Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KOMPARTEMEN DESAIN TAS PERLENGKAPAN KAMERA UNTUK VIDEO BLOGGER Syifa Madani; Yanuar Herlambang; Terbit Setya Pambudi
Jurnal Kreatif : Desain Produk Industri dan Arsitektur Vol. 10 No. 2 (2022): Vol. 10, No. 2, Oktober 2022
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/jkdpia.v10i2.273

Abstract

Increasing video content on social media has led to more people doing video blogging or referred as video bloggers (vloggers). It affects the number of vloggers in Indonesia, reaching half the total number in the world. Vloggers need a bag to carry equipment so that the equipment is stored correctly and undamaged when creating content outdoors. The specific bags for camera equipment on the market still do not fulfill their requirement. These conditions require vloggers to provide various bags, while vlogger activities and equipment always change according to content needs. This study aims to answer the problems experienced by vloggers by increasing the effectiveness of the bag through concepts, systems, access, and compartment layouts. The method used in developing the compartment starts from collecting data such as questionnaires and interviews to identify problems, observation of existing products and product references, activities studies, continued analysis data, design concepts to production, and product testing.
IMPLEMENTASI NON-CONTACT HANDWASH STATION PORTABLE DENGAN PEMANTAUAN MELALUI FIREBASE Trada Putra Prasetya; Denny Darlis; Yanuar Herlambang
Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan (e-Journal) Vol 9 No 1 (2022): JETT Juli 2022
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jett.v9i1.4513

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbanyak nomor 4 (empat) di dunia. Menurut Pew Research Center pada tahun 2019, Indonesia menjadi urutan ke-4 dengan jumlah populasi penduduk terbanyak di dunia dengan jumlah populasi sebanyak 274 juta jiwa. Berdasarkan data Riskesdas tahun 2018, kebiasaan perilaku mencuci tangan yang baik dan benar masyarakat Indonesia menunjukan angka 49,8% dari jumlah populasi di Indonesia. Data tersebut menunjukan mayoritas penduduk di Indonesia masih kurang memahami dalam pengetahuan terkait bagaimana cara cuci tangan yang baik dan benar sesuai anjuran dari World Health Organization (WHO). Pada era sekarang di tahun 2020 mengharuskan masyarakat diseluruh dunia untuk mulai membiasakan diri dengan selalu mencuci tangan pada saat akan melakukan kegiatan ataupun setelah melakukan kegiatan. Sehingga diperlukan edukasi secara menyeluruh dengan media yang lebih menarik serta modern dalam era digitalisasi seperti saat ini salah satu contohnya ialah penggunaan teknologi mikrokontroler untuk sistem kontrol yang dapat menjalankan pompa alat cuci tangan otomatis. jadi pada pembuatan alat ini menggunakan teknologi mikrokontroler untuk sistem kontrol yang dapat menjalankan pompa alat cuci tangan otomatis lalu akan mengirimkan data volume air dan sabun yang telah terpakai menuju firebase dan akan ditampilkan di website.
Perancangan Pantry Modern dengan Ornamen pada Rumah Tradisional Jawa Milenim Angela Supini Balamaking; Yoga Pujiraharjo; Yanuar Herlambang
Jurnal Mirai Management Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v7i2.2375

