelemahan dari penerapan sistem kapitasi tersebut. Untuk itu perlu dilihat bagaimana pelaksanaan sistem kapitasi di Indonesia. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengkaji kronologis penerapan dan evaluasi sistem pembayaran kapitasi (termasuk penerapan kapitasi berbasis komitmen) untuk memperbaiki kesenjangan pelayanan kesehatan serta mengetahui perjalanan sistem pembayaran dari era ASKES hingga JKN. Metode yang digunakan dalam bab ini adalah literature review. Hasil literature review ini adalah kronologis sejarah asuransi kesehatan di Indonesia yang dimulai dari jaman kemerdekaan, adanya Jaminana Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat (JPKM), Jaring Perlindungan Sosial-Bidang Kesehatan (JPS-BK), Program Kompensasi Pengurangan Subsidi Bahan Bakar Minyak Bidang Kesehatan (PKPS BBM Bidkes), Jaminan Pemeliharaan Kesehatan bagi masyarakat miskin (JPK-Gakin), Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Miskin (JPKMM)/Askeskin, Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Bab ini juga membahas mengenai jenis-jenis pembayaran pada fasilitas kesehatan secara prospektif dan restrospektif, serta membahas kelebihan dan kekurangan setiap jenis sistem pembayaran. Lebih khususnya, bab ini juga membahas mengenai kelebihan dan kelemahan dari pelaksanaan sistem kapitasi di Indonesia.
Kespro For Teenagers: Sex Education berbasis Peer Group Activity pada Siswa SMA di Kota Semarang Khasanah, Amelia Fitra; Zainafree, Intan; Maharani, Chatila; Dimarti, Safira Chairani; Putra, Tyar Bhatara
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja menjadi salah satu kelompok masyarakat yang menjadi bonus demografi 2045 untuk Indonesia. Perbedaan antara remaja dan anak-anak antara lain adanya perkembangan secara fisik, sosial, mental, dan emosional. Keingintahuan yang tinggi, kesukaan pada petualangan dan aktivitas risiko tinggi yang ditambah dengan kebutuhan aktualisasi diri di lingkungannya menyebabkan remaja rentan kesulitan mengambil keputusan. Keputusan-keputusan yang diambil oleh remaja juga banyak dipengaruhi oleh teman sebayanya. Kondisi inilah yang seringkali membuat remaja rentan mengalami problematika yang berkaitan dengan keputusan-keputusan krusial tentang dirinya, termasuk atas otonomi sistem reproduksi dan pengetahuan seksual. Edukasi kesehatan reproduksi telah diberikan di tingkat sekolah. Meskipun pihak sekolah telah berupaya menyediakan informasi kesehatan reproduksi dalam beberapa program, isu yang berkaitan dengan psikologi remaja, kejahatan seksual, dan pornografi masih belum dibahas secara mendalam di program tersebut. Dengan demikian, upaya peningkatan pengetahuan dan kesadaran remaja terkait kesehatan reproduksi dan seksual masih perlu dilakukan, terutama dengan melibatkan pihak-pihak yang menguasai dan membawa informasi yang lebih mendalam mengenai kesehatan reproduksi remaja dan isu yang berkaitan. Salah satu metode yang digunakan adalah pembentukan peer group. Siswa SMA Negeri 1 Semarang dan SMA Negeri 3 Semarang diberdayakan untuk dapat menjadi tutor sebaya yang membantu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran teman sebayanya dalam isu kesehatan reproduksi remaja. Tutor atau kader tersebut menjadi pemimpin dalam kelompok diskusi kesehatan reproduksi remaja. Kegiatan pengabdian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa sharing dan verifikasi informasi kesehatan reproduksi remaja ke sebaya membuat remaja lebih paham dan terbuka. Ke depannya, kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa membentuk nalar dan kemampuan decision-making berkaitan dengan kesehatan reproduksi remaja.
Factors of Diabetic Retinopathy among Type 2 Diabetes Mellitus Patients in Central Java Province, Indonesia Casmuti, Casmuti; Zainafree, Intan; Cahyati, Widya Hary; Ningrum, Dina Nur Anggraini; Saefurrohim, Muhamad Zakki; Hakam, Abdul; Zaimatuddunia, Irma; Prasetya, Henky Yoga; Jusran, Alek; Irsam, Muhamad
Unnes Journal of Public Health Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang (UNNES) in cooperation with the Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujph.v14i1.16126

