Claim Missing Document
Check
Articles

Standarisasi Parameter Spesifik dan Non Spesifik Ekstrak Etanol Biji Alpukat (Persea americana Mill) Rahmi Nurhaini; Sri Handayani; Safira Norosa Yusmah
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 11 No 2 (2020): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v11i2.142

Abstract

Standardisasi ekstrak tumbuhan obat di Indonesia merupakan salah satu tahapan penting dalam pengembangan obat asli Indonesia. Biji alpukat (Persea americana Mill) merupakan salah satu bagian tanaman yang mengandung senyawa aktif diantaranya adalah golongan flavonoid, alkaloid, dan saponin. Senyawa aktif tersebut, khususnya golongan flavonoid mempunyai aktivitas sebagai antifungi, antiviral dan antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan standardisasi ekstrak etanol biji alpukat sehingga diharapkan dapat digunakan sebagai acuan parameter standar mutu ekstrak karena standarisasi biji alpukat belum tercantum di MMI dan FHI. Dalam penelitian ini penyarian ekstrak etanol biji alpukat dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Penetapan parameter spesifik yaitu dengan mengetahui identitas simplisia, organoleptis ekstrak, serta senyawa yang terlarut dalam air dan etanol. Penetapan parameter non spesifik meliputi kadar air dan bobot jenis. Ekstrak kental biji alpukat diperoleh dari hasil maserasi menggunakan etanol 96% dengan perolehan rendemen sebesar 7,72%. Hasil standarisasi untuk parameter spesifik menunjukkan identitas nama latin Persea americana Mill, bagian yang digunakan biji dan nama daerah tumbuhan alpukat. Organoleptik ekstrak kental, warna cokelat kehitaman, rasa pahit dan bau khas biji alpukat, dengan kandungan senyawa yang larut dalam air 34,8%, larut dalam etanol 87,5%. Hasil Parameter non spesifik menunjukkan kadar air 15,6%, bobot jenis 1,00541 g/mL. Dari hasil diatas dapat disimpulkan Standarisasi Ekstrak etanol biji alpukat (Persea americana Mill) memenuhi persyaratan yang ditetapkan, secara spesifik dan non spesifik. Kata Kunci : Biji alpukat (Persea americana Mill), standarisasi, spesifik, non spesifik.
Tingkat Pengetahuan Mahasiswa DIII Farmasi Stikes Muhammadiyah Klaten Terhadap Covid – 19 Muchson Arrosyid; Rahmi Nurhaini; Rosi Nur Indahsari
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 12 No 2 (2021): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v12i2.312

Abstract

The Covid-19 pandemic is the event of the 2019 coronavirus disease spreading around the world. The role of the level of knowledge is very important to be able to determine decisions in a person's behavior so that it can be a strong basis for suppressing the number of Covid-19 infections so that they do not increase. The purpose of this study was to determine the level of knowledge of DIII Pharmacy students of STIKES Muhammadiyah Klaten against Covid-19. This research uses descriptive research method, the sampling technique used is Proportionate Stratified Random Sampling where the sample used is DIII Pharmacy students of STIKES Muhammadiyah Klaten as many as 68 respondents. The data collection tool in this research is a questionnaire and the data analysis used is univariate. The results showed that the knowledge of DIII Pharmacy students of STIKES Muhammadiyah Klaten on Covid-19 for the high category was 75%, the medium category was 23.5%, and the less category was 1.5%. Based on the characteristics of respondents with high knowledge, namely at the age of 19 years (25%), female gender (63.2%), and level II (26.5%).
KAJIAN SKRINING KELENGKAPAN RESEP PASIEN ANAK RAWAT JALAN DI PUSKESMAS JOGONALAN 1 Rahmi Nurhaini; Choiril Hana Mustofa; Namira Rofi Anjani
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 13 No 2 (2022): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v13i2.610

