Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENILIAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI JALAN DAN JEMBATAN WILAYAH KEPULUAN HALMAHERA TENGAH PROVINSI MALUKU UTARA BERDASARKAN PERMEN PUPR NOMOR 10 Samsul, Samsul; Marsaoly, Nuramaiyasa; Gaus, Abdul
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2023): Clapeyron : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/clapeyron.v4i2.7070

Abstract

Pemerintah Indonesia melalui menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat baru-baru ini telah mengeluarkan peraturan Nomor 10 Tahun 2021 tentang pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK). Penelitian bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh PM PUPR No. 10 Tahun 2021 terhadap peningkatan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) di Wilayah Kepulauan Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara dan menganalisis variabel-variabel mana saja yang dominan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepemimpinan dan Partisipasi Pekerja dalam Keselamatan Konstruksi berpengaruh positif terhadap Kinerja Keselamatan Konstruksi. Dimana dapat dilihat dari nilai p-value sebesar 0.000 nilainya kurang dari 0.05 sehingga hipotesis penelitian diterima, Perencanaan Keselamatan Konstruksi berpengaruh positif terhadap Kinerja Keselamatan Konstruksi. diperoleh p-value sebesar 0.004 nilainya kurang dari 0.05 sehingga hipotesis penelitian diterima. Dukungan Keselamatan Konstruksi berpengaruh positif terhadap Kinerja Keselmatan Konstruksi. diperoleh p-value sebesar 0.048 nilainya kurang dari 0.05 sehingga hipotesis penelitian diterima dan Operasi Keselamatan Konstruksi berpengaruh positif terhadap Kinerja Keselmatan Konstruksi. diperoleh p-value sebesar 0.003 nilainya kurang dari 0.05 sehingga hipotesis penelitian diterima
Desain Teknis Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum Kota Sofifi Berbasis Epanet 2.2 syafruddin, syafruddin; Gaus, Abdul; Zam zam, Zulkifli
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2024): CLAPEYRON : JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/clapeyron.v5i1.7713

Abstract

Pemindahan   pusat   pemerintahan   dan  seluruh   aktivitas  penyelenggaraan pemerintahan Kota Sofifi dari Kota Ternate berdampak pada tingginya permintaan terhadap ketersediaan fasilitas kebutuhan dasar manusia, mengakibatkan masalah belum optimalnya sistem penyediaan air minum (SPAM). Rencana desain teknis pengembangan sistem penyediaan air minum di Sofifi dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif  melalui  pengumpulan data, analisis data, dan Detail Engineering Design (DED). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan melakukan interkoneksi jaringan distribusi pusat operasi Gosale dan Ampera, untuk rencana pengembangan SPAM Kota Sofifi dalam kurun waktu 15 tahun kedepan. Perhitungan kebutuhan air dengan jumlah penduduk pada tahun 2037 sebesar 22.182 jiwa, maka kapasitas sumber air sungai Kaiyasa dan sungai Oba sebesar 0,107 m3/detik dapat memenuhi, dimana kebutuhan air rata-rata sebesar 30,52 liter/detik. sedangkan kebutuhan air maksimum sebesar 33,57 liter/detik dan kebutuhan air pada saat jam puncak sebesar 41,20 liter/detik. Simulasi hidrolis optimalisasi jaringan dengan debit perencanaan menggunakan Software Epanet 2.2, juga diperoleh pola pelayanan yang lebih teratur dan skema desain mampu memenuhi kebutuhan air pada saat pemakaian puncak.
“ANALISIS UJI LAIK FUNGSI JALAN BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS” (Studi Kasus : Ruas Jalan 40 kota Sofifi) Zainudin, Zainudin; Gaus, Abdul; Rauf, Ichsan
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2023): Clapeyron : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/clapeyron.v4i2.6933

