Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pelaksanaan Model Pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Yona Afnoria Fitri; Sriwardona; Novi Susanti
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 1 (2021): January
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/al-kahfi.v6i1.33

Abstract

Model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) merupakan model yang digunakan guru Sejarah Kebudayaan Islam di MAN 1 Pasaman Barat yang dapat memberi motivasi dan keaktifan dalam proses pembelajaran terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa, sehingga mendorong penulis untuk meneliti model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan, faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) dalam pembelajaran mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam yang dilakukan guru. Jenis penelitian ini field research atau penelitian lapangan, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) diantaranya persiapan yang matang oleh guru Sejarah Kebudayaan Islam, pelaksanaan proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) yang didukung oleh kemampuan guru sehingga siswa antusias mengikutinya. Faktor pendukung terlaksanya adalah guru Sejarah Kebudayaan Islam yang bagus dalam pengelolaan kelas, siswa kelas XI yang memiliki antusias yang tinggi, media yang mudah didapat dan diaplikasikan, serta sarana prasarana yang memadai. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya minat baca siswa, waktu pembelajaran yang singkat, serta media yang kurang memadai.
Pendidikan Karakter Berbasis Multikultural Di Pondok Pesantren Darussalam Pinagar Pasaman Barat Sriwardona; Abdul Wahid
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 1 (2021): January
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/al-kahfi.v6i1.34

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena peserta didik berasal dari berbagai budaya yang berbeda seperti Minang, Mandailing dan Jawa, keterbatasan pengetahuan santri/santiwati tentang karakter dan kebiasaan masing-masing suku yang berpeluang menimbulkan perpecahan, masalah yang cukup besar, dan untuk melihat pendidikan karakter yang diberikan kepada santri/santriwati di Pondok Pesantren Darussalam Pinagar Pasaman Barat. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru, siswa,kepala sekolah,wakil kepala sekolah, buku dan dokumen. Untuk mencapai tujuan ini, penulis menggunakan metode pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisa data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Berdasarkan data lapangan dan analisa penelitian, dapat dideskripsikan bahwa Dasar-dasar dikembangkannya Pendidikan Karakter Berbasis Multikultural di Pondok Pesantren Darussalam Pinagar (PPDP) adalah karena peserta didik berasal dari beragam suku, bahasa, kebiasaan dan tingkat pendidikan, dan PPDP merupakan lembaga pendidikan yang bertanggungjawab atas pendidikan karakter peserta didiknya.Tujuan Pendidikan Karakter Berbasis Multikultural di Pondok Pesantren Darussalam Pinagar adalah mengembangkan potensi kalbu/nurani afektif peserta didik sebagai manusia,mengembangkan kebiasaan dan perilaku peserta didik yang terpuji dan sejalan dengan nilai universal tentang religisitas, menanamkan kepemimpinan dan tanggungjawab, mengembangkan kemampuan peserta didik menjadi manusia yang mandiri, kreatif dan berwawasan, dan mengembangkan lingkungan sekolah sebagai lingkungan belajar yang nyaman, jujur, penuh kreatifitas dan persahabatan dan kebangsaan yang tinggi.Metode Pendidikan Karakter Berbasis Multikultural di Pondok Pesantren Darussalam Pinagar adalah keteladanan, pembiasaan, memberi nasehat, motivasi dan intimidasi, kisah. Kompetensi tenaga pengajar dalam mengembangkan Pendidikan Karakter Berbasis Multikultural adalah kompetensi kepribadian guru, kompetensi paedagogik guru, kompetensi social, kompetensi profesional guru.
Manajemen Pendidikan Akhlak Menurut Hadis Sriwardona
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 2 (2021): July
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/al-kahfi.v6i2.42

Abstract

Pendidikan akhlak urgen ditanamkan terhadap anak sejak dini dalam rangka menghindari perilaku tidak baik menurut ajaran Islam dan norma yang berlaku seperti narkoba, pergaulan bebas, prostitusi dan krisis akhlak lainnya. Pendidikan akhlak menurut hadis adalah memberikan binaan agar anak berakhlak mulia seperti Rasulullah. Akhlak mulia menjadi pondasi dalam pembinaan kepribadian manusia. Pendidikan akhlak yang dilakukan sejak dini menghasilkan kepribadian mulia dalam diri anak hingga dewasa melalui manajemen.