Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI KARAKTERISTIK KUAT TEKAN PADA CAMPURAN ASPHALT CONCRETE MENGGUNAKAN ASBUTON Ismuddin B Saifuddin; Abdul Gaus; Chairul Anwar
JURNAL SIPIL SAINS Vol 7, No 13 (2017)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.474 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v7i13.496

Abstract

Aspal buton (Asbuton), adalah sumber daya alam indonesia berupa aspal alam yang terkandung dalam deposit bebatuan yang terdapat di pulau buton dan sekitarrnya, selain itu aspal buton juga memiliki potensi yang melimpah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kuat tekan untuk campuran AC – WC menggunakan aspal buton tipe 30/25 dan aspal pertamina serta untuk mengetahui hubungan karakteristik marshall dan kuat tekan pada campuran AC – WC menggunakan aspal buton tipe 30/25 dan aspal pertamina Penetrasi 60/70. Pengujian ini bersifat eksperimental di dalam laboratorium dengan kadar asbuton tipe 30/25 yang digunakan adalah 0% dan 5% dari total berat campuran Benda uji yang dibuat adalah agregat batu pecah yang berasal dari Kali Oba Sofifi Kota Tidore Kepulauan Provinsi Maluku Utara, aspal penetrasi 60/70 dan aspal buton tipe 30/25. Hasil pengujian Kuat Tekan Dan Marshall didapati bahwa dengan penambahan aspal buton 5% pada total campuran semakin tinggi nilai stabilitasnya dibanding dengan tidak menambahkan asbuton pada campuran, stabilitas tertinggi pada pengujian Kuat Tekan berada pada kadar aspal 5,5% dengan nilai stabilitas 5880.03 Kg sedangkan stabilitas tertinggi pada pengujian marshall berada pada kadar aspal 5,5% dengan niali stabilitas 2228,07 Kg.
ANALISIS PERBANDINGAN RISIKO BIAYA KONTRAK LUMPSUM DAN KONTRAK UNIT PRICE DENGAN METODE AHP Abdul Gaus
JURNAL SIPIL SAINS Vol 2, No 3 (2012)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.167 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v2i3.23

Abstract

Dalam setiap usaha, akan selalu muncul dua hal yang saling bertentangan, yaitu peluang memperolehkeuntungan dan risiko menderita kerugian termasuk dalam dunia usaha jasa konstruksi. Risikomenderita kerugian ini dapat diantisipasi dengan menganalisis jenis kontrak jasa konstruksi yangdigunakan, yaitu dengan membandingkan risiko biaya konstruksi kontrak Lumpsum dengan kontrakUnit Price dari pendapat kontraktor selaku penyedia jasa. Persentase keuntungan dan kerugianmasing-masing kontrak pun bisa teridentifikasi tergantung jenis proyek mana yang akan dikerjakandengan menyebarkan kuisioner dan wawancara langsung.Untuk menganalisa risiko biaya digunakan Metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Proses analisisdimulai dengan mendefinisikan masalah, dan membuat struktur hierarki. Hirarki ini terdiri dari 3(tiga) level yaitu tujuan (level I), kriteria (level II), dan alternatif (level III). Berdasarkan hirarkitersebut kemudian disusun kuesioner. Penyebaran kuesioner dilakukan pada 20 responden yangterdaftar dalam anggota GAPENSI Propinsi Maluku Utara 2011. Data yang diperoleh kemudianditabulasikan, dilanjutkan dengan membuat matrik berpasangan masing-masing level, melakukanperbandingan berpasangan, menghitung nilai rata-ratanya, mengukur bobot prioritas untuk level II danlevel III, serta memeriksa konsistensinya.Berdasarkan hasil analisis risiko pembengkakan biaya maka diperoleh bobot prioritas untuk kontraklumpsum sebesar 65,547% dan kontrak unit price 34,453%. Artinya proyek dengan kontrak lumpsumlebih tinggi risikonya menderita kerugian dibandingkan dengan kontrak unit price dan peristiwa yangpaling dominan yang menyebabkan risiko pembengkakan biaya pada kontrak lumpsum terjadi padaperistiwa perbedaan kondisi site lapangan dengan yang tercantum dalam kontrak yang memiliki bobotprioritas terbesar yaitu 88,30% sedangkan pada kontrak unit price hal ini terjadi pada peristiwakenaikan harga-harga di pasar yang memiliki bobot prioritas terbesar yaitu 86,4%.
STUDI KARAKTERISTIK DAN KUAT TEKAN BETONMUTU NORMAL (Studi Kasus Agregat Sungai Tewil Kabupaten Halmahera Timur ) Mufti Amir Sultan; Abdul Gaus
JURNAL SIPIL SAINS Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.515 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v1i2.8

