Claim Missing Document
Check
Articles

RESPONS ANGGOTA (KWT) KARINA ASRI PADA PENGOLAHAN SIRUP BUNGA ROSELA DI DESA KARANG TENGAH KECAMATAN KALIWUNGU KABUPATEN KENDAL JAWA TENGAH Widiyanto, Sri; Munambar, Siwitri; Puspitojati, Endah
AgriMu Vol 5, No 1 (2025): Agrimu Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/agm.v5i1.15804

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui respon petani meliputi Kognitif (pengetahuan), Afektif (Ketertarikan) dan Konatif (Tindakan) terhadap pengolahan sirup bunga rosella pada anggota kelompok Wanita Tani (KWT) Karina Asri  di Desa Karangtengah Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal yang dilaksanakan pada Bulan Januari 2024 sampai dengan Bulan Juli 2024. KWT (Kelompok Wanita Tani) Karina Asri adalah salah satu aset yang dimiliki oleh Desa Karangtengah yang memiliki minat besar dalam berusaha tani dilahan sempit maupun lahan lahan yang sekiranya masih bisa ditanami. Dan kelompok ini pula salah satu kelompok yang tertarik dalam pengembangan dan  pengolahan bunga rosela menjadi produk bernilai tambah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana respons (pengetahuan, ketertarikan dan tindakan) kelompok wanita tani pada pengolahan bunga rosela. Metode pelaksaan yang dilakukan dalam penelitian ini secara deskriptif dengan menggunakan sample 30 orang anggota KWT. Hasil penelitian menunjukan  aspek pengetahuan didapat hasil 80,16% termasuk kategori tinggi.  Pada aspek ketertarikan didapat hasil 78,19% termasuk kategori tinggi.. Pada aspek tindakan didapat hasil 91,85% termasuk kategori tinggi. Setelah dilakukan penyuluhan mengenai inovasi pengolahan bunga rosela diketahui bahwa respons KWT dapat meningkat dalam mengolah bunga rosela dari yang kategori rendah 65,73% menjadi tinggi 96,7%.
Optimaliasi Promosi Edukasi Biofarmaka Aloe Land pada Instagram Menggunakan Metode Pendekatan AIDA Pradifa, Faqy Winahyu; Tino, Dominikus; Oktiana, Filaeily Ardhita; Puspitojati, Endah; Ayu, Nur Rohmah Lutfi
AGRIEKSTENSIA : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol 23 No 2 (2024): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v23i2.3427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan promosi dan edukasi produk biofarmaka Aloe Land melalui platform Instagram dengan pendekatan model AIDA (Attention, Interest, Desire, Action). Model AIDA dipilih karena kemampuannya dalam mengidentifikasi elemen-elemen penting untuk menarik perhatian, membangun minat, menciptakan keinginan, dan mendorong tindakan pada audiens target. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan analisis kualitatif dan kuantitatif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengelola akun Aloe Land dan survei terhadap pengguna Instagram, sementara data sekunder berasal dari literatur terkait dan analisis media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi promosi berbasis AIDA dapat meningkatkan efektivitas pemasaran di Instagram, khususnya pada elemen visual konten yang menarik perhatian serta penyajian informasi yang relevan untuk meningkatkan minat audiens. Selain itu, pemanfaatan fitur interaktif seperti polling dan giveaway mampu meningkatkan engagement dan keinginan pengguna untuk membeli produk. Tindakan seperti penawaran promosi terbatas dan tautan langsung ke pembelian produk juga terbukti efektif dalam mengarahkan audiens ke tindakan. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi pengelola akun Instagram untuk memaksimalkan jangkauan dan dampak promosi produk biofarmaka.
Komparasi Kualitas Fisikokimia Simplisia Bunga Telang Dengan Beberapa Perbedaan Perlakuan Pasca Panen Pratama, Dimas Aji; Puspitojati, Endah; Munambar, Siwitri
Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol 25 No 1 (2025)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jppt.v25i1.3682

Abstract

This study aimed to determine the quality of dried butterfly pea flowers obtained by several post-harvest handling treatments. Post-harvest treatment of butterfly pea flowers according to SOPs includes harvesting, wet sorting, washing and draining, weighing, drying, dry sorting, and packaging. This study consisted of four post-harvest treatments, including P1 (without washing and sorting, direct sun drying), P2 (without washing and sorting, drying using food dehydrator), P3 (with washing and sorting, indirect sun drying), and P4 (with washing and sorting, drying food dehydrator). All treatments were analysed for dried flower quality, including water content, antioxidant content, and organoleptic quality.  The results showed that there was a significant difference in the moisture content of butterfly pea flowers with four post-harvest treatments.  P3 and P4 obtained lower moisture content than P1 and P2, which were 9.7% and 10.7%, respectively.   Washing, wet sorting, and dry sorting are part of post-harvest handling following SOPs.  The antioxidant content data showed no significant difference from the four treatments, but the highest free radical inhibition was obtained from the P3 treatment, which was 80%. From this study, it can be concluded that good post-harvest treatment of butterfly pea flowers consisted of harvesting activities, wet sorting, washing and draining, weighing, undirect sunlight drying or food dehydrator drying, dry sorting, and packaging.
Adopsi Teknologi Pengelolaan Tanaman Terpadu Padi Sawah Oleh Petani (Studi Kasus Petani Desa Tumiyang Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas) Mulyani, Sri; Hartati, Puji; Puspitojati, Endah
Agrimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian Vol. 2 No. 2 (2023): OKTOBER
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/agrimas.v2i2.32

