Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Penyuluhan Konservasi Tanah dan Air di Desa Salawana Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka Nurlaela, Nita Ayu; Pangjayana, Meilani; Masrur, Hadik; Rasyid, Abdur; Suryaningsih, Yeni
Papanda Journal of Community Service Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Paguyuban Panalungtik Sunda (Papanda)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/pjcs.v2i1.2381

Abstract

Pemahaman petani terhadap konservasi tanah dan air di Desa Salawana Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka masih tergolong rendah, sehingga penerapannya di lapangan belum optimal. Kondisi ini menyebabkan areal sawah, kebun, dan lahan pertanian rentan terhadap erosi serta penurunan produktivitas tanah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran petani mengenai pentingnya konservasi tanah dan air dalam menjaga keberlanjutan lahan pertanian. Metode yang digunakan berupa penyuluhan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, serta pembagian leaflet edukatif. Subjek kegiatan ini adalah 35 orang petani di Desa Salawana yang dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan aktif mereka dalam kegiatan pertanian. Instrumen penelitian berupa kuesioner pre-test dan post-test yang digunakan untuk mengukur tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah kegiatan penyuluhan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada awalnya sebagian besar petani belum memahami secara mendalam tentang tujuan, manfaat, dan teknik penerapan konservasi tanah dan air. Namun, setelah mengikuti penyuluhan, terjadi peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan, sikap, dan motivasi petani untuk menerapkan langkah-langkah konservasi, seperti pembuatan terasering sederhana, penanaman vegetasi penutup tanah, dan pemanfaatan saluran drainase. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah penyuluhan konservasi tanah dan air mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman dan kesiapan petani dalam menerapkan praktik konservasi untuk mencegah erosi, mempertahankan produktivitas lahan, serta mendukung keberlanjutan pertanian di Desa Salawana.
Pendampingan Guru Biologi dalam Pemanfaatan Sumber Daya Digital untuk Pengembangan Profesionalisme Rasyid, Abdur; Sugandi, Muhamad Kurnia; Nurmalawaty, Nabila; Kartini, Kartini
Papanda Journal of Community Service Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Paguyuban Panalungtik Sunda (Papanda)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/pjcs.v4i1.2461

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru biologi dalam memanfaatkan sumber daya digital sebagai media pembelajaran. Metode pelaksanaan dilakukan secara sistematis melalui lima tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan intensif, penerapan teknologi di kelas, pendampingan berkelanjutan, serta strategi keberlanjutan program. Data kuantitatif diperoleh melalui pre–post test dan survei sikap, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui observasi, refleksi, dan forum diskusi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan keterampilan guru, ditandai dengan kenaikan skor rata-rata lebih dari 30% pada kemampuan teknis. Selain itu, terjadi perubahan sikap positif, di mana guru menunjukkan peningkatan rasa percaya diri dan kesiapan mengintegrasikan teknologi ke dalam praktik pembelajaran. Program ini juga menghasilkan komunitas belajar guru sebagai wadah kolaborasi dan pengembangan berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan ini terbukti efektif dalam memperkuat keterampilan pedagogis, membangun budaya profesional, serta mendukung transformasi pembelajaran berbasis teknologi di sekolah mitra.
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Dasar Pendidikan Toleransi Di Sekolah Dasar Multi Etnis Ansori, Yoyo Zakaria; Risma Khairun Nisya; Rasyid, Abdur; Marsha Ayudia Salsabila
Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia Vol. 1 No. 1 (2022): June
Publisher : Papanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.151 KB) | DOI: 10.56916/jipi.v1i1.115