Abstract

Kilometer 40 of Sofifi City needs to be analyzed regarding the feasibility of road functions by monitoring and evaluating its technical standards because it is located in a special area for the government center so that access to land transportation increases and can reduce the level of feasibility of road functions. Analyze the feasibility of road functions on each segment of the Kilometer 40 road in Sofifi City and map the feasibility of road functions on the Kilometers 40 road in Sofifi City by using Arc Gis. The result technically for the section of km 40 Sofifi City, from a total of nine (9) segments, it can be determined that the road section has a "Technically Feasible" status, with an average functional feasibility test for segment 1 which is 96.3% in the Technical Feasible category, segment 2 which is 97.4% in the Technical Feasible category, segment 3 which is 94.6% in the Conditionally Good Level 1 (medium) category, km 40 Sofifi City, from a total of nine (9) segments, it can be determined that the road section has a "Technically Feasible" status, with an average functional feasibility test for segment 1 which is 96.3% in the Technical Feasible category, segment 2 which is 97.4% in the Technical Feasible category, segment 3 which is 94.6% in the Conditionally Good category Level 1 (medium), segment 4 which is 98.1% in the Technical Feasible category, segment 5 which is 96.8% in the Technical Feasible category, segment 6 which is 98.2% in the Technical Feasible category, segment 7 which is 97.2% in the Technical Feasible category, segment 8 which is 95.6% in the Technical Feasible category, segment 9 which is 97.5% in the Technical Feasible category.
ANALISIS FAKTOR KETERLAMBATAN PEKERJAAN PRESERVASI JALAN EKOR – SUBAIM – BULI – MABA MENGGUNAKAN SKEMA LONG SEGMENT Albar, Abdullah; Marsaoly, Nuramaiyasa; Gaus, Abdul
CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2023): Clapeyron : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/clapeyron.v4i2.7069

Abstract

Permasalahan umum yang terjadi pada pekerjaan Long Segmen pada paket Preservasi Jalan Ruas Ekor – Sebaim – Buli - Maba adalah adanya kondisi fungsional maupun struktural jalan yang sering mengalami kerusakan sebelum desain umur rencana. Kerusakan jalan dapat diakibatkan beberapa aspek antara lain perencanaan dan perancangan yang kurang tepat sehingga terjadi kesalahan pada saat pelaksanaan dan kurangnya pengawasan beban kendaraan saat pengoperasian jalan dan kurang tepatnya strategi pemeliharaan dan rehabilitasi jalan. Berdasarkan kebutuhan pelayanan jalan Preservasi Jalan Ruas Ekor – Sebaim – Buli - Maba pada bagian jalan penghubung lalu lintas ramai dan beban yang cukup berat, maka perlu dipertahankan kemampuan fungsional dan struktural jalannya. Apabila dilihat dari nilai mean rankingnya, dari 11 faktor yang terdapat dalam penelitian ini terdapat 10 faktor yang berpengaruh terhadap keterlambatan proyek. 10 faktor tersebut memiliki nilai rata-rata 3X3.5. Urutan faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan Proyek Jalan Ekor - Subaim - Buli - Maba Tahun Anggaran 2022 dengan yaitu: X11 Manajerial, X2 Bahan (material), X6 Situasi (Environment), X10 Sistem Inspeksi, Kontrol dan Evaluasi Pekerjaan, X1 Tenaga Kerja (labors), X3 Peralatan (Equipment), X9 Perencanaan dan Penjadwalan (Planning and scheduling), X5 Keuangan (Financing), X8 Lingkup dan Kontrak/dokumen pekerjaan (Contract Document), X4 Karateristik Tempat (Site Characterristic). Apabila dilihat dari nilai mean rankingnya, dari 57 variabel dan terbagi dari beberapa faktor yang terdapat dalam penelitian ini terdapat 50 variabel yang berpengaruh terhadap keterlambatan proyek dengan nilai rata-rata 3 X 3.5. sedangkan 7 variabel lainnya tidak  berpengaruh. Urutan 10 teratas variabel yang mempengaruhi keterlambatan Proyek Jalan Ekor - Subaim - Buli - Maba Tahun Anggaran 2022 dengan yaitu: Keahlian tenaga kerja, Komunikasi antara perencana dan kontraktor, Keterlambatan proses pemeriksaan dan uji bahan, Kegagalan kontraktor melaksanakan pekerjaan, Kekurangan Bahan Konstruksi, Pengalaman manajer lapangan, Komunikasi antara wakil owner dan kontraktor, Ketidaktepatan bahan, Terjadwalnya hal-hal tak terduga seperti kebakaran, banjir, cuaca amat buruk, badai/angin ribut, gempa bumi dan tanah longsor, Keterlambatan Pengiriman Barang
The Effect of Limestone Variations on the Compressive Strength of Clay Soil Stabilized with Pumice Microsilica and Aluminum Hydroxide A. Majid, Budiman; Gaus, Abdul; Adriaty, Yolly; Helda Evita Putri; Rauf, Ichsan
Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology Vol. 11 No. 1 (2026): JGEET Vol 11 No 01 : March (2026)
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jgeet.2026.11.1.24976

