Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Studi Fitoremediasi Akuatik Pada Jalur Aliran Mata Air Sumber Suci Kecamatan Panti Kabupaten Jember Hijriyah Sari, Yomi Febriyanti; Anastasya Nurrahmi; Ericha Reyza Subiantoro; Noval Aditya Saputra; Hilmi Alivia Sahrul Gafur; Senki Desta Galuh
Nata Palemahan: Journal of Environmental Engineering Innovations Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/natapalemahan.v3i1.7332

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas proses fitoremediasi alami pada jalur aliran dua mata air Sumber Suci Kecamatan Panti, Kabupaten Jember melalui parameter fisikokimia air dan bioindikator biota akuatik. Pengamatan dilakukan pada lima titik pengambilan sampel (S1–S5) dari hulu hingga hilir dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Parameter kualitas air yang diuji meliputi pH dan Total Dissolved Solid (TDS), sedangkan aspek ekologis dianalisis berdasarkan keberadaan makrozoobentos dan biota lain di area vegetasi riparian. Hasil penelitian menunjukkan rentang pH antara 7,38–7,90 dan nilai TDS rendah yaitu 80–87 ppm, yang mencerminkan kualitas perairan yang masih baik dan mendukung keberadaan organisme akuatik. Kehadiran biota sensitif seperti Perlidae dan Polycentropodidae mengindikasikan rendahnya tekanan polusi dan berfungsinya proses fitoremediasi secara alami. Kombinasi vegetasi riparian, aliran berbatu, serta dinamika biota menunjukkan bahwa jalur aliran dua memiliki kemampuan pemurnian alami yang stabil dan efektif. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan peran penting vegetasi riparian sebagai agen fitoremediasi alami yang menjaga kualitas ekosistem mata air dari hulu hingga hilir.
Analisis Potensi Fitoremediasi Vegetasi Akuatik Terhadap pH dan TDS pada Mata Air Sumber Suci 1: Analysis of the Potential of Aquatic Vegetation Phytoremediation on pH and TDS in the Sumber Suci 1 Spring Bahari, Maulidatul Ula; Utami, Resti Dwi; Hersita , Melda; Putra, Adji Maulana; Pratama, Pradityana Putra Akbar; Galuh, Senki Desta
JERNIH : Journal of Environmental Engineering and Hygiene Vol. 3 No. 2 (2025): JERNIH: Journal of Environmental Engineering and Hygiene
Publisher : Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jernih.v3i2.2887

Abstract

Mata air merupakan sumber air bersih yang memiliki fungsi penting bagi kehidupan manusia dan keseimbangan ekosistem, namun kualitasnya dapat menurun akibat aktivitas lingkungan dan perubahan tutupan lahan di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi fitoremediasi vegetasi akuatik terhadap kualitas air berdasarkan parameter pH dan Total Dissolved Solids (TDS), serta menilai kondisi biologis perairan melalui analisis keanekaragaman fauna menggunakan metode biotilik di Mata Air Sumber Suci Jalur I, Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif observasional pada lima titik pengamatan dengan jarak antar titik sekitar 5 meter. Data yang dikumpulkan meliputi identifikasi flora dan fauna, serta pengukuran pH dan TDS yang dianalisis di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan nilai pH berkisar antara 7,10–7,46 dan nilai TDS berada pada rentang 80–88 mg/L, yang masih memenuhi baku mutu air berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021. Analisis biotilik fauna menghasilkan nilai indeks sebesar 3,07 yang mengindikasikan kondisi perairan tidak tercemar, ditandai dengan keberadaan organisme akuatik yang cukup sensitif terhadap pencemaran. Keberadaan vegetasi akuatik dan riparian, seperti talas (Colocasia sp.) dan paku-pakuan, berperan dalam menjaga stabilitas kualitas air melalui fungsi biofilter alami serta penyediaan habitat bagi fauna perairan. Kata kunci: fitoremediasi, vegetasi akuatik, indeks biotilik, pH, TDS, mata air
Inovasi “Bata Bolong” sebagai Smart Composter untuk Penguatan Resiliensi Petani di Desa Suci, Jember Ihsannudin, Ihsannudin; Sunartomo, Aryo Fajar; Budiman, Subhan Arif; Galuh, Senki Desta; Mutmainnah, Laily; Luthfiyah, Lenny; Yanuarti, Rizky; Putri, Dessy Melia Eka; Putri, Ade Angelia Maizul; Firdausyah, Ilham Hanif
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2025): Desember-Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v6i1.2441

