Claim Missing Document
Check
Articles

Be Hero For Zero Tuberculosis: Peran Remaja Melalui SIKRIBO dalam Mewujudkan "End TB": Be Hero for Zero Tuberculosis: The Role of Youth Through Sikribo in Realizing “End TB” Sri Ratna Rahayu; Widya Hary Cahyati; Intan Zainafree; Eko Farida; Aufiena Nur Ayu Merzistya; Tatik Atmini; Anggun Dessita Wandastuti; Isbandi Isbandi; Andreas Wilson Setiawan; Atika Aulia; Nur Wahidah; Muhamad Anbiya Nur Islam; Alvy Fajri; Minhajul Mubarok; Fitria Ningsih; Mona Subagja; Muhamad Zakki Saefurrohim
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): April-Juni
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1022.061 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v3i2.849

Abstract

The TB case notification rate (CNR) in Semarang City has decreased from 2019 of 258 per 100,000 population to 155 per 100,000 population in 2020. The main focus in controlling tuberculosis cases is case detection in the community. The purpose was to increase TB knowledge and provide training on TB screening methods to adolescent cadres using the SIKRIBO application. The methods used in this community service are health education and Training of Trainers (ToT). The participants were 27 adolescent representatives from the Adolescent Integrated Healthcare Center working areas of the Sekaran Public Health Center, Semarang City. The results showed that adolescent cadres' average score knowledge about tuberculosis disease and screening improves after receiving TB health education and adolescent cadres can operate the application properly. The SIKRIBO application can be a means to facilitate the discovery of TB suspects in the community and is expected to be applied in various health facilities.   ABSTRAK Angka notifikasi kasus (CNR) TB di Kota Semarang mengalami penurunan dari tahun 2019 sebesar 258 per 100.000 penduduk menjadi 155 per 100.000 penduduk pada tahun 2020. Fokus utama dalam mengendalikan kasus TB merupakan penemuan kasus di masyarakat. Rendahnya penemuan kasus TB berdampak pada tingginya angka penularan TB. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan TB dan memberi pelatihan terkait cara skrining TB melalui aplikasi SIKRIBO pada kader remaja. Metode yang digunakan pada pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan kesehatan dan Training of Trainer (ToT). Jumlah partisipan sebanyak 27 remaja perwakilan dari Posyandu Remaja dan Posyandu Pesantren wilayah Puskesmas Sekaran, Kota Semarang. Hasil kegiatan bahwa terdapat peningkatan rata-rata skor pengetahuan terkait penyakit TB dan skrining TB pada kader remaja setelah diberi penyuluhan kesehatan TB dan kader remaja dapat mengoperasikan aplikasi SIKRIBO dengan baik. Aplikasi SIKRIBO dapat menjadi sarana untuk mempermudah penemuan suspek TB di masyarakat dan diharapkan dapat diterapkan di berbagai fasilitas kesehatan.
Skill-based Health Education for Adolescent Mental Health through the HOPE Sri Ratna Rahayu; Lukman Fauzi; Intan Zainafree; Aufiena Nur Ayu Merzistya; Mustafa Daru Affandi; Nur Wahidah; Atika Aulia; Muhamad Zakki Saefurrohim; Zuyyinatun Muflikhah; Soesmeyka Savitri
Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2022): November 2022
Publisher : Asosiasi Dosen Pengembang Masyarajat (ADPEMAS) Forum Komunikasi Dosen Peneliti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/engagement.v6i2.1145

Abstract

Globally, it is estimated that 10-20% of adolescents experience mental health problems and remains underdiagnosed and untreated. Mental health activities have not been active in Sekaran Public Health Center. Community partnership provide mental health education, training to overcome and prevent mental health problems, and to be peer educators by HOPE (Health Educated, Organized, Practiced, and Empowered) method. Twelve adolescents were screened by Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ). All youth cadres had normal difficulty scores, emotional symptoms, and hyperactivity. Two adolescents have threshold category in behavior problems, an adolescent has threshold category in peer problems, and an adolescent has abnormal category in proposocial behavior. There is a difference in mental health knowledge between before and after education is given (p=0,014). It is important for health facilities to regularly provide education and empowerment of adolescents in mental health. This HOPE method can be implemented for other health facilities.
Hubungan antara Bauran Pemasaran dan Kepesertaan JKN dengan Keputusan Nissa, Fidia; Zainafree, Intan
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 2 No 2 (2022): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v2i2.51682

