Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Media Wayang Golek Fabel Untuk Meningkatkan Kemampuan Mendongeng Malik Fajar; Dingding Haerudin; Haris Santosa Nugraha
LOKABASA Vol 13, No 1 (2022): April 2022
Publisher : UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jlb.v13i1.49849

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi perlunya media pembelajaran inovatif dan kreatif agar bisa meningkatkan kemampuan siswa dalam pembelajaran bahasa Sunda salahsatunya mendongeng. Karena adanya pandemic COVID-19, proses pembelajaran kali ini harus melalui PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) di luar lingkungan sekolah. Wayang golek fabel sebagai sebuah media inovatif dan kreatif dapat dijadikan media pembelajaran yang mampu meningkatkan proses pembelajaran bhasa Sunda khususnya kemampuan mendongeng siswa sebelum, dan sesudah menggunakan media wayang golek fabel. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain One Group pre-test dan post-test. Teknik yang digunakan yaitu tes kemampuan mendongeng dengan sumber datanya siswa kelas VII-7 SMP Negeri 11 Depok Tahun Ajaran 2020/2021. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) kemampuan mendongeng siswa sebelum menggunakan media wayang golek fabel berkategori sedang, dengan rata-rata nilai 53,92, (2) kemampuan mendongeng siswa sesudah menggunakan media wayang golek fabel berkategori baik, dengan rata-rata nilai 70,4, (3) ada perbedaan yang signifikan antara kemampuan mendongeng siswa sebelum dan sesudah menggunakan media wayang golek fabel. Berdasarkan hasil penelitian ini, bisa disimpulkan bahwa media wayang golek fabel bisa meningkatkna kemampuan mendongeng siswa di kelas VII-7 SMP Negeri 11 Depik Tahun Ajaran 2020/2021  
Penilaian Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kota Bandung pada Masa Pandemi Covid-19 Haris Santosa Nugraha; Yeti Mulyati; Vismaia S Damaianti
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 22, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/bs_jpbsp.v22i2.55915

Abstract

This study aims to describe the process of assessing Indonesian language learning in the city of Bandung during the Covid-19 pandemic. The research method used is a descriptive method of the Indonesian language learning assessment process. The research subjects were Indonesian high school teachers in the city of Bandung who were selected through a random sampling technique. Data collection was carried out using a questionnaire, observation, and interview techniques which were analyzed through the stages of reduction, display, and conclusion of the data. The results of this study describe three things as follows. First, during the pandemic, the assessment of Indonesian high school learning in Bandung City has implemented an assessment of Indonesian learning by utilizing digital technology. Second, the role of digital technology in assessment during this pandemic is very large so that Indonesian language learning in Bandung City can continue to run either as a supplement, complement, or substitution. Third, the ability of teachers to use digital technology in the assessment is quite good, supported by expertise in understanding and using digital technology, both hardware, software, and networks. Fourth, the assessment technique is carried out by utilizing digital technology in both knowledge test techniques and skills tests. Fifth, the problems that arise during the assessment of Indonesian language learning during the pandemic include the teacher paradigm in conducting online assessments, the ability of educators to utilize technology, and the limitations of online learning equipment.
Respon Siswa Terhadap Media Augmented Reality Berbantuan Aplikasi Assembler dalam Pembelajaran Dongeng Bahasa Sunda Erni Endah Sari; Temmy Widyastuti; Haris Santosa Nugraha; Hernawan Hernawan
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 8, No 1 (2024): JIPPSD
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jippsd.v8i1.127011

Abstract

The importance of educational technology as a learning medium that is more flexible, fun, can improve the cognitive process and skills of learners, so that it plays an active role in attracting students' interest or motivation to learn (Miasari et al., 2022). Many learning media utilize digital technology, one of which is augmented reality learning media assisted by assembler applications. The purpose of this study was to determine student responses to media products in learning Sundanese fairy tales at the elementary school level. The research design used descriptive qualitative with data collection techniques in the form of questionnaires and interviews given after the learning took place. Data analysis was carried out using a Likert scale. The results showed that students' responses to augmented reality media assisted by assembler applications in learning fairy tales with an average score percentage of 85.7% which was stated in the positive category. Thus, augmented reality learning media with the help of assembler applications obtained a positive response and succeeded in attracting students' attention in learning Sundanese fairy tales.
PELATIHAN PENYUSUNAN PERANGKAT PENILAIAN BAHASA SUNDA BERBASIS HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) BAGI GURU BAHASA SUNDA Kuswari, Usep; Rahman, Rahman; Nurjanah, Nunuy; Haerudin, Dingding; Nugraha, Haris Santosa
Dimasatra Vol 1, No 2 (2021): APRIL
Publisher : Faculty of Language and Literature Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.587 KB) | DOI: 10.17509/dm.v1i2.39336

Abstract

Pelatihan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru-guru bahasa Sunda di Kabupaten Sukabumi dalam menulis soal bahasa Sunda berbasis Higher Order Thinking Skill (HOTS). Subjeknya adalah guru-guru bahasa Sunda jenjang SMA/SMK dan SMA di Kabupaten Sukabumi. Kegiatan yang dilakukan ini merupakan kegiatan pelatihan untuk mempersiapkan guru-guru bahasa Sunda dalam menghadapi era digital dan persaingan global. Kabupaten Sukabumi dipih sebagai tempat pelatihan karena masih jarang dilakukan pelatihan sejenis dalam rangka menghadapi perkembangan ini. Pelatihan ini menuntut peningkatan keterampilan guru dalam menyusun soal yang berkualitas serta menyajikannya secara daring yang sesuai dengan tuntutan dari kurikulum 2013 revisi 2017. Luaran dari pelatihan ini adalah (1) artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal nasional (2) artikel ilmiah yang disajikan dalam seminar internasional, dan (3) draf Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
PENDIDIKAN DAN PELATIHAN MODEL ASSESSMEN KOMPETENSI MINIMAL (AKM) UNTUK MENINGKATKAN PROFESIONALISNE GURU MATA PELAJARAN BAHASA SUNDA DI KABUPATEN PANGANDARAN Kuswari, Usep; Rahman, Rahman; Haerudin, Dingding; Nugraha, Haris Santosa; Hernawan, Hernawan; Sutisna, Ade
Dimasatra Vol 3, No 2 (2023): APRIL
Publisher : Faculty of Language and Literature Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/dm.v3i2.63853

Abstract

The target of the results of this service program is expected that this training will be carried out as an effort to improve the professionalism of Sundanese language teachers in Pangandaran Regency in understanding, implementing, and developing Minimal Competency Assessment (AKM) models in Sundanese language subjects. The subjects are Sundanese language teachers in junior high and high school levels in Pangandaran Regency. The activity carried out is a training activity to prepare Sundanese language teachers in facing the digital era and global competition. Pangandaran Regency was chosen as a training location because its area is quite far from the city center of West Java, so that Sundanese language teachers there must also be given the same training to deal with this development. This training requires an increase in teacher professionalism in applying the AKM model in accordance with the demands of the current application of learning policies. The output targets of this training are (1) scientific articles published in national journals (2) scientific articles presented in international seminars, and (3) draft Intellectual Property Rights (IPR)
Media Articulate Storyline 3 dalam Pembelajaran Guguritan Jakawali, Gifari; Nugraha, Haris Santosa
LOKABASA Vol 14, No 1 (2023): April 2023
Publisher : UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jlb.v14i1.58933

Abstract

Di era digital, kegiatan pembelajaran diharapkan mampu menumbuhkan minat dan motivasi siswa untuk mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik. Terlebih materi yang diajarkan merupakan materi guguritan yang kini sudah jarang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan langkah-langkah penerapan efektivitas media Articulate Storyline 3 dalam pembelajaran guguritan di SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen murni. Pengumpulan data dilakukan dengan cara tes tulis kepada siswa kelas VIII SMPN 29 Bandung tahun ajaran 2020/2021. Sampel dipilih secara acak untuk memilih kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa media Articulate Storyline 3 sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa memahami pembelajaran guguritan di SMP. Hal tersebut dapat diketahui berdasarkan hasil akhir siswa, di mana 1) kemampuan siswa di kelas yang menggunakan media tergolong mampu; 2) kemampuan siswa di kelas yang tidak menggunakan media tergolong kurang mampu; dan 3) berdasarkan hasil uji statistik non parametris, menunjukkan Hₐ diterima dan H₀ ditolak, artinya terdapat perbedaan efektif antara kemampuan siswa di kelas eksperimen dan di kelas kontrol.
EVALUATING WRITING LEARNING ASSESSMENT IN HIGH SCHOOL USING CONTEXT, INPUT, PROCESS, AND PRODUCT (CIPP) MODEL Nugraha, Haris Santosa; Syihabuddin, Syihabuddin; Mulyati, Yeti; Damayanti, Vismaia S.
International Journal of Education Vol 17, No 2 (2024): August 2024
Publisher : Kantor Jurnal dan Publikasi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ije.v17i2.65546

Abstract

Effective and efficient assessment of writing learning plays an important role in improving students' writing ability. Students' writing skills tend to be low so that they have not been able to achieve the expected learning objectives. Therefore, this study aims to evaluate the implementation of high school students' writing learning assessment using the Context, Input, Process, and Product (CIPP) model. This evaluative method was conducted at high schools in the Bandung Raya area using purposive sampling technique. The research sample consisted of 120 students, 6 teachers, and 3 school leaders. Data were collected through questionnaires, interviews, and documentation which were analyzed using descriptive data analysis. The findings showed that the evaluation of the implementation of the assessment of learning to write on the average components of context, input, process, and product was in the good enough category with an average score of 2.91 and 2.87. The evaluation aspects analyzed include conditions, needs, teacher competencies, learner characteristics, availability of facilities and infrastructure, planning, implementation, implementation results, and the impact of the implementation of writing learning assessment in high school. Based on the findings of the analysis, improvement efforts are needed, especially in the component of writing learning assessment products that can be adapted to the diversity of students.
Keterbacaan Teks pada Buku Ajar Bahasa Sunda “ Wiwaha Basa” Kelas VII SMP/MTs Nenden Aisyah; Usep Kuswari; Haris Santosa Nugraha
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang mempengeruhi keterbacaan, serta mengetahui keterbacaan teks pada buku ajar bahasa Sunda “ Wiwaha Basa” kelas VII SMP/ MTs. Buku ajar berperan menjadi elemen krusial dalam pembelajaran, memberikan manfaat signifikan bagi siswa, kurikulum, guru, dan masyarakat, serta menunjukkan betapa pentingnya perannya dalam pendidikan. Kendala dalam memahami materi pelajaran dapat menghambat siswa memperoleh informasi dan mencapai tujuan pembelajaran, menjadikan peran materi pelajaran sangat penting dalam konteks pendidikan. Peneliti menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif terhadap teks wacana yang terdapat dalam buku ajar tersebut. Teknik pengambilan data menggunakan teknik studi pustaka dengan menggunakan analisis unsur langsung. Pengambilan data observasi langsung melalui studi pustaka terhadap teks wacana yang terdapat dalam buku ajar tersebut. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada enam wacana dari keseluruhan bab buku “Wiwaha Basa”, didapatkan 2 wacana memiliki keterbacaan berkategori mudah, dan 4 wacana memiliki keterbacaan berkategori sesuai. Maka dapat disimpulkan, bahwa buku ajar bahasa Sunda berjudul “Wiwaha Basa” untuk SMP kelas VII, sesuai dengan kemampuan keterbacaan peserta didik kelas VII SMP/MTs.
Keefektifan Media Digital dalam Pembelajaran Aksara Sunda Ridwan, Fajar Mohamad; Nugraha, Haris Santosa
IBERS : Jurnal Pendidikan Indonesia Bermutu Vol 3 No 2 (2024): IBERS: Jurnal Pendidikan Indonesia Bermutu - Desember 2024
Publisher : Yayasan Indonesia Bermutu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61648/ibers.v3i2.112

Abstract

Sundanese script is an ancient Sundanese scriptwhose writing system has been standardized inaccordance with the development of Sundaneselanguage used by Sundanese people today. Along withthe development of the digital era, of course itinfluences learning in schools, especially Sundanesescript. Therefore, it is necessary to pay attention towhether learning Sundanese script using digital mediais effective or not? Then the method used in thisresearch is Systematic Literature Review (SLR), whichis also called literature study, namely by reviewingprevious research within the last 10 years. There are20 articles about learning Sundanese script usingdigital media using the PICOS approach. The studydiscovered that digital media packed as beautifully aspossible helps in introducing, training, and becomingaccustomed to using Sundanese script.
Balancing Linguistic Goals and Community Relevance: Lessons from Documenting the Baduy dalam Sundanese Language Hernawan; Eri Kurniawan; Retty Isnendes; Rd. Dian Dia-an Muniroh; Haris Santosa Nugraha; Bradley McDonnel; Michael Ewing
Linguistik Indonesia Vol. 43 No. 1 (2025): Linguistik Indonesia
Publisher : Masyarakat Linguistik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/li.v43i1.657

Abstract

Language documentation plays a critical role in preserving linguistic diversity and cultural heritage. However, balancing the academic goals of linguists with the practical needs and interests of indigenous communities remains a challenge. This study reports on the first phase of documenting the relatively isolated indigenous language of Baduy Dalam in Banten, Indonesia. Using a linguist-centered approach, the fieldwork involved eliciting language data and recording daily narratives, culminating in the creation of a small Baduy dictionary. While the project succeeded in capturing targeted word forms and sentence structures, local informants expressed concerns about its relevance to their community. These findings highlight the limitations of linguist-driven documentation efforts, suggesting the need for approaches that prioritize community engagement and shared ownership of language preservation initiatives. A shift towards community-based and multidisciplinary methodologies may foster greater participation, ensuring that language documentation aligns with both academic and local community objectives.