Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Development of Literacy Booth Media to Enhance Understanding of Fiqh Learning Materials in Madrasah Tsanawiyah Helmy, Helmy; Zainuddin, Fauziah; Nuraeni, Nuraeni
Educational Journal of Learning Technology Vol. 2 No. 3 (2025): Educational Journal of Learning Technology (May 2025)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/edutech.v2i3.49

Abstract

This study aims to evaluate the validity and practicality of literacy booth media in improving students’ understanding of fiqh, specifically on Hajj rituals. Data were collected through questionnaires and interviews using the ADDIE-based Research and Development (R&D) model. The media was validated by three experts: content (97.5%), media design (85%), and language (97.5%). Results show that the literacy booth effectively enhances student engagement and comprehension, making it a practical tool for teaching fiqh to seventh-grade students.
Qur’anic Insights on Educational Evaluation: A Semantic Study Zainuddin, Fauziah; Che Hat, Norhayati
Langkawi: Journal of The Association for Arabic and English Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/lkw.v11i1.11413

Abstract

While numerous studies have examined educational evaluation from Islamic perspectives, limited scholarly attention has been directed toward its semantic foundations in the Qur’an. This study explores the concept of educational evaluation by conducting a semantic analysis grounded in Toshihiko Izutsu’s theoretical framework. Adopting a qualitative case study design with an interpretative approach, the research investigates key Qur’anic terms and expressions related to evaluation, focusing on their basic meanings, contextual relationships, and placement within broader semantic fields. The analysis reveals five core concepts underpinning Qur’anic views on educational evaluation: ḥisāb (accountability), wazan (weighing), taqwīm (assessment/upliftment), fitnah (trial), and ibtilāʾ (testing). These concepts construct a comprehensive evaluative paradigm that challenges pre-Islamic (Jāhilī) norms, which emphasized collective over individual responsibility, privileged status over intrinsic value, and material misfortune as divine condemnation. In contrast, the Qur’anic discourse promotes a framework of evaluation that centers on moral intention, personal accountability, and holistic human development. This semantic study thus calls for a reconfiguration of educational evaluation within Islamic contexts, moving beyond mechanistic measurements toward ethically rooted, spiritually conscious, and pedagogically transformative practices. The findings offer practical implications for the design of Islamic education curricula and evaluation tools that align with Qur’anic values while addressing contemporary educational needs
Implikasi Pendidikan Humanis dalam Penguatan Pedagogik: Studi Kasus Pada Program Studi Pendidikan Agama Islam Hamsa, Hamsa; Marwiyah, St.; RN, Bustanul Iman; Yusuf, Munir; Zainuddin, Fauziah
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.3835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan pendidikan humanis melalui penguatan pedagogik pada Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Pascasarjana IAIN Palopo serta menganalisis implikasinya terhadap kualitas pembelajaran dan partisipasi mahasiswa. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif multidisiplin dengan metode penelitian lapangan, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan dukungan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan humanis diintegrasikan dalam empat aspek utama, yaitu penguasaan teori, pengembangan pembelajaran, pemanfaatan teknologi, dan proses pembelajaran. Dosen menerapkan model PAKEM, memanfaatkan media digital dan aplikasi pembelajaran, serta menekankan evaluasi berbasis pengalaman dan soft skills, yang berdampak pada peningkatan partisipasi aktif, penguatan karakter, dan pengembangan kognitif, emosional, sosial, dan moral mahasiswa. Keterbatasan penelitian ini adalah konteks yang terbatas pada Pascasarjana IAIN Palopo sehingga generalisasi masih perlu diperluas, dan penelitian lanjutan disarankan menguji model pedagogik humanis pada konteks lebih luas dengan pendekatan kuantitatif. Implikasi praktis dari temuan ini adalah perlunya penguatan pedagogik berbasis humanis, integrasi teknologi pembelajaran, serta evaluasi keterampilan non-akademik mahasiswa untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi Islam. Artikel ini memberikan kontribusi baru melalui pengungkapan peran pendidikan humanis dalam penguatan pedagogik PAI, khususnya penerapan model PAKEM dan evaluasi berbasis pengalaman, yang memperkaya literatur pendidikan Islam dengan pendekatan holistik yang memadukan teori, karakter, dan keterampilan hidup mahasiswa.
DE-RADIKALISASI AGAMA DAN PENDIDIKAN KEARIFAN LOKAL PADA MAHASISWA UNIVERSITAS ANDI DJEMMA DI KOTA PALOPO Zainuddin, Fauziah
Palita: Journal of Social Religion Research Vol. 1 No. 1 (2016): Palita: Journal of Social Religion Research
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pal.v1i1.61