Abstract

Kejadian medication eror (kesalahan pengobatan) yang dapat membahayakan pasien dapat dicegah dengan dilakukannya skrining kelengkapan resep sehingga pengobatan untuk pasien anak dapat mencapai efek terapinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kelengkapan resep di Puskesmas Jogonalan 1. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif. Populasi yang digunakan adalah lembar resep pasien anak rawat jalan usia 5-11 tahun periode Januari-Maret 2022 yang berjumlah 292 resep anak. Sampel yang terambil berdasarkan rumus slovin sebanyak 75 resep anak, teknik sampling menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi dan setiap lemar resep dianalisis kelengkapannya dengan menggunakan checklist. Hasil analisis data skrining kelengkapan resep pasien anak rawat jalan usia 5-11 tahun menunjukkan bahwa kelengkapan resep tidak lengkap yang ditunjukkan dengan presentase keseluruhan kelengkapan sebesar 70,62%, sehingga semua tenaga kesehatan terutama dokter dan farmasis untuk lebih memperhatikan kelengkapan resep.
Hubungan Antara Pengetahuan Dengan Perilaku Penggunaan Suplemen Kesehatan Peningkat Imunitas Pada Masa Pandemi Covid-19 Rahmi Nurhaini; Astri Wahyuningsih; Anis Rahmawati
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 14 No 1 (2023): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v14i1.765

Abstract

Covid-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2, penyakit ini menyebar dengan cepat ke seluruh dunia. Tindakan mencegah penyebarannya salah satunya melalui peningkatan sistem imun dengan mengkonsumsi suplemen kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan perilaku penggunaan suplemen kesehatan peningkat imunitas pada warga Dukuh Soka, Kalikotes, Klaten di masa pandemi Covid19. Penelitian ini bersifat observasional dengan desain cross sectional, pengambilan data dengan teknik purposive sampling dengan instrumen berupa kuesionerdan sampel 127 responden. Penelitian ini dilakukan di Dukuh Soka, Kalikotes, Klaten. Analisis data yang digunakan yaitu univariat dan bivariat dengan menggunakan rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan masyarakat mengenai suplemen kesehatan peningkat imunitas di Dukuh Soka adalah cukup sebesar 41 % dengan perilaku penggunaan suplemen kesehatan peningkat imunitas kurang sebesar 42 %. Hasil uji statistik rank spearman menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku penggunaan suplemen kesehatan peningkat imunitas dengan nilai p value 0,000 (p <0,05). Sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku penggunaan suplemen kesehatan peningkat imunitas pada warga Dukuh Soka, Kalikotes, Klaten di masa pandemi Covid-19.
TINGKAT KETAHANAN DIRI TERHADAP PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA MAHASISWA PRODI S1 STF MUHAMMADIYAH CIREBON DENGAN ANTI DRUG SCALE Rahmi Nurhaini; Tomi; Sidik Lingga Kusuma; Yuniarti Falya; Dahlia Nur Rahmawati; Ayu Mulyani
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 19 No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v19i2.1137

Abstract

Drug abuse is the act of using drugs without rights or against the law. Drug abuse can be caused by internal or external factors within a person. This research aims to see a picture of a person's level of resistance to drug abuse among students of the STF Muhammadiyah Cirebon undergraduate study program. In this research, a prospective observational study was carried out using the ADS (Anti-Drug Scale) questionnaire which was validated in Google form on 95 level II undergraduate study program students as respondents. The results of this research show that the number of female respondents is greater than male, namely 81.05%. Most respondents were 20 years old, namely 57.89%. The values for the three ADS dimensions (Anti-Drug Scale) obtained from the questionnaire results showed a percentage of 41.20% in the healthy dimension, 71.84% in the conscious dimension, and 57.37% in the productive dimension. With an average value of self-resilience (anti-drugs) in the three dimensions of 56.80%. So undergraduate study program students have a very high level of self-resilience which can mean that STF Muhammadiyah Cirebon undergraduate study program students have good abilities so they can avoid the effects of drug abuse. Keywords: Drugs; Personal Resilience; STF Muhammadiyah Cirebon student
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DEODORAN KRIM DENGAN VARIASI MINYAK ATSIRI BUNGA KENANGA (Cananga odorata var. Macrophylla) SEBAGAI PENGHILANG BAU BADAN Nurhaini, Rahmi; Arrosyid, Muchson; Putri, Hanif
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 13 No 1 (2022): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v13i1.453