Abstract

Abstract Laju urbanisasi ke wilayah perkotaan di Indonesia akan semakin bertambah. Jakarta sebagai pusat bisnis dan ekonomi menjadi pilihan bagi para pendatang dari seluruh Indonesia, sehingga masyarakat di Jakarta hidup berdampingan dengan budaya-budaya yang berbeda. Wilayah Jakarta dihuni oleh berbagai suku-suku, dan orang Jawa menjadi suku terbanyak. Hal ini membuat masyarakat Jawa di wilayah Jakarta hidup di lingkungan masyarakat heterogen yang tidak dapat menghadirkan identitas budaya asalnya di lingkungan sekitar. Perancangan ini bertujuan untuk menghadirkan identitas budaya lokal pada hunian tempat tinggal modern dan bentuk pelestarian budaya lokal dengan menggunakan ciri khas bangunan tradisional Joglo yaitu ragam hias atau ornamen. Metode penciptaan karya menggunakan dua tahap yaitu pertama menggali informasi dari data – data literasi, wawancara untuk mendapatkan layout dapur, dan ornamen yang dipilih. Kedua, proses perancangan dengan pengembangan sketsa, gambar kerja dan 3D modeling. Hasil akhir yang dihasilkan dari penelitian ini adalah prototipe berskala yang terdiri dari full height cabinet, wall cabinet, kabinet bawah dan island. Kata Kunci: Pantry, Ornamen, Joglo
PERANCANGAN DESAIN EKSTERIOR PINDAD CRUISER SEBAGAI KENDARAAN PERTAMA DARI PT.PINDAD UNTUK PASAR SIPIL Miftah Tri Aryohadi; Yanuar Herlambang; Chris Chalik
eProceedings of Art & Design Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT.PINDAD memiliki ciri khas yaitu banyak inovasi di setiap produknya. Salahsatunya kendaraan Maung yang memasuki tahap pengembangan ketiga. Pada tahap ini, kendaraan Maung sudah mulai memasuki pasar sipil, dimana harus ada perubahan dari sisi styling dan sistem yang harus menyesuaikan dengan keperluan dan kebutuhan pasar. Metode yang akan digunakan adalah metode kualitatif dan user center design sebagai parameter utama. Tujuan dari pengembangan kendaraan ini untuk menemukan bentuk styling eksterior yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan pasar sipil pada umumnya. Observasi dan wawancara dengan melakukan interviu pada stakeholder adalah syarat utama untuk memahami arah pengembangan desain selanjutnya. Pendekatan aspek rupa pada perancangan bentuk dibutuhkan agar mendapatkan styling eksterior yang bagus, agar produk memiliki perbedaan dari produk kompetitor. Konsep bentuk dari pengembangan kendaraan Maung pertama yaitu bentukan boxy tetap dipertahankan dengan menggabungkan trend desain saat ini yang cenderung mengadaptasi bentuk atraktif, dinamis, dan modern.Kata kunci: eksterior, rupa, sipil.
Produk alat ukur tinggi dan berat badan pendeteksi stunting dengan fitur hiburan untuk anak usia 2-5 tahun Michele Ludya; Yanuar Herlambang; Dandi Yunidar
Productum: Jurnal Desain Produk (Pengetahuan dan Perancangan Produk) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/productum.v6i1.7685

Abstract

The process of measuring the height and weight of toddlers regularly is very important to be carried out to prevent and handle stunting from an early age. These measurements are often carried out using separate height and weight measuring instruments, and there are still many Posyandu in Indonesia that use conventional instruments that are less safe, less accurate, and less comfortable, which results in discomfort and difficulties in the measurement process, both for Posyandu cadres, as well as the children themselves. In addition, there are still not many stunting detection tools made according to the characteristics of toddlers. Therefore, this study was conducted to find systems, types of height and weight measuring instruments that are practical and accurate, with visualization, product ergonomics, and features that are by the characteristics of toddlers, so that the measurement process can be more accurate, comfortable, safe, and pleasant with design thinking methods and ergonomic approaches. The result of this design is the design of an Arduino-based digital stunting detection tool in the form of a fox and equipped with a phone holder plus a plush-toys feature to attract children's attention which could be used to measure a child's weight and height simultaneously, as well as placing a device
PARTICIPATORY CULTURE DALAM KOMUNITAS ONLINE SEBAGAI REPERESENTASI KEBUTUHAN MANUSIA Yanuar Herlambang, S.Sn.
TEMATIK Vol 1 No 2 (2014): TEMATIK : Jurnal Teknologi Informasi Dan Komunikasi - Desember 2014
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I BANDUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/tematik.v1i2.45

