Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Triton

Implementasi Penyuluhan Sensitif Gizi dan Pola Hidup Sehat di Kelurahan Kampung Kajanan, Buleleng, Bali Siti Amanah; Yayuk Farida Baliwati; Pudji Muljono; Tri Budiarto; Rafnel Azhari; Siti Syamsiah; Titania Aulia; Eliz Khalishah; Argasepta Armadhani
JURNAL TRITON Vol 16 No 1 (2025): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i1.1093

Abstract

Penyuluhan merupakan upaya berencana untuk transformasi perilaku sekelompok orang di berbagai bidang pembangunan, termasuk pengetahuan dan kesadaran akan gizi berimbang dan pola hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan perilaku yang terjadi dalam hubungannya dengan implementasi penyuluhan sensitif gizi dan penerapan pola hidup sehat. Metode riset aksi diterapkan dengan melibatkan 30 Tim PKK Kelurahan Kampung Kajanan, Kecamatan Buleleng, Bali dan 26 partisipan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut. Teknik wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus, dan penyuluhan interaktif dilakukan untuk memperoleh data. Data sekunder dikumpulkan melalui telaah dokumen yang relevan. Terdapat dua tipe kuesioner yang digunakan. Pertama, kuesioner mengenai perubahan pengetahuan mengenai pola hidup sehat, pengemasan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), promosi melalui sarana digital digunakan untuk memperoleh informasi dari 30 partisipan Tim Penggerak PKK. Kedua, kuesioner mengenai perubahan pengetahuan setelah 26 partisipan mengikuti penyuluhan kesehatan gigi dan mulut. Data kualitiatif dianalisis secara deskriptif, sedangkan data kuantitatif diolah menggunakan statistik deskriptif. Uji-t dilakukan untuk mengetahui tingkat signifikansi perubahan perilaku sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat perubahan perilaku secara nyata sebelum dan sesudah penyuluhan sensitif gizi. Kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat dan kesehatan gigi meningkat, begitu pula dengan minat melakukan promosi pemasaran produk melalui sarana digital. Keberlanjutan implementasi penyuluhan sensitif gizi, pola hidup sehat, dan peningkatan kapasitas UMKM memerlukan dukungan dana, sarana prasarana, pendampingan baik dari pemerintah maupun swasta.
Penerapan Model Pembelajaran Gagné dalam Pengemasan Produk Hortikultura pada KWT Sriwijaya, Kota Bogor Siti Syamsiah; Adi Firmansyah; Rafnel Azhari
JURNAL TRITON Vol 16 No 1 (2025): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i1.1224

Abstract

Seiring dengan meningkatnya taraf hidup dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi yang seimbang, permintaan produk hortikultura juga mengalami peningkatan. Saat ini, konsumen tidak hanya menilai produk hortikultura berdasarkan rasa, tetapi juga dari penampilan fisik seperti keseragaman ukuran, warna, bentuk, serta kualitas permukaan produk. Konsumen menginginkan produk hortikultura yang bermutu tinggi dan aman untuk dikonsumsi Kendala yang tejadi, praktik penanganan pascapanen, khususnya dalam aspek pengemasan belum optimal di tingkat petani, sehingga diperlukan pemberdayaan yang lebih intensif terkait hal ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis proses pembelajaran pengemasan produk hortikultura di Kelompok Wanita Tani (KWT) Sriwijaya, Kota Bogor dengan menggunakan model pembelajaran Gagne. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, diskusi kelompok dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan dan pendampingan yang diterapkan melalui pembelajaran di KWT Sriwijaya telah sesuai dengan model Nine Instructional Events Gagné. Hasil belajar menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pengetahuan, sikap, dan keterampilan petani dalam pengemasan produk hortikultura. Pembelajaran yang diberikan penyuluh terbukti berhasil dan memiliki dampak positif dalam meningkatkan daya saing produk di pasar. Oleh karena itu, disarankan agar kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap proses pembelajaran dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa semua tahapan dari model Gagné dapat terus diterapkan dengan baik dan berkelanjutan.