Abstract

Bunga kenanga (Cananga odorata var. Macrophylla) merupakan salah satu tanaman penghasil flavonoid yang efektif terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis sehingga dibuat dalam sediaan krim. Sediaan krim dipilih karena mempunyai keuntungan yaitu bentuknya menarik, sederhana dalam pembuatannya, mudah dalam penggunaan, daya menyerap yang baik, memberikan rasa dingin pada kulit, meningkatkan nilai ekonomi, serta diharapkan minyak atsiri dari bunga kenanga (Cananga odorata var. Macrophylla) lebih lama menempel pada kulit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas antibakteri deodoran krim terhadap Staphylococcus epidermidis. Deodoran krim dibuat 3 formula dengan variasi konsentrasi minyak atsiri bunga kenanga 5%, 10%, dan 20%. Ketiga formula kemudian dilakukan uji sifat fisik meliputi organoleptis, homogenitas, daya sebar, viskositas, daya lekat, tipe krimp, hedonik dan uji aktivitas antibakteri dengan metode difusi sumuran. Data hasil organoleptis dan homogenitas dianalisis secara deskriptif. Sedangkan hasil pH, viskositas, dan tinggi busa dianalisa dengan One Way ANOVA dengan taraf kepercayaan 95% dan dilanjutkan uji Least Significance Different. Hasil menunjukkan bahwa krim deodoran dengan variasi konsentrasi minyak atsiri bunga kenanga (Cananga odorata var. Macrophylla) 5%, 10%, dan 20% memiliki hasil uji sifat fisik yang homogen, pH antara 4,5 – 7,5, diameter daya sebar 50 – 70 mm, viskositas 4 40 dPas, waktu daya lekat < 4 detik, dan tipe krim M/A, serta uji hedonik formula 10% lebih disukai panelis. Konsentrasi deodoran krim dengan minyak atsiri bunga kenanga (Cananga odorata var. Macrophylla) memiliki diameter hambat 5% adalah (13,7 ± 0,2) mm, 10% adalah (16,8 ± 0,7) mm, dan 20% adalah (21,0 ± 3,5) mm.
Gambaran Pengetahuan terhadap Penggunaan Obat Tanpa Resep di Desa Karangduren Kecamatan Kebonarum Kabupaten Klaten Septyasari, Avanilla Fany; Putri, Aristhasari; Nurhaini, Rahmi; Hastikanuari, Anis Anggiara
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 15 No 1 (2024): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v15i1.1077

Abstract

Self-medication is an attempt to treat a condition or complaint based on self-diagnosed symptoms. The drugs used are non-prescription drugs, such as over-the-counter (OTC) drugs. Self-medication is one of the causes of medication errors. One of the factors in the occurrence of problems in self-medication is the lack of knowledge and understanding of the community regarding drugs and their indications. The purpose of this study was to determine the level of knowledge of the use of non-prescription drugs in the community of Karangduren Village, Kebonarum District, Klaten Regency. This research is an observational descriptive research. The sampling technique used simple random sampling method, and a questionnaire containing 15 questions including the name and content of the drug, drug efficacy, drug dosage, drug administration, and drug side effects. There were 67 respondents involved in this study. The results showed that most respondents (50.7%) had a good level of knowledge in using non-prescription drugs.
ANALISA LOGAM BESI (Fe) DI SUNGAI PASAR DAERAH BELANGWETAN KLATEN DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM Rahmi Nurhaini; Arief Affandi
Jurnal Ilmiah Manuntung Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Manuntung
Publisher : jurnal ilmiah manuntung sekolah tinggi ilmu kesehatan samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51352/jim.v2i1.44