Abstract

This study aims to determine the level of adoption of lowland rice PTT technology in Tumiyang Village, Pekuncen District, Banyumas Regency. The study was carried out from January 2023 to June 2023 in Tumiyang Village, Pekuncen District, Banyumas Regency. This study is a research using descriptive qualitative analysis method. Data collection techniques by means of observation (observation), interviews, and literature study in which data analysis using Test Item Testing and Descriptive Analysis, and Analysis and carried out with a sample of 62 respondents. The result of the research is that all questions are declared significant with a significance level above 0.250. The results of the research are used as the basis for the design of empowerment and implementation of counseling by increasing the use of natural enemies as an IPM (Integrated Pest Control) effort, as an effort to increase farmers' adoption of PTT rice paddy technology. the methods used are lectures, discussions, and practice. The results of empowerment are increasing the knowledge of farmers by 39.58%, the attitude of farmers by 41.49%, and the skills of farmers by 45.05%
ANALISIS PENERIMAAN KONSUMEN DAN KELAYAKAN FINANSIAL PADA PRODUK JAMU SIAP SEDUH DI P4S MENOREH HERBAL Wati, Wahyuni Sinta; Hermawan, Hermawan; Puspitojati, Endah
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 13 No. 2 (2025): Juni: Ilmu Pertanian dan Bidang Terkait
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/fruitset.v13i2.6438

Abstract

Jamu siap seduh merupakan inovasi dari jamu tradisional yang dikemas dalam bentuk serbuk instan agar lebih praktis dan mudah dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan konsumen terhadap jamu siap seduh melalui uji organoleptik serta menganalisis kelayakan finansial dari segi pengeluaran, keuntungan, harga pokok penjualan (HPP), dan nilai R/C ratio. Uji organoleptik dilakukan terhadap empat parameter yaitu warna, aroma, rasa, dan tekstur dengan melibatkan 50 orang sebagai responden dari berbagai latar belakang. Hasil uji menunjukkan bahwa sampel A memperoleh nilai tinggi terutama pada rasa dan warna yang termasuk dalam kategori “sangat suka”. Dalam analisis finansial total biaya produksi yang dikeluarkan lebih rendah dibandingkan total pendapatan yang diperoleh, menunjukkan bahwa usaha ini memberikan keuntungan. Harga pokok penjualan per kemasa dihitung sebesar Rp 11.914 dengan harga jual sebesar Rp 25.000, menghasilkan R/C Ratio 2,1. Nilai menunjukkan bahwa setiap Rp 1 biaya produksi dapat menghasilkan Rp 2,1 pendapatan yang artinya usaha ini layak dan menguntungkan. Produk jamu siap seduh pada penelitian ini disukai oleh konsumen dan memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan secara komersial sebagai alternatif jamu tradisional yang lebih praktis.
EVALUASI TINGKAT KESUKAAN PANELIS TERHADAP UJI HEDONIK TEH KULIT BUAH SALAK SERAI SECANG BERDASARKAN LIMA ATRIBUT Ambarwati, Kiki Juli; Puspitojati, Endah; Munambar, Siwitri
Agricore Vol 10, No 1 (2025): Volume 10 No 1, Juni 2025
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad dan Perhepi Komisariat Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v10i1.63587