Abstract

Latar Belakang: Puskesmas Purwoharjo sebagai FKTP yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan memiliki jumlah kepesertaan JKN tahun 2020 cukup tinggi yaitu 80,67% dari total penduduk di wilayah kerjanya. Hal tersebut tidak sebanding dengan jumlah kunjungan yang semakin menurun selama tahun 2020 dengan rata-rata 2475 pasien pada bulan Januari-Maret menjadi rata-rata 1428 pasien pada bulan April-Desember. Hal ini disebabkan adanya beberapa fasilitas pelayanan kesehatan lain dan pandemi, sehingga diperlukan strategi pemasaran jasa yang tepat. Metode: Jenis penelitian ini yaitu analitik observasional dengan desain cross sectional. Sampel yang ditetapkan sebanyak 95 responden dengan teknik sampling accidental sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner terstruktur. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square dengan aplikasi SPSS. Hasil: Hasil menunjukkan bauran pemasaran product (p value=0,000), bauran pemasaran price (p value=0,249), bauran pemasaran promotion (p value=0,728), bauran pemasaran place (p value=0,074), bauran pemasaran people (p value=0,000), bauran pemasaran process (p value=0,006), bauran pemasaran physical evidence (p value=0,124), dan kepesertaan JKN (p value=0,000) berhubungan dengan keputusan pasien memilih layanan kesehatan. Kesimpulan: Faktor yang berhubungan dengan keputusan pasien memilih layanan kesehatan adalah bauran pemasaran product, bauran pemasaran people, bauran pemasaran process, dan kepesertaan JKN.
Analisis Kepuasan Pengguna Aplikasi Mobile JKN di BPJS Kesehatan Kantor Cabang Magelang Wigatie, Ragil Ayu; Zainafree, Intan
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Optimizing the digitization of public services is one of the essential factors in creating community satisfaction as service users. As a fulfillment of the commitment to JKN-KIS participants, BPJS Kesehatan has developed various innovations based on information technology. The JKN Mobile Application is a form of digital transformation in which administrative services at branch offices and health facilities can now be accessed anywhere and without time limits. The aim of this research is to assess how contented JKN members in the BPJS Kesehatan KC Magelang region are with the Mobile JKN app. This study uses a quantitative descriptive method. The population studied was JKN-KIS participants who had registered in the Mobile JKN application and were domiciled in the work area of ??the BPJS Kesehatan KC Magelang, then 100 samples were selected using a purposive sampling technique and distributing questionnaires with a Likert scale as a data collection technique. The variable used is End User Computing Satisfaction (EUCS) which consists of Content, Accuracy, Format, Ease of Use, and Timeliness, with user satisfaction as the dependent variable. The study results show that most (69%) of respondents are satisfied with digitizing services through the Mobile JKN application. Users' satisfaction with the Mobile JKN application organized by BPJS Kesehatan KC Magelang was found to increase with each of the investigated variables.
DEFISIT DAN SURPLUS BPJS KESEHATAN DALAM PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL Zainafree, Intan; Maharani, Chatila; Syukria, Nadia; Patriajati, Maria Margareta Rosaria; Putri, Deva Amanda; Tsuroyya, Sabrina Luthfi; Wigatie, Ragil Ayu; Putri, Wulan Apriyani Gusti; Bela, Maria Vila
Bookchapter Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/km.v1i5.187