Abstract

Iron (Fe) is one of many heavy metals that is corrosive resistant, dense, and has a low melting point. If accumulated in the body, the metal can cause some medical conditions, such as irritation to skin and eyes, breathing problems, and in the long term, cancer. This research aims to know generally the spread of metallic iron (Fe) in the river Pasar in Belangwetan, Klaten. This study was conducted using an observational method in which researchers did not examine the effects of interventions. Sampling was done using purposive sampling method taken from three points, namely the upper, middle, lower. Determination of iron levels by Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) obtained a positive result, and the data was processed using SPSS to determine the Mean and Standard Deviation. Of the research result, it could be known the Mean score was 2.33 ppm and SD was 0.0352. The result of this research indicated that the levels of iron in the river Pasar in Belangwetan were 2.33 ppm. It means that the levels violate the regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia, which is not more than 1mg/L (1ppm) in the clean water
Analisis Efektivitas Biaya Antidiabetik Pada Pasien Diabetes Mellitus di RSU Bhayangkara TK III Indramayu Tomi, Tomi; Astuti, Enih Nindi; Hidayati, Nur Rahmi; Amelia, Renny; Nurhaini, Rahmi
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 16 No 1 (2025): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v16i1.1542

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit yang tidak bisa sembuh total, bahkan butuh perawatan lama dan menghabiskan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu diperlukan analisis efektivitas biaya untuk memutuskan pemilihan obat yang efektif secara manfaat dan biaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui antidiabetik yang paling cost-effective di RSU Bhayangkara Indramayu dengan melihat karakteristik pasien, mengetahui persentase terapi yang efektif dan pemilihan terapi yang paling efisien menggunakan parameter ACER. Penelitian ini bersifat observasional (non-eksperimental) serta perolehan data secara retropektif dengan melihat dari data rekam medik pasien DM di RSU Bhayangkara Indramayus. Sampel dalam penelitian ini adalah rekam medik pasien DM dengan sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 82 pasien. nalisis data dilakukan untuk mengetahui efektivitas biaya terapi pada pengobatan DM dengan menggunakan parameter ACER. Berdasarkan jenis kelamin pasien paling banyak menderita DM terjadi pada perempuan sebanyak 54 pasien (65,8%) sedangkan laki-laki terdapat 28 pasien (34,2%). Terapi antidiabetik yang paling cost-effective adalah kombinasi mentformin dan glimepirid dengan nilai efektivitas terapi 81,81%, nilai ACER sebesar Rp. 39.956. Terapi menggunakan metformin tunggal memiliki nilai efektivitas terapi 70%, nilai ACER sebesar Rp. 45.665.
Identifikasi Golongan Senyawa Flavonoid Ekstrak Etanol Daun Anting-Anting (Acalypha indica L.) Rahmi Nurhaini; Muchson Arrosyid; Titik Susanti
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 12 No 1 (2021): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v12i1.225

Abstract

Anting-anting leaf is one type of plant that has medicinal properties and has not been widely used by the community. Previous research stated that the ethanol extract of Anting-anting has secondary metabolite compounds such as saponins, flavonoids, alkaloids, tannins. Flavonoids are a source of antioxidants that can inhibit premature aging caused by free radicals produced by pollution. Flavonoids can be used to avoid deadly diseases including heart disease and cancer. The purpose of this study was to determine the class of flavonoid compounds present in anting-anting leaf (Acalypha indica L.). The method used in this study was a color reaction, the material used was anting-anting leaf (Acalypa indica L.), CH3COONa. , FeCl3, Na2CO3, NaOH 0.1 N, CH3COOPb, H2¬SO4. The results of this study indicate that the Anting-anting extract (Acalypa Indica L.) positively contains flavonoids of the anthocyanidin group, using Na2CO3 reagent, the color formed is green, and positive contains flavonol and flavone groups using H2SO4 and NaOH reagents, the color formed is yellow.