Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN STORYBOARD ANIMASI 2D 'MAYA DAN JALU SARUNG AJAIB' SEBAGAI MEDIA INFORMASI PRODUK KEBUDAYAAN SARUNG MAJALAYA Mella, Ladita Arta; Afif, Riky Taufik; Sumarlin, Rully
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sarung Majalaya merupakan produk kebudayaan asal Majalaya yang sempat populer dikancah internasional dan nasional sejak tahun 1920 hingga tahun 1960-an. Namun kini namaSarung Majalaya tidak lagi populer karena pengusaha lokal tidak dapat bersaing denganpengusaha asing. Sejak tahun 1970 produksi sarung majalaya terus mengalami penurunan. Kinisangat sulit menemukan produk kebudayaan Sarung Majalaya sehingga informasi mengenaiproduk ini sangatlah minim dan menyebabkan produk ini tidak lagi populer dikalangan remaja.Perancangan storyboard dalam film animasi 2D "Maya dan Jalu: Sarung Ajaib" bertujuan untukmenjadi media informasi produk kebudayaan Sarung Majalaya kepada remaja di Majalaya.Metode yang digunakan dalam pengumpulan data mengenai fenomena ini adalah metodekualitatif naratif. Pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka, observasi, dan wawancara.Hasil akhir dari perancangan ini adalah storyboard dalam film animasi <Maya dan Jalu: SarungAjaib= yang bertujuan sebagai media informasi tentang Sarung Majalaya kepada remaja.Kata kunci: Produk kebudayaan, Remaja, Sarung Majalaya, Storyboard
PERANCANGAN STORYBOARD DALAM SEBUAH ANIMASI MOTION COMIC BERJUDUL 'KECEMASAN: SEBUAH PERJUANGAN TAK TERLIHAT' Mumtaza, Tanzila Vibia; Sumarlin, Rully; Afif, Riky Taufik
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa yang sudah terlalu nyaman kuliah daring merasa panik saat merasakan kuliah luring. Sebagian mereka mengalami gangguan kecemasan atau anxiety. Social Anxiety atau kecemasan sosial adalah perasaan cemas di hadapan orang lain, selalu disertai rasa malu dan ditandai dengan kecanggungan atau kekakuan, hambatan, dan kecenderungan untuk menghindari interaksi sosial. Masih sedikitnya kesadaran tentang kecemasan sosial dan banyak yang menggangapnya sebagai sikap pemalu. Oleh karena itu penulis tertarik merancang model rancangan berupa animasi motion comic untuk sebagai solusi dan mensosialisasikan tentang kecemasan kepada mahasiswa telkom yang mengalaminya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan data primer sebagai sumber data utama. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara langsung kepada infoman yang mengalami kecemasan. Hasil penelitian menemukan kondisi kecemasan terjadi karena sudah terlalu lama dan merasa nyaman kuliah daring pada mahasiswa telkom. Dampaknya ketika kembali melakukan perkuliahan secara luring timbul rasa cemas saat perkuliahan luring dimulai kembali. Alternatif untuk memberikan solusi dalam menghadapi kecemasan tersebut adalah dengan menggunakan media yang menarik minat baca dikalangan mahasiswa, yaitu media motion comic. Media motion comic dipilih karena usia produktif salah satu pemilik minat baca yang tinggi.Kata kunci: anxiety, motion comic, animasi, storyboard
PERANCANGAN STORYBOARD UNTUK ANIMASI MUSIC VIDEO 8DICE9 DARI BAND FLAVOUR FICTION UNTUK REMAJA Kamar, Raihan Resya; Lionardi, Angelia; Sumarlin, Rully
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Flavour Fiction merupakan band post-rock yang terlahir pada tahun 2019 dengan 4 personil tetap. Semenjak tahun 2022, band ini merencanakan merilis sebuah EP (Extended Play) dimana salah satu lagunya berjudul 8Dice9. Lagu 8Dice9 sendiri menjelaskan bahwa lagu tersebut merupakan interpretasi dari benda pada judul lagu itu sendiri, yaitu dadu. Dadu memiliki sifat yang berputar tak menentu, dimana sifat tersebut bisa disamakan dengan kehidupan, sebagaimana dadu sebagai takdir sang pelempar, begitu juga sebagai arah yang