Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA LOGAM BESI (Fe) DI SUNGAI PASAR DAERAH BELANGWETAN KLATEN DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM Rahmi Nurhaini; Arief Affandi
Jurnal Ilmiah Manuntung Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Manuntung
Publisher : jurnal ilmiah manuntung sekolah tinggi ilmu kesehatan samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51352/jim.v2i1.44

Abstract

Iron (Fe) is one of many heavy metals that is corrosive resistant, dense, and has a low melting point. If accumulated in the body, the metal can cause some medical conditions, such as irritation to skin and eyes, breathing problems, and in the long term, cancer. This research aims to know generally the spread of metallic iron (Fe) in the river Pasar in Belangwetan, Klaten. This study was conducted using an observational method in which researchers did not examine the effects of interventions. Sampling was done using purposive sampling method taken from three points, namely the upper, middle, lower. Determination of iron levels by Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) obtained a positive result, and the data was processed using SPSS to determine the Mean and Standard Deviation. Of the research result, it could be known the Mean score was 2.33 ppm and SD was 0.0352. The result of this research indicated that the levels of iron in the river Pasar in Belangwetan were 2.33 ppm. It means that the levels violate the regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia, which is not more than 1mg/L (1ppm) in the clean water
Analisis Efektivitas Biaya Antidiabetik Pada Pasien Diabetes Mellitus di RSU Bhayangkara TK III Indramayu Tomi, Tomi; Astuti, Enih Nindi; Hidayati, Nur Rahmi; Amelia, Renny; Nurhaini, Rahmi
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 16 No 1 (2025): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v16i1.1542

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit yang tidak bisa sembuh total, bahkan butuh perawatan lama dan menghabiskan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu diperlukan analisis efektivitas biaya untuk memutuskan pemilihan obat yang efektif secara manfaat dan biaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui antidiabetik yang paling cost-effective di RSU Bhayangkara Indramayu dengan melihat karakteristik pasien, mengetahui persentase terapi yang efektif dan pemilihan terapi yang paling efisien menggunakan parameter ACER. Penelitian ini bersifat observasional (non-eksperimental) serta perolehan data secara retropektif dengan melihat dari data rekam medik pasien DM di RSU Bhayangkara Indramayus. Sampel dalam penelitian ini adalah rekam medik pasien DM dengan sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 82 pasien. nalisis data dilakukan untuk mengetahui efektivitas biaya terapi pada pengobatan DM dengan menggunakan parameter ACER. Berdasarkan jenis kelamin pasien paling banyak menderita DM terjadi pada perempuan sebanyak 54 pasien (65,8%) sedangkan laki-laki terdapat 28 pasien (34,2%). Terapi antidiabetik yang paling cost-effective adalah kombinasi mentformin dan glimepirid dengan nilai efektivitas terapi 81,81%, nilai ACER sebesar Rp. 39.956. Terapi menggunakan metformin tunggal memiliki nilai efektivitas terapi 70%, nilai ACER sebesar Rp. 45.665.
Identifikasi Golongan Senyawa Flavonoid Ekstrak Etanol Daun Anting-Anting (Acalypha indica L.) Rahmi Nurhaini; Muchson Arrosyid; Titik Susanti
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 12 No 1 (2021): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v12i1.225