Abstract

Konsep Universal Health Coverage (UHC) diluncurkan World Health Organization (WHO) sejak tahun 1948 pada Konstitusi WHO dan terus diperbaharui dan dipertegas tahun 2005 melalui World Health Assembly Resolution 58.33. UHC di Indonesia terealisasi dalam bentuk Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang masuk pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Program JKN telah dimulai pada tahun 2014 dan diharapkan dapat memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh penduduk Indonesia. Secara spesifik program ini bertujuan untuk memberikan akses terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dibentuk Presiden sebagai institusi khusus penyelenggara program JKN. BPJS Kesehatan bertanggung jawab atas pengelolaan pendaftaran peserta, pengumpulan iuran, pembayaran klaim, dan pengawasan penyedia layanan kesehatan. Paparan ini membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan dari waktu ke waktu dan menjabarkan faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi keuangan tersebut.
PERJALANAN ASURANSI KESEHATAN DAN SISTEM PEMBAYARAN KAPITASI DI INDONESIA Maharani, Chatila; Zainafree, Intan; Syukria, Nadia; Tsuroyya, Sabrina Luthfi; Putri, Deva Amanda; Nurkhasanah, Maulia Wahyu; Afriyatin, Via; Setyowati, Florensia Indah; Rahmadhani, Alda Adiestya
Bookchapter Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/km.v1i5.197

Abstract

Indonesia menjamin hak kesehatan penduduknya sesuai dengan amanat UUD 1945, melalui program Jaminan Kesehatan Nasional/JKN. Pembangunan kesehatan dilakukan seoptimal mungkin dengan tujuan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Untuk itu, pelaksanaan program JKN dikawal penuh oleh pemerintah melalui badan hukum yang dibentuk yaitu BPJS Kesehatan, sebagai gatekeeper, FKTP mempunyai peran penting sehingga perlu sistem pembiayaan yang sesuai supaya mampu memenuhi kebutuhan yang ada. Sistem pembiayaan kapitasi merupakan sistem pembayaran prospektif praupaya pendanaan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan kepada FKTP. Akan tetapi, masih terdapat kelebihan dan kelemahan dari penerapan sistem kapitasi tersebut. Untuk itu perlu dilihat bagaimana pelaksanaan sistem kapitasi di Indonesia. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengkaji kronologis penerapan dan evaluasi sistem pembayaran kapitasi (termasuk penerapan kapitasi berbasis komitmen) untuk memperbaiki kesenjangan pelayanan kesehatan serta mengetahui perjalanan sistem pembayaran dari era ASKES hingga JKN. Metode yang digunakan dalam bab ini adalah literature review. Hasil literature review ini adalah kronologis sejarah asuransi kesehatan di Indonesia yang dimulai dari jaman kemerdekaan, adanya Jaminana Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat (JPKM), Jaring Perlindungan Sosial-Bidang Kesehatan (JPS-BK), Program Kompensasi Pengurangan Subsidi Bahan Bakar Minyak Bidang Kesehatan (PKPS BBM Bidkes), Jaminan Pemeliharaan Kesehatan bagi masyarakat miskin (JPK-Gakin), Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Miskin (JPKMM)/Askeskin, Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Bab ini juga membahas mengenai jenis-jenis pembayaran pada fasilitas kesehatan secara prospektif dan restrospektif, serta membahas kelebihan dan kekurangan setiap jenis sistem pembayaran. Lebih khususnya, bab ini juga membahas mengenai kelebihan dan kelemahan dari pelaksanaan sistem kapitasi di Indonesia.
Pelaksanaan Posyandu Balita Door to Door di Kelurahan Pedalangan Kota Semarang Hany Putri Antari; Intan Zainafree
Antigen : Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus : Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/antigen.v2i3.323