Abstract

Beton dibuat dari campuran agregat halus, agregat kasar, semen, dan air dengan perbandingan tertentuserta dapat pula ditambahkan dengan bahan tambah yang lainya sesuai dengan keperluan apabiladianggap perlu. Agregat merupakan unsur pembentuk beton yang paling besar komposisinya yaitusebesar 70-75% dari total volume beton, maka kualitas agregat sangat berpengaruh terhadap kualitasbeton. Penelitan ini merupakan studi yang bertujuan mengetahui sifat-sifat dari agregat sungai tewil danmembuat JMF untuk memperoleh kuat tekan beton K300 tanpa menggunakan bahan tambahPenelitian ini mengunakan benda uji berbentuk kubus 15 cm x 15 cm x 15 cm sebanyak 40 buah.Metode perencanaan campuran menggunakan metode SNI 1990. Faktor Air Semen yang digunakankedalam campuran beton normal adalah 0,32, 0,34, 0,36,0,38, 0,40, 0,42, 0,44, dan 0,46. Pengujiandilakukan pada umur 28 hari.Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa agregat sungai tewil memenuhi syarat sebagai agregatuntuk campuran beton dan mampu mencapai kekuatan dengan mutu beton K350
Aplikasi Metode Importancae Performance Analysis dalan Analisa Tingkat Pelayanan Mode Speedboat Abdul Gaus; Chaerul Anwar; Sutrisno Putra
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 6, No 01 (2017): Techno Jurnal Penelitian
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tk.v6i01.554

Abstract

AbstrakSpeedboat merupakan salah satu  moda yang mengbungkan pusat kota Ternate dengan pusat kota Tidore Kepulauan. Meningkatnya pelaku perjalanan menggunakan moda ini menuntut perlunya perhatian terhadap aspek kenyamanan dan keselamatan pengguna moda. Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa moda speedboat beraktivitas pada siang maupun malam hari, pada berbagai cuaca dan mengangkut bukan hanya manusia namun juga barang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pelayanan speedboat menurut penilain pengguna moda menggunakan metode analisis Importance Performance Analysis (IPA). IPA digunakan untuk memetakan hubungan antara importance (kepentingan) dengan performance (kinerja) dari masing-masing atribut pelayanan menurut penilaian penumpang speedboat Ternate-Tidore. Tingkat pelayanan moda transportasi speedboat Ternate-Tidore menggunakan metode IPA didapatkan variabel yang memiliki kepentingan/Harapan yang tinggi namun pada kinerja/realita tidak cukup baik, yaitu variabel penerangan di malam hari,  ketersediaan baju pelampung/life jacket dan ketersediaan kotak P3K. Sedangkan variabel yang dianggap kurang penting oleh penumpang, tetapi kinerjanya baik sehingga penumpang menganggap kinerja tersebut berlebihan, yaitu variabel layanan informasi dan tarif speedboat, ketersediaan pelontar . Kata kunci— Speedboat, Moda Transportasi, Importance Performance Analysis  AbstractSpeedboat is one of transportation modes connecting the city central of Ternate to the city central of Tidore Island. The increase in travellers who use the mode requires attention on the aspect of comfort and safety of the mode users. Field condition indicates that speedboat mode starts active at noon and night in various weathers. The mode is not only transported people but also goods. The research aimed to analyze the speedboat service level based on the appraisal from the mode users using Importance Performance Analysis (IPA) method. IPA used to map the relationship between the importance and performance of each service attribute according to the appraisal of the passengers of Ternate-Tidore speedboat. The service level of Ternate-Tidore speedboat transportation mode using IPA method indicated that there were variables with high importance/expectation but less performance/reality, which were night lighting variable, the availability of life jacket and first aid box, whereas, variables considered as less important by the passengers but had good performance so that passengers regarded them as overwhelmed were information service variable, speedboat rate, and the availability of thrower. Keywords — Speedboat, Transportation Mode, Importance Performance Analysis
SOSIALISASI PENCEGAHAN COVID-19 DENGAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN DI KELURAHAN GAMBESI Abdul Gaus; Nurmaiyasa Marsaoly
Journal Of Khairun Community Services Vol 1, No 2 (2021): Journal Of Khairun Community Services
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jkc.v1i2.3725