Abstract

This article discussed about the perceptions of  Administration Department students at Andi Djemma University of Palopo on religious de-radicalization and local wisdom as well as the roles of local wisdom education among the students. To answer these problems, it surveied  50 out of 150 students of Administration Department at Andi Djemma University of Palopo. It was found that; a) the students’ perception level on local wisdom was categorized moderate. This category means that the respondents simply knew the terms of local wisdom based on their native language labelity, not the meaning or the substances. b) The students’ perception level on radicalism and de-radicalization was categorized moderate. This category tends to be close with radical. It means that the students conceptually knew about modern religious views that are rational and fundamental. However, they did not realize as a form of radicalism. c) The students’ perception level on the roles of local wisdom education regarding the de-radicalization was categorized good. It means that the lecturers integrated the local wisdom in the learning process. It adequately contributed to the development of students’ thinking that serves as a comparison in counteracting radical ideology to reach the consciousness of humanity.
Realitas Pengamalan Nilai-Nilai Pancasila sebagai Kontrol Sosial pada Masyarakat Adat Lokal Tanah Luwu Assaad, A. Sukmawati; Zainuddin, Fauziah; Hasyim, Baso
Palita: Journal of Social Religion Research Vol. 6 No. 1 (2021): Palita: Journal of Social Religion Research
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pal.v6i1.1942