menentukan kehidupan seseorang yang menjalaninya. Namun band Flavour Fiction belum memiliki media untuk mempromosikan EP dan lagu 8Dice9, maka dari itu penulis dengan rekan kelompok mengangkat permasalahan ini menjadi sebuah animasi untuk dijadikan music video sebagai media promosi band Flavour Fiction. Penulis merancang storyboard dalam animasi ini dengan gaya visual psychedelic dimana gaya tersebut terdapat kompisisi yang tidak teratur, garis/bentuk yang meliuk-liuk, dan juga objek-objek yang didistorsi dan dengan mengimplementasikan lirik dan alur dari lagu 8Dice9 menjadi sebuah visual. Metode perancangan yang digunakan berupa kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, mewawancarai ke-4 personil tetap band Flavour Fiction sendiri dan observasi secara tidak langsung kepada karya sejenis yang berbentuk animasi music video dan berhubungan dengan landasan teori penulis. Dimana pada akhirnya menghasilkan storyboard yang menjadi pilar dalam perancangan animasi music video lagu 8Dice9.Kata kunci: Animasi, Media Promosi, Music Video , Storyboard, Psychedelic
PERANCANGAN WARNA PADA ANIMASI PENDEK 'SOCIAL FIGHTER' Nugroho, Wahyu Agung; Sumarlin, Rully; Lionardi, Angelia
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instagram adalah salah satu platform adalah suatu platform sosial media dengan banyak pengguna, salah satunya masyarakat Indonesia. Penggunanya sendiri memiliki banyak kategori usia, yang didominasi oleh remaja. Hal tersebut membuka celah bahwa terjadinya hal yang tidak diharapkan pada sosial media seperti cyberbullying. Perilaku itu juga dapat merugikan banyak pihak yang terlibat dikarenakan telah banyak kasus yang terjadi sebelumnya. Oleh sebab itu diperlukannya himbauan terhadap fenomena tersebut dengan menggunakan Animasi 2D yang sudah sangat dikenal dikalangan remaja. Penulis memiliki tanggung jawab sebagai colorist, yang nantinya akan merancang warna terhadap Animasi tersebut. Penulis membuat Animasi pendek tersebut berdasarkan data yang telah dikumpulkan, melalui metode perancangan kualitatif, dengan metode pengumpulan observasi, wawancara dan studi pustaka. Data tersebut pun diolah dan di analisis menjadi data deskriptif kualitatif. Tahap tahap berikut yang menghasilkan sebuah pewarnaan pada Animasi pendek supaya lebih sesuai dengan konsep dan jalan ceritanyaKata kunci: Colorist, Cyberbullying, Instagram.
Designing 2d Animation ”Duka Di Balik Harapan” About Renewal of the Legend of Telaga Warna for Teenagers as an Effort in Preserving West Javanese Culture M Wahyu Riza; Sumarlin, Rully; Riky Taufik Afif
KalaTanda Vol 7 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/kalatanda.v7i2.9819

Abstract

The Legend of Telaga Warna is one of the folk tales originating from the culture of West Java. However, this legend is notwidely known among teenagers in Bandung due to their lack of interest and the limited digital media presence of the story.Therefore, preservation efforts are needed to keep it relevant for future generations. One way to do this is through adaptingthe story into 2D animation. Existing adaptations have already existed, but mainly targeted children demographic, so there’sa need for a fresh adaptation that appeals to teenagers to trigger their interest in the legend of Telaga Warna. Hence, thewriter plans to design a 2D animation update of the Telaga Warna story as a means of preserving West Javanese culture.The designer will employ qualitative methods, collecting data through interviews with folklore experts, studying similaranimations, and reviewing literature. The aim is for this 2D animation design to captivate teenagers’ interest, encouragingthem to enjoy and learn about the legend of Telaga Warna, thus contributing to the preservation of West Javanese culture.