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi nilai-nilai Pancasila sebagai dasar pendidikan toleransi di sekolah dasar. Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia memiliki nilai-nilai luhur yang dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun sikap toleransi sejak dini. Pendidikan toleransi di tingkat sekolah dasar menjadi sangat penting mengingat Indonesia adalah negara multikultural dengan keberagaman suku, agama, ras, dan budaya. Pendekatan  penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran dapat membentuk karakter siswa yang menghargai perbedaan. Nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial diintegrasikan melalui pembelajaran di kelas, kegiatan ekstrakurikuler, dan pembiasaan sehari-hari di lingkungan sekolah. Guru berperan sebagai teladan dalam menerapkan sikap toleran dan menciptakan iklim sekolah yang inklusif. Kesimpulannya, Pancasila efektif sebagai dasar pendidikan toleransi yang dapat membentuk generasi penerus bangsa yang menghormati keberagaman dan menjunjung tinggi persatuan
Gambaran pengetahuan, sikap, dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada lansia Pratiwi, Lusi Ade; Hamid, Abdurrahman; Roslita, Riau; Rasyid, Abdur; Lita, Lita
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 20 No. 2 (2026): Volume 20 Nomor 2
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v20i2.2385

Abstract

Background: As the number of elderly people in Indonesia, particularly in Pekanbaru City, increases, the implementation of clean and healthy living behaviors is crucial for improving their quality of life. This is because the elderly are a vulnerable group to various diseases, including infections. Purpose: To describe the knowledge, attitudes, and behaviors of clean and healthy living in the elderly. Methods: This study used a quantitative design with a descriptive and survey approach, involving 60 elderly respondents from the Payung Sekaki Community Health Center in Pekanbaru City. The instrument used was a questionnaire to assess knowledge, attitudes, and behaviors of clean and healthy living in the elderly. Results: The majority of respondents were aged 60-69 years (50 respondents (83.3%), and 37 respondents were male (62.7%). Most had completed high school/vocational school/junior high school (28 respondents (46.7%), the majority had no medical history (25 respondents (41.7%), and 21 respondents (35%) were entrepreneurs. Based on knowledge level, the majority of respondents (30 respondents) had sufficient knowledge. All respondents had a positive attitude toward clean and healthy living behaviors (100%), and clean and healthy living behaviors was categorized as good (38 respondents) (63.3%). Conclusion: Most respondents were aged 60-69 years, male, most had completed high school/vocational school/junior high school, had no medical history, and were entrepreneurs. Based on knowledge level, the majority of respondents had sufficient knowledge, all respondents had a positive attitude toward clean and healthy living behaviors and good.   Keywords: Attitude; Clean and Healthy Living Behavior; Elderly; Knowledge.   Pendahuluan: Seiring dengan meningkatnya jumlah lansia di Indonesia, khususnya di Kota Pekanbaru, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi penting untuk meningkatkan kualitas hidup lansia. Hal karena lansia merupakan kelompok yang rentan terhadap berbagai penyakit, termasuk infeksi. Tujuan: Untuk menggambarkan pengetahuan, sikap, dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan survei, yang melibatkan 60 responden lansia dari Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan, sikap, dan perilaku hidup bersih dan sehat pada lansia. Hasil: Mayoritas usia responden Adalah 60-69 tahun sebanyak 50 responden (83.3%), dan berjenis kelamin laki-laki sebanyak 37 responden (62.7%). Sebagian besar menamatkan pendidikan hingga SMA/SMK/SLTA sebanyak 28 responden (46.7%), mayoritas tidak memiliki Riwayat penyakit sebnyak 25 responden (41.7%), dan riwayat pekerjaan sebagai wiraswasta sebanyak 21 responden (35%). Berdasarkan tingkat pengetahuan, mayoritas responden memiliki pengetahuan yang cukup sebanyak 30 responden (50%). Seluruh responden memiliki sikap positif terhadap PHBS (100%) dan perilaku PHBS sendiri masuk ke dalam kategori baik sebanyak 38 responden (63.3%). Simpulan: Sebagian besar responden berusia 60-69 tahun, berjenis kelamin laki-laki, sebagian besar menamatkan pendidikan hingga SMA/SMK/SLTA, tidak memiliki riwayat penyakit, dan riwayat pekerjaan sebagai wiraswasta. Berdasarkan tingkat pengetahuan, mayoritas responden memiliki pengetahuan yang cukup, seluruh responden memiliki sikap positif terhadap PHBS, dan perilaku PHBS baik.   Kata Kunci: Lansia; Pengetahuan; Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS); Sikap.