Dunia Islam saat ini menghadapi tantangan multidimensi yang kompleks yang memerlukan solusi komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompleksitas problematika umat Islam di tataran nasional dan global serta merumuskan alternatif solusi berdasarkan perspektif para ahli. Dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, penelitian ini mengidentifikasi bahwa problem internal seperti krisis epistemologi, fragmentasi politik, kemiskinan struktural, dan krisis kepemimpinan melemahkan kemampuan umat Islam dalam menghadapi tantangan eksternal termasuk islamophobia yang terinstitusionalisasi, hegemoni budaya Barat, ketidakadilan politik internasional, dan kesenjangan digital. Analisis berbagai perspektif ahli menunjukkan tiga pendekatan utama: proaktif-optimis, kritis-pesimis, dan moderat-jalan tengah. Penelitian menyimpulkan bahwa solusi memerlukan pendekatan multidimensi yang mencakup transformasi politik-institusional, rekonstruksi epistemologis-intelektual, dan adaptasi sosio-kultural. Rekomendasi strategis meliputi revolusi pendidikan, pengembangan ekonomi syariah yang berkeadilan, diplomasi budaya yang proaktif, penguatan kerjasama Selatan-Selatan, dan pemberdayaan pemuda secara sistematis.