Social Media Training as a Tool for Branding and Promotion of MSMEs in Banjarsari Village Supriadi, Olivine Alifaprilina; Sumarlin, Rully; Deanda, Tiara Radinska
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 4 (2025): December
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i4.1268

Abstract

This study examines the effectiveness of social media training as a tool for branding and promotion among MSMEs in Banjarsari Village, Garut. The training program involved workshops on managing Instagram and TikTok, developing engaging visual and textual content, and imple-menting digital advertising strategies tailored for rural MSMEs. Using a combination of pre- and post-training surveys, documentation anal-ysis, and participant observation, the research assesses changes in digital literacy, content production abilities, and commercial visibility. Findings reveal significant improvement in participants’ understanding and practical skills in social media branding, alongside increased con-fidence and creativity in content creation. This study demonstrates the important role of contextualized visual communication design educa-tion in supporting rural economic empowerment through digital trans-formation of MSMEs.
PERANCANGAN DESAIN BACKGROUND UNTUK ANIMASI 2D “GEOMETRI JIWA” SEBAGAI MEDIA REFLEKSI PSIKOLOGIS REMAJA YANG MENGALAMI KRISIS IDENTITAS DI KOTA BANDUNG Deniawan Nugraha Putra; Yayat Sudarya; Rully Sumarlin
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis identitas adalah fenomena dari gangguan mental akibat tekanan sosial yang sering kali muncul di usia remaja. Bentuk fenomena ini berupa kebingungan pencarian identitas atau jati diri remaja akibat tekanan sosial dari lingkungan terdekat mereka sendiri yaitu keluarga, lingkungan pendidikan, hingga media sosial. Dari sepuluh provinsi besar di Indonesia, provinsi Jawa Barat, khususnya kota Bandung adalah salah satu kota terbesar dengan kasus gangguan mental yang juga sering menjadi penyebab terjadinya krisis identitas pada remaja sejak tahun 2023. Untuk meminimalisir remaja mengalami krisis identitas dan tekanan sosial, dibutuhkan media yang tepat dalam memberikan representasi visual serta reňeksi psikologis yang mendalam kepada mereka. Perancangan ini bertujuan untuk memahami bagaimana merancang background animasi 2D sebagai media reňeksi yang efektif bagi remaja yang sedang mengalami krisis identitas dan tekanan sosial. Perancangan ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, studi literatur, dan kuesioner sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memahami krisis identitas dan tekanan sosial pada remaja dengan menggunakan pendekatan cerita visual, background dan lingkungan yang tepat dapat memberikan representasi yang lebih mendalam tentang masalah yang dihadapi remaja. Kata Kunci: Animasi, Krisis identitas, reňeksi, Psikologis, Perancangan Background, Remaja
PERANCANGAN DESAIN KARAKTER UNTUK ANIMASI 2D “GEOMETRI JIWA” SEBAGAI MEDIA REFLEKSI PSIKOLOGIS REMAJA YANG MENGALAMI KRISIS IDENTITAS DI KOTA BANDUNG Raihan Akbar; Yayat Sudaryat; Rully Sumarlin
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis Identitas pada remaja sering kali dipicu oleh tekanan sosial dari keluarga, lingkungan sekolah, danmedia digital. Tekanan ini dapat membuat remaja sampai kehilangan jati diri mereka, bahkanmengalami gangguan mental seperti depresi, kecemasan, hingga pemikiran untuk bunuh diri. Di KotaBandung, kasus gangguan mental pada remaja menunjukkan peningkatan signifikan pertahun 2023 danpenyebab gangguan mental remaja di Kota Bandung sering kali diakibatkan oleh Krisis Identitas.Masalah utama dari penelitian ini yaitu masih sedikitnya representasi mendukung tentang krisisidentitas dalam media yang remaja konsumsi. membuat mereka merasa sendirian dalam menghadapikondisi tersebut. Untuk itu, dilakukan Perancangan