Abstract

Abstrak: Manusia pada dasarnya adalah mahluk sosial. Dalam kehidupan tradisional, kecenderungan manusia hidup secara sosial terlihat dari aktivitas kesehariannya yang membutuhkan interaksi dengan manusia lainnya seperti dalam pemenuhan kebutuhan dasar. Mereka berusaha mencari koneksitas dengan manusia lainnya dalam pencarian kebutuhan tersebut walaupun mereka berbeda lingkungan dan tidak saling mengenal, proses tersebutlah yang kemudian membentuk komunitas-komunitas yang merupakan kelompok sosial dari beberapa organisme yang berbagi lingkungan yang umumnya memiliki ketertarikan yang sama. Perkembangan teknologi terutama Internet memberikan dampak yang besar terhadap budaya masyarakat dalam beraktivitas, pertumbuhan media ini memberikan pengaruh terhadap budaya masyarakat dalam berinteraksi dan berkomunikasi. Dengan berbagai perkembangan media internet seperti social media, blog, microblog, web-communities, portal dan sebagainya, masyarakat dapat dengan mudah berinteraksi secara online atau langsung pada saat yang sama tanpa ada batasan geografis, ruang maupun waktu, mereka dapat berbagi apapun secara “real-time”, terlebih dengan perkembangan gadget yang makin memudahkan masyarakat untuk saling terkoneksi. Interaksi antar individu di dunia maya dapat dikatakan sebagai proses merepresentasikan diri melalui medium media digital internet, bukan presentasi fisikal. Kemudahan koneksi yang terus berkembang merubah budaya beraktivitas sosial seperti kemudahan dalam berbagi terhadap berbagai permasalahan yang ada disekitar mereka dan membuka peran aktif anggotanya untuk membangun solusi atau sebuah tujuan bersama.
PERAN KREATIVITAS GENERASI MUDA DALAM INDUSTRI KREATIF TERHADAP KEMAJUAN BANGSA Yanuar Herlambang, S.Sn., ACA
TEMATIK Vol 2 No 1 (2015): TEMATIK : Jurnal Teknologi Informasi Dan Komunikasi - Juni 2015
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I BANDUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/tematik.v2i1.66

Abstract

Abstrak: Indonesia yang kaya akan sumber daya alam tidak menjadi jaminan menciptakan masyarakatnya sejahtera dan maju, kemerdekaan hanyalah ilusi semata, kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah bangsa ini yang sudah sejak lama belum terselesaikan, buruknya kinerja pemerintah menambah beban yang harus ditanggung generasi muda sebagai generasi penerus, pelestarian budaya kolonialisme kemudian menjadikan bangsa ini sebagai bangsa konsumen, bangsa pengikut. Tidak bisa dipungkiri dengan menjadi negara konsumen kita menjadi ‘kaya’ akan berbagai pengetahuan, informasi dan produk berteknologi tinggi, ditambah dengan makin meningkatnya jumlah masyarakat kelas menengah yang menjadikan Indonesia sebagai pasar yang besar. Akan tetapi ternyata kita belum dapat menjadi bangsa yang makmur dan mandiri, kita menjadi pasar terbesar ketiga untuk produk sepeda motor akan tetapi kita masih belum dapat memproduksinya sendiri, begitu pula dengan berbagai produk konsumsi lainnya. Sudah saatnya kita maju dengan landasan pengembangan, bukan lagi hanya pelestari budaya lama yang statis, bukan lagi melihat peluang dari devisa TKI. Kita harus mulai mengandalkan sumber daya manusia yang kreatif, generasi muda yang menjadi solusi yang berorientasi ke masa depan. Kreativitas jika kita telusuri ternyata memiliki potensi yang besar yang dapat memberikan pengaruh besar pula terhadap berbagai aspek kehidupan yang kita jalani, peran kreativitas para generasi muda sebagai generasi penerus bangsa harus ditingkatkan karena mereka adalah salah satu kekuatan yang dapat mengoptimalkan seluruh potensi bangsa Indonesia.
PENERAPAN MICROMOTION STUDY DALAM ANALISIS PRODUKTIVITAS DESAIN PERALATAN KERJA CETAK SARING Yanuar Herlambang; Andar Bagus Sriwarno; Muh. Ihsan DRSAS
TEMATIK Vol 2 No 2 (2015): TEMATIK : Jurnal Teknologi Informasi Dan Komunikasi - Desember 2015
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I BANDUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/tematik.v2i2.69