Abstract

One of the microvascular complications of type 2 diabetes mellitus is diabetic retinopathy. The prevalence of diabetes mellitus in Central Java Province in 2022 by 10% increased to 12.52% in the third quarter of 2023. This prevalence rate has not reached the SDG's target, namely there is no increase in diabetes prevalence by 0%. The purpose of this study is to analyze factors associated the incidence of diabetic retinopathy in type 2 DM patients at Central Java Provincial Hospital in 2023. This research is quantitative research with a nested case control study design, using electronic medical record data from the Central Java Provincial Hospital in 2023. The variables in this study were gender, age, education level, employment status, marital status, health insurance status, BMI, DM diet, duration of DM, hypertension, other diseases, current blood glucose, and HbA1c. The analysis used was univariate, bivariate, and multivariate analysis (logistic regression). The results showed that there was association between age ≥70 years (p=0.006), DM diet (p<0.0001, OR=20.914), duration of DM (p=0.003, OR=3.010), hypertension (p=0.013, OR=2.619), other diseases including cataracts (p=0.040, OR=9.00), glaucoma (p=0.007), CHD (p=0.040, OR=9.00), and cardiomegaly (p=0.016), current blood glucose (p=0.045, OR=2.478), and HbA1c (p<0.0001, OR=6.152). DM diet is the most dominant factor associated with diabetic retinopathy in type 2 DM patients. 
STUDI KOMPARATIF IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS JEPANG DAN PUSKESMAS DAWE KABUPATEN KUDUS Oktabella, Zulvaida Haditya; Cahyati, Widya Hary; Zainafree, Intan
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48980

Abstract

Pada tahun 2023, cakupan pemberian ASI eksklusif untuk bayi usia 0–6 bulan di Kabupaten Kudus mencapai 46,8%, dengan capaian tertinggi di Puskesmas Dawe sebesar 90,9% dan terendah di Puskesmas Jepang sebesar 19,7%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pelaksanaan kebijakan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Jepang dan Puskesmas Dawe, Kabupaten Kudus. Pada Mei hingga Juni 2025 penelitian ini dilakukan di kedua puskesmas tersebut dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain deskriptif. Sebanyak 12 informan ditetapkan menggunakan teknik purposive sampling. Pedoman wawancara, observasi, dan dokumentasi digunakan untuk pengumpulan data, sementara teknik triangulasi digunakan untuk keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan implementasi kebijakan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Jepang dan Puskesmas Dawe, di mana komunikasi telah berjalan efektif melalui kegiatan sosialisasi, namun cakupan serta kejelasan informasi yang disampaikan masih terbatas. SDM dan fasilitas seperti ruang laktasi tersedia, tetapi pemanfaatannya rendah dan petugas merangkap tugas lain. Kebijakan ASI eksklusif belum didukung SOP dan pembagian tugas belum terstruktur, perlu diikuti peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan koordinasi lintas sektor. Petugas menunjukkan komitmen tinggi dan ramah, meski pemahaman kebijakan belum merata. Dukungan dari keluarga dan tenaga kesehatan cukup baik, tetapi hambatan sosial budaya dan kesadaran masyarakat masih variatif. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan implementasi kebijakan ASI Eksklusif di Puskesmas Jepang dan Puskesmas Dawe.
Causal Loop Diagram Analysis of Stunting Specific Intervention for Policy Recommendation: A Case from Pekalongan Regency Indonesia Yuniarti, Yuniarti; Bintari, Siti Harnina; Zainafree, Intan
Journal of Creativity Student Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jcs.v8i1.24652