Desain Karakter untuk Animasi 2D “Geometri Jiwa”Sebagai Media Refleksi Psikologis Remaja yang Mengalami Krisis Identitas di Kota Bandung. Tigakarakter utama bernama Sigit, Egi, dan Linka diciptakan untuk merepresentasikan krisis identitasberdasarkan tiga sumber tekanan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Mixed MethodExploratory Sequential Design, dengan pengumpulan data melalui wawancara, analisis karya sejenis,studi literatur, dan kuesioner. Hasil dari proses ini adalah desain karakter yang menggambarkan realita psikologis remaja secara visual dan komunikatif. Kata kunci: Desain Karakter, Animasi, Krisis Identitas, Kesehatan Mental,Remaja
PERANCANGAN STORYBOARD UNTUK ANIMASI 2D “GEOMETRI JIWA” SEBAGAI MEDIA REFLEKSI PSIKOLOGIS REMAJA YANG MENGALAMI KRISIS IDENTITAS Alghifari, Akeyla Yudha; Sudaryat, Yayat; Sumarlin, Rully
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena krisis identitas dan tekanan sosial pada remaja sering kali muncul dimasa transisidari anak-anak menuju dewasa. Hal ini terjadi karena remaja semakin terpapar pada standar sosialyang sulit dicapai dari keluarga, lingkungan sekolah, dan dunia maya. Masalah utama dalampenelitian ini adalah sulitnya menemukan representasi yang realistis atau mendukung tentangkrisis identitas dan tekanan sosial dalam media yang dikonsumsi remaja, sehingga mereka tidakmemiliki panduan atau sumber daya untuk membantu mereka menghadapi situasi tersebut. Olehkarena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang storyboard animasi melalui visual storytellingsebagai media refleksi psikologis bagi remaja yang mengalami krisis identitas. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasidan studi literatur, yang dianalisis dengan metode kualitatif menurut Moleong (2017:6) danHendryadi, et. al., (2019:218) untuk memahami fenomena yang dialami subjek penelitian,termasuk perilaku, persepsi, motivasi mereka dan proses penyelidikan naturalistik yang bertujuanuntuk memahami fenomena sosial secara mendalam dan alami. Data dari penelitian digunakansebagai acuan dalam merancang storyboard dengan tepat. Hasil dari perancangan berupastoryboard dari animasi 2D “Geometri Jiwa”.Kata kunci: Storyboard, Animasi 2D, Krisis Identitas, Remaja.
Co-Authors Abiyoso, Rahardian Adisuryo Utomo, Riwan Adya Mulya Prajana Agung Wahyu Nugroho Aisyi Syafikarani Alghifari, Akeyla Yudha Ananda, Ahmad Rafi Hanif Angelia Lionardi Anggar Erdhina Adi Anggraini, Diana Noor Aulia Rahma, Farah Auryn, Arriella Baran Alrasyhad, Muhammad Binekas, Nauval Deniawan Nugraha Putra Dewi Sufyani, Liza Mutiara Dhiya Ramadhan, Diva Dhiya Ramdhani, Rifki Dicky Hidayat Dopades, Mario Dwi Rahadianto, Irfan Dwiaksara, Muhammad Ananta Enrico Pratenta Farhanudin, Feisal Ghafara Hazna, Auliana Putri Ghifari, Nail Fattah Haikal Trenandy, Muhamad Handayani Siallagan, Putri Nauli Hirfat, Mohammad Alma Ilmy, Miftahul Irfan Dwi Rahadianto Iskandar, Muhammad Jabbar Rizki, Achmad Nur Kamar, Raihan Resya Khatami, Syakki M Wahyu Riza Marchey Alexandra, Queenesha Mario Dopades Mario Mario Mario Mario Maulana, Muhamad Difa Mella, Ladita Arta Mumtaza, Tanzila Vibia Munafatimah, Athaya Sesikofhanun Musthopa, Moh. Fajar Ilham Nabil Zuhdi, Muhammad Narmadi, Hasasiya Salafush Naufal Aidia, Azka Nuruddin, Muhammad Ihsan Olivine Alifaprilina Supriadi Permadi, Jibril Satrio Pudavi, Adrian Kiyan Hilmi Putra Herlambang, Luthfi Putri, Rifa Yoly Rahmiati Aulia Raihan Akbar Rayhan Alghifari, Daffa Razi, Aria Ar Riky Taufik Afif Riwan Adisuryo Utomo Riza, M Wahyu Satrio, Annisa Salsabilla Azharia Sihombing, Stephanie Jessie Margaret Siti Hajar Komariah Suci Masithoh, Dinda Tiara Radinska Deanda Utami, Ayu Puspita Jurnalis Utomo, Riwan Adisuryo Wachyu, Kyra Labiqa Yayat Sudarya Yayat Sudaryat Yosa Fiandra Zahra Firdaus, Yasmin Zaini Ramdhan Zakiyy Utama, Mochamad Ibnu Zhafirah, Fathimah Athiyah