Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Eco-Enzyme Innovation: Transforming Pineapple Waste into Sustainable Cleaning Liquids through Community Empowerment in Tangkit Baru Village Surhaini, Surhaini; Lisani, Lisani; Emanauli, Emanauli; Fiardilla, Fauziah; Suseno, Rahayu; Rinaldi, Rinaldi
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkam.v9i2.49074

Abstract

Tangkit Baru Village is a major pineapple production center in Jambi, yielding over 728,000 quintals annually. However, this massive production generates significant organic waste from local home industries, which remains largely unmanaged. This community service program aimed to address this environmental challenge by empowering the Women’s Farmers Group (locally known as Kelompok Wanita Tani or KWT) through eco-enzyme technology. The program was implemented in four stages: Survey, Socialization, Technical Training (using a 1:3:10 fermentation ratio), and a three-month Mentoring phase. The results demonstrated a significant impact, with participants' knowledge increasing by 41.1% (from 45.3% to 86.4%). Technical success was high, with 80% of participants successfully producing quality eco-enzymes (pH < 4.0). Furthermore, 90% of participants adopted the liquid for household cleaning, indicating a profound behavioral shift. This program proves that eco-enzyme technology is a feasible, low-cost solution for agro-industrial waste recovery while enhancing community resilience and sustainable waste management practices.
PENDAMPINGAN SEHATI SKEMA SELF DECLARE PADA UMKM PRODUKSI PANGAN DI JAMBI Fortuna, Dewi; Rahmi, Silvi Leila; Wulansari, Dian; Fiardilla, Fauziah; Daulay, Diana Pebriani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.23422

Abstract

Abstrak: Tahun 2023 BPJPH menargetkan 1 juta produk UMKM harus mendapatkan sertifikat halal. Sehingga perlu dilakukan pendampingan UMKM guna pengajuan sertifikasi halal gratis (SEHATI) secara mandiri (self-declare). Sebagian besar UMKM Pangan di kota jambi belum bersertifikat halal. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan dalam rangka upaya sosialisasi, edukasi, penyuluhan serta pembinaan UMKM dalam upaya menambah pengetahuan dan minat pelaku UMKM untuk memastikan kehalalan produk yang diproduksi. Metode pelaksanaan kegiatan PkM ini adalah penyuluhan interaktif, pelatihan, dan pendampingan. Monitoring dan evaluasi dilakukan dengan melihat respon dan keaktifan pelaku UMKM selama mengikuti kegiatan. Mitra kegiatan ini adalah pelaku UMKM Pangan di Kota Jambi sebanyak 20 UMKM. Hasil kegiatan PkM ini berupa peningkatan kesediaan dan kesadaran terkait pentingnya sertifikasi halal terutama bagi UMKM di bidang Pangan yang dibuktikan dengan persentase kehadiran dan keaktifan mencapai 100%, kesediaan UMKM untuk dibina melakukan pendaftaran program SEHATI skema self-declare sebesar 100% dari target awal 75% dari peserta UMKM serta 25% UMKM berhasil memperoleh sertifikat halal melalui skema self declare.Abstract: The target of BPJPH in 2023 is 1 million MSME products must obtain halal certificates. It is necessary to assist MSMEs in applying free halal certification (Sertifikasi Halal Gratis – SEHATI) through self-declaration scheme. Most of them are yet to have halal certificates. The aim of this Community Service Programe is to outreach, educate, counsult and guide MSMEs to increase the knowledge and willingness of MSMEs to ensure the halalness of the products. The method for implementing the Community Service Programe is to conduct interactive counseling, training and mentoring. Monitoring and evaluation are conducted by analyzing responses and activities of MSMEs during the Community Service Programe. The subjects of the Community Service Programe are 20 Food MSMEs in Jambi. The results are seen from the increasing willingness and awareness regarding the importance of halal certification for MSMEs whoch are proven by 100% inclination of the MSMEs to be assited and to register their producs to SEHATI program through self-declare scheme by 100% from the initial target of 75% and 25% of MSMEs had successfully obtained halal certificates through the self-declare scheme.
PENGUATAN BISNIS KELOMPOK USAHA MAHASISWA GOHYONG VEGAN DAN ICE CREAM SOHAGI Yernisa, Yernisa; Yulia, Ade; Sahrial, Sahrial; Emanauli, Emanauli; Oktaria, Fera; Arisandi, Meri; Fiardilla, Fauziah; Dea Uly Sitanggang, Lidwina; Situmorang, Riris
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i2.%p

Abstract

Kelompok usaha Gohyong Vegan dan kelompok usaha ice cream Sohagi merupakan kelompok usaha mahasiswa yang lolos pada kegiatan PKM-K Universitas Jambi. Kelompok usaha Gohyong Vegan memproduksi gohyong dengan menggunakan jamur tiram sebagai pengganti daging ayam. Kelompok usaha ice cream Sahogi membuat es krim dari susu kedelai, menggunakan madu sebagai pemanisnya dan ekstrak jahe untuk rasa ice creamnya.  Keterbatasan alat produksi tidak memungkinkan untuk kedua kelompok usaha memproduksi dalam jumlah besar dan menyimpan produk dalam waktu lama serta pemasaran produk yang belum maksimal. Kegiatan PPM ini berfokus pada dukungan untuk kedua usaha rintisan mahasiswa ini yang dibagi menjadi beberapa tahapan melalui kegiatan pengenalan, pelatihan, bimbingan dan pendampingan yang berfokus pada penguatan mitra usaha.  Solusi yang dapat dilakukan berupa perbaikan pada manajemen produksi, manajemen mutu daan aspek pemasaran dengan tahapan berupa kegiatan perbaikan teknologi dalam berproduksi, pelatihan tentang CPPOB dan jaminan halal, pendampingan dalam penerapan CPPOB dan jaminan halal dalam berproduksi, pendampingan dalam pengelolaan laporan keuangan usaha, dan pendampingan dalam merancang kegiatan promosi dan pemasaran.  Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini  dilakukan dilihat dari tingkat kepuasan konsumen terhadap produk dengan penyebaran kuisioner
Peningkatan Kreatifitas Mahasiswa dalam Memanfaatkan Mikroorganisme untuk Bahan Pangan dan Lingkungan Melalui Project Based Learning Fauziah Fiardilla; Emanauli; Raiza Sevina; Jeliana Veronika Sirait
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3043

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) dalam meningkatkan kreativitas mahasiswa pada pemanfaatan mikroorganisme untuk pangan dan lingkungan. Rendahnya kemampuan mahasiswa dalam mengaitkan konsep mikroorganisme dengan penerapan praktis pada bidang industri pangan dan pengelolaan lingkungan. Penelitian ini menggunakan desain pretest-posttest dengan satu kelompok. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar berjumlah 10 butir soal berbobot 10 poin untuk setiap jawaban benar. Subjek penelitian adalah mahasiswa pada mata kuliah Mikrobiologi Industri. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 29 mahasiswa. Data dalam penelitian ini dianalisis secara kuantitatif menggunakan skor n-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test mahasiswa sebesar 54,82 dengan standar deviasi 12,13, sedangkan nilai rata-rata post-test meningkat signifikan menjadi 80,17 dengan standar deviasi 8,28. Analisis N-gain diperoleh skor 0,63 yang termasuk dalam kategori sedang. Peningkatan ini menunjukkan bahwa PjBL mampu memberikan dampak positif terhadap hasil belajar sekaligus mendorong munculnya ide-ide kreatif mahasiswa, seperti pemanfaatan mikroorganisme dalam produk fermentasi, biokonversi limbah organik, serta bioremediasi lingkungan.