Abstract

Abstrak: Industri cetak saring termasuk kedalam kategori Industri Kecil Menengah (IKM) yang menggunakan teknologi cetak sederhana, industri ini memiliki banyak keterbatasan yang berimbas kepada rendahnya produktivitas. Dalam proses pencetakan multi-warna terdapat ketergantungan yang tinggi terhadap kemampuan operator terutama saat proses set-up dan cetak sehingga pekerjaan menjadi tidak efektif dan tidak efisien, sehingga. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Motion Study dengan teknik pengumpulan data Micromotion Study yang berbasis video guna menghasilkan tingkat produktivitas dari desain peralatan kerja lama sebagai pertimbangan dalam pengembangan desain usulan yang baru. Ruang lingkup penelitian adalah tingkat produktivitas dari segi efisiensi ruang, proses set-up, proses cetak, dan simulasi produksi multi-warna. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa desain Meja Panjang memiliki keunggulan pada kesederhanaan dan visibilitas sistem kerja seperti pada proses penggantian multi-skrin dan proses trouble shooting, akan tetapi memiliki kekurangan seperti rendahnya efisiensi penggunaan ruang, efisiensi jarak transportasi, dan efisiensi waktu set-up, sehingga dapat menghambat proses naik cetak warna berikutnya bahkan proses produksi secara keseluruhan.
MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF ADOBE FLASH PADA LPP SANGGAR SAKI Herlambang, Yanuar
TEMATIK Vol 3 No 1 (2016): TEMATIK : Jurnal Teknologi Informasi Dan Komunikasi - Juni 2016
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I BANDUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/tematik.v3i1.163

Abstract

Metode belajar sambil berinteraktif menjadi pilihan utama untuk meningkatkan suatu kegiatan belajar mengajar menuju tercapainya hasil belajar yang optimal. Aplikasi pembelajaran interaktif dengan konsep multimedia sedang menajdi trend dikalangan pengembang aplikasi pendidikan saat ini. Salah satu media interaktif yang menarik dan media animasi. Penggunaan animasi sangat membantu dalam menjelaskan berbagai visualisasi konsep pembelajaran yang sukar dijelaskan secara konvensional. Selain itu menggunakan media animasi dapat meningkatkan minat belajar dan pemahaman bagi siswa.
Perancangan Mini Akuaponik Portable untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Secara Mandiri Dimasa Pandemi Covid-19 di Lingkungan Rumah Adiluhung, Hardy; Herlambang, Yanuar; malik, kendall; Fernando, Ferry
SPACEPRO: Product Design Jurnal Volume 2 Nomor 1, Mei 2024
Publisher : INSTITUT SENI INDONESIA PADANGPANJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/spacepro.v2i1.4198

Abstract

The COVID-19 pandemic, which forced people to stay at home, has sparked a new culture of gardening in home yards with organic vegetables. As the pandemic continues, we have plenty of free time to stay at home. To relieve boredom, one alternative we can do to make use of this free time is by optimizing our home yards as a source of family food supply. Thus, even though outside activities are still limited, the nutritional needs of the family are still met. Consuming vegetables from our own garden is relatively safer and simultaneously provides a solution for household-scale food fulfillment, which is cost-effective and easy to implement. According to Minister of Agriculture Syahrul from the BKP of Agriculture, gardening activities are one of the strategies in maintaining food security, especially during the COVID-19 pandemic and in facing the dry season. Minister Syahrul has even urged local government leaders to encourage the use of home yards as a source of family food supply, because national food security starts from family food security. The creation of Mini Portable Aquaponics. Aquaponics is an alternative method of growing plants and raising fish within the same container. It is a process where plants utilize nutrients derived from fish waste, which if left in the pond would become toxic to the fish. The plants then function as a vegetation filter that breaks down these toxic substances into harmless substances for the fish, and supplies oxygen to the water used to sustain the fish. With this cycle, a mutually beneficial cycle occurs and for those of us implementing it, it is certainly very advantageous, as the land used is not too extensive.