Abstract

The pozzolanic reaction is a chemical interaction involving calcium hydroxide, silica, and alumina that contributes to the chemical stabilization of soil. An optimized proportion of these three components can yield greater improvements in soil strength compared to the use of a single stabilizing material. This research examines the additional effect of limestone as a calcium source on clay soil stabilized with pumice-based microsilica and hydroxide aluminate. The testing of soil properties in this research follows the American Society for Testing Materials (ASTM) guidelines. The stabilization materials used include pumice, hydroxide aluminate, and limestone. The mechanical behavior of the blend of these three minerals is determined from the findings of the unconfined compressive strength tests, using cylindrical test samples measuring 35 mm in diameter and 70 mm in height. Variations in the addition of lime used to form the mixed matrix were 2%, 4%, and 6% by weight of dry soil. Laboratory test results showed a very significant increase in unconfined compressive strength (qu) compared to natural soil or soil stabilized only with silica and alumina. The optimum value for lime addition in this mixture was 4%, which resulted in a qu value of 52.48 kg/cm².
Co-Authors -, Mustamin A. Majid, Budiman Abdul Hamid Payapo Abdul Hamid Payapo Abdullah, Abdul Madjid Adriaty, Yolly Albanjar, Mutmaina Albar, Abdullah Ali, Ismanto Wahab Amalia, Ema Amelia, Risky Andi Arifah Pasri AR, Ridwan Aris Abdul Bachmid, Ryan Rinaldy R Barmawi, Nurtalia Chaerul Anwar Chairul Anwar Chairul Anwar Djamaluddin, Rudy Edi Susanto Farah Nur Muhammad Farika, Azmy Gilang Ramadan Kololikiye Hairil Hi. Hukum Hakim, Raudha Helda Evita Putri Hernita Pasongli Hi Abbas, Muhammad Yunus Hi Bayan, Ilman Nafiyanto A Hi. Hukum, Hairil Hidayat Batubara, Muizzul Ilham Udin Imran Imran Imran Imran Imran, Imran Inggrayani Anggreni waiola Irnawaty Irnawaty, Irnawaty Irnawaty ST.,MT Ismanto Wahab Ali Ismuddin B Saifuddin Jaelan, Salsabila Jamalun Togubu Kardiman Kardiman Kardiman Kardiman Kardiman Rian Khusna Arif Rakhman, Khusna Arif Kusnadi Kusnadi Liska Novianti Liska Novianti M. Saleh, Muhammad Fauzan M. Saleh, Nur Rifqah Mardiana M Taiyeb Mardianti anti Mardianti anti, Mardianti Marsaoly, Nuramaiyasa Marsaoly, Nurmaiyasa Mohammad Ridwan Fadly Mufti Amir Sultan, Mufti Amir Muh Anshar Amrin Muh. Asrul Musyafir Muhamad Darwis Muhammad Taufiq Yuda Saputra Nu'man, Nu'man Nur Ali Nuramaiyasa Marsaoly Nurmaiyasa M. Rahim, Mustamin Raudha Hakim Rauf, Ichsan Sabaruddin Sabaruddin S Sabaruddin Sabaruddin Saifuddin, Ismuddin B Samsul Samsul Saputra, Muhammad Taufik Yuda Seniyasmin, Seniyasmin Siswahyudianto Sultan Amir, Mufti Sultan, Thariq Alfaridzi A Sutrisno Putra Syafruddin Syafruddin Thariq Al Faridzi A Sultan Tjaronge M. W., Tjaronge M. Ummu Humaira Mubin Wahab, Iis Hamsir Ayub Wiwik Handayani Yani, Stevi Yudha Saputra, M Taufiq Yuni Damayanti Zainudin Zainudin Zulkarnain Zulkifli Zam Zam