Abstract

Anting-anting leaf is one type of plant that has medicinal properties and has not been widely used by the community. Previous research stated that the ethanol extract of Anting-anting has secondary metabolite compounds such as saponins, flavonoids, alkaloids, tannins. Flavonoids are a source of antioxidants that can inhibit premature aging caused by free radicals produced by pollution. Flavonoids can be used to avoid deadly diseases including heart disease and cancer. The purpose of this study was to determine the class of flavonoid compounds present in anting-anting leaf (Acalypha indica L.). The method used in this study was a color reaction, the material used was anting-anting leaf (Acalypa indica L.), CH3COONa. , FeCl3, Na2CO3, NaOH 0.1 N, CH3COOPb, H2¬SO4. The results of this study indicate that the Anting-anting extract (Acalypa Indica L.) positively contains flavonoids of the anthocyanidin group, using Na2CO3 reagent, the color formed is green, and positive contains flavonol and flavone groups using H2SO4 and NaOH reagents, the color formed is yellow.
Penetapan Kadar Kafein pada Teh Oolong (Camellia Sinensis) dengan Metode Titrasi Bebas Air Irawati, Dian; Styawan, Anita Agustina; Nurhaini, Rahmi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teh telah dikonsumsi sebagai minuman selama hampir 2000 tahunyang lalu dimulai di Cina, minuman ini dibuat dengan menyeduh daundan kuncup muda pohon teh (Camellia sinensis) didalam air panas.Teh mengandung banyak senyawa yang berkhasiat untuk tubuh sepertikafein. Teh Oolong adalah teh hasil semioksidasi enzimatis atau tidakbersentuhan lama dengan udara saat diolah. Penelitian ini bertujuanuntuk menganalisis dan mengetahui kadar kafein pada teh oolong.Metode penelitian yang digunakan adalah observasional. Variabelyang digunakan adalah variabel tunggal yaitu kadar kafein dalam tehoolong (Camellia sinensis). Perlakuan untuk menetapkan kadar kafeinpada teh oolong dengan menggunakan metode titrasi bebas air.Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekstrak kafeindari ekstraksi 100 gram simplisia kering teh oolong (Camelliasinensis) yang diambil dari cafe teh “Omah Lor” Kemuning, yangberada di Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, KabupatenKaranganyar. Sampel diuji secara kualitatif menggunakan reaksimurexid. Kemudian dianalisis secara kuantitatif menggunakan metodeTitrasi Bebas Air. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secarakualitatif sampel positif mengandung kafein yang ditandai denganperubahan warna menjadi merah. Secara kuantitatif, rata-rata kadarkafein pada teh oolong sebesar 1,864%. Kesimpulan dari penelitian iniadalah teh oolong secara kualitatif mengandung kafein, dan kadarkafein dalam teh oolong adalah 1,864%. Berdasarkan pemeriksaankuantitatif yang dilakukan diperoleh kadar kafein dalam teh oolongsebesar 1,864%. Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa kadarkafein dalam sampel rendah, yaitu sesuai literatur kadar kafein dalamteh sebesar 1,00 – 4,80%.
Gambaran Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberculosis di Balai Kesehatan Masyarakat (BALKESMAS) Wilayah Klaten Nurhaini, Rahmi; Hidayati, Nurul; Oktavia, Wiwit Nur
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang perlu diterapi dengan tepat dan dalam jangka waktu yang panjang. Obat anti tuberkulosis (OAT) harus dikonsumsi secara teratur untuk mencegah terjadinya pengoabatan ulang. Salah satu faktor keberhasilan pengobatan adalah adanya kepatuhan minum obat oleh pasien. Besarnya angka ketidakpatuhan pengobatan sulit dinilai, namun diperkirakan lebih dari seperempat pasien tuberkulosis gagal dalam menyelesaikan pengobatan 6 bulan. Ketidakpatuhan pengobatan meningkatkan risiko kegagalan pengobatan Tujuan: untuk mengetahui gambaran kepatuhan minum obat pasien tuberkulosis di Balai Kesehatan Masyarakat (BALKESMAS) Klaten. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan rancangan pendekatan cross sectional. Penelitian menggunakan 32 pasien tuberkulosis di BALKESMAS Klaten yang sedang menjalankan pengobatan. Sampel diambil dengan teknik accidental sampling. Alat yang digunakan dalam penelitian adalah kuesioner untuk melihat tingkat kepatuhan pasien. Analisa data diolah secara komputerisasi. Hasil: penelitian tingkat kepatuhan minum obat pasien tuberkulosis di Balai Kesehatan Masyarakat (BALKESMAS) Klaten berdasarkan jenis kelamin paling tinggi yaitu laki-laki sebanyak 40,6% patuh, kelompok usia paling tinggi 40-60 tahun sebanyak 37,5% patuh, tingkat pendidikan paling tinggi adalah SMA sebanyak 40,6% patuh, dan tingkat pekerjaan paling tinggi adalah wiraswasta sebanyak 25% patuh. Kesimpulan: penelitian ini adalah tingkat kepatuhan minum obat pasien tuberkulosis di Balai Kesehatan Masyarakat (BALKESMAS) wilayah Klaten dari total 32 responden ditemukan 24 orang (75%) responden patuh.
Nicotine Replacement Therapy (NRT) Untuk Berhenti Merokok Sutaryono, S; Nurhaini, Rahmi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rokok mengandung komponen senyawa kimia yang dapatmenyebabkan gangguan kesehatan, terutama penyakitkardiovaskular, kanker paru-paru, asma. Upaya untuk menurunkanprevalensi perokok sering mengalami kesulitan, salah satupenyebabnya adalah ketergantungan terhadap nikotin. Metode yangdirekomendasikan badan kesehatan dunia adalah dengan NicotineReplacement Terapy (NRT), namun metode ini belum banyakdikembangkan. Untuk itu tujuan narative review ini adalahmemaparkan NRT sebagai upaya untuk berhenti merokok.Metode penelitian menggunakan non systematic review dengannaratif review yang dilakukan penelusuran pada data base Elsevier,Medline/PubMed, Sciencedirect dengan istilah kata kunci“Smoking”, “Nicotine”, “Therapy”. Hasil penelitian dari berbagaiartikel yang didapatkan dicitasi dan disimpulkan menjadi manuscript.Hasil narative review menunjukkan bahwa sediaan NRT berupapermen karet (gum), inhaler, lozenge/tablet sublingual, nasal spraydan nikotin transdermal (patch). Efektivitas NRT mencapaikeberhasilan 80% responden dapat berhenti merokok, dengan OR,1.78 (1.60–1.99) dibandingkan dengan responden yang tidakmenggunakan NRT. Oleh karena itu upaya untuk mengatasiketergantungan terhadap rokok dengan mengimplementasikanNicotine Replacement Terapy (NRT) sebagai terapi berhentimerokok.
Pelatihan Pemanfaatan Media Informasi Dalam Pelayanan Informasi Obat Kepada Masyarakat Di SMK Muhammadiyah 1 Prambanan Nurhaini, Rahmi; Sri Widagdo, Adika; Edi Nugroho Saputro, Fachruddin; Nuresa Qodri, Krisna; Kumalasari, Puput; Pandu Cahyadi, Fian
Duta Abdimas Vol. 2 No. 2 (2023): Duta Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/abdimas.v2i2.2806