Abstract

Stunting is still a global health issue, especially in lower-middle class countries, the problem of stunting reflects a multidimensional problem that has not been addressed effectively. In Indonesia, the prevalence of stunting has decreased significantly by 18.9% in 2023, but has not reached the target set at 14%. This study is a qualitative study with a causal loop diagram analysis approach, the causal loop diagram method was chosen because it is able to describe problems that interact dynamically as causality. Data collection by interviewing 23 informants and analyzing documents on the achievement of specific interventions in 2023 from the Pekalongan District Health Office. There are five key variables identified, namely the ability of officers, specific interventions, budget, community roles and access to health services. The results of the CLD analysis formed 26 causal links, strengthening one loop and balancing two loops. The findings highlight the disparity in access to health services and the role of the community that is not yet optimal. Policy recommendations, improve cross-sector coordination to improve the provision of health services and increase the role of the community, especially mothers of toddlers and cadres in specific nutrition interventions. The use of CLD analysis in holistic and strategic specific nutritional interventions in identifying stunting problems to determine the most appropriate interventions.
Co-Authors Abdul Hakam Adi Nur Cahyono Afriyatin, Via Agnes Widanti Ahmad, Ari Praneza Alma Feriyanti Alsriansyah, Ella Alvy Fajri Andreas Wilson Setiawan Anggun Dessita Wandastuti Anisa Prabaningrum Ari Yuniastuti Atika Aulia Atika Aulia Aufiena Nur Ayu Merzistya Aufiena Nur Ayu Merzistya Azizah, Azzahra Nur Bambang Budi Raharjo Bambang Budi Raharjo Bambang Wahyono Bambang Wahyono Bela, Maria Vila Bramasto, Tegar BUDIONO SKM, M.Kes(Epid), IRWAN Casmuti, Casmuti Chatila Maharani Chatila Maharani Dewanto, Earlene Nadhira Dimarti, Safira Chairani Dina Nur Anggraini Ningrum Endang Wahyati y. Erna Kusumawati Fahrurozi, M. Faizin, Miftahul Farida, Eko Faridho, Fikrifar Rizki Fildza Huwaina Fathnin Fitri Indrawati Fitria Ningsih Hanif Pandu Suhito Hany Putri Antari Imam Subhi, Imam Intan Henda Ardiani Irsam, Muhamad Isbandi Isbandi Julia Pertiwi Jusran, Alek Kartika Pibrianti KH, Oktia Woro Kharazi, Akhmal Raziq Khasanah, Amelia Fitra Linda Riski Sefrina Lukman Fauzi Makhfudz, Rendy Adiyatmarijal Mardiana Mardiana Maria M. Rosaria Patriajat Mernawati, Defi Minhajul Mubarok Mohammad Abdul Hakam Mona Subagja Muhamad Anbiya Nur Islam Muhamad Syaiful Bachri Al Yunus Muhamad Zakki Saefurrohim Muhammad Aidil Fitrah Mustafa Daru Affandi Mustiko Wibowo Nabila Puspita Nadia Syukria Nissa, Fidia Novia Ika Pratiwi Nugraheni, Hana Putri Nur Wahidah Nur Wahidah Nurkhasanah, Maulia Wahyu Nurul Maulidiyah Oktabella, Zulvaida Haditya Oktia Woro Kasmini Handayani Oktia Woro KH Pangesti, Lely Tri Parno Parno Patriajati, Maria Margareta Rosaria Pibrianti, Kartika Prasetya, Henky Yoga Putra, Tyar Bhatara Putri, Deva Amanda Putri, Wulan Apriyani Gusti Rahma Defi Rahmadhani, Alda Adiestya Ratna Wahyuningtias Retnoningsih, Heriani Rohayati, . Rr. Sri Ratna Rahayu Saefurrohim, Muhamad Zakki Setyowati, Florensia Indah Shinta Ayu Respati Simanjuntak, Sugianto Parulian Siti Harnina Bintari Soesmeyka Savitri Sri Ratna Rahayu Sulistio, Revan Aji Syela Ayunda Natasya Syukria, Nadia Tatik Atmini Trikinasih, Rusda Lintang Tsuroyya, Sabrina Luthfi Ulya Chusnia Ilzami Usnawati, Uus Utomo , Dewi Natalista Dwi Van Den , Emilia Widodo, Priskila Naomi Widya Hary Cahyati Wigatie, Ragil Ayu Yuniarti Yuniarti Zaimatuddunia, Irma Zakiyyah, Naeli Robikhati Zuyyinatun Muflikhah