Abstract

Abstract[English]:Practicing the values of Pancasila is very urgent to be realized by every citizen of the community so that in interacting with one another there is harmony in life. Pancasila as social control in the plurality of tribes, cultures, races, religions, languages in the Republic of Indonesia contains religious or spiritual values, ethical-moral values, social values, political values and the value of justice as goals. The local indigenous community of Tanah Luwu is a diverse society that can be said to be a miniature of Indonesia. There are Luwu tribe, Bugis tribe, Toraja tribe, Makassar tribe, Javanese tribe, Balinese tribe, Lombok tribe, Timor tribe and others. The religion also consists of Islam, Christianity, Hinduism, Buddhism, Confucianism, besides that the Land of Luwu has a wide area and includes trasmigran area so that the range of conflict occurs.Abstrak[Indonesia]:Pengamalan nilai-nilai Pancasila sangat urgen untuk direalisasikan oleh setiap orang warga masyarakat agar dalam berinteraksi satu sama lain terjalin harmonisasi hidup. Pancasila sebagai kontrol sosial dalam kemajemukan suku, budaya, ras, agama, bahasa di negara Republik Indonesia mengandung nilai-nilai agama atau spiritual, nilai etika- moral, nilai sosial, nilai politik dan nilai keadilan sebagai tujuan. Masyarakat adat lokal Tanah Luwu adalah masyarakat yang beragam bisa dikatakan miniatur Indonesia. Terdapat suku Luwu, suku Bugis, suku Toraja, suku Makassar, suku Jawa, suku Bali, suku Lombok, suku Timor dan lainnya juga agamanya terdiri dari Islam, Kristen, Hindu, Budha, Konghucu, di samping itu Tanah Luwu memiliki wilayah yang luas dan termasuk daerah transmigran sehingga rentang terjadi konflik.
Pengembangan Media Pembelajaran Smart Card pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas VI di MI 01 Bonepute Wulan, Sinar; Zainuddin, Fauziah; Yamin, Muhammad; Selviana, Selviana; R, M. Arief; Rahmadani, Ervi
Jurnal Pendidikan Refleksi Vol. 12 No. 4 (2024): Jurnal Pendidikan Refleksi
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini membahas sebuah penelitian Pengembangan Media Pembelajaran Smart Card pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas VI di Madrasah Ibtidaiyah 01 Bonepute. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran smart card pada mata pelajaran akidah akhlak materi mengenal Allah Swt. melalui asmaul husna. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau Research & Development (R&D). Dalam pengembangan media pembelajaran smart card ini peneliti menggunakan model ADDIE. Media pembelajaran smart card yang dibuat telah divalidasi oleh 2 ahli validator di antaranya: validator materi dan validator media. Penelitian dan pengembangan yang dilakukan bertujuan untuk menghasilkan produk serta membantu pendidik dan peserta didik dalam proses pembelajaran sehingga dapat memahami materi mengenal Allah Swt. melalui asmaul husna pada mata pembelajaran akidah akhlak. Dalam pembuatan media pembelajaran smart card peneliti menggunakan aplikasi Canva. Penelitian dilakukan di Madrasah Ibtidaiah 01 Bonepute dengan subjek penelitian yaitu peserta didik kelas VI. Untuk tingkat kevalidan produk pegembangan dilakukan uji validitas oleh validator ahli materi dan ahli media. Sedangkan untuk mengetahui praktikalitas produk, peneliti menyebarkan angket praktikalitas kepada peserta didik. Hasil validasi media pembelajaran smart card mendapatkan penilaian dari ahli materi dengan nilai 92% masuk dalam kategori sangat valid, dan nilai dari ahli media yaitu 90% dengan kategori sangat valid. Hasil angket respon terhadap praktikalitas media pembelajaran smart card, berdasarkan angket respon pendidik, diperoleh hasil persentase 93,05% yang berada pada kategori sangat praktis. Sedangkan angket respon peserta didik menghasilkan persentase 93,31% yang termasuk dalam kategori sangat praktis sehingga layak untuk digunakan.
Pengembangan Media Pembelajaran Diorama pada Materi Pembelajaran Tata Cara Pelaksanaan Ibadah Haji Nur, Hamriana; Said, Muhazzab; Zainuddin, Fauziah; Rahima, Rahima; K, Nurdin
Jurnal Pendidikan Refleksi Vol. 12 No. 4 (2024): Jurnal Pendidikan Refleksi
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media diorama pada materi pembelajaran tata cara pelaksanaan ibadah haji di kelas VII MTs As’adiyah Belawa Baru, untuk mengetahui validitas dan respon guru dan peserta didik terhadap media pembelajaran diorama. Jenis penelitian ini adalah research and development (R&D) dengan model penelitian ADDIE, yang terdiri dari lima tahap yaitu, tahap analysis, design, development, implementation dan evaluation. Penelitian ini dilakukan di Madrasah Tsanawiyah As'adiyah Belawa Baru dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas VII. Setelah produk dibuat, peneliti menyebar angket validasi kepada tim validator untuk mengetahui kevalidan produk yang dikembangkan. Validator dalam penelitian ini terdiri dari validator ahli media, validator ahli materi dan validator ahli bahasa. Hasil dari validasi ahli media diperoleh dengan kualifikasi valid, validasi ahli materi diperoleh dengan kualifikasi sangat valid dan validasi ahli bahasa diperoleh dengan kualifikasi sangat valid. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan 2 angket respon guru dan 31 angket respon peserta didik, berdasarkan angket respon guru diperoleh kualifikasi sangat praktis dan respon peserta didik diperoleh dengan kualifikasi sangat praktis. Berdasarkan hasil presentase tersebut dapat disimpulkan bahwa media diorama pada materi tata cara pelaksanaan ibadah haji di kelas VII Madrasah Tsanawiyah As'adiyah Belawa Baru sangat valid dan praktis untuk digunakan.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Aplikasi Canva pada Pembelajaran Akidah Akhlak di MTsN 3 Luwu Hasmira, Hasmira; Hasbi, Hasbi; Zainuddin, Fauziah
Jurnal Pendidikan Refleksi Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Refleksi
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas pengembangan bahan ajar untuk pembelajaran akidah akhlak, khususnya pada materi iman kepada hari akhir di kelas IX MTsN 3 Luwu. Penelitian ini menggunakan model ADDIE, yang meliputi lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran akidah akhlak yang dikembangkan telah memenuhi kriteria sangat valid untuk digunakan dalam pembelajaran tersebut. Modul ini mencakup berbagai elemen seperti halaman sampul, kata pengantar, daftar isi, glosarium, halaman kompetensi dasar (KD) dan kompetensi inti (KI), materi pembelajaran, contoh soal, kisah teladan, panduan penggunaan, peta konsep, tujuan pembelajaran, daftar pustaka, dan sampul belakang. Validasi produk media pembelajaran oleh ahli media dan ahli materi/isi menunjukkan presentase kevalidan masing-masing sebesar 67,3% dan 100%, dengan rata-rata kevalidan produk mencapai 95,4%, yang menunjukkan tingkat kevalidan yang sangat tinggi. Uji kepraktisan modul dilakukan oleh guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, serta melalui respon peserta didik di MTsN 3 Luwu, yang menunjukkan presentase kepraktisan masing-masing sebesar 100% dan 84,2%. Rata-rata skor presentase kepraktisan mencapai 84%, dengan kategori sangat praktis. Hasil pengembangan ini menunjukkan bahwa modul pembelajaran akidah akhlak yang dikembangkan dapat menjadi sumber belajar yang praktis dan efektif untuk digunakan dalam konteks pembelajaran di MTsN 3 Luwu.
Strategy for Revitalizing the Role of Islamic Religious Education Teachers in Overcoming Bullying Behavior at North Luwu Vocational High School S, Sumarni; Rustan, Edhy; Zainuddin, Fauziah
Jurnal Simki Pedagogia Vol 6 No 1 (2023): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jsp.v6i1.220

Abstract

This research begins with the observation that we saw at SMKN North Luwu City that we found that there was quite a high incidence of physical bullying by students there. So that made us conduct research that aims to find out what forms of physical bullying behavior are carried out by students, what are the strategies of PAI teachers in dealing with physical bullying behavior in students and want to know what are the obstacles and solutions in dealing with these problems. This research uses a descriptive qualitative research type. The subjects in this study were PAI teachers and their supporting informants were school principals, student assistants, counseling teachers, teachers, security guards and students. This study used data collection techniques by observation, interviews with informants and documentation. To check the validity of the data obtained, we use a triangulation technique by re-collecting data if there is unclear data. Based on the data obtained, the following research results were found, namely forms of bullying by children such as pushing a friend's body, kicking, hitting, pushing the head, and so on. There are two strategies used by PAI teachers in dealing with bullying behavior physically, first by using the lecture strategy, namely giving directions and advice to students.