Abstract

The COVID-19 pandemic caused posyandu activities for toddlers to be temporarily suspended and began to be carried out again in August 2020 with a door to door system. This study aims to determine the achievements of posyandu toddlers door to door in the Pedalangan Village area with program evaluation. This study used descriptive qualitative. Determination of informants using purposive sampling technique. The main informants are the head of the puskesmas, the person in charge of the program, nutritionists, cadres and mothers of toddlers. data collection by means of observation, documentation and in-depth interviews to 8 people. Data validity using triangulation techniques to 4 people. The resukts are in the evaluation of input points, there are differences in facilities during the pandemic and before the pandemic. In the process, posyandu for toddlers during the pandemic was carried out door to door, while before the pandemic it was carried out directly. At the output point, there was an increase in D/S in 2021 of 86.4% compared to 2020, which was 57.4%. the conclusion is toddler posyandu activities before the pandemic are different from after the pandemic. D/S coverage in 2021 of 86.4% is in accordance with the target of Indonesia Sehat.
Kespro For Teenagers: Sex Education berbasis Peer Group Activity pada Siswa SMA di Kota Semarang Khasanah, Amelia Fitra; Zainafree, Intan; Maharani, Chatila; Dimarti, Safira Chairani; Putra, Tyar Bhatara
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja menjadi salah satu kelompok masyarakat yang menjadi bonus demografi 2045 untuk Indonesia. Perbedaan antara remaja dan anak-anak antara lain adanya perkembangan secara fisik, sosial, mental, dan emosional. Keingintahuan yang tinggi, kesukaan pada petualangan dan aktivitas risiko tinggi yang ditambah dengan kebutuhan aktualisasi diri di lingkungannya menyebabkan remaja rentan kesulitan mengambil keputusan. Keputusan-keputusan yang diambil oleh remaja juga banyak dipengaruhi oleh teman sebayanya. Kondisi inilah yang seringkali membuat remaja rentan mengalami problematika yang berkaitan dengan keputusan-keputusan krusial tentang dirinya, termasuk atas otonomi sistem reproduksi dan pengetahuan seksual. Edukasi kesehatan reproduksi telah diberikan di tingkat sekolah. Meskipun pihak sekolah telah berupaya menyediakan informasi kesehatan reproduksi dalam beberapa program, isu yang berkaitan dengan psikologi remaja, kejahatan seksual, dan pornografi masih belum dibahas secara mendalam di program tersebut. Dengan demikian, upaya peningkatan pengetahuan dan kesadaran remaja terkait kesehatan reproduksi dan seksual masih perlu dilakukan, terutama dengan melibatkan pihak-pihak yang menguasai dan membawa informasi yang lebih mendalam mengenai kesehatan reproduksi remaja dan isu yang berkaitan. Salah satu metode yang digunakan adalah pembentukan peer group. Siswa SMA Negeri 1 Semarang dan SMA Negeri 3 Semarang diberdayakan untuk dapat menjadi tutor sebaya yang membantu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran teman sebayanya dalam isu kesehatan reproduksi remaja. Tutor atau kader tersebut menjadi pemimpin dalam kelompok diskusi kesehatan reproduksi remaja. Kegiatan pengabdian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa sharing dan verifikasi informasi kesehatan reproduksi remaja ke sebaya membuat remaja lebih paham dan terbuka. Ke depannya, kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa membentuk nalar dan kemampuan decision-making berkaitan dengan kesehatan reproduksi remaja.
Stroke in Indonesia: An epidemiological overview Adityasiwi, Gian Lisuari; Budiono, Irwan; Zainafree, Intan; Cahyati , Widya Hary
Physical Therapy Journal of Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Universitas Udayana dan Diaspora Taipei Medical University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51559/ptji.v6i1.274

Abstract

Introduction: Stroke is a major cause of illness and death in Indonesia. Understanding its risk factors is essential for effective prevention. This study aimed to identify risk factors associated with stroke incidence in Indonesia. Methods: This study utilized a literature review approach and analyzed data from national health surveys from year of 2007, 2013, and 2018 and data from Indonesian health profile from year of 2023. The stroke risk factors and sociodemographic variables were examined descriptively to identify regional trends and urban-rural disparities. Additionally, bivariate analysis was conducted using Chi-square test to assess relationships between stroke incidence and various risk factors. Results: Stroke cases increased from 2007 to 2018 but decreased in 2023. In contrast, diabetes mellitus prevalence increased in 2023, suggesting no direct correlation with the observed decrease in stroke cases (p-value > 0.050). Conclusion: The findings underscore the necessity of targeted public health interventions to decrease stroke incidence in Indonesia through early detection, lifestyle modifications, and enhanced awareness at both individual and community levels. The outcomes of this review offered a basis for subsequent public health research and strategies focused on decreasing the incidence of stroke in Indonesia.
Effectiveness of rehabilitation programs in acute post-stroke: A systematic review Adityasiwi, Gian Lisuari; Budiono, Irwan; Zainafree, Intan; Maharani, Chatila
Physical Therapy Journal of Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Universitas Udayana dan Diaspora Taipei Medical University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51559/ptji.v6i2.276