Abstract

AbstrakTeh kulit buah salak serai secang merupakan salah satu produk pangan turunan dari buah salak, yang berbentuk teh celup dan merupakan campuran dari simplisia kulit buah salak, serai dan secang. Kulit buah salak biasanya dianggap limbah ternyata memiliki potensi pengembangan karena mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid dan tannin yang bermanfaat bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi terbaik melalui uji hedonik dengan melibatkan 7 panelis ahli, serta menganalisis kelayakan usaha secara finansial. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) serta deskripsi kuantitatif. Pengujian statistik menggunakan metode One Way Anova (ANOVA), diikuti uji lanjut Duncan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pra-pengeringan, baik melalui steam blanching dan non blanching pada kulit buah salak, secara nyata mempengaruhi aroma produk. Namun, tidak ditemukan pengaruh nyata terhadap warna, rasa, aftertaste dan overall produk. Berdasarkan rata-rata uji hedonik, formulasi terbaik produk teh kulit buah salak serai secang yaitu F1 dengan perlakuan steam blanching yang memperoleh nilai 3,43 dengan kategori suka. Berdasarkan kelayakan finansial, diperoleh nilai R/C Ratio sebesar 1,66 menunjukkan bahwa usaha ini memenuhi syarat kelayakan finansial, dimana pendapatan yang dihasilkan cukup untuk menutupi biaya produksi dan memberikan keuntungan.Kata Kunci: Teh Kulit Buah Salak, Uji Hedonik, One Way Anova, Kelayakan FinansialAbstractSalak fruit peel tea serai secang is one of the food products derived from salak fruit, which is in the form of tea bags and is a mixture of salak fruit peel simplisia, lemongrass and secang. Salak fruit peel is usually considered waste, but it has development potential because it contains secondary metabolite compounds such as flavonoids and tannins that are beneficial for health. This study aims to determine the best formulation through hedonic test involving 7 expert panelists, and analyze the financial feasibility of the business. The research method used an experimental approach with a complete randomized design (CRD) and quantitative description. Statistical testing used One Way Anova (ANOVA) method, followed by Duncan's further test at 5% significance level. The results showed that pre-drying treatment, both through steam blanching and non-blanching of salak fruit peel, significantly affected the product’s aroma. However, there was no significant effect on the color, taste, aftertaste and overall product. Based on the average hedonic test, the best formulation of snake fruit peel tea product is F1 with steam blanching treatment, which obtained a score of 3.43 in the liking category. Based on financial feasibility, the R/C Ratio value of 1.66 indicates that this business meets the financial feasibility requirements, where the income generated is sufficient to cover production costs and provide a profit.Keywords: Salak Fruit Peel Tea, Hedonic Test, One Way Anova, Financial Feasibility
ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP ATRIBUT KEMASAN WEDANG UWUH SIAP SAJI MENGGUNAKAN METODE KONJOIN Fasya Aqila Abiyyanada; Puspitojati, Endah; Munambar, Siwitri
Jurnal Agrifoodtech Vol. 4 No. 1 (2025): Juni : Jurnal Agrifoodtech
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/701xzs11

Abstract

Persaingan yang semakin kompetitif dalam industri wedang uwuh di Imogiri mendorong UMKM Taruna Agro Nusantara untuk berinovasi melalui produk wedang uwuh siap saji dalam kemasan paper cup yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi konsumen terhadap atribut kemasan wedang uwuh. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method. Pendekatan kualitatif dilakukan melalui diskusi dengan pemilik UMKM dan pakar desain untuk merumuskan atribut kemasan. Selanjutnya, pendekatan kuantitatif dilakukan melalui analisis konjoin untuk mengetahui kombinasi atribut yang paling disukai konsumen. Atribut kemasan yang dipilih yaitu slogan, warna, informasi produk, dan ukuran kemasan yang kemudian ditentukan level atributnya. Dari 9 level atribut menghasilkan 54 stimuli yang kemudian direduksi menjadi 9 stimuli menggunakan  orthogonal array. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa Persentase tingkat penerimaan responden terhadap stimuli tertinggi yaitu pada stimuli 4 sebesar 78%  kategori tinggi dengan kombinasi slogan “manfaat terasa, tradisi terjaga”, berwarna merah, menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, serta berukuran 240 ml. Nilai kepentingan tertinggi terdapat pada atribut ukuran dengan nilai 47,147. Nilai kegunaan tertinggi untuk atribut slogan adalah “kehangatan dalam tiap genggaman”, atribut warna terdapat pada warna merah, atribut informasi terdapat pada informasi yang menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris, sedangkan nilai kegunaan tertinggi dalam atribut ukuran yaitu pada ukuran 240 ml. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan produk wedang uwuh siap saji yang lebih inovatif dan sesuai dengan selera pasar.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA OLAHAN SALAK PADA KELOMPOK WANITA TANI KUSUMA BERDASARKAN ANALISIS SWOT DI KAPANEWON TURI, SLEMAN Fajar Setianingrum , Rahmawati; Mastur, Mastur; Puspitojati, Endah
Jurnal Edueco Vol. 8 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Prodi Pendidikan Ekonomi Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/edueco.v8i1.280

Abstract

Kapanewon Turi merupakan salah satu Kapanewon yang menjadi sentra buah salak di Kabupaten Sleman. Produksi buah salak yang melimpah menyebabkan harga salak menjadi rendah. Oleh karena itu, diperlukan teknologi pengolahan buah salak. Salah satu KWT yang mengelola buah salak menjadi produk adalah KWT Kusuma. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal KWT Kusuma dalam menjalankan usaha olahan salak dan menentukan strategi prioritas dalam pengembangan usaha olahan salak. Penelitian dilakukan di Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kombinasi yang menggabungkan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi dan Focus group Discussion (FGD) dan analisis SWOT yang melibatkan 10 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal yang dianalisis menggunakan matriks IFAS memperoleh total skor “2,46” dan faktor eksternal yang dianalisis menggunakan matriks EFAS memperoleh total skor “2,95”. Berdasarkan skor IFAS dan EFAS, diketahui bahwa matriks SWOT KWT Kusuma berada pada kuadran III yaitu strategi WO. Strategi WO adalah memanfaatkan peluang yang ada dengan tujuan untuk mengatasi kelemahan untuk pengembangan usaha olahan salak. Strategi yang dipilih antara lain (1) Mengembangkan berbagai variasi produk keripik salak, (2) mengoptimalkan penggunaan platform digital seperti media sosial dan marketplace, melalui dukungan aktif dari pemerintah daerah dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan KWT (3) Menjalin kerja sama dengan toko-toko oleh-oleh, pariwisata dan stakeholder/pemerintah sebagai upaya perluasan pemasaran.
Evaluasi Hedonik Produk Kopi Biji Salak Jahe Creamy (Salacaffe) dengan Variasi Konsentrasi Jahe Irmafiyani, Ani; Nalinda, Rika; Puspitojati, Endah
Jurnal Agroteknologi (Agronu) Vol 4 No 02 (2025): Jurnal Agroteknologi
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/agronu.v4i02.1626

Abstract

This study aimed to evaluate consumer preference for creamy ginger salak seed coffee (Salacaffe) with varying ginger concentrations. The case study in this research focused on salak seed coffee produced by D’Kenthos Coffee, owned by PT Sarisa Merapi Group. Salak seed coffee was a low-caffeine coffee alternative with the potential to become a healthy and innovative beverage. The research involved 100 respondents selected through purposive sampling. An organoleptic test was conducted using a hedonic scale to assess the attributes of texture, color, aroma, taste, and aftertaste. Three formulations with different ginger concentrations (600 g, 800 g, and 1000 g) were analyzed using the Kruskal-Wallis and Mann-Whitney tests. The results indicated no significant differences in texture, color, and aroma attributes, both in powder and brewed form. However, significant differences were found in the taste and aftertaste attributes, where the formulation with 800 g of ginger received the highest preference due to its balanced spiciness and pleasant aftertaste. This study demonstrated that varying ginger concentrations in creamy ginger salak seed coffee could influence panelist preference, particularly in terms of taste and aftertaste. The formulation with 800 g of ginger was recommended for further development as a creamy ginger salak seed coffee (Salacaffe) beverage product
RESPONS ANGGOTA (KWT) KARINA ASRI PADA PENGOLAHAN SIRUP BUNGA ROSELA DI DESA KARANG TENGAH KECAMATAN KALIWUNGU KABUPATEN KENDAL JAWA TENGAH Widiyanto, Sri; Munambar, Siwitri; Puspitojati, Endah
AgriMu Vol. 5 No. 1 (2025): Agrimu Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/agm.v5i1.15804

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui respon petani meliputi Kognitif (pengetahuan), Afektif (Ketertarikan) dan Konatif (Tindakan) terhadap pengolahan sirup bunga rosella pada anggota kelompok Wanita Tani (KWT) Karina Asri  di Desa Karangtengah Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal yang dilaksanakan pada Bulan Januari 2024 sampai dengan Bulan Juli 2024. KWT (Kelompok Wanita Tani) Karina Asri adalah salah satu aset yang dimiliki oleh Desa Karangtengah yang memiliki minat besar dalam berusaha tani dilahan sempit maupun lahan lahan yang sekiranya masih bisa ditanami. Dan kelompok ini pula salah satu kelompok yang tertarik dalam pengembangan dan  pengolahan bunga rosela menjadi produk bernilai tambah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana respons (pengetahuan, ketertarikan dan tindakan) kelompok wanita tani pada pengolahan bunga rosela. Metode pelaksaan yang dilakukan dalam penelitian ini secara deskriptif dengan menggunakan sample 30 orang anggota KWT. Hasil penelitian menunjukan  aspek pengetahuan didapat hasil 80,16% termasuk kategori tinggi.  Pada aspek ketertarikan didapat hasil 78,19% termasuk kategori tinggi.. Pada aspek tindakan didapat hasil 91,85% termasuk kategori tinggi. Setelah dilakukan penyuluhan mengenai inovasi pengolahan bunga rosela diketahui bahwa respons KWT dapat meningkat dalam mengolah bunga rosela dari yang kategori rendah 65,73% menjadi tinggi 96,7%.