Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Hubungan Pemberian Tablet Mmn Dan Pemeriksaan Laboratorium Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Dewi Hastuty; Yanti, Yuniar Dwi; Nur, Surahmah M.
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 4 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v17i4.1062

Abstract

MMN (Multiple Micro Nutrient) adalah tablet yang mengandung 15 jenis vitamin dan mineral yang mempunyai banyak manfaat bagi ibu hamil untuk membatu pertumbuhan janin secara optimal, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian Tablet MMN dan Pemeriksaan laboratorium pada Ibu Hamil dengan kejadian Anemia. Penelitian ini menggunakan desain Observasional Analitik yaitu penelitian yang diarahkan untuk menjelaskan suatu keadaan atau situasi dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan Cross-Sectional Study, yaitu suatu penelitian untuk mempelajari suatu dinamika kolerasi antara variabel independent dengan valiabel dependen. Dengan jumlah populasi sebanyak 262 orang dan menggunakan rumus slovin sehingga didapatkan jumlah sampel 72 orang. Teknik pengambilan sampel adalah random sampling. Cara mengambil sampel adalah memalui Microsoft Excel dengan rumus RAND dengan mansyaratkan kriteria inklusi dan ekslusi. Dari hasil uji Chi Square tablet MMN nilai p-value 0.018<0.05 sedangkan hasil uji Chi Square status pemeriksaan laboratorium nilai p-value 0.002<0.05. Kesimpulan ada hubungan pemberian tablet MMN dan pemeriksaan laboratorium dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Kampung Baru. Perlu pemerataan distrubsi tablet MMN bagi ibu hamil agar dapat mencegah terjadinya anemi pada ibu hamil dan diharapkan bagi ibu hamil untuk rutin melakukan pemeriksaan laboaratorium sebagai penapisan awal anemia dalam kehamilan.
Hubungan Inisiasi Menyusu Dini dan Mobilisasi Dini Dengan Involusi Uteri Pada Ibu Nifas Di Puskesmas Ladongi Jaya, Kolaka Timur kasma, kasmayani; Sarikasih, Wayan; Umami, Nurrahmi; Arnianti; Adeliana; Hastuty, Dewi
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 3 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v18i3.1380

Abstract

Involusio uteri adalah kembalinya uterus ke keadaan sebelum hamil baik dalam bentuk maupun posisi. Involusio uteri merupakan suatu proses dimana uterus kembali ke kondisi sebelum hamil dengan berat sekitar 60 gram. Proses ini dimulai segera setelah plasenta lahir akibat kontraksi otot-otot polos uterus. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui hubungan inisiasi menyusu dini dan mobilisasi dini dengan involusi uteri pada ibu nifas di Puskesmas Ladongi Jaya Kabupaten Kolaka Timur. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sample sebanyak 30 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi square (p<0.05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan inisiasi menyusu dini dan mobilisasi dini dengan involusi uteri pada ibu nifas di Puskesmas Ladongi Jaya Kabupaten Kolaka Timur (p=0,021) (p=0,001). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan inisiasi menyusu dini dan mobilisasi dini dengan involusi uteri pada ibu nifas di Puskesmas Ladongi Jaya Kabupaten Kolaka Timur.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Respons Time Perawat Dalam Penanganan Pasien Di IGD RSUD Sawerigading Palopo Tahun 2025 Fitriyani, Eka; Fadli, Fadli; Eka Sari, Erni; Hastuty, Dewi
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 1 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v20i1.2518

Abstract

Respons time adalah kecepatan pengobatan pasien, dihitung sejak pasien datang sampai saat pengobatan diberikan. Waktu respons rata-rata pasien adalah ≤ 5 menit. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi kinerja waktu respon perawat atau respons time dalam memberikan layanan darurat, Kedua hal tersebut bersifat internal dan eksternal. Untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi respons time perawat dalam penanganan pasien di IGD RSUD Sawerigading Palopo Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif analitik menggunakan pendekatan cross-sectional study. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik total sampling yaitu seluruh perawat yang bekerja di IGD dengan total responden sebanyak 22 perawat. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar kuesioner untuk mengukur variabel independen dengan variabel dependen. Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis menggunakan program statistik SPSS dengan analisis uji chi-square. Berdasarkan hasil analisis uji statistik didapatkan pengaruh yang signifikan antara faktor internal tingkat pengetahuan (P = 0,014) serta faktor eksternal dukungan tim kerja (P = 0,014) dan beban kerja (P = 0,020) terhadap respons time perawat di IGD, sedangkan faktor internal tingkat pendidikan (P = 0,616), pelatihan (P = 1,000) dan pengalaman (P = 1,000) serta faktor eksternal kelengkapan sarana dan prasarana (P = 0,652) menunjukkan hasil bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap respons time perawat. Respons time perawat dapat dipengaruhi oleh pengetahuan perawat, dukungan time kerja dan beban kerja, sedangkan tingkat pendidika, pengalaman, pelatihan dan kelengkapan sarana dan prasarana tidak mempengaruhi respons time perawat di IGD.
Faktor Yang Mempengaruhi Masalah Mental Emosional Remaja Di SMP Negeri 9 Palopo Tahun 2025 Husri, Hasiwulansi; Fadli, Fadli; Eka Sari, Erni; Hastuty, Dewi
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 1 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v20i1.2521

Abstract

Masa remaja merupakan tahap transisi antara masa anak-anak dan dewasa. Tahap ini banyak perubahan yang terjadi, baik dari segi fisik, biologis, maupun emosional. Ketidakstabilan kondisi mental dan emosional remaja dapat mempengaruhi perilaku mereka serta berpotensi menimbulkan masalah pada kesehatan mental. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi masalah mental emosional remaja di SMP Negeri 9 Palopo Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik menggunakan pendekatan cross-sectional study. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 177 responden yang merupakan seluruh siswa kelas VIII di SMP Negeri 9 Palopo. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner Strength and Difficulties Questionnaire (SDQ) untuk mengukur tingkat masalah mental emosional dan kuesioner faktor-faktor yang mempengaruhi masalah mental emosional remaja. Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis menggunakan program statistik SPSS dengan analisis uji Pearson Chi Square (p<0.05). Berdasarkan hasil analisa uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara faktor internal jenis kelamin (p=0,039) dan jumlah saudara (p=0,037) serta faktor eksternal dukungan keluarga (p=0,007) dan lingkungan sekolah (p=0,011) terhadap masalah mental emosional remaja, sedangkan faktor internal urutan kelahiran (p=0,641) dan faktor eksternal teman sebaya (p=0,270) menunjukkan hasil yang tidak signifikan. Kesimpulan: Masalah mental emosional pada remaja di SMP Negeri 9 Palopo dipengaruhi oleh faktor internal (jenis kelamin dan jumlah saudara) faktor eksternal (dukungan keluarga dan lingkungan sekolah). Oleh karena itu penting untuk meningkatkan dukungan keluarga dan tidak membedakan perhatian khusus bagi setiap anak, serta sekolah dapat menciptakan lingkungan yang kondusif baik lingkungan fisik maupun non fisik guna mencegah dan mengatasi masalah mental emosional pada remaja.
Analisis Hubungan Dukungan Keluarga (Dukungan Instrumental) Dan Efikasi Diri Dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Mungkajang Kota Palopo Tahun 2025 Hardiansyah, Hardiansyah; fadli, fadli; Eka Sari, Erni; Hastuty, Dewi
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 1 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v20i1.2522

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien. Dukungan keluarga dan efikasi diri memiliki peran penting dalam membantu pasien mengelola kondisi mereka dan meningkatkan kualitas hidup. Tujuan Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan efikasi diri dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Mungkajang Kota Palopo Tahun 2025. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian deskriptif analitik untuk mencari hubungan diantara fenomena tersebut dengan variabel yang lain menggunakan pendekatan cross sectional study. Pengambilan sampel penelitian menggunakan tehnik purposive sampling dengan total sampel sebanyak 70 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner untuk variabel independen dan variabel dependen Hasil: Terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2 dengan nilai p value <0,001 serta efikasi diri dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2 dengan nilai p value <0,001. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan keluarga dan efikasi diri pasien, semakin baik kualitas hidup yang mereka alami. Kesimpulan: Terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Mungkajang Kota Palopo Tahun 2025. Terdapat hubungan efikasi diri dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Mungkajang Kota Palopo Tahun 2025.
Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Riwayat Anemia dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada Ibu Hamil di Puskesmas Benteng Kota Palopo Tahun 2025 lisa magfirah; Hastuty, Dewi; Rosita, Rosita; Arfianty, Yenny
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 2 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/djik.v20i2.2741

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan kondisi dimana ibu mengalami kekurangan asupan makanan dalam jangka waktu yang lama atau menahun (kronis), yang dapat mengganggu kesehatan ibu hamil itu sendiri. Salah satu faktor risiko KEK adalah IMT yang rendah dan adanya riwayat anemia. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara IMT dan riwayat anemia dengan kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Benteng Kota Palopo Tahun 2025. Metode: penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study, dimana semua data dikumpulkan dalam waktu bersamaan. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua ibu hamil yang datang ke Puskesmas Benteng. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi, dan didapatkan 63 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Data yang telah dikumpulkan diolah dan dianalisis menggunakan aplikasi SPSS versi 25, dianalisis dengan uji chi square. Hasil: Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara kejadian KEK terhadap kedua variabel yang diteliti, yakni IMT dengan nilai p value sebesar 0,000 dan riwayat anemia dengan nilai p value sebesar 0,004. Kesimpulan: KEK dipengaruhi oleh faktor IMT yang rendah dan riwayat anemia.
Hubungan status gizi ibu hamil dan dukungan keluarga dengan kejadian anemia Di Puskesmas Bara Permai Kota Palopo Tahun 2025 Olivia, Olivia; Hastuty, Dewi; Rosita, Rosita; Arfianty, Yenny
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 4 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/djik.v20i4.2747

Abstract

Anemia pada ibu hamil adalah kondisi dimana kadar hemoglobin dalam darah ibu hamil berada di bawah 11 g/dL. Jika tidak segera ditangani, anemia dapat menimbulkan berbagai komplikasi yang memengaruhi ibu selama masa kehamilan, persalinan, dan nifas, serta berdampak negatif pada janin yang dikandung. Dukungan keluarga, konsumsi kopi/teh, pengetahuan, kepatuhan, dukungan bidan, budaya, dan status gizi  merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi anemia pada ibu hamil. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan status gizi ibu hamil dan dukungan keluarga dengan kejadian anemia di Puskesmas Bara Permai Kota Palopo. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dan merupakan penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini terdiri dari seluruh ibu hamil dari trimester I,II dab III yang bertempat tinggal di Puskesmas Bara Permai Kota Palopo berjumlah 110 responden. Menggunakan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling yaitu ibu dari trimester I,II dan III yang bersedia menjadi responden berjumlah 32 responden. Lembar kuesioner dan lembar ceklis untuk mengumpulkan data. Data yang telah dikumpulkan kemudia diolah dan dianalisis secara univariat dan bivariat, uji bivariate yang digunakan adalah uji chi-quare menggunakan program Microsoft excel dan program terukur (SPSS). Hasil penelitian Di Puskesmas Bara Permai Kota Palopo Tahun 2025 terdapat hubungan antara status gizi ibu hamil dengan kejadian anemia dengan nilai p value 0,011 (<0,05), dan terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan kejadian anemia dengan nilai p value 0,000 (<0,05) Kesimpulan  Terdapat hubungan antara status gizi ibu hamil dan dukungan keluarga dengan kejadian anemia di Puskesmas Bara Permai Kota Palopo Tahun 2025.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Pemenuhan Gizi Ibu Hamil Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik Di Puskesmas Di Puskesmas Benteng Kota Palopo Tahun 2025 Yuris, Yuris; Hastuty, Dewi; Rosita, Rosita; Arfianty, Yenny
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 3 (2025): Diagnosis : Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/djik.v20i3.2748

Abstract

Kekurangan energi kronik (KEK) adalah salah satu masalah kehamilan yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara asupan dan kebutuhan gizi. Kekurangan energi kronik (KEK) diketahui dengan mengukur lingkar lengan atas ibu hamil (LILA) yang <23,5 cm atau bagian pita merah LILA. Tujuan : Untuk menganalisis hubungan langsung faktor internal (tingkat pengetahuan dan pemenuhan gizi ibu hamil) dengan kejadian kekurangan energi kronik (KEK) di Puskesmas Benteng Kota Palopo. Metode : Desain penelitian ini menggunakan desain cross sectional dan merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester I, II dan III di wilayah kerja Puskesmas Benteng Kota Palopo berjumlah 172 orang. Pengambilan sampel secara purposive sampling dengan rumus slovin 10% sebanyak 63 ibu hamil yang bersedia menjadi responden. Lembar kuesioner dan pita LILA digunakan untuk mengumpulkan data. Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis secara univariat dan bivariat, uji bivariat yang digunakan adalah uji Chi Suare dengan menggunakan Aplikasi SPSS versi 27. Hasil penelitian : Di Wilayah Kerja Puskesmas Benteng Kota Palopo tahun 2025 terdapat hubungan tingkat pengetahuan dengan kejadian Kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil dengan nilai p value 0,001 (<0,05), dan terdapat hubungan pemenuhan gizi ibu hamil dengan kejadian Kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil dengan nilai p value 0,001 (<0,05).
Hubungan Peran Bidan Dan Jarak Kehamilan Dengan Kejadian Enmia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Pontap Kota Palopo Tahun 2025 Nurhikma, Nurhikma; Hastuty, Dewi; Rosita, Rosita; Arfianty, Yenny
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 2 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/djik.v20i2.2773

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat berdampak serius terhadap kehamilan dan persalinan, serta menjadi faktor risiko morbiditas dan mortalitas ibu. Pencegahan anemia membutuhkan keterlibatan aktif tenaga kesehatan, terutama bidan, serta pemahaman ibu tentang pentingnya menjaga jarak kehamilan yang ideal. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara peran bidan dan jarak kehamilan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pontap Kota Palopo. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu hamil yang datang di Puskesmas Pontap Kota Palopo sebanyak 99 orang. Sampel ditentukan menggunakan rumus Isaac dan Michael dan diperoleh 39 orang, dengan teknik non-probability sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan aplikasi SPSS versi 27. Hasil penelitian: Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara peran bidan dan kejadian anemia pada ibu hamil (nilai p = 0,001), serta hubungan yang signifikan antara jarak kehamilan dengan kejadian anemia (nilai p = 0,001) di wilayah kerja Puskesmas Pontap Kota Palopo tahun 2025. Kesimpulan: Peran bidan yang optimal dan pengaturan jarak kehamilan yang ideal berperan penting dalam pencegahan anemia pada ibu hamil.
Hubungan Kekurangan Energi Kronik Dan Kunjungan Antenatal Care Dengan Kejadian Bblr Di Puskesmas Benteng Kota Palopo Tahun 2025 Rahma, Rahmaniar; Hastuty, Dewi; Rosita, Rosita; Arfinati, Yenny
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 4 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/djik.v20i4.2848

Abstract

Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan suatu kondisi dimana bayi yang lahir mempunyai berat yang rendah dan kurang dari normal. Beberapa faktor yang berkontribusi antara lain faktor yaitu KEK, paritas, kunjungan ANC, umur, dan jarak kelahiran. Tujuan: untuk mengetahui hubungan kekurangan energi kronik dan kunjungan ANC dengan kejadian BBLR pada bayi baru lahir Di Puskesmas Benteng Kota Palopo.  Metode: penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini yaitu semua ibu nifas di yang berada di wilayah kerja Puskesmas Benteng Kota Palopo berjumlah 100 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar ceklist.Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis menggunakan program statistic SPSS versi 26 dan dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian : penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara kekurangan energi kronik dengan kejadian BBLR dengan nilai p value 0,000 (>0,05) dan tidak ada hubungan antara kunjungan ANC dengan kejadian BBLR dengan nilai p value 0,345 (<0,05). Kesimpulan BBLR dipengaruhi oleh KEK dan tidak dipengaruhi oleh kunjungan ANC.