Abstract

Introduction: The effectiveness of rehabilitation programs during the acute phase of stroke remain unclear. This study aimed to identify and analyze the forms of exercise education available for post-stroke patients based on a review of existing literature. Methods: This review was conducted in accordance with the preferred reporting items for systematic reviews and meta-analyses guidelines (PRISMA). This study included research articles related to rehabilitation programs for post-acute stroke patients that were published between 2019 and 2024. Literature searches were performed using PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar. Results: Among the 10 eligible studies, effective programs involved collaboration among medical teams, caregivers, and families. Hospital-based training with early mobilization was often combined with home-based programs supported by technologies such as telehealth for remote monitoring to enhance mobility. In addition, the iron level assessments and vitamin supplementation were important to support the rehabilitation process for patients with acute stroke. Conclusion: Acute-phase rehabilitation has proven effective in enhancing physical recovery and function in stroke patients. However, methodological variations highlight the need for further research to develop region-specific protocols based on sociodemographic factors.
Co-Authors Abdul Hakam Afriyatin, Via Agnes Widanti Alvy Fajri Andreas Wilson Setiawan Anggun Dessita Wandastuti Anisa Prabaningrum Ari Yuniastuti Atika Aulia Atika Aulia Aufiena Nur Ayu Merzistya Aufiena Nur Ayu Merzistya Bambang Budi Raharjo Bambang Wahyono Bela, Maria Vila Bramasto, Tegar BUDIONO SKM, M.Kes(Epid), IRWAN Cahyati , Widya Hary Casmuti, Casmuti Chatila Maharani Defi, Rahma Dimarti, Safira Chairani Dina Nur Anggraini Ningrum Endang Wahyati y. Fahrurozi, M. Farida, Eko Faridho, Fikrifar Rizki Fitri Indrawati Fitria Ningsih Gian Lisuari Adityasiwi Hakam, Mohammad Abdul Hany Putri Antari Imam Subhi, Imam Irsam, Muhamad Irwan Irwan Isbandi Isbandi Julia Pertiwi Jusran, Alek Kamal Agus Efendi Kartika Pibrianti KH, Oktia Woro Khasanah, Amelia Fitra Linda Riski Sefrina Lukman Fauzi Mardiana Mardiana Mernawati, Defi Minhajul Mubarok Mona Subagja Muhamad Anbiya Nur Islam Muhamad Syaiful Bachri Al Yunus Muhammad Aidil Fitrah Mustafa Daru Affandi Nissa, Fidia Nur Wahidah Nur Wahidah Nurkhasanah, Maulia Wahyu Nurul Maulidiyah Oktabella, Zulvaida Haditya Oktia Woro KH Parno Parno Patriajat, Maria M. Rosaria Patriajati, Maria Margareta Rosaria Pibrianti, Kartika Prasetya, Henky Yoga Puspita, Nabila Putra, Tyar Bhatara Putri, Deva Amanda Putri, Wulan Apriyani Gusti Rahmadhani, Alda Adiestya Ratna Wahyuningtias Retnoningsih, Heriani Rohayati, . Rr. Sri Ratna Rahayu Saefurrohim, Muhamad Zakki Setyowati, Florensia Indah Shinta Ayu Respati Siti Harnina Bintari Soesmeyka Savitri Sri Ratna Rahayu Suhito, Hanif Pandu Syukria, Nadia Tatik Atmini Tsuroyya, Sabrina Luthfi Usnawati, Uus Utomo , Dewi Natalista Dwi Widya Hary Cahyati Wigatie, Ragil Ayu Yuniarti Yuniarti Zaimatuddunia, Irma Zakiyyah, Naeli Robikhati Zuyyinatun Muflikhah