Abstract

SMK Muhammadiyah 1 Prambanan merupakan salah satu amal usaha muhammadiyah yang bergerak dibidang pendidikan dan salah satu peminatannya adalah bidang Farmasi Klinis dan Komunitas. Sebagai calon farmasis dibidang pelayanan farmasi klinis dan komunitas, siswa diharuskan memiliki pemahaman tentang edukasi pelayanan informasi obat serta pemanfaatan media guna meningkatkan kualitas edukasi dan pemahaman pasien. Salah satu upaya dalam menjamin kompetensi keahlian siswa pada peminatan tersebut, adalah salah satunya dengan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK). Salah satu mata uji pada program keahlian tersebut adalah promosi kesehatan atau desain kemasan produk yang sesuai dengan pangsa pasar. Meskipun demikian terdapat beberapa kendala dari siswa yang dihadapi, yaitu masih terbatasnya pelatihan pelayanan informasi obat, masih minimnya pemanfaatan media digital dalam proses pelayanan informasi obat, dan hanya beberapa bagian dari power point yang diajarkan dan belum ada pemanfaatan media lain selain power point yang pernah diajarkan guna memberikan Pelayanan Informasi Obat (PIO). Solusi yang ditawarkan pada pengabdian ini adalah pelatihan tentang macam-macam edukasi untuk meningkatkan pelayanan kefarmasian, pelatihan pemanfaatan media edukasi seperti Microsoft PowerPoint, brosur guna mendukung pelayanan informasi obat dan pendampingan pembuatan media edukasi kepada siswa. Hasil dari kegiatan ini adalah para siswa mengetahui arti penting edukasi terhadap peningkatan pengetahuan tentang kesehatan dan pengobatan, bisa membuat perencanaan edukasi kesehatan dan obat kepada kelompok masyarakat serta mengetahui media edukasi yang sesuai dengan kelompok masyarakat, mengetahui penggunaan aplikasi grafis dan power point lebih mendalam sehingga dapat diterapkan pada produk farmasi, cukup terampil pada proses pembuatan logo sederhana dan berkas presentasi.
FORMULASI GEL EKSTRAK ETANOL BUAH MAHKOTA DEWA (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl) DENGAN VARIASI KONSENTRASI CARBOPOL DAN PROPILENGLIKOL Nurhaini , Rahmi; Hidayati , Nurul; Hapsari, Lisa Fidy Hapsari
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 9 No 2 (2018): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v9i2.124

Abstract

Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl) was a plant that contains many chemical compounds one of which flavonoids. Flavonoids act as an antibacterial acne-causing Staphylococcus epidermidis. Acne can be overcome by using stocks that have good penetration one of which is a gel formulation. The purpose of experiment was to determine the effect of variations in the concentration of carbopol as a gelling agent and propylene glycol as a humectant to the physical properties of the gel and to know gel that produces the most excellent physical properties. This experiment uses ethanol extract of Mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl) as the active ingredient and made five formulas with various concentration Carbopol: propylene glycol is formula I (0.5%: 15%), formula II (0.875%: 13.75%), the formula III (1.25 %: 12.5%), the formula IV (1.625%: 11.25%) and formula V (2%: 10%). Fifth tested formula physical properties and analyzed by ANOVA with confidence level of 95%. The results showed carbopol increase the viscosity and adhesion while propylene glycol improve dispersive power. Formula II and III produces the most excellent physical properties, with a pH test between 4.5 to 6.5, viscosity test 150-200 dPas, 5-7 cm dispersive power test, adhesion > 1 sec and power tests there are no red stain protection. Statistical analysis LSD formula II and III showed no significant differences. Viscosity test and dispersive power indicates with p value of 0.000 (<0.005) and adhesion with p value of 0.007 (<0.05).