Abstract

Perubahan iklim dan peningkatan volume limbah rumah tangga serta pertanian menimbulkan tantangan serius bagi ketahanan lingkungan dan ekonomi masyarakat pedesaan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan mendesak akan model pengelolaan limbah berbasis masyarakat melalui penerapan pendekatan ekonomi sirkular di Desa Suci, Kabupaten Jember. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kapasitas kelompok tani dalam mengelola limbah menjadi produk bernilai ekonomi melalui inovasi “Bata Bolong” sebagai komposter cerdas berbahan bata terawang. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan partisipatif, dan pendampingan teknis dalam produksi pupuk organik serta pemasaran berbasis digital. Analisis hasil dilakukan secara deskriptif melalui observasi, kuesioner, dan evaluasi capaian produksi. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan petani dalam menerapkan prinsip reduce, reuse, recycle serta kemampuan memproduksi pupuk organik dengan kualitas hara baik dan waktu dekomposisi lebih singkat. Program ini juga mendorong diversifikasi produk, peningkatan pendapatan, dan penguatan resiliensi masyarakat terhadap perubahan iklim. Inovasi Bata Bolong terbukti efektif sebagai model penerapan ekonomi sirkular yang berkelanjutan dan dapat direplikasi pada wilayah pedesaan lain
OPTIMALISASI WAKTU DAN BIAYA PEKERJAAN TANAH MEKANISMENGGUNAKAN METODE LEAST COST ANALYSIS PADA PERUMAHAN ISTANA TEGAL BESAR, JEMBER Cholid, Sabda Arsy; Amri Gunasti; Senki Desta Galuh
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/e97r3m42

Abstract

Pekerjaan tanah mekanis merupakan tahapan awal yang berperan penting terhadap waktu dan biaya pelaksanaan proyek konstruksi. Pada proyek Perumahan Istana Tegal Besar, pelaksanaan pekerjaan tanah mekanis masih menunjukkan ketidakefisienan, seperti ketidakseimbangan produktivitas alat berat, tingginya waktu tunggu alat, serta meningkatnya biaya operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi aktual pekerjaan tanah mekanis dan menentukan kombinasi alat berat yang paling efisien menggunakan metode Least Cost Analysis (LCA). Penelitian ini difokuskan pada pekerjaan cut (penggalian) tanah mekanis dengan alat utama berupa excavator dan dump truck. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui analisis produktivitas alat, waktu siklus kerja (Truck Cycle Time Operation), serta biaya operasional berdasarkan data lapangan dan dokumen proyek. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan metode Least Cost Analysis mampu menghasilkan kombinasi alat berat yang lebih optimal, ditandai dengan penurunan waktu pelaksanaan dan biaya operasional dibandingkan kondisi eksisting. Metode ini efektif sebagai dasar pengambilan keputusan dalam perencanaan pekerjaan tanah mekanis.
PERENCANAAN EMBUNG UNTUK KEBUTUHAN AIR PETANI PALAWIJA (STUDI EMBUNG DUSUN PLAMPANG, DESA KLEKEHAN, KEC. BOTOLINGGO, KAB. BONDOWOSO) Yoga Ainurrahman; Senki Desta Galuh; Taufan Abadi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/9xdhhj63

Abstract

Dusun Plampang, Desa Klekehan, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso merupakan wilayah pertanian palawija yang masih mengandalkan sistem tadah hujan sehingga rentan mengalami kekurangan air pada musim kemarau. Penelitian ini bertujuan menganalisis ketersediaan air hujan dan kebutuhan air irigasi sebagai dasar perencanaan embung tadah hujan serta menilai potensi dampak ekonominya bagi petani. Metode penelitian meliputi analisis curah hujan, perhitungan limpasan permukaan dengan luas daerah tangkapan A = 144.829 m² dan koefisien limpasan C = 0,4, perhitungan hujan langsung ke embung dengan asumsi luas embung 5% dari daerah tangkapan, serta penyusunan neraca air berdasarkan kebutuhan air tanaman palawija (jagung, kacang tanah, dan singkong). Hasil analisis menunjukkan total ketersediaan air hujan tahunan sebesar 95.869,55 m³/tahun yang berasal dari limpasan permukaan dan hujan langsung ke embung. Berdasarkan hasil neraca air, diperoleh defisit maksimum sebesar 1.500 m³, sehingga kapasitas tampungan total embung yang direncanakan adalah 2.335,5 m³ dengan mempertimbangkan kehilangan akibat penguapan, resapan, dan sedimentasi. Kapasitas tersebut diterjemahkan ke dalam denah geometrik embung dengan dimensi panjang sekitar 35 m, lebar sekitar 13,5 m, dan tinggi sekitar 5 m, yang disesuaikan dengan kondisi topografi dan kontur lahan. Embung direncanakan untuk melayani lahan pertanian palawija seluas 8,69 ha. Secara ekonomi, dengan produktivitas rata-rata ±5,51 ton/ha per musim, keberadaan embung berpotensi mendukung hasil panen sekitar 47–48 ton per musim, sehingga mampu meningkatkan stabilitas produksi, menekan risiko gagal panen, dan mendukung peningkatan pendapatan petani pada musim kemarau.