Abstract

The COVID-19 pandemic has had an impact on various sectors, including the education sector, during the pandemic teaching and learning activities which are usually carried out face-to-face in the classroom, laboratories can no longer be carried out. This has an impact on the community around the campus, which has been relying on activities created by the presence of students who are studying. During the pandemic, community activities decline, boarding houses are empty and uninhabited, food stalls are deserted, printing, transportation and other sectors seem to have stopped their activities. The government has implemented a new normal so that people can carry out their activities again but still have to enforce health protocols to prevent clusters of spreading COVID-19. Socialization on the importance of maintaining distance, wearing masks and washing hands is one of the efforts to provide understanding to the public so that they remain vigilant and enforce strict health protocols so that new clusters do not arise in the spread of COVID-19. Socialization, distribution of masks, hand sanitizers and health checks have had an impact on increasing awareness in the community in the campus environment about the importance of enforcing health protocols to prevent the spread of COVID-19 and the importance of maintaining health..
Sosialisasi Pencegahan Covid-19 Pengguna Transportasi Laut Pada Wilayah Kepulauan Raudha Hakim; Abdul Gaus
Journal Of Khairun Community Services Vol 1, No 1 (2021): Journal Of Khairun Community Services
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jkc.v1i1.3130

Abstract

Ports as sea transportation infrastructure have a lot of social interactions because they are the entry and exit points for passengers traveling between islands. The form of anticipation for the prevention of Covid 19 is carried out in the form of socialization to passengers by maintaining distance, washing hands and distributing masks while traveling. Covid-19 Prevention and Control Efforts. The socialization of Covid-19 prevention at ports as a meeting point between land and sea transportation modes is expected to be able to provide understanding to the user or passenger community to continue to apply health protocols while in the port area as an effort to prevent and break the chain of the spread of Covid-19. Several protocols to prevent the spread of Covid-19 in public areas include terminals, ports. The contents of the protocol include ensuring that all public areas post health messages (proper hand washing and coughing / sneezing etiquette) in strategic places such as at the entrance. Inform visitors to use clean personal worship tools, provide means of washing hands with soap (CTPS) with running water in the toilet and providing hand sanitizers at each entrance. Check body temperature at each point of entry and observe the general condition of visitors. The role of the public area manager must be coordinating with the local health office on a regular basis.
KARAKTERISTIK MARSHAL CAMPURAN ASPAL BETON MENGGUNAKAN LIMBAH PLASTIK Abdul Gaus; Nurmaiyasa Marsaoly; Muhammad Taufiq Yudha Saputra; Ilham Udin
Journal of Science and Engineering Vol 3, No 2 (2020): Journal Of Science and Enggineering (JOSAE
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v3i2.2425

Abstract

Jalan raya merupakan tulang punggung suatu kawasan dalam menyalurkan penumpang barang dan jasa, sehingga konstruksi badan jalan harus kuat dan tahan terhadap beban lalu lintas yang berlalu lalang setiap hari. Dalam penelitian ini dicoba penggunaan plastik sebagai alternative bahan tambah aspal beton. Kemasan minuman menggunakan botol plastik merupakan hal yang umum dewasa ini, limbah botol plastiknya banyak yang terbuang dan tidak dimanfaatkan, hal ini akan menambah beban bagi pemerintah dalam mendaur ulangkan sampah plastik, diharapkan penggunaan alternative bahan tambah plastik bekas botol minuman jenis PET tersebut selain dapat membantu pemerintah dalam mendaur ulang sampah plastik, juga dapat meningkatkan kualitas perkerasan aspal beton. Pada penelitian ini yang ditinjau adalah pengaruh penambahan plastik jenis PET sebagai bahan tambah pada campuran aspal beton terhadap karakteristik Marshall yang meliputi VIM, VMA, VFB, Stabilitas, Flow, dan Marshall Quotient. Hasil penelitian menenjukan bahwa karakteristik Marshall seperti nilai VFB dengan kadar aspal 4,5% (58,35) dan Flow (3,20) cenderung lebih rendah dari campuran aspal beton normal. Sedangkan nilai Marshall cenderung meningkat terdapat pada VIM, dengan kadar aspal 4,5% (3,20), stabilitas (1214,5) dan MQ (380,34) karna pengaruh penggunaan PET dan kadar aspal dalam campuran pada komposisi tertentu menunjukan kinerja yang baik. Berdasarkan spesifikasi Bina Marga 2010 didapatkan kadar aspal optimum 6%, dapat disimpulkan bahwa penambahan PET ke dalam aspal akan meningkat kualitas aspal dan sekaligus akan meningkatkan kulitas campuran beton aspalnya
UJI LAIK FUNGSI JALAN DALAM MEWUJUDKAN JALAN YANG BERKESELAMATAN STUDI KASUS JALAN UTAMA KOTA WEDA Ummu Humaira Mubin; Abdul Gaus; Andi Arifah Pasri; Yuni Damayanti
Journal of Science and Engineering Vol 3, No 1 (2020): Journal Of Science and Enggineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v3i1.2206

Abstract

Kecelakaan lalu lintas menelan korban sekitar 1,2 juta jiwa manusia setiap tahun. Ada tiga faktorutama yang menyebabkan terjadinya kecelakaan, pertama adalah faktor manusia yaitupengemudi kendaraan dan pejalan kaki, kedua adalah faktor prasarana yaitu jalan, dan yangterakhir adalah faktor sarana yaitu kendaraan. Pada ruas jalan ini juga masih banyakkekurangan dari segi standar teknis dan tingkat kepentingan penanganannya. Untuk itupenelitan ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kelaikan fungsi jalan serta perbaikan yangdiperlukan agar jalan menjadi laik menurut Uji Laik Fungsi Jalan (ULFJ) berdasarkanPeraturan Menteri Pekerjaan Umum nomor 11/PRT/M/2010 dan merekomendasikanpenanganan teknis. Data yang diperlukan untuk mengetahui angka kecelakaan yang terjadi padaruas jalan ini yaitu data kecelakaan dari Polres Kota Weda dan analisis uji laik fungsi teknisjalan yang dilakukan dengan maksud menilai seberapa besar penyimpangan dimensi antara hasilukur dilapangan terhadap persyaratan teknisnya meliputi : teknis geometrik jalan, teknisstruktur perkerasan jalan, teknis struktur bangunan pelengkap jalan, teknis pemanfaatan bagianjalan, teknis penyelenggaraan manajemen dan rekayasa lalu lintas, dan teknis perlengkapanjalan. Berdasarkan hasil penelitian untuk teknis uji laik fungsi jalan pada jalan utama yang adapada pusat Kota Weda diperoleh kategori Laik Fungsi Bersyarat (LS), akan tetapi ruas jalantersebut masih dapat memberikan jaminan keamanan dan keselamatan untuk pengguna jalan.
ANALISA KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN PASIR APUNG Abdul Gaus; Imran Imran; Liska Novianti
Journal of Science and Engineering Vol 1, No 1 (2018): Journal Of Science and Enggineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.227 KB) | DOI: 10.33387/josae.v1i1.746

Abstract

Pumice sand is a bright colored butian type, containing foam made from glass-walled bubbles andusually referred to as silicate volcanic glass granules. This pumice sand can be used as a substitutefor normal sand as fine aggregate in a mixture of concrete mix. Based on the characteristic testexamination, it can be seen that in testing the characteristics of pumice sand to the specificationsof normal sand in specific gravity testing and weight testing of quicksand obtained results thatare smaller than the specifications of normal sand and absorption tests obtained results greaterthan specifications on normal sand. The results of the normal sand compressive strength at BN is250.95 kg /cm2 while the results of the floating sand concrete compressive strength on BPA is224, 965 kg /cm2. Based on the research it can be concluded that with the same quality of concrete,the quality of K-250 is different in comparison to the compressive strength of concrete in normalsand and pumice sand concrete shows almost the same results. Therefore, more in-depth researchis needed regarding the use of pumice sand instead of normal sand in a mixture of concrete mix.
ANALISIS WAKTU PERJALANAN PEKERJA (ASN) PEMERINTAH KOTA TERNATE Raudha Hakim; Abdul Gaus
Journal of Science and Engineering Vol 4, No 1 (2021): Journal Of Science and Enggineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v4i1.3027

Abstract

Transportasi timbul dalam kehidupan manusia karena adanya proses pemenuhan kebutuhan di mana kebutuhan itu tidak terpenuhi di tempat ia berada tetapi terpenuhinya di tempat lainnya. Karena alasan tersebut membuaat pergerakan terjadi antara dua tempat yaitu tempat di mana barang atau jasa dibutuhkan ke temptat dimana barang atau jasa tersebut tersedia, pergerakan yang terjadi akibat adanya proses pemenuhan kebutuhan ini dapat terjadi pada kurun waktu tertentu seperti setiap hari, setiap jam, setiap menit bahkan setiap detiknya. Terdapat bermacam-macam jenis pemenuhan kebutuhan seperti pergerakan untuk pemenuhan pekerjaan rekreasi dan lain-lain. Bentuk-bentuk kegiatan tersebut akan menentukan jenis pola pergerakan yang terjadi dalam suatu wilayah dimana pergerakan individu pada suatu zona akan berbeda dengan zona lainnya. Metode penelitian ini pada tahap awal adalah penentuan jumlah sampel untuk penyebaran kuesioner. Penyebaran kuesioner Dilakukan pada dinas-dinas yang ada di kota Ternate. Penalitian ini bertujuan untuk mengatahui karakteristik perjalanan dan menganalisis hubungan antara waktu perjalanan dan jarak perjalanan ASN Pemerintah Kota Ternate saat berangkat ke kantor baik pada keadaan kondisi lalu lintas lancer maupun kondisi lalu lintas macet. Analisis yang digunakan adalah dengan pendekatan metode regresi linear. Analisis ini menunjukan untuk karakteristik jarak dan waktu tempuh perjalanan ASN memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pemilihan moda yang di gunakan oleh ASN Pemerintah Kota Ternate.
Co-Authors -, Mustamin Abdul Hamid Payapo Abdul Hamid Payapo Abdullah, Abdul Madjid Albanjar, Mutmaina Albar, Abdullah Ali, Ismanto Wahab Amalia, Ema Amelia, Risky Andi Arifah Pasri AR, Ridwan Aris Abdul Bachmid, Ryan Rinaldy R Barmawi, Nurtalia Chaerul Anwar Chairul Anwar Chairul Anwar Chairul Anwar Djamaluddin, Rudy Edi Susanto Farah Nur Muhammad Farika, Azmy Gilang Ramadan Kololikiye Hairil Hi. Hukum Hakim, Raudha Hernita Pasongli Hi Abbas, Muhammad Yunus Hi Bayan, Ilman Nafiyanto A Hi. Hukum, Hairil Hidayat Batubara, Muizzul Ilham Udin Imran Imran Imran Imran Imran, Imran Inggrayani Anggreni waiola Irnawaty Irnawaty, Irnawaty Irnawaty ST.,MT Ismanto Wahab Ali Ismuddin B Saifuddin Jaelan, Salsabila Jamalun Togubu Kamarullah, Suryawan Kardiman Kardiman Kardiman Kardiman Kardiman Rian Khusna Arif Rakhman, Khusna Arif Kusnadi Kusnadi Liska Novianti Liska Novianti M. Saleh, Muhammad Fauzan M. Saleh, Nur Rifqah Mardiana M Taiyeb Mardianti anti Mardianti anti, Mardianti Marsaoly, Nuramaiyasa Marsaoly, Nurmaiyasa Mohammad Ridwan Fadly Mufti Amir Sultan, Mufti Amir Muh Anshar Amrin Muh. Asrul Musyafir Muhamad Darwis Muhammad Taufiq Yuda Saputra Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Nu'man, Nu'man Nur Ali Nuramaiyasa Marsaoly Nurmaiyasa M. Rahim, Mustamin Raudha Hakim Rauf, Ichsan Sabaruddin Sabaruddin S Sabaruddin Sabaruddin Saifuddin, Ismuddin B Samsul Samsul Saputra, Muhammad Taufik Yuda Seniyasmin, Seniyasmin Sultan Amir, Mufti Sultan, Thariq Alfaridzi A Sutrisno Putra Syafruddin Syafruddin Thariq Al Faridzi A Sultan Tjaronge M. W., Tjaronge M. Ummu Humaira Mubin Wahab, Iis Hamsir Ayub Wiwik Handayani Yani, Stevi Yudha Saputra, M Taufiq Yuni Damayanti Zainudin Zainudin Zamzam, Zulkifli Zulkarnain